<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Angin Kencang Archives - INDONESIAWATCH</title>
	<atom:link href="https://indonesiawatch.id/tag/angin-kencang/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://indonesiawatch.id/tag/angin-kencang/</link>
	<description>Melihat Indonesia Dalam Berita</description>
	<lastBuildDate>Fri, 17 Jan 2025 02:15:34 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.2</generator>

<image>
	<url>https://indonesiawatch.id/wp-content/uploads/2024/06/cropped-logo-IW-1-e1719970085662-32x32.png</url>
	<title>Angin Kencang Archives - INDONESIAWATCH</title>
	<link>https://indonesiawatch.id/tag/angin-kencang/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Ini Berbagai Bencana yang Terjadi dalam Sepekan</title>
		<link>https://indonesiawatch.id/ini-berbagai-bencana-yang-terjadi-dalam-sepekan/</link>
					<comments>https://indonesiawatch.id/ini-berbagai-bencana-yang-terjadi-dalam-sepekan/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 17 Jan 2025 02:15:34 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lingkungan]]></category>
		<category><![CDATA[News Update]]></category>
		<category><![CDATA[Angin Kencang]]></category>
		<category><![CDATA[banjir]]></category>
		<category><![CDATA[Bencana Alam]]></category>
		<category><![CDATA[BNPB]]></category>
		<category><![CDATA[Breaking News]]></category>
		<category><![CDATA[Erupsi Gunung Berapi]]></category>
		<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://indonesiawatch.id/?p=6623</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta, Indonesiawatch.id – Sejumlah wilayah di Indonesia tengah menghadapi dampak signifikan dari bencana alam. Ada...</p>
<p>The post <a href="https://indonesiawatch.id/ini-berbagai-bencana-yang-terjadi-dalam-sepekan/">Ini Berbagai Bencana yang Terjadi dalam Sepekan</a> appeared first on <a href="https://indonesiawatch.id">INDONESIAWATCH</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Indonesiawatch.id –</strong> Sejumlah wilayah di Indonesia tengah menghadapi dampak signifikan dari bencana alam. Ada sejumlah bencana dalam beberapa hari terkhir dalam pekan ini.</p>
<p>“Bencana seperti erupsi gunung berapi, angin kencang, hujan lebat, dan banjir rob,” kata Abdul Muhari, Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB dalam keterangan pada Jumat, (17/1).</p>
<blockquote>
<h6><strong>Baca juga:</strong><br />
<strong><span style="color: #ff6600;"><a style="color: #ff6600;" href="https://indonesiawatch.id/gunung-ibu-level-iv-awas-bnpb-dampingi-pemkab-halmahera-barat/">Gunung Ibu Level IV Awas, BNPB Dampingi Pemkab ‎Halmahera Barat</a></span></strong></h6>
</blockquote>
<p>‎Berikut perkembangan situasi bencana yang sedang berlangsung di beberapa provinsi hingga Kamis kemarin:</p>
<p><strong>1. Erupsi Gunung Ibu</strong></p>
<p>Erupsi Gunung Ibu yang di Kabupaten Halmahera Barat, Provinsi Maluku Utara, telah menyebabkan peningkatan signifikan dalam tingkat aktivitas vulkanik.</p>
<p>Gunung Ibu saat ini berada pada level IV (AWAS), yang memicu dampak langsung terhadap sekitar 3.000 jiwa warga. Sebanyak 60 Kepala Keluarga (KK), atau 120 jiwa, telah mengungsi ke tempat yang aman.</p>
<p>Sebagai respons terhadap situasi tersebut, pemerintah daerah melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) telah menetapkan status Tanggap Darurat. Surat Keputusan (SK) Tanggap Darurat sedang dalam proses.</p>
<p>Sebagai langkah koordinasi, BNPB melalui Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan (Pusdatin), Pusdalops, serta tim D1 dan D3 terus memberikan pendampingan dalam proses penanganan bencana ini.</p>
<p>Kondisi terkini menunjukkan bahwa lokasi pengungsian telah disiapkan di Desa Tongute Sungi dan Desa Tongute Ternate, dengan Gereja Desa Tongute, Kecamatan Ibu, dijadikan tempat perlindungan bagi para pengungsi.</p>
<p>BNPB bersama BPBD setempat terus memantau perkembangan situasi dan memastikan bahwa upaya evakuasi serta pemenuhan kebutuhan dasar pengungsi dapat berjalan dengan lancar.</p>
<p><strong>2. Hujan Lebat dan Angin Kencang di Surabaya</strong></p>
<p>Beberapa bencana lainnya juga terjadi di provinsi lain. Hujan lebat disertai angin kencang melanda Kecamatan Lakarsantri, Kelurahan Jeruk, Kota Surabaya, Jawa Timur, Kamis (16/1).</p>
<p>Akibatnya, 13 rumah warga rusak dan 13 Kepala Keluarga (KK) terdampak. BPBD Kota Surabaya segera melakukan kaji cepat, pembersihan lokasi terdampak, serta memasang terpal untuk rumah-rumah yang rusak.</p>
<p>Situasi saat ini masih dalam tahap penanganan dan pemulihan, dan BPBD terus berkoordinasi dengan pihak terkait untuk mendukung warga yang terdampak.</p>
<p><strong>3. Banjir di OKU</strong></p>
<p>Bencana banjir juga terjadi di Kabupaten Ogan Komering Ulu, Sumatera Selatan (Sumsel). Banjir yang melanda Kecamatan Baturaja Timur, Minggu, (5/1), telah menyebabkan 478 KK atau 1.336 jiwa terdampak.</p>
<p>Kondisi terkini meski air telah surut, BPBD setempat masih terus melakukan pemantauan dan distribusi bantuan logistik untuk membantu pemulihan kondisi warga. Masyarakat diimbau untuk tetap waspada terhadap potensi banjir susulan yang dapat terjadi di masa mendatang.</p>
<p><strong>4. Banjir di Tapin</strong></p>
<p>Dua kabupaten di Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) dilanda banjir. Di Kabupaten Tapin, banjir rob pada Rabu (15/1) telah menggenangi 198 KK dan merendam fasilitas umum serta rumah warga.</p>
<p>Meskipun debit air mulai surut, pihak BPBD tetap melaksanakan pendataan serta upaya tanggap darurat untuk mendukung pemulihan wilayah terdampak. Masyarakat diimbau untuk terus waspada terhadap kemungkinan terjadinya banjir susulan.</p>
<p>Kemudian, ‎di Kabupaten Banjar, banjir yang terjadi pada Rabu, (15/1), merendam 432 unit rumah dan beberapa fasilitas, dengan 592 KK atau 1.644 jiwa terdampak.</p>
<p>Tim gabungan dari BPBD, TNI, Polri, serta pemerintah setempat telah mengupayakan langkah-langkah tanggap darurat untuk meringankan beban warga terdampak. Kondisi terkini banjir belum surut.</p>
<p><strong>5. Banjir di Riau</strong></p>
<p>Sementara itu, di Provinsi Riau, tepatnya di Kabupaten Pelalawan, hujan deras yang terjadi pada Selasa, (13/1), menyebabkan meluapnya air Sungai Nilo, yang menggenangi permukiman dan merendam 61 unit rumah. Kondisi terkini air belum surut, debit air naik 30 hingga 50 cm dari hari sebelumnya.</p>
<p>BNPB mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk selalu waspada terhadap potensi bencana alam, terutama di daerah rawan.</p>
<p>Masyarakat diminta untuk mempersiapkan perlengkapan darurat seperti makanan, air, pakaian, serta obat-obatan. Ikuti arahan petugas yang berada di lapangan dan pastikan keselamatan diri dan keluarga tetap menjadi prioritas.</p>
<p>“Hindari penyebaran informasi tidak jelas dan pastikan sumber informasi berasal dari pihak yang terpercaya,” katanya.<br />
<strong>[red]</strong></p>
<p>The post <a href="https://indonesiawatch.id/ini-berbagai-bencana-yang-terjadi-dalam-sepekan/">Ini Berbagai Bencana yang Terjadi dalam Sepekan</a> appeared first on <a href="https://indonesiawatch.id">INDONESIAWATCH</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://indonesiawatch.id/ini-berbagai-bencana-yang-terjadi-dalam-sepekan/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Waspada, BMKG Praperkirakan Sejumlah Wilayah Ini Dilanda Cuaca Ekstreem</title>
		<link>https://indonesiawatch.id/waspada-bmkg-praperkirakan-sejumlah-wilayah-ini-dilanda-cuaca-ekstreem/</link>
					<comments>https://indonesiawatch.id/waspada-bmkg-praperkirakan-sejumlah-wilayah-ini-dilanda-cuaca-ekstreem/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 22 Dec 2024 06:44:52 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lingkungan]]></category>
		<category><![CDATA[News Update]]></category>
		<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[Angin Kencang]]></category>
		<category><![CDATA[banjir]]></category>
		<category><![CDATA[BMKG]]></category>
		<category><![CDATA[Breaking News]]></category>
		<category><![CDATA[Cuaca Ekstrem]]></category>
		<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Hujan Lebar]]></category>
		<category><![CDATA[Liburan]]></category>
		<category><![CDATA[longsor]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://indonesiawatch.id/?p=5947</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta, Indonesiawatch.id – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengimbau masyarakat untuk mewaspadai cuaca ektreem...</p>
<p>The post <a href="https://indonesiawatch.id/waspada-bmkg-praperkirakan-sejumlah-wilayah-ini-dilanda-cuaca-ekstreem/">Waspada, BMKG Praperkirakan Sejumlah Wilayah Ini Dilanda Cuaca Ekstreem</a> appeared first on <a href="https://indonesiawatch.id">INDONESIAWATCH</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Indonesiawatch.id –</strong> <span style="color: #ff6600;"><a style="color: #ff6600;" href="https://www.bmkg.go.id/">Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG)</a></span> mengimbau masyarakat untuk mewaspadai cuaca ektreem di berbagai daerah, terutama jika akan bepergian atau berlibur ke suatu daerah.</p>
<p>Kepala BMKG, ‎Dwikorita Karnawati, pada Minggu, (22/12), menyampaikan, pihaknya terus memonitor pemicu terjadinya peningkatan curah hujan yang tinggi dan masih aktif, khususnya jelang dan puncak musim hujan di berbagai daerah yang berpotensi memicu bencana hidrometeorologi.</p>
<blockquote>
<h6><strong>Baca juga:</strong></h6>
<h6><strong><span style="color: #ff6600;"><a style="color: #ff6600;" href="https://indonesiawatch.id/pemerintah-siapkan-sejumlah-langkah-antisipasi-bencana-cuaca-ekstrem-di-jobodetabek/">Pemerintah Siapkan Sejumlah Langkah ‎Antisipasi Bencana Cuaca Ekstrem di Jobodetabek</a></span></strong></h6>
</blockquote>
<p>‎Ia menjelaskan, potensi terjadinya curah hujan yang cukup tinggi tersebut diperparah dengan masuknya udara dingin dari fenomena iklim global, yaitu pendinginan suhu permukaan laut di Samudera Pasifik dan Samudera Hindia.</p>
<p>‎“Jadi kami memonitor peningkatan indeks seruakan yang melintasi Equator itu angkanya semakin meningkat sehingga perlu adanya kewaspadaan,” ujarnya.</p>
<p>Kewaspadaan ini perlu ditingkatkan terutama di sejumlah wilayah di Indonesia, di antaranya Pulau Jawa dan Bali yang berpotensi diguyur hujan lebat. Kemudian di Sumatera bagian barat dan tengah yang juga mempunyai potensi yang sama.</p>
<p>“Itu juga potensi curah hujan tinggi yang dapat mengakibatka banjir bandang dan tanah longsor,” ujarnya.</p>
<p>Selanjutnya di Pulau Kalimantan bagian tengah dan selatan. Wilayah tersebut dipraperkirakan terjadi genangan di dataran rendah akibat intensitas hujan yang meningkat.‎ Ini juga berpotensi di Sulwesi bagian tengah dan selatan.</p>
<p>“Kami memprakirakan potensi hujan lebat yang dapat memengaruhi jalur transportasi dan aktivitas masyarakat,” ujarnya.</p>
<p>Potensi cuaca ekstrem yang berpotensi memicu berbagai bencana di sejumlah daerah itu dipraperkirakan secara khusus terjadi 2 sampai 7 hari ke depan.</p>
<p>“‎Secara umum, potensi [cuaca] ekstreem ini masih bisa berlangsung hingga puncak musim hujan di bulan Januari sebagian wilayah Indonesia dan juga di bulan Februari,” katanya.</p>
<p>“Secara umum sampai Januari-Februari, namun secara khusus ini 2 hingga 7 hari ke depan karena fenomena atmosfer yang dinamis dan saling menguatkan,” ucapnya menambahkan.</p>
<p>Cuaca eksterm tersebut bisa mengganggu atau menghambat aktivitas ‎warga di daerah atau wilayah yang terdampak cuaca ekstreem tersebut. ‎</p>
<p>“Kebetulan saya sendiri pernah mengalami ya, kalau hujan lebat itu jarak pandang menjadi terganggu. Kita jadi agak harus hati-hati dan licin ya, apalagi kalau jalannya tidak mendukung. Itu yang testimoni pribadi semacam itu,‎” ucapnya.</p>
<p>Dwikorita menympaian, tentutnya BMKG tidak ingin kodisi tersebut juga dialami oleh masyarakat. “Belum lagi kalau disertai angin kencang dan kilat petir. Itu yang dapat mengganggu,” ujarnya.<br />
<strong>[red]</strong></p>
<p>The post <a href="https://indonesiawatch.id/waspada-bmkg-praperkirakan-sejumlah-wilayah-ini-dilanda-cuaca-ekstreem/">Waspada, BMKG Praperkirakan Sejumlah Wilayah Ini Dilanda Cuaca Ekstreem</a> appeared first on <a href="https://indonesiawatch.id">INDONESIAWATCH</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://indonesiawatch.id/waspada-bmkg-praperkirakan-sejumlah-wilayah-ini-dilanda-cuaca-ekstreem/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>

<!--
Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: https://www.boldgrid.com/w3-total-cache/


Served from: indonesiawatch.id @ 2026-07-27 03:25:46 by W3 Total Cache
-->