<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Burhanuddin Muhtadi Archives - INDONESIAWATCH</title>
	<atom:link href="https://indonesiawatch.id/tag/burhanuddin-muhtadi/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://indonesiawatch.id/tag/burhanuddin-muhtadi/</link>
	<description>Melihat Indonesia Dalam Berita</description>
	<lastBuildDate>Mon, 18 Nov 2024 07:46:52 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.4</generator>

<image>
	<url>https://indonesiawatch.id/wp-content/uploads/2024/06/cropped-logo-IW-1-e1719970085662-32x32.png</url>
	<title>Burhanuddin Muhtadi Archives - INDONESIAWATCH</title>
	<link>https://indonesiawatch.id/tag/burhanuddin-muhtadi/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Indikator: Luthfi Unggul dari Andika di Pilgub Jateng</title>
		<link>https://indonesiawatch.id/indikator-luthfi-unggul-dari-andika-di-pilgub-jateng/</link>
					<comments>https://indonesiawatch.id/indikator-luthfi-unggul-dari-andika-di-pilgub-jateng/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 18 Nov 2024 07:46:52 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[News Update]]></category>
		<category><![CDATA[Politik]]></category>
		<category><![CDATA[Ahmad Luthfi]]></category>
		<category><![CDATA[Andika Perkasa]]></category>
		<category><![CDATA[Breaking News]]></category>
		<category><![CDATA[Burhanuddin Muhtadi]]></category>
		<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Indikator]]></category>
		<category><![CDATA[pilgub jateng]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://indonesiawatch.id/?p=4928</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta, Indonesiawatch.id – Jawa Tengah (Jateng) menjadi wilayah battle ground paling panas dalam Pilkada Serentak...</p>
<p>The post <a href="https://indonesiawatch.id/indikator-luthfi-unggul-dari-andika-di-pilgub-jateng/">Indikator: Luthfi Unggul dari Andika di Pilgub Jateng</a> appeared first on <a href="https://indonesiawatch.id">INDONESIAWATCH</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Indonesiawatch.id – </strong>Jawa Tengah (Jateng) menjadi wilayah <em>battle ground</em> paling panas dalam Pilkada Serentak 2024. Di Jateng, dua pasangan calon bersaing merepresentasikan dua kekuatan besar: Pasangan Ahmad Luthfi – Taj Yasin Maimoen diusung oleh koalisi 9 partai yang merepresentasikan partai-partai Koalisi Indonesia Maju (KIM) Plus, dan pasangan Andika Perkasa – Hendrar Prihadi yang diusung PDI Perjuangan (PDIP).</p>
<p>Dalam Pilkada ini, para tokoh nasional tampak turun gunung mengkampanyekan paslon yang diusungnya. Megawati Soekarnoputri berkampanye di Semarang dan dikabarkan akan turun berkampanye di Solo untuk paslon Andika Perkasa – Hendrar Prihadi. Sementara, pasangan Ahmad Luthfi – Taj Yasin Maimoen tampak dikampanyekan oleh Presiden Prabowo Subianto melalui video dukungan dan mantan presiden Joko Widodo (Jokowi) yang berkampanye di Banyumas dan Tegal.</p>
<p>Hasil survei terbaru dari Indikator Politik Indonesia pada kancah Pilgub Jateng 2024 menunjukkan elektabilitas pasangan calon gubernur (cagub) dan calon wakil gubernur (cawagub) Jawa Tengah Ahmad Luthfi-Taj Yasin berada di posisi puncak dengan 47,19 persen.</p>
<p>Sementara itu, rivalnya pasangan Andika Perkasa-Hendrar Prihadi kalah dengan selisih tipis dengan mendapatkan 43,46 persen. Sementara, responden yang tak menjawab atau belum menentukan pilihan sebesar 9,35 persen.</p>
<p>Meski demikian, Peneliti Utama Indikator Politik Indonesia Burhanuddin Muhtadi mengatakan, pihaknya tidak bisa menentukan siapa yang unggul secara statistik karena selisih dukungan pada dua pasangan tersebut sangat ketat dan berada di bawah <em>margin of error</em> survei.</p>
<p>Menurut Burhan, jarak elektoral atau selisih elektabilitas 3,7 persen antara kedua pasangan itu tidak signifikan secara statistik karena kurang dari 2 kali <em>margin of error</em> survei ini. Diketahui, <em>margin of error</em> survei ini 2,3 persen. Meski demikian, kelompok mengambang sudah sangat terbatas, hanya sekitar 9,3% sehingga menjadi sangat berarti bagi masing-masing paslon untuk bisa saling mengungguli.</p>
<p>“Karena selisih keduanya dalam <em>margin of error</em>, kita tak punya kesimpulan konklusif yang mengatakan Pak Luthfi unggul. Secara statistik keduanya imbang. Karena selisihnya 3 persenan. Kemudian yang tak tahu mencapai 9 persen. Artinya, apapun bisa terjadi di tanggal 27 nanti,” kata Burhanuddin dalam konferensi pers “Rilis Survei Indikator” pada Minggu, 17 November 2024.</p>
<p>Tak hanya itu, Burhanuddin juga mengatakan Luthfi unggul tipis dalam simulasi dua nama calon gubernur Jateng. Dalam simulasi tersebut, Luthfi memiliki elektabilitas 45,04 persen. Kemudian Andika dengan 41,52 persen. Pemilih yang tak menjawab/belum tahu sebesar 13,44 persen.</p>
<p>Burhanuddin Muhtadi menggarisbawahi tidak ada kejutan berarti dalam survei terakhir yang dirilis Indikator. Tren elektoral kedua paslon juga tidak beranjak jauh dari sigi survei sebelumnya. “Tren peningkatan besar dukungan terhadap Andika – Hendi yang terjadi selama SeptemberOktober sepertinya terhenti di temuan survei terakhir. Namun tren dukungan Luthfi dan Taj Yasin juga terindikasi stagnan,” papar Burhan.</p>
<p>Survei Indikator ini digelar pada 7-13 November 2024. Populasi survei ini adalah seluruh warga Jawa Tengah yang punya hak pilih dalam pemilihan umum, yakni mereka yang sudah berumur 17 tahun atau lebih, atau sudah menikah ketika survei dilakukan.</p>
<p>Survei ini memiliki jumlah sampel sebanyak 3.500 orang. Sampel dipilih dengan metode simple random sampling dengan toleransi kesalahan (<em>margin of error</em>) survei diperkirakan ±2,3 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.</p>
<p><strong>[red]</strong></p>
<p>The post <a href="https://indonesiawatch.id/indikator-luthfi-unggul-dari-andika-di-pilgub-jateng/">Indikator: Luthfi Unggul dari Andika di Pilgub Jateng</a> appeared first on <a href="https://indonesiawatch.id">INDONESIAWATCH</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://indonesiawatch.id/indikator-luthfi-unggul-dari-andika-di-pilgub-jateng/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Gantikan Suami, Elektabilitas Sherly Laos Meroket Ungguli Pesaing</title>
		<link>https://indonesiawatch.id/gantikan-suami-elektabilitas-sherly-laos-meroket-ungguli-pesaing/</link>
					<comments>https://indonesiawatch.id/gantikan-suami-elektabilitas-sherly-laos-meroket-ungguli-pesaing/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 11 Nov 2024 01:48:13 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[News Update]]></category>
		<category><![CDATA[Politik]]></category>
		<category><![CDATA[Benny Laos]]></category>
		<category><![CDATA[Breaking News]]></category>
		<category><![CDATA[Burhanuddin Muhtadi]]></category>
		<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Indikator Politik]]></category>
		<category><![CDATA[Pilkada Maluku Utara]]></category>
		<category><![CDATA[Sherly Laos]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://indonesiawatch.id/?p=4616</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta, Indonesiawatch.id – Peta politik Pemilihan Gubernur (Pilgub) Maluku Utara penuh kejutan dan dinamika. Sebelumnya,...</p>
<p>The post <a href="https://indonesiawatch.id/gantikan-suami-elektabilitas-sherly-laos-meroket-ungguli-pesaing/">Gantikan Suami, Elektabilitas Sherly Laos Meroket Ungguli Pesaing</a> appeared first on <a href="https://indonesiawatch.id">INDONESIAWATCH</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Indonesiawatch.id</strong> – Peta politik Pemilihan Gubernur (Pilgub) Maluku Utara penuh kejutan dan dinamika. Sebelumnya, mantan Bupati Pulau Morotai, Benny Laos yang menjadi calon gubernur (cagub) Maluku Utara tewas dalam tragedi ledakan perahu cepat (<em>speedboat</em>) di perairan Pulau Taliabu pada 12 Oktober 2024.</p>
<p>Usai insiden tersebut, istri mendiang Benny, Sherly Laos dipilih sebagai pengganti oleh koalisi pengusung Benny Laos-Sarbin Sehe. Pada Pilgub Maluku Utara, Benny sebelumnya diusung oleh NasDem, PKB, Demokrat, PAN, PPP, Gelora, PSI, dan Partai Buruh. Kini, istrinya Sherly didapuk menggantikan posisi Benny sebagai Cagub Maluku Utara.</p>
<p>Lembaga survei Indikator Politik Indonesia merilis hasil survei terbaru mengenai tingkat elektabilitas pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Maluku Utara. Hasilnya, paslon nomor urut empat, Sherly Laos-Sarbin Sehe, unggul dengan elektabilitas mencapai 40,7% dalam simulasi surat suara.</p>
<p>Survei tersebut menunjukkan elektabilitas Sherly Laos meroket meski awal kapasitasnya sempat diragukan menggantikan Benny. Bahkan, elektabilitas pasangan Sherly Laos-Sarbin Sehe menanjak dari bulan sebelumnya, Oktober 2024 di angka 31,3%.</p>
<p>Survei digelar selama 20-28 Oktober 2024. Penarikan sampel menggunakan metode <em>multistage random sampling</em> yang melibatkan sebanyak 800 responden yang diwawancara tatap muka.</p>
<p>Survei dilakukan dengan asumsi metode <em>simple</em> <em>random sampling</em>, ukuran sampel 800 responden diklaim memiliki toleransi kesalahan (<em>margin of error</em>) sekitar +-3,5% pada tingkat kepercayaan 95%.</p>
<p>Direktur Eksekutif Indikator Burhanuddin Muhtadi mengatakan saat ini elektabilitas Sherly-Sarbin Sehe makin meninggalkan paslon lain. Sementara itu, pasangan Husain Alting Sjah-Asrul Rasyid berada di posisi kedua dengan elektabilitas 20,7%.</p>
<p>“Di bulan Oktober 2024 justru makin melebar selisih antara Pak Sultan, melawan Sherly dan Sarbin Sehe, 20:40, selisihnya 20%,” kata Burhanuddin Muhtadi dalam pemaparannya pada Minggu, 11 November 2024.</p>
<p>Ia menganalisis digantinya mendiang cagub Benny Laos oleh istrinya, Sherly Laos, menumbuhkan rasa simpati masyarakat sehingga memilihnya.</p>
<p>“Kalau kita lihat basis pemilih Maluku Utara, sepertinya ada semacam empati atau simpati atas tragedi yang membuat Benny Laos meninggal dan perasaan itu diberikan atau dilimpahkan dalam bentuk dukungan elektoral,” kata Benny.</p>
<p>Berikut hasil survei elektabilitas paslon Pilkada Malut versi Indikator Politik. (1) Husain Alting Sjah-Asrul Rasyid: 20,7%, (2) Aliong Mus-Sahril Tahir: 10,4%, (3) Muhammad Kasuba-Basri Salama: 15,5%, dan (4) Sherly Laos-Sarbin Sehe: 40,7%.</p>
<p><strong>[red]</strong></p>
<p>The post <a href="https://indonesiawatch.id/gantikan-suami-elektabilitas-sherly-laos-meroket-ungguli-pesaing/">Gantikan Suami, Elektabilitas Sherly Laos Meroket Ungguli Pesaing</a> appeared first on <a href="https://indonesiawatch.id">INDONESIAWATCH</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://indonesiawatch.id/gantikan-suami-elektabilitas-sherly-laos-meroket-ungguli-pesaing/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Tingginya Kepercayaan Publik Terhadap Prabowo Bak Pisau Bermata Dua</title>
		<link>https://indonesiawatch.id/tingginya-kepercayaan-publik-terhadap-prabowo-bak-pisau-bermata-dua/</link>
					<comments>https://indonesiawatch.id/tingginya-kepercayaan-publik-terhadap-prabowo-bak-pisau-bermata-dua/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 02 Nov 2024 00:44:41 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[News Update]]></category>
		<category><![CDATA[Politik]]></category>
		<category><![CDATA[Breaking News]]></category>
		<category><![CDATA[Burhanuddin Muhtadi]]></category>
		<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Indikator Politik]]></category>
		<category><![CDATA[Philips J. Vermonte]]></category>
		<category><![CDATA[Prabowo Subianto]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://indonesiawatch.id/?p=4171</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta, Indonesiawatch.id – Indikator Politik Indonesia merilis temuan survei nasional “Keyakinan dan Ekspektasi Publik terhadap...</p>
<p>The post <a href="https://indonesiawatch.id/tingginya-kepercayaan-publik-terhadap-prabowo-bak-pisau-bermata-dua/">Tingginya Kepercayaan Publik Terhadap Prabowo Bak Pisau Bermata Dua</a> appeared first on <a href="https://indonesiawatch.id">INDONESIAWATCH</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Indonesiawatch.id – <a href="https://indikator.co.id/">Indikator Politik Indonesia</a></strong> merilis temuan survei nasional “Keyakinan dan Ekspektasi Publik terhadap Pemerintahan Prabowo-Gibran”. Survei yang berlangsung pada 10-15 Oktober 2024 dan dirilis pada pengujung Oktober 2024 itu mengungkap sejumlah temuan penting terhadap harapan publik terhadap kepemimpinan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka yang baru saja dilantik menjadi presiden dan wakil presiden RI periode 2024-2029.</p>
<p>Indikator memberi catatan saat keduanya dilantik, kondisi geopolitik dunia dan Indonesia tengah mengalami berbagai tantangan. Di dalam negeri, misalnya, kondisi ekonomi masih menyisakan pekerjaan rumah bagi pemerintahan baru. Laporan Lembaga Penyelidikan Ekonomi dan Masyarakat Universitas Indonesia (LPEM UI) baru-baru ini menyebut terdapat penurunan jumlah kelas menengah sebanyak 8,5 juta jiwa sejak 2018 hingga 2023.</p>
<p>Penurunan angka tersebut mengindikasikan penurunan kesejahteraan dan peningkatan ketimpangan ekonomi. Sementara dalam konteks geopolitik dunia, terjadi perang dan ketegangan antar negara di berbagai wilayah. Kondisi tersebut menjadi tantangan tersendiri bagi pemerintahan baru.</p>
<p>Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia, Burhanuddin Muhtadi mengatakan, tingkat kepercayaan publik terhadap Presiden Prabowo Subianto sangat tinggi dari hasil survei yang menunjukkan kuatnya legitimasi dan modal politik mantan Menteri Pertahanan tersebut. “Ternyata 85,3% survei bulan Oktober kami, bahwa masyarakat sangat yakin atau cukup yakin bahwa Pak Prabowo mampu menjadi pemimpin Indonesia yang lebih baik,” kata Burhanuddin Muhtadi dalam paparannya di Jakarta pada 27 Oktober 2024.</p>
<p>Sejumlah pertanyaan disodorkan kepada responden menjelang pelantikan presiden dan wakil presiden baru. Survei menanyakan evaluasi publik terhadap berbagai kondisi nasional saat ini, masalah mendesak yang harus diselesaikan pemimpin nasional dalam lima tahun ke depan, keyakinan pada Prabowo Subianto dalam memimpin Indonesia menjadi lebih baik, dukungan terhadap program makan siang gratis, serta berbagai isu politik jelang pelantikan.</p>
<div id="attachment_4173" style="width: 660px" class="wp-caption aligncenter"><img fetchpriority="high" decoding="async" aria-describedby="caption-attachment-4173" class="wp-image-4173 size-full" src="https://indonesiawatch.id/wp-content/uploads/2024/11/Infografis.jpg" alt="" width="650" height="433" /><p id="caption-attachment-4173" class="wp-caption-text"><em><strong>Optimisme Publik terhadap Program Makan Siang Gratis Prabowo (Sumber: Riset Indikator Politik)</strong></em></p></div>
<p>Burhanuddin menjelaskan saat ini, mayoritas masyarakat tampak memberikan persepsi positif terhadap pemerintahan ke depan dalam menghadapi situasi global yang penuh tantangan. Pertama, mayoritas masyarakat percaya bahwa Indonesia mampu mengatasi tantangan ekonomi global akibat menurunnya volume perdagangan global, perubahan iklim global dan juga tantangan kemajuan teknologi yang memangkas penggunaan tenaga kerja manusia.</p>
<p>Kedua, mayoritas masyarakat percaya bahwa Prabowo Subianto mampu menjaga kedaulatan negara Indonesia di tengah situasi geopolitik global yang tidak menentu akibat meluasnya peperangan yang terjadi. Ketiga, mayoritas juga memberi dukungan bahwa peningkatan kemampuan alutsista merupakan prioritas dalam menjaga keamanan nasional.</p>
<p>Meski demikian, Burhanuddin mengingatkan bawah keyakinan publik ini bisa menjadi pisau bermata dua. Sebab, jika pemerintahan Prabowo gagal memenuhi ekspektasi publik, kekecewaannya juga bisa berat.  “Oleh karena itu, agenda dan implementasi kebijakan ke depan harus sangat hati-hati. Besarnya ekspektasi publik terhadap perbaikan bagi Indonesia ke depan harus terus terjaga, jika tidak, kepercayaan yang begitu besar bisa berbalik menjadi perlawanan yang sulit dikendalikan,” tuturnya.</p>
<p>Burhanuddin membeberkan analisisnya terhadap tingginya tingkat kepercayaan publik terhadap Prabowo. Salah satunya karena terjadi semacam koalisi di tingkat bawah antara basis Jokowi dan Prabowo. “Pada masa Pak Jokowi terpilih sebagai presiden tahun 2014 maupun tahun 2019 itu basis Pak Prabowo masih belum ikhlas untuk mendukung Pak Jokowi, karena polarisasinya yang sangat tinggi sekali saat itu. Makanya publik <em>confident </em>pada masa Pak Jokowi itu lebih bersifat partisan karena hanya ditopang pendukung Pak Jokowi saja,” kata Burhanuddin.</p>
<p>“Nah, sekarang berbeda karena Pak Prabowo terpilih salah satunya dengan <em>impact </em>Pak Jokowi. Ketika Pak Prabowo terpilih sebagai presiden, pendukung Pak Jokowi <em>confident </em>terhadap pak Prabowo,” ia menambahkan.</p>
<p>Menariknya, survei Indikator juga menjaring harapan publik pada pemerintahan Prabowo Subianto secara rinci. Di antaranya, isu soal mengendalikan harga kebutuhan pokok (30,4%), menyediakan lapangan kerja (18,9%), mengurangi kemiskinan (10,3%), pemberantasan korupsi (7,6%), dan memajukan sektor pertanian (7,5%).</p>
<p>Survei juga menyatakan mayoritas publik (86,5%) tahu program makan bergizi gratis yang merupakan janji kampanye paling menonjol pasangan Prabowo-Gibran. Sebanyak 77,6% responden setuju agar program itu dilaksanakan. Bahkan, 66,1% responden percaya program makan bergizi gratis dapat mengatasi masalah gizi buruk.</p>
<p>Sementara itu, analis politik sekaligus Dekan Fakultas Ilmu Sosial di Universitas Islam Internasional Indonesia (UIII) Philips J. Vermonte mencermati hal yang menarik dari survei Indikator kali ini. Yaitu, penilaian masyarakat bahwa situasi politik, keamanan, dan penegakan hukum dianggap baik, meskipun kondisi ekonomi dinilai memburuk.</p>
<p>“Artinya mereka [masyarakat] <em>move on </em>dari kontestasi politik yang tajam selama pemilu. Menurut saya, ini menunjukkan kedewasaan masyarakat Indonesia bahwa mereka bisa <em>move on </em>ketika ada pemerintahan baru. Ini harus kita jaga terus untuk ke depannya,” ujarnya.</p>
<p>Menurut Philips, masyarakat sejatinya tidak terburu-buru melihat prestasi pemerintah dalam tiga bulan atau 100 hari masa pemerintahan. Menurutnya, keberhasilan yang penting adalah dalam jangka panjang, seperti program makanan bergizi gratis yang hasilnya tidak dapat terlihat dalam waktu singkat.</p>
<p><strong>[red]</strong></p>
<p>The post <a href="https://indonesiawatch.id/tingginya-kepercayaan-publik-terhadap-prabowo-bak-pisau-bermata-dua/">Tingginya Kepercayaan Publik Terhadap Prabowo Bak Pisau Bermata Dua</a> appeared first on <a href="https://indonesiawatch.id">INDONESIAWATCH</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://indonesiawatch.id/tingginya-kepercayaan-publik-terhadap-prabowo-bak-pisau-bermata-dua/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Dedi Mulyadi Kuasai Jawa Barat, Elektabilitasnya Tembus 77,81 Persen</title>
		<link>https://indonesiawatch.id/dedi-mulyadi-kuasai-jawa-barat-elektabilitasnya-tembus-7781-persen/</link>
					<comments>https://indonesiawatch.id/dedi-mulyadi-kuasai-jawa-barat-elektabilitasnya-tembus-7781-persen/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 12 Sep 2024 09:09:21 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[News Update]]></category>
		<category><![CDATA[Politik]]></category>
		<category><![CDATA[Breaking News]]></category>
		<category><![CDATA[Burhanuddin Muhtadi]]></category>
		<category><![CDATA[Dedi Mulyadi]]></category>
		<category><![CDATA[Erwan Setiawan]]></category>
		<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Indikator]]></category>
		<category><![CDATA[Pilgub Jabar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://indonesiawatch.id/?p=3696</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta, Indonesiawatch.id – Pasca pencalonan Ridwan Kamil untuk berkompetisi di Pemilihan Gubernur (Pilgub) Daerah Khusus...</p>
<p>The post <a href="https://indonesiawatch.id/dedi-mulyadi-kuasai-jawa-barat-elektabilitasnya-tembus-7781-persen/">Dedi Mulyadi Kuasai Jawa Barat, Elektabilitasnya Tembus 77,81 Persen</a> appeared first on <a href="https://indonesiawatch.id">INDONESIAWATCH</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Indonesiawatch.id</strong> – Pasca pencalonan Ridwan Kamil untuk berkompetisi di Pemilihan Gubernur (Pilgub) Daerah Khusus Jakarta, Jawa Barat (Jabar) kini menjadi area kontestasi yang terbuka tanpa adanya petahana gubernur.</p>
<p>Diketahui, empat pasangan kandidat gubernur dan wakil gubernur bakal bertarung di Pilgub Jabar. Mereka di antaranya Acep Adang Ruhiat – Gitalis Dwi Natarina, Ahmad Syaikhu – Ilham Akbar Habibie, Dedi Mulyadi – Erwan Setiawan, dan Jeje Wiradinata – Ronal Sunandar Surapradja.</p>
<p>Acep-Gitalis diusung PKB. Syaikhu-Ilham diusung PKS, NasDem, dan PBB. Jeje-Ronal dicalonkan oleh PDI Perjuangan (PDIP). Sementara, Dedi-Erwan diusung oleh koalisi gemuk 13 partai, yakni Golkar, Gerindra, PAN, Demokrat, PSI, Perindo, Hanura, Gelora, Garuda, PBB, PKN, Partai Ummat dan Partai Buruh.</p>
<p>Pilgub Jabar menarik dicermati karena wilayah ini memiliki jumlah pemilih yang tercatat di Daftar Pemilih Tetap (DPT) sebanyak 35,7 juta jiwa. Hasil Pilkada Jabar diprediksi akan menentukan peta kekuatan partai politik ke depan. Di sisi lain, pasangan gubernur-wakil gubernur terpilih kelak akan menentukan arah perjalanan provinsi terbesar tersebut.</p>
<p>Survei terbaru yang dirilis <a href="https://indikator.co.id/"><strong>Indikator Politik</strong></a> Indonesia menunjukkan pasangan Dedi Mulyadi dan Erwan Setiawan mendominasi elektabilitas dalam Pilgub Jabar 2024. Elektabilitas pasangan yang diusung Koalisi Indonesia Maju (KIM) plus itu menyentuh 77,81%, jauh mengungguli pasangan bakal calon gubernur dan wakil gubernur lainnya.</p>
<h6><strong>Baca juga:</strong><br />
<a href="https://indonesiawatch.id/pilkada-jabar-kesaktian-dedi-mulyadi-turun-gunungnya-presiden-syaikhu/"><span style="color: #ff6600;"><strong>Pilkada Jabar, Kesaktian Dedi Mulyadi, Turun Gunungnya Presiden Syaikhu</strong></span></a></h6>
<p>“Empat pasangan bakal calon yang kami survei, Dedi Mulyadi-Erwan Setiawan mencapai 77,81%, disusul Ahmad Syaikhu-Ilham Habibie dengan 10,98%. Sedangkan dua pasangan lainnya, Acep Adang Ruhiyat-Gitalis Dwi Natarina dan Jeje Wiradinata-Ronal Surapradja, masing-masing memperoleh 2,24%,” kata Direktur Eksekutif Indikator Politik, Burhanudin Muhtadi, dalam Konferensi Pers “Peta Elektoral Terkini Pilkada Jawa Barat” yang digelar Kamis, 12 September 2024.</p>
<p>Survei  Indikator  dilakukan pada 2-8 September 2024 dengan melibatkan 1.200 responden yang tersebar di seluruh wilayah Jawa Barat, menggunakan metode <em>multistage random sampling</em>. Survei ini memiliki tingkat kepercayaan 95%  dengan <em>margin of error </em>sebesar 2,9%.</p>
<p>Burhanudin menjelaskan meskipun elektabilitas bisa berubah dalam 2,5 bulan menuju Pilgub Jabar pada 27 November 2024, perubahan yang signifikan diperkirakan kecil terjadi. “Situasi politik Pilgub Jabar 2024 berbeda dengan Pilgub Jabar 2018. Saat itu, pasangan Sudrajat-Ahmad Syaikhu memberikan kejutan,” ujarnya.</p>
<p>Salah satu faktor utama yang membedakan Pilgub Jabar 2024 dengan Pilgub 2018 adalah dukungan dari Ketua Umum (Ketum) Gerindra sekaligus presiden terpilih Prabowo Subianto. “Pada Pilgub Jabar 2018, Prabowo mendukung pasangan Sudrajat-Syaikhu, sementara pada 2024, Prabowo mendukung Dedi Mulyadi dan Erwan Setiawan. Dedi juga merupakan petinggi Gerindra, sehingga mendapatkan basis dukungan yang solid dari Prabowo, sekaligus Jokowi,” tambah Burhanudin.</p>
<p>Selain itu, Burhanudin mengungkapkan sebagian pemilih Anies Baswedan di Jawa Barat kemungkinan besar tidak akan mendukung pasangan Ahmad Syaikhu-Ilham Habibie. “Banyak pendukung Anies di Jawa Barat merasa kecewa dengan PKS yang tidak mendukung Anies maju Pilgub Jakarta 2024. Hal ini bisa memengaruhi elektabilitas Ahmad Syaikhu,” pungkasnya.</p>
<p>Dalam survei teranyar, Indikator membeberkan tingkat popularitas Dedi Mulyadi berada di posisi teratas (93,8%), sementara nama lain kurang dari 25% tingkat popularitasnya. Sementara, tingkat kedisukaan Dedi Mulyadi juga sangat tinggi, sekitar 92.2%.</p>
<p>Secara basis politik, Dedi Mulyadi-Erwan Setiawan dominan di hampir setiap basis pendukung partai kecuali basis PKS yang dominan kepada Syaikhu-Ilham, dan di tiap basis pendukung Pilpres 2024 yang lalu. Pembelahan besar terjadi pada basis Anies-Muhaimin, terutama kepada pasangan Syaikhu-Ilham.</p>
<p><strong>[red]</strong></p>
<p>The post <a href="https://indonesiawatch.id/dedi-mulyadi-kuasai-jawa-barat-elektabilitasnya-tembus-7781-persen/">Dedi Mulyadi Kuasai Jawa Barat, Elektabilitasnya Tembus 77,81 Persen</a> appeared first on <a href="https://indonesiawatch.id">INDONESIAWATCH</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://indonesiawatch.id/dedi-mulyadi-kuasai-jawa-barat-elektabilitasnya-tembus-7781-persen/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>

<!--
Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: https://www.boldgrid.com/w3-total-cache/


Served from: indonesiawatch.id @ 2026-04-30 07:01:55 by W3 Total Cache
-->