<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Deel Archives - INDONESIAWATCH</title>
	<atom:link href="https://indonesiawatch.id/tag/deel/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://indonesiawatch.id/tag/deel/</link>
	<description>Melihat Indonesia Dalam Berita</description>
	<lastBuildDate>Wed, 11 Sep 2024 06:12:28 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1</generator>

<image>
	<url>https://indonesiawatch.id/wp-content/uploads/2024/06/cropped-logo-IW-1-e1719970085662-32x32.png</url>
	<title>Deel Archives - INDONESIAWATCH</title>
	<link>https://indonesiawatch.id/tag/deel/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Deel Beberkan Tips Pekerjaan Remote bagi Talenta Indonesia</title>
		<link>https://indonesiawatch.id/deel-beberkan-tips-pekerjaan-remote-bagi-talenta-indonesia/</link>
					<comments>https://indonesiawatch.id/deel-beberkan-tips-pekerjaan-remote-bagi-talenta-indonesia/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 11 Sep 2024 06:12:28 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[EduTek]]></category>
		<category><![CDATA[News Update]]></category>
		<category><![CDATA[Breaking News]]></category>
		<category><![CDATA[Deel]]></category>
		<category><![CDATA[HR Global]]></category>
		<category><![CDATA[Kerja Remote]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://indonesiawatch.id/?p=3657</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta, Indonesiawatch.id – Belakangan, semakin banyak talenta Indonesia yang terbuka terhadap peluang pekerjaan jarak jauh,...</p>
<p>The post <a href="https://indonesiawatch.id/deel-beberkan-tips-pekerjaan-remote-bagi-talenta-indonesia/">Deel Beberkan Tips Pekerjaan Remote bagi Talenta Indonesia</a> appeared first on <a href="https://indonesiawatch.id">INDONESIAWATCH</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakar</strong><strong>ta, Indonesiawatch.id</strong> – Belakangan, semakin banyak talenta Indonesia yang terbuka terhadap peluang pekerjaan jarak jauh, ketimbang minat untuk pindah dan bekerja di luar negeri. Menurut <a href="https://www.kompas.id/baca/ekonomi/2024/08/16/minat-kerja-di-luar-negeri-berkurang-remote-work-meningkat">laporan terbaru dari Seek</a>, angka tersebut meningkat dari 55% pada 2020 menjadi 71% pada 2023.</p>
<p>Pekerjaan jarak jauh lebih diminati karena menawarkan pengalaman baru dan kompensasi menarik tanpa menghadapi tantangan imigrasi, izin kerja, atau hambatan bahasa. Selain itu, terbatasnya peluang kerja di dalam negeri dan kekurangan talenta di negara-negara seperti Hong Kong, Singapura, Australia, dan Selandia Baru juga mendorong pergeseran ini.</p>
<p><a href="https://www.deel.com/"><strong>Deel</strong></a>, platform HR global, menyadari adanya peluang besar bagi profesional muda Indonesia untuk bekerja secara <em>remote</em> di perusahaan internasional. Bahkan, database internal Deel menunjukan bahwa Amerika, Inggris, Singapura, Australia, dan Tiongkok merupakan lima negara teratas yang merekrut talenta yang berbasis di Indonesia.</p>
<p>Lebih lanjut, Deel menawarkan <em>tips</em> tentang cara meningkatkan peluang mendapatkan pekerjaan jarak jauh di perusahaan internasional, khususnya bagi mereka yang minim pengalaman dalam lingkungan kerja jarak jauh.</p>
<h6><strong>Baca juga:<br />
<a href="https://indonesiawatch.id/tantangan-pengangguran-gen-z-dan-peluang-global/"><span style="color: #ff6600;">Tantangan Pengangguran Gen Z dan Peluang Global</span></a><br />
</strong></h6>
<p><span style="color: #000000;"><strong>Identifikasi Peluang Kerja Jarak Jauh yang Tepat</strong></span></p>
<p>Pahami dengan jelas mengenai apa yang diinginkan dari pekerjaan jarak jauh dan bagaimana hal tersebut dapat disesuaikan dengan pilihan gaya hidup. Ada beberapa posisi yang bisa didapatkan tanpa memerlukan resume yang panjang, atau di mana pelatihan dan sifat kepribadian mungkin lebih penting, seperti petugas entri data, <em>proofreader</em>, perwakilan layanan pelanggan, dan lainnya. Faktor ini membuat pekerjaan jarak jauh lebih mudah diakses, memungkinkan peningkatan karier secara bertahap.</p>
<p><strong>Memahami Kekuatan dan Keterampilan Anda</strong></p>
<p>Pentingnya memahami dan mempertimbangkan bidang-bidang di mana mereka unggul serta <em>hard skill</em> atau <em>soft skill</em> berguna yang mungkin masih perlu ditingkatkan. Dari situ, mereka dapat menentukan jenis pekerjaan apa yang cocok untuk dicari dan keterampilan apa yang perlu dikembangkan untuk meningkatkan peluang mendapatkan pekerjaan yang diinginkan.</p>
<p>Selain itu, penting untuk menyoroti keterampilan-keterampilan penting yang telah mereka peroleh dari pengalaman kerja sebelumnya;kemampuan yang serbaguna dan dapat digunakan di berbagai industri, peran, dan lingkungan kerja. Berbeda dengan keterampilan teknis yang sering kali spesifik untuk pekerjaan tertentu (seperti bahasa pemrograman), keterampilan yang dapat dipindahkan dapat dengan mudah dialihkan dari satu posisi ke posisi lainnya.</p>
<p><strong>Kuasai Aplikasi Kerja Jarak Jauh</strong></p>
<p>Hampir setiap pekerjaan jarak jauh memerlukan pemahaman tentang berbagai alat kolaborasi, manajemen waktu, manajemen proyek, dan komunikasi. Karena itu, sangat bermanfaat bagi pencari kerja untuk membiasakan diri dengan aplikasi dan platform seperti Zoom, Slack, Jira, dan lainnya.</p>
<p>Ada juga platform yang lebih spesifik untuk berbagai peran, seperti Salesforce untuk <em>outreach</em> penjualan, Ahrefs untuk SEO, Five9 yang merupakan perangkat lunak <em>call center</em>, dan sebagainya. Banyak dari platform ini menawarkan paket gratis yang dapat digunakan secara individu, memberikan kesempatan untuk membangun keahlian dan mendapatkan keunggulan kompetitif di pasar kerja.</p>
<p><strong>Bangun Relasi dan Pengalaman </strong></p>
<p>Jalinlah relasi dengan para profesional di industri yang diinginkan melalui platform media sosial profesional seperti LinkedIn. Mem-<em>follow</em> akun perusahaan tujuan, berinteraksi dengan konten mereka, dan membangun kehadiran di platform tersebut akan memungkinkan pelamar kerja untuk tetap ter-<em>update</em> tentang lowongan pekerjaan dan mulai menjalin hubungan dengan calon pemberi kerja. Selain itu, dapatkan  pengalaman yang relevan dengan menjadi sukarelawan atau bekerja untuk komunitas lokal untuk memperluas jaringan dan ketrampilan dari berbagai industri.</p>
<p><strong>Siapkan Resume yang Sesuai untuk Pekerjaan Jarak Jauh</strong></p>
<p>Pencari kerja sebaiknya meninjau deskripsi pekerjaan atau posisi yang dituju dan menyesuaikan resume mereka untuk menyoroti keterampilan dan pengalaman yang relevan yang dapat menarik perhatian perekrut. Hindari mencantumkan semua pengalaman pekerjaan sebelumnya—fokuslah pada keterampilan yang menunjukkan kemampuan pekerja untuk bekerja di lingkungan jarak jauh. Jika pengalaman kerja jarak jauh kurang, pekerja dapat menyoroti pengalaman yang menunjukkan keterampilan relevan, seperti bekerja lintas zona waktu atau menjadi pribadi yang mandiri.</p>
<p><strong>[red]</strong></p>
<p>The post <a href="https://indonesiawatch.id/deel-beberkan-tips-pekerjaan-remote-bagi-talenta-indonesia/">Deel Beberkan Tips Pekerjaan Remote bagi Talenta Indonesia</a> appeared first on <a href="https://indonesiawatch.id">INDONESIAWATCH</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://indonesiawatch.id/deel-beberkan-tips-pekerjaan-remote-bagi-talenta-indonesia/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Tantangan Pengangguran Gen Z dan Peluang Global</title>
		<link>https://indonesiawatch.id/tantangan-pengangguran-gen-z-dan-peluang-global/</link>
					<comments>https://indonesiawatch.id/tantangan-pengangguran-gen-z-dan-peluang-global/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 10 Aug 2024 02:53:43 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[News Update]]></category>
		<category><![CDATA[Opini]]></category>
		<category><![CDATA[Breaking News]]></category>
		<category><![CDATA[Deel]]></category>
		<category><![CDATA[Grace Bunardi]]></category>
		<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://indonesiawatch.id/?p=2690</guid>

					<description><![CDATA[<p>Menjembatani Tantangan Pengangguran Gen Z di Indonesia dengan Peluang Global Oleh: Grace Bunardi*   Tim...</p>
<p>The post <a href="https://indonesiawatch.id/tantangan-pengangguran-gen-z-dan-peluang-global/">Tantangan Pengangguran Gen Z dan Peluang Global</a> appeared first on <a href="https://indonesiawatch.id">INDONESIAWATCH</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Menjembatani Tantangan Pengangguran Gen Z di Indonesia dengan Peluang Global</strong></p>
<p>Oleh: Grace Bunardi*</p>
<p><strong> </strong></p>
<p>Tim <em>Daily Data Journalism</em> Kompas  menemukan jumlah lowongan pekerjaan formal di Indonesia mengalami penurunan signifikan dalam 15 tahun terakhir. Dari tahun 2009 hingga 2024, ketersediaan lowongan kerja di sektor formal turun dari 15,6 juta menjadi hanya 2 juta pekerjaan. Studi ini menemukan bahwa dari 5,8 juta lulusan baru pada 2016. Sebanyak 21,9% di antaranya mendapatkan pekerjaan di sektor formal, namun pada 2021, hanya 13,6% dari 7,1 juta lulusan yang mendapatkan pekerjaan serupa.</p>
<p>Tren ini menyoroti betapa sulitnya lulusan baru, khususnya Gen Z, untuk  mendapatkan pekerjaan formal dibandingkan dengan generasi sebelumnya. Selain itu, data Survei Angkatan Kerja Nasional (Sakernas) tahun 2017 dan 2022 mengungkapkan bahwa Gen Z menghadapi tantangan yang lebih besar dalam mendapatkan pekerjaan. Penyerapan pencari kerja baru menurun, dan lulusan baru dari semua tingkat pendidikan menghabiskan lebih banyak waktu untuk mencari pekerjaan.</p>
<p>Terlepas dari tantangan-tantangan ini, Gen Z sering kali dikenal karena keterampilan digitalnya, termasuk penggunaan teknologi AI. Berdasarkan studi <a href="https://id.techinasia.com/gen-z-indonesia-paling-melek-ai?utm_source=newsletter&amp;utm_medium=organic&amp;utm_campaign=newsletter-daily-digest&amp;mc_cid=48608b215d&amp;mc_eid=632511b45c">Tech in Asia dan YouGov</a>,  sekitar 64% responden Gen Z di Indonesia telah menggunakan AI generatif, angka ini lebih banyak dibandingkan generasi milenial, Gen X, dan <em>baby boomer</em>.  Keterampilan digital kini sangat berharga karena peran terkait AI saat ini banyak diminati di berbagai industri di Indonesia. Keunggulan tersebut menjadi sebuah nilai yang jika dimaksimalkan dapat menjawab tantangan-tantangan di atas.</p>
<p><strong>Talenta Indonesia Banyak Diminati Di Perusahaan Internasional</strong></p>
<p>Terlepas dari tantangan pasar kerja lokal, data dari Deel menemukan bahwa talenta Indonesia masih banyak dicari oleh perusahaan internasional. Deel menemukan bahwa hampir 60% pelamar kerja di Indonesia berusia 25-34 tahun –yang direkrut melalui platform Deel— adalah yang paling sering dipekerjakan oleh perusahaan internasional, diikuti oleh kelompok usia 18-24 tahun, yang menyumbang hampir 18% dari total perekrutan. Negara-negara teratas yang merekrut talenta Indonesia antara lain Amerika Serikat, Inggris, Uni Emirat Arab, dan Singapura.</p>
<p>Temuan ini menunjukkan bahwa meskipun Gen Z kesulitan mendapatkan pekerjaan secara lokal, masih ada peluang untuk mendapatkan pekerjaan baru menggunakan <em>Global Hiring </em>atau perekrutan global. Banyak perusahaan internasional kini mempekerjakan pekerja dari seluruh dunia, seringkali karena kurangnya talenta di pasar lokal.</p>
<p>Banyak negara, misalnya Hong Kong, Singapura, Australia, dan Selandia Baru, kini mengalami kekurangan talenta yang kronis dan memanfaatkan perekrutan global untuk mencari kandidat terbaik yang berbasis di luar negeri. Talenta-talenta Indonesia, yang kesulitan mendapatkan pekerjaan secara lokal, kini dapat bekerja secara <em>remote</em> di perusahaan internasional. Kesempatan ini membuka peluang bagi pekerja untuk meningkatkan keterampilan dan pengalaman mereka tanpa harus berpindah negara.</p>
<p>Perekrutan global membuka peluang bagi pekerja lokal untuk mendapatkan pekerjaan di perusahaan internasional, mungkinkan negara untuk mengurangi tingkat pengangguran, serta peningkatan pendapatan pajak negara. Di saat yang sama, peluang ini juga mendorong peningkatan keterampilan tenaga kerja lokal dengan transfer ilmu yang mereka peroleh dari bekerja di perusahaan yang berbasis di luar negeri.</p>
<p>Meskipun para talenta dapat memperluas peluang mereka dengan melamar pekerjaan di perusahaan-perusahaan yang berbasis di luar negeri, perusahaan-perusahaan lokal juga dapat mengadopsi tren perekrutan yang ada saat ini, yaitu dengan mengalihkan fokus mereka pada perekrutan berdasarkan keterampilan, bukan metrik tradisional seperti gelar atau sertifikasi.</p>
<p>Tren SDM pada 2024 menekankan pentingnya <em>soft skill</em> dan <em>hard skill</em>, khususnya di bidang seperti manajemen perubahan, literasi teknologi, dan komunikasi efektif. Pergeseran ini mendorong pekerja untuk mengembangkan beragam keahlian untuk memenuhi permintaan pasar, sehingga meningkatkan kemampuan kerja mereka baik di pasar kerja lokal maupun global.</p>
<p>Data-data di atas menunjukkan situasi yang kompleks di pasar tenaga kerja Indonesia. Meskipun penciptaan lapangan kerja formal telah menurun tajam, sehingga semakin sulit bagi lulusan baru untuk mendapatkan pekerjaan, ada beberapa nilai positif yang bisa dipetik dari hal ini. Bakat Indonesia, khususnya Gen Z, banyak diminati di kancah global.</p>
<p>Terdapat permintaan internasional yang besar terhadap para profesional muda Indonesia yang mahir secara digital, yang menawarkan mereka kesempatan untuk memperluas keterampilan dan pengalaman mereka dengan bekerja di perusahaan yang berbasis di luar negeri, sehingga memberikan manfaat bagi tenaga kerja lokal dan negara.</p>
<p>Dengan mengalihkan fokus dari kualifikasi tradisional ke perekrutan berbasis keterampilan, baik perusahaan maupun pencari kerja dapat menavigasi pasar kerja yang terus berkembang dengan lebih baik, sehingga memastikan angkatan kerja yang lebih terampil dan cakap di masa depan.</p>
<p>*) <em>Penulis merupakan </em><em>Commercial Lead Indonesia Deel </em></p>
<p>The post <a href="https://indonesiawatch.id/tantangan-pengangguran-gen-z-dan-peluang-global/">Tantangan Pengangguran Gen Z dan Peluang Global</a> appeared first on <a href="https://indonesiawatch.id">INDONESIAWATCH</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://indonesiawatch.id/tantangan-pengangguran-gen-z-dan-peluang-global/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>

<!--
Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: https://www.boldgrid.com/w3-total-cache/


Served from: indonesiawatch.id @ 2026-08-26 05:45:20 by W3 Total Cache
-->