<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Cuaca Ekstrem Archives - INDONESIAWATCH</title>
	<atom:link href="https://indonesiawatch.id/tag/cuaca-ekstrem/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://indonesiawatch.id/tag/cuaca-ekstrem/</link>
	<description>Melihat Indonesia Dalam Berita</description>
	<lastBuildDate>Sun, 22 Dec 2024 08:09:54 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0</generator>

<image>
	<url>https://indonesiawatch.id/wp-content/uploads/2024/06/cropped-logo-IW-1-e1719970085662-32x32.png</url>
	<title>Cuaca Ekstrem Archives - INDONESIAWATCH</title>
	<link>https://indonesiawatch.id/tag/cuaca-ekstrem/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Antisipasi Bencana Hidrometeorologi, BMKG Koordinasi Pemda ‎hingga Modifikasi Cuaca</title>
		<link>https://indonesiawatch.id/antisipasi-bencana-hidrometeorologi-bmkg-koordinasi-pemda-hingga-modifikasi-cuaca/</link>
					<comments>https://indonesiawatch.id/antisipasi-bencana-hidrometeorologi-bmkg-koordinasi-pemda-hingga-modifikasi-cuaca/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 22 Dec 2024 08:09:54 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[News Update]]></category>
		<category><![CDATA[BMKG]]></category>
		<category><![CDATA[Breaking News]]></category>
		<category><![CDATA[Cuaca Buruk]]></category>
		<category><![CDATA[Cuaca Ekstrem]]></category>
		<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Modifikasi Cuaca]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://indonesiawatch.id/?p=5956</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta, Indonesiawatch.id – Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Dwikorita Karnawati, pihaknya terus berkoordinasi...</p>
<p>The post <a href="https://indonesiawatch.id/antisipasi-bencana-hidrometeorologi-bmkg-koordinasi-pemda-hingga-modifikasi-cuaca/">Antisipasi Bencana Hidrometeorologi, BMKG Koordinasi Pemda ‎hingga Modifikasi Cuaca</a> appeared first on <a href="https://indonesiawatch.id">INDONESIAWATCH</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Indonesiawatch.id –</strong> Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Dwikorita Karnawati, pihaknya terus berkoordinasi dengan seluruh daerah untuk antisipasi bencana hidrometeorogi akibat cuaca buruk atau ekstrem.</p>
<p>“Koordinasi kami dengan daerah, pemda itu sebetulnya sudah dimulai bulan November,” ujarnya pada Minggu, (22/12).</p>
<blockquote>
<h6><strong>Baca juga:</strong></h6>
<h6><strong><span style="color: #ff6600;"><a style="color: #ff6600;" href="https://indonesiawatch.id/bmkg-imbau-masyarakat-mau-liburan-nataru-pantau-praperkiraan-cuaca-di-aplikasi-ini/">BMKG Imbau Masyarakat Mau Liburan Nataru Pantau Praperkiraan Cuaca di Aplikasi Ini</a></span></strong></h6>
</blockquote>
<p>Koordinasi tersebut dilakukan melibatkan perwakilan BMKG di semua daeah. Koordinasi secara nasioal ini melibatkan Kementerian Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK).</p>
<p>“‎Dikoordinasikan oleh Menko PMK, terutama untuk daerah itu tadi, yang dikhawatirkan kondisinya ekstrem itu Jawa, Bali,” ujarnya.</p>
<div id="attachment_5958" style="width: 660px" class="wp-caption alignnone"><img fetchpriority="high" decoding="async" aria-describedby="caption-attachment-5958" class="size-full wp-image-5958" src="https://indonesiawatch.id/wp-content/uploads/2024/12/IMG_20241222_150545.jpg" alt="Banjir bandang menerjang Tapanuli Selatan (Tapsel), Sumatera Utara (Sumut), akibat cuaca ekstrem. (Indonesiawatch.id/Ist)" width="650" height="433" /><p id="caption-attachment-5958" class="wp-caption-text">Banjir bandang menerjang Tapanuli Selatan (Tapsel), Sumatera Utara (Sumut), akibat cuaca ekstrem. (Indonesiawatch.id/Ist)</p></div>
<p>Ia optimistis semua daerah harusnya telah siap siaga untuk mengantisipasi atau memitigasi potensi bencana di daerahnya masing-masing.</p>
<p>Bukan hanya koordinasi, pihak bersama pihak terkait sudah melakuka sejumlah upaya untuk mengantisipasi berbagai bencana hidrometeorogi‎ yang dipicu cuaca ekstrem.</p>
<p>“Sudah dilakukan modifikasi cuaca untuk Jawa Barat. DKI sudah dilakukan juga, Jawa Tengah, dan Jawa Timur sudah dilakukan, bahkan sudah mencapai 10 hari ini, sejak 10 hari yang lalu,” katanya.<br />
<strong>[red]</strong></p>
<p>The post <a href="https://indonesiawatch.id/antisipasi-bencana-hidrometeorologi-bmkg-koordinasi-pemda-hingga-modifikasi-cuaca/">Antisipasi Bencana Hidrometeorologi, BMKG Koordinasi Pemda ‎hingga Modifikasi Cuaca</a> appeared first on <a href="https://indonesiawatch.id">INDONESIAWATCH</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://indonesiawatch.id/antisipasi-bencana-hidrometeorologi-bmkg-koordinasi-pemda-hingga-modifikasi-cuaca/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Waspada, BMKG Praperkirakan Sejumlah Wilayah Ini Dilanda Cuaca Ekstreem</title>
		<link>https://indonesiawatch.id/waspada-bmkg-praperkirakan-sejumlah-wilayah-ini-dilanda-cuaca-ekstreem/</link>
					<comments>https://indonesiawatch.id/waspada-bmkg-praperkirakan-sejumlah-wilayah-ini-dilanda-cuaca-ekstreem/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 22 Dec 2024 06:44:52 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Lingkungan]]></category>
		<category><![CDATA[News Update]]></category>
		<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[Angin Kencang]]></category>
		<category><![CDATA[banjir]]></category>
		<category><![CDATA[BMKG]]></category>
		<category><![CDATA[Breaking News]]></category>
		<category><![CDATA[Cuaca Ekstrem]]></category>
		<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Hujan Lebar]]></category>
		<category><![CDATA[Liburan]]></category>
		<category><![CDATA[longsor]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://indonesiawatch.id/?p=5947</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta, Indonesiawatch.id – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengimbau masyarakat untuk mewaspadai cuaca ektreem...</p>
<p>The post <a href="https://indonesiawatch.id/waspada-bmkg-praperkirakan-sejumlah-wilayah-ini-dilanda-cuaca-ekstreem/">Waspada, BMKG Praperkirakan Sejumlah Wilayah Ini Dilanda Cuaca Ekstreem</a> appeared first on <a href="https://indonesiawatch.id">INDONESIAWATCH</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Indonesiawatch.id –</strong> <span style="color: #ff6600;"><a style="color: #ff6600;" href="https://www.bmkg.go.id/">Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG)</a></span> mengimbau masyarakat untuk mewaspadai cuaca ektreem di berbagai daerah, terutama jika akan bepergian atau berlibur ke suatu daerah.</p>
<p>Kepala BMKG, ‎Dwikorita Karnawati, pada Minggu, (22/12), menyampaikan, pihaknya terus memonitor pemicu terjadinya peningkatan curah hujan yang tinggi dan masih aktif, khususnya jelang dan puncak musim hujan di berbagai daerah yang berpotensi memicu bencana hidrometeorologi.</p>
<blockquote>
<h6><strong>Baca juga:</strong></h6>
<h6><strong><span style="color: #ff6600;"><a style="color: #ff6600;" href="https://indonesiawatch.id/pemerintah-siapkan-sejumlah-langkah-antisipasi-bencana-cuaca-ekstrem-di-jobodetabek/">Pemerintah Siapkan Sejumlah Langkah ‎Antisipasi Bencana Cuaca Ekstrem di Jobodetabek</a></span></strong></h6>
</blockquote>
<p>‎Ia menjelaskan, potensi terjadinya curah hujan yang cukup tinggi tersebut diperparah dengan masuknya udara dingin dari fenomena iklim global, yaitu pendinginan suhu permukaan laut di Samudera Pasifik dan Samudera Hindia.</p>
<p>‎“Jadi kami memonitor peningkatan indeks seruakan yang melintasi Equator itu angkanya semakin meningkat sehingga perlu adanya kewaspadaan,” ujarnya.</p>
<p>Kewaspadaan ini perlu ditingkatkan terutama di sejumlah wilayah di Indonesia, di antaranya Pulau Jawa dan Bali yang berpotensi diguyur hujan lebat. Kemudian di Sumatera bagian barat dan tengah yang juga mempunyai potensi yang sama.</p>
<p>“Itu juga potensi curah hujan tinggi yang dapat mengakibatka banjir bandang dan tanah longsor,” ujarnya.</p>
<p>Selanjutnya di Pulau Kalimantan bagian tengah dan selatan. Wilayah tersebut dipraperkirakan terjadi genangan di dataran rendah akibat intensitas hujan yang meningkat.‎ Ini juga berpotensi di Sulwesi bagian tengah dan selatan.</p>
<p>“Kami memprakirakan potensi hujan lebat yang dapat memengaruhi jalur transportasi dan aktivitas masyarakat,” ujarnya.</p>
<p>Potensi cuaca ekstrem yang berpotensi memicu berbagai bencana di sejumlah daerah itu dipraperkirakan secara khusus terjadi 2 sampai 7 hari ke depan.</p>
<p>“‎Secara umum, potensi [cuaca] ekstreem ini masih bisa berlangsung hingga puncak musim hujan di bulan Januari sebagian wilayah Indonesia dan juga di bulan Februari,” katanya.</p>
<p>“Secara umum sampai Januari-Februari, namun secara khusus ini 2 hingga 7 hari ke depan karena fenomena atmosfer yang dinamis dan saling menguatkan,” ucapnya menambahkan.</p>
<p>Cuaca eksterm tersebut bisa mengganggu atau menghambat aktivitas ‎warga di daerah atau wilayah yang terdampak cuaca ekstreem tersebut. ‎</p>
<p>“Kebetulan saya sendiri pernah mengalami ya, kalau hujan lebat itu jarak pandang menjadi terganggu. Kita jadi agak harus hati-hati dan licin ya, apalagi kalau jalannya tidak mendukung. Itu yang testimoni pribadi semacam itu,‎” ucapnya.</p>
<p>Dwikorita menympaian, tentutnya BMKG tidak ingin kodisi tersebut juga dialami oleh masyarakat. “Belum lagi kalau disertai angin kencang dan kilat petir. Itu yang dapat mengganggu,” ujarnya.<br />
<strong>[red]</strong></p>
<p>The post <a href="https://indonesiawatch.id/waspada-bmkg-praperkirakan-sejumlah-wilayah-ini-dilanda-cuaca-ekstreem/">Waspada, BMKG Praperkirakan Sejumlah Wilayah Ini Dilanda Cuaca Ekstreem</a> appeared first on <a href="https://indonesiawatch.id">INDONESIAWATCH</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://indonesiawatch.id/waspada-bmkg-praperkirakan-sejumlah-wilayah-ini-dilanda-cuaca-ekstreem/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pemerintah Siapkan Sejumlah Langkah ‎Antisipasi Bencana Cuaca Ekstrem di Jobodetabek</title>
		<link>https://indonesiawatch.id/pemerintah-siapkan-sejumlah-langkah-antisipasi-bencana-cuaca-ekstrem-di-jobodetabek/</link>
					<comments>https://indonesiawatch.id/pemerintah-siapkan-sejumlah-langkah-antisipasi-bencana-cuaca-ekstrem-di-jobodetabek/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 11 Dec 2024 07:19:57 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[News Update]]></category>
		<category><![CDATA[Antisipasi Bencana]]></category>
		<category><![CDATA[BNPB]]></category>
		<category><![CDATA[Breaking News]]></category>
		<category><![CDATA[Cuaca Ekstrem]]></category>
		<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[jabodetabek]]></category>
		<category><![CDATA[kemenko PMK]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintah Siapkan Langkah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://indonesiawatch.id/?p=5529</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta, Indonesiawatch.id – Pemerintah menyiapkan sejumlah langkah ‎untuk mengantisipasi sejumlah ancaman bencana akibat hidrometeorologi basah...</p>
<p>The post <a href="https://indonesiawatch.id/pemerintah-siapkan-sejumlah-langkah-antisipasi-bencana-cuaca-ekstrem-di-jobodetabek/">Pemerintah Siapkan Sejumlah Langkah ‎Antisipasi Bencana Cuaca Ekstrem di Jobodetabek</a> appeared first on <a href="https://indonesiawatch.id">INDONESIAWATCH</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Indonesiawatch.id –</strong> Pemerintah menyiapkan sejumlah langkah ‎untuk mengantisipasi sejumlah ancaman bencana akibat hidrometeorologi basah atau cuaca ekstrem di wilayah Jabodetabek.</p>
<p>‎“Pemerintah akan berupaya melakukan mitigasi untuk meminimalisir dampak bencana yang disebabkan oleh curah hujan tinggi,” ujar Pratikno, Menko PMK dalam keterangan diterima pada Rabu, (11/12).</p>
<blockquote>
<h6><strong>Baca juga:</strong></h6>
<h6><strong><span style="color: #ff6600;"><a style="color: #ff6600;" href="https://indonesiawatch.id/pemerintah-siapkan-pos-pengungsian-terpusat-di-sukabumi/">Pemerintah Siapkan Pos Pengungsian Terpusat di Sukabumi</a></span></strong></h6>
</blockquote>
<p>Salah satunya, lanjut dia dalam Rapat Tingkat Menteri (RTM) Antisipasi Curah Hujan di Jabodetabek di Kemenko PMK, Jakarta, yakni akan terus melakukan modifikasi cuaca oleh BNPB dan BMKG.</p>
<p>“Modifikasi ini akan mengurangi curah hujan yang berlebihan tidak bisa meniadaka, tidak mungkin tapi mengurangi,” ujarnya.</p>
<p>Ia mengingatkan petugas teknis di lapangan untuk meningkatkan kesiapsiagaan. Apel siaga harus terus dilakukan untuk memastikan kesiapan para personel.</p>
<p>“Jangan sampai lengah. Apel siaga akan terus dilakukan secara rutin. Dalam minggu [pekan] ini akan dibentuk posko bersama, pihak-pihak terkait di BNPB agar mudah dimonitor dari waktu ke waktu,” katanya.</p>
<p>Pratikno berharap, dari sejumlah langkah yang telah diupayakan tersebut dapat meminimalisir dampak yang akan datang.</p>
<p>“Seandainya banjir tidak terhindarkan, kita siap siaga untuk merespons cepat agar beban masyarakat bisa diminimalisir,” katanya.</p>
<p>Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Letjen TNI Suharyanto, dalam rapat yang berlangsung pada Selasa tersebut, (10/12), menyampaikan, Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) menjadi salah satu langkah efektif untuk mengurangi curah hujan yang turun.</p>
<p>“OMC ini sangat bagus, sangat efektif meskipun bukan satu-satunya cara mengungrangi bencana yang datang,” katanya.</p>
<p>Ia menyatakan BNPB siap melakukan OMC jika ada pemerintah daerah atau pemerintah pusat yang memintanya dengan adanya status darurat.</p>
<p>‎“Kita harapkan bisa mengurangi jumlah hujan yang turun secara ekstrem, yang kita lihat di Jakarta satu dua hari ini salah satu bukti bahwa OMC tepat atau berhasil dilaksanakan,” ujarnya.</p>
<p>Suharyanto mengungkapkan, ‎pihaknya telah melakukan OMC di Jakarta untuk mengurangi curah hujan. Pihaknya siap kembali melaksanakan jika dinilai masih kurang dan adanya prediksi banjir.</p>
<p>“Ancaman banjirnya diprediksi bisa datang dan diperlukan OMC terbang malam, silakan,” ujarnya.</p>
<p>Lebih lanjut Suharyanto menyapaikan, Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Jabar) sudah menetapkan siaga darurat. “Nanti di titik-titik mana berdasarkan perkiraan dan rekomendasi BMKG, kita akan adakan OMC secara masif,” kataya.</p>
<p>Selain itu, BNPB akan memberikan dukungan berupa logistik dan peralatan, khususnya bagi BPBD yang daerahnya berpotensi terjadi banjir.</p>
<p>“BNPB siap memberikan penebalan logistik dan pralatan dan anggaran, mekanisme ada sesuai perundang-undangan,” kata Suharyanto.</p>
<p>Khusus untuk Provinsi Jabar, BNPB telah meberikan dukungan tersebut beberapa waktu lalu. Namun demikian, BNPB tetap akan memberikan kembali jika ada kebutuhan yang belum terpenuhi.</p>
<p>“Kemarin sudah dilaksanakan [pemberian bantuan] di Jawa Barat, kabupaten/kota di Jawa Barat sudah ditebalkan, baik anggaran dan logistik peralatanya,” katanya.</p>
<p>“Mungkin ada yang belum terdukung, silakan masing-masing evaluasi kondisi logistik peralatannya dan dalam kesempatan pertama bisa mengajukan [ke BNPB],” tuturnya.</p>
<p>Upaya berikutnya adalah dengan melakukan apel kesiapsiagaan, baik tingkat provinsi maupun kabupaten kota. Apel ini bermanfaat untuk mengetahui sejauh mana kekuatan sarana dan prasarana serta kemampuan dari sumber daya manusia yang dimiliki oleh daerah dalam menghadapi potensi bencana banjir.</p>
<p>“Segera laksanakan apel kesiapsiagaan, di beberapa wilayah sudah, Jakarta, Jawa Barat, Banten, yang belum segera laksanakan. Untuk aktifkan kembali sarana prasarana dan personel dalam rangka mengatasi kemungkinan banjir besar,” katanya.</p>
<p>Selanjutnya, Kepala BNPB mengimbau kepada seluruh pemangku kebijakan agar segera bergabung dalam Posko yang ada di BNPB guna berkoordinasi dalam penanganan secara bersama-sama yang lebih efektif.</p>
<p>“BNPB mempunyai sarana yang cukup lengkap untuk monitor perkembangan situasi bencana, masing-masing kementerian lembaga terkait mengirimkan personelnya,” kata dia.</p>
<p>“Kami akan bersurat, personelnya duduk bersama di BNPB supaya setiap adanya perkembangan terkait bencana kita bisa secara cepat dan efektif meresponsnya,” ujar dia.‎</p>
<p><strong>[red]</strong></p>
<p>The post <a href="https://indonesiawatch.id/pemerintah-siapkan-sejumlah-langkah-antisipasi-bencana-cuaca-ekstrem-di-jobodetabek/">Pemerintah Siapkan Sejumlah Langkah ‎Antisipasi Bencana Cuaca Ekstrem di Jobodetabek</a> appeared first on <a href="https://indonesiawatch.id">INDONESIAWATCH</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://indonesiawatch.id/pemerintah-siapkan-sejumlah-langkah-antisipasi-bencana-cuaca-ekstrem-di-jobodetabek/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>

<!--
Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: https://www.boldgrid.com/w3-total-cache/


Served from: indonesiawatch.id @ 2026-06-22 17:17:16 by W3 Total Cache
-->