<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>flare gas Archives - INDONESIAWATCH</title>
	<atom:link href="https://indonesiawatch.id/tag/flare-gas/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://indonesiawatch.id/tag/flare-gas/</link>
	<description>Melihat Indonesia Dalam Berita</description>
	<lastBuildDate>Tue, 27 Aug 2024 22:03:58 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.4</generator>

<image>
	<url>https://indonesiawatch.id/wp-content/uploads/2024/06/cropped-logo-IW-1-e1719970085662-32x32.png</url>
	<title>flare gas Archives - INDONESIAWATCH</title>
	<link>https://indonesiawatch.id/tag/flare-gas/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Eks Petinggi Kilang Sebut Pertamina Masih Sulit Tentukan Harga Flare Gas untuk Pembangkit Listrik</title>
		<link>https://indonesiawatch.id/eks-petinggi-kilang-sebut-pertamina-masih-sulit-tentukan-harga-flare-gas-untuk-pembangkit-listrik/</link>
					<comments>https://indonesiawatch.id/eks-petinggi-kilang-sebut-pertamina-masih-sulit-tentukan-harga-flare-gas-untuk-pembangkit-listrik/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 27 Aug 2024 13:15:27 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[Energi]]></category>
		<category><![CDATA[News Update]]></category>
		<category><![CDATA[Breaking News]]></category>
		<category><![CDATA[flare gas]]></category>
		<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[pembangkit listrik]]></category>
		<category><![CDATA[pertamina]]></category>
		<category><![CDATA[pertamina NRE]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://indonesiawatch.id/?p=3154</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta, Indonesiawatch.id &#8211; Pertamina New Renewable Energy (Pertamina NRE) mau membangun pembangkit listrik dengan memanfaatkan...</p>
<p>The post <a href="https://indonesiawatch.id/eks-petinggi-kilang-sebut-pertamina-masih-sulit-tentukan-harga-flare-gas-untuk-pembangkit-listrik/">Eks Petinggi Kilang Sebut Pertamina Masih Sulit Tentukan Harga Flare Gas untuk Pembangkit Listrik</a> appeared first on <a href="https://indonesiawatch.id">INDONESIAWATCH</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Indonesiawatch.id</strong> &#8211; Pertamina New Renewable Energy (Pertamina NRE) mau membangun pembangkit listrik dengan memanfaatkan flare gas (gas suar). Pembangunan pembangkit rencananya dibangun di empat lokasi.<span id="more-3154"></span></p>
<p>Yaitu di kilang Balongan, Cilacap, Plaju, dan Dumai. Menurut Direktur Perencanaan Strategis &amp; Pengembangan Bisnis <a href="https://www.pertaminanre.com/about-us/overview">Pertamina NRE</a>, Fadli Rahman, keempat lokasi kilang itu memiliki volume flare gas yang tinggi.</p>
<blockquote>
<h6>Baca juga:<br />
<a href="https://indonesiawatch.id/impor-migas-gerus-neraca-perdagangan-indonesia/"><span style="color: #ff6600;">Impor Migas Gerus Neraca Perdagangan Indonesia</span></a></h6>
</blockquote>
<p>Rencananya Pertamina NRE akan bekerjasama dengan anak usaha PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGEO) dan PT Jawa Satu Power untuk membangun pembangkit listrik dengan memanfaatkan flare gas. Nilai proyek pembangkit listrik flare gas ini ditaksir USD60 juta-USD100 juta.</p>
<p>Proyek ini ditargetkan mampu menghasilkan listrik dengan kapasitas antara 10 Megawatt hingga 20 Megawatt.</p>
<p>Mantan petinggi kilang mengatakan bahwa jenis flare gas di kilang, berbeda dengan jenis flare gas di lapangan minyak dan gas. &#8220;Flare gas di kilang idealnya atau rancangannya tidak ada. Yang hidup hanya pilot-nya saja,&#8221; ujarnya kepada <strong>Indonesiawatch.id</strong>, (27/08).</p>
<p>Menurut sumber <strong>Indonesiawatch.id</strong> tersebut, fungsi flare gas di kilang sebagai hasil buangan dari tekanan gas ke tempat yang dianggap aman. &#8220;Fungsinya adalah untuk safety, sewaktu-waktu terjadi gangguan atau emergency di kilang untuk membuang tekanan atau gas ke tempat yang aman, atau di flare,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Gas flare di kilang juga menjadi indicator, normal tidaknya fungsi kilang. &#8220;Jika kondisi normal ada gas flare yang besar, harus diartikan ada peralatan kilang yang tidak normal. Perlu diperbaiki. Misalnya bocoran pada safety valve, atau ke tangan by pass yang bocor ke flare,&#8221; ujarnya.</p>
<blockquote>
<h6><strong>Baca juga:</strong><br />
<a href="https://indonesiawatch.id/izin-direktur-hilir-migas-kesdm-malah-dikeluhkan-karena-lambat/"><span style="color: #ff6600;">LBP Dorong Percepatan Izin Migas, Direktur Hilir Migas KESDM Malah Dikeluhkan karena Lambat</span></a></h6>
</blockquote>
<p>Menurutnya, flare gas di kilang seperti Dumai ada dua type. Yaitu, sweet flare untuk gas yang kandungan sulfur rendah. &#8220;Satu lagi, sour flare untuk gas yang sulfur tinggi,&#8221; katanya.</p>
<p>Sedangkan di Kilang Cilacap, sudah ada sulfur recovery unit. &#8220;Yang mengolah sour gas menjadi sweet gas untuk jadi refinery fuel gas. Juga ada unit LPG extract ion dari refinery gas,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Sementara, untuk flare gas yang berasal dari lapangan migas, katanya, biasanya diperoleh karena terjadi kelebihan gas. &#8220;Ini biasanya memang ada kelebihan gas ikutan terpaksa di-flare. Karena tidak ekonomis untuk diolah lebih lanjut,&#8221; katanya.</p>
<p>Mantan petinggi kilang Pertamina lain menceritakan bahwa inisiatif pemanfaatan gas flare kilang sudah pernah muncul. &#8220;Sebenarnya ide tersebut sudah pernah dijadikan inisiatif di kilang,&#8221; ujarnya kepada <strong>Indonesiawatch.id</strong>.</p>
<p>Hanya saja proyek pemanfaatan flare gas tersebut, memiliki beberapa tantangan. Pertama, nilai investasi yang besar. Kedua, perlu kesepakatan terkait harga gas flare dari PT Kilang Pertamina Internasional (KPI) dan harga jual kembali listrik ke ke kilang KPI.</p>
<p><em><strong>bersambung ke halaman selanjutnya</strong></em></p>
<p>The post <a href="https://indonesiawatch.id/eks-petinggi-kilang-sebut-pertamina-masih-sulit-tentukan-harga-flare-gas-untuk-pembangkit-listrik/">Eks Petinggi Kilang Sebut Pertamina Masih Sulit Tentukan Harga Flare Gas untuk Pembangkit Listrik</a> appeared first on <a href="https://indonesiawatch.id">INDONESIAWATCH</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://indonesiawatch.id/eks-petinggi-kilang-sebut-pertamina-masih-sulit-tentukan-harga-flare-gas-untuk-pembangkit-listrik/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>

<!--
Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: https://www.boldgrid.com/w3-total-cache/


Served from: indonesiawatch.id @ 2026-05-03 19:00:28 by W3 Total Cache
-->