<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Galnas Archives - INDONESIAWATCH</title>
	<atom:link href="https://indonesiawatch.id/tag/galnas/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://indonesiawatch.id/tag/galnas/</link>
	<description>Melihat Indonesia Dalam Berita</description>
	<lastBuildDate>Mon, 23 Dec 2024 02:11:48 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.4</generator>

<image>
	<url>https://indonesiawatch.id/wp-content/uploads/2024/06/cropped-logo-IW-1-e1719970085662-32x32.png</url>
	<title>Galnas Archives - INDONESIAWATCH</title>
	<link>https://indonesiawatch.id/tag/galnas/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Galnas: Penghentian Pameran Karya Yos Suprapto Hasil Pertimbangan Matang</title>
		<link>https://indonesiawatch.id/galnas-penghentian-pameran-karya-yos-suprapto-hasil-pertimbangan-matang/</link>
					<comments>https://indonesiawatch.id/galnas-penghentian-pameran-karya-yos-suprapto-hasil-pertimbangan-matang/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 23 Dec 2024 02:11:48 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum]]></category>
		<category><![CDATA[Mozaik]]></category>
		<category><![CDATA[Breaking News]]></category>
		<category><![CDATA[Bredel Pameran Tunggal]]></category>
		<category><![CDATA[Galnas]]></category>
		<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Pelukis Yos Suprapto]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://indonesiawatch.id/?p=5980</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta, Indonesiawatch.id – Galeri Nasional (Galnas) Indonesia menyampaikan, penghentian pameran tunggal Yos Suprapto bertajuk “Kebangkitan:...</p>
<p>The post <a href="https://indonesiawatch.id/galnas-penghentian-pameran-karya-yos-suprapto-hasil-pertimbangan-matang/">Galnas: Penghentian Pameran Karya Yos Suprapto Hasil Pertimbangan Matang</a> appeared first on <a href="https://indonesiawatch.id">INDONESIAWATCH</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div id="m#msg-f:1819153145638596821" class="mail-message expanded">
<div class="mail-message-header spacer"><strong>Jakarta, Indonesiawatch.id –</strong> Galeri Nasional (Galnas) Indonesia menyampaikan, penghentian pameran tunggal Yos Suprapto bertajuk “Kebangkitan: Tanah untuk Kedaulatan Pangan” berdasarkan pertimbangan matang.</div>
<div id="m#msg-f:1819153145638596821-content" class="mail-message-content collapsible zoom-normal mail-show-images msg5509560009906415536">
<div class="clear">
<div lang="en-GB">
<div></div>
<div>‎“Keputusan ini diambil setelah melalui pertimbangan yang matang, demi menjaga kualitas pengalaman pameran yang ingin kami hadirkan,” demikian pernyatan tertulis Galnas dilansir dari akun media sosialnya dikutip pada Senin, (23/12).</div>
</div>
</div>
<blockquote>
<h6><strong>Baca juga:</strong></h6>
<h6><a href="https://indonesiawatch.id/galnas-bredel-pameran-tunggal-yos-suprapto-tuai-kecaman/"><strong><span style="color: #ff6600;">Galnas Bredel Pameran Tunggal Yos Suprapto‎ Tuai Kecaman</span></strong></a></h6>
</blockquote>
<div class="clear">
<div lang="en-GB">
<div>Galnas Indonesia menjelaskan, ‎pameran tunggal karya pelukis Yos Suprapto tersebut awalnya bakal berlangsung pada 20 Desember 2024 hingga 19 Januari 2025.</div>
<div></div>
<div>‎“Terpaksa ditunda karena adanya kendala teknis yang tidak dapat dihindari,” ujarnya.</div>
<div></div>
<div>Galnas Indonesia menyampaikan, pihaknya memahami kekecewaan yang mungkin ditimbulkan akibat penundaan pameran tunggal karya Yos Suprapto tersebut.</div>
<div></div>
<div>“Kami mohon maaf kepada seluruh pihak yang telah menantikan pameran tersebut,” katanya.</div>
<div></div>
<div>Lebih lanjut Galnas Indonesia menyampaikan, hubungan dengan pelukis atau seniman Yos Suprapto telah terjalin erat sejak awal tahun 2000 silamam</div>
<div></div>
<div>
<div dir="auto">“Kami terus berkomunikasi serta berkoordinasi dengan beliau untuk memastikan bahwa kondisi ini akan dikoordinasikan kembali agar dapat terus bekerja sama secara konstruktif di masa depan,” ujarnya.</div>
<div></div>
<div dir="auto">Pihak Galnas Indonesia mempersilakan para penikmat seni dan pers untuk menyampaikan pertanyaan dan mendapatkan informasi terkait pamerana tersebut melalui saluran informasi yang tersedia.</div>
<div></div>
<div dir="auto">“Kami mengundang pengunjung dan media untuk menghubungi kami melalui saluran komunikasi resmi yang tersedia,” katanya.</div>
<div dir="auto"></div>
<div>Galnas Indonesia menyampaikan terima kasih atas pengertian dan dukungan semua pihak dan  berharap dapat menyambutnya di pameran Galnas Indonesia lainnya di masa yang akan datang.</div>
<div></div>
<div>Sebelumnya, Yos Suprapto menyampaikan,‎ pameran tunggal karyanya dibatalakan pihak Galnas karena memintanya tidak memasang atau mencopot 5 karya dalam pameran tersebut.</div>
<div></div>
<div>Yos Suprapto kontan menolak permintaan tersebut karena kelima karya seni atau lukisan tersebut berkaitan dengan sosok yang pernah sangat populer di masyarakat Indonesia.</div>
<div></div>
<div>Ia menjelaskan, jika kelima lukisan tersebut diturunkan, maka ia akan membatalkan pameran secara keseluruhan dan membawa pulang semua lukisan ke Yogyakarta.</div>
<div></div>
<div>“Saya tidak mau lagi berurusan dengan Galeri Nasional dan Kementerian Kebudayaan,” ujarnya.</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
<div class="mail-message-footer spacer collapsible"><strong>[red]</strong></div>
</div>
<p>The post <a href="https://indonesiawatch.id/galnas-penghentian-pameran-karya-yos-suprapto-hasil-pertimbangan-matang/">Galnas: Penghentian Pameran Karya Yos Suprapto Hasil Pertimbangan Matang</a> appeared first on <a href="https://indonesiawatch.id">INDONESIAWATCH</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://indonesiawatch.id/galnas-penghentian-pameran-karya-yos-suprapto-hasil-pertimbangan-matang/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Galnas Bredel Pameran Tunggal Yos Suprapto‎ Tuai Kecaman</title>
		<link>https://indonesiawatch.id/galnas-bredel-pameran-tunggal-yos-suprapto-tuai-kecaman/</link>
					<comments>https://indonesiawatch.id/galnas-bredel-pameran-tunggal-yos-suprapto-tuai-kecaman/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 20 Dec 2024 13:33:20 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Mozaik]]></category>
		<category><![CDATA[News Update]]></category>
		<category><![CDATA[Breaking News]]></category>
		<category><![CDATA[Bredel Pameran Tunggal]]></category>
		<category><![CDATA[Galeri Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Galnas]]></category>
		<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Pelukis Yos Suprapto]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://indonesiawatch.id/?p=5885</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta, Indonesiawatch.id – ‎Pembatalan pameran lukisan tunggal karya Yos Suprapto bertajuk “Kebangkitan: Tanah Untuk Kedaulatan...</p>
<p>The post <a href="https://indonesiawatch.id/galnas-bredel-pameran-tunggal-yos-suprapto-tuai-kecaman/">Galnas Bredel Pameran Tunggal Yos Suprapto‎ Tuai Kecaman</a> appeared first on <a href="https://indonesiawatch.id">INDONESIAWATCH</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Indonesiawatch.id –</strong> ‎Pembatalan pameran lukisan tunggal karya Yos Suprapto bertajuk “Kebangkitan: Tanah Untuk Kedaulatan Pangan” di Galeri Nasional (Galnas), Jakarta, menuai berbagai kecaman.</p>
<p>Para pengunjung yang sudah bersiap untuk menikmati karya-karya Yos Suprapto yang dijadwalkan dibuka pada Kamis malam, (19/12), harus kecewa.</p>
<blockquote>
<h6><strong>Baca juga:</strong></h6>
<h6><strong><span style="color: #ff6600;"><a style="color: #ff6600;" href="https://indonesiawatch.id/mari-rayakan-keindahan-budaya-di-festival-indonesia-bertutur-2024/">Mari Rayakan Keindahan Budaya di Festival Indonesia Bertutur 2024</a></span></strong></h6>
</blockquote>
<p>Mereka gagal menikmati karya seni<br />
dalam pameran yang telah dipersiapkan sejak setahun terakhir karena pintu masuk ke ruangan dikunci. Bahkan, pihak Galnas menggrendel pintu utama dan mematikan lampu.</p>
<p>Yos dalam keterangan diterima pada Jumat, (20/12), mengatakan, pembatalan itu tejadi karena pihak kurator yang‎ ditunjuk Galnas, Suwarno Wisetrotomo, meminta agar 5 dari 30 lukisan harus dicopot atau diturunkan.</p>
<p>Yos menolak memenuhi permintaan tersebut. Pasalnya, kelima lukisan tersebut berkaitan dengan sosok yang pernah sangat populer di masyarakat Indonesia.</p>
<p>Ia menjelaskan, jika kelima lukisan tersebut diturunkan, maka ia akan membatalkan pameran secara keseluruhan dan membawa pulang seluruh lukisan pulang ke Yogyakarta.</p>
<p>“Saya tidak mau lagi berurusan dengan Galeri Nasional dan Kementerian Kebudayaan,” ujarnya.</p>
<p>‎‎Sementara itu, Eros Djarot yang bakal membuka acara menilai permintaan tersebut merupakan rasa khawatir yang berlebihan dari kurator.</p>
<p>“Saya rasa itu ekspresi kurator yang takut secara berlebihan,” ujarnya.</p>
<p>‎Adapun fotografer professional dan juga pengamat seni, Oscar Motulloh, menilai ini merupakan bentuk pembredelan pameran karya seni rupa pertama di era Pemerintahan Prabowo Subianto.</p>
<p><strong>[red]</strong></p>
<p>The post <a href="https://indonesiawatch.id/galnas-bredel-pameran-tunggal-yos-suprapto-tuai-kecaman/">Galnas Bredel Pameran Tunggal Yos Suprapto‎ Tuai Kecaman</a> appeared first on <a href="https://indonesiawatch.id">INDONESIAWATCH</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://indonesiawatch.id/galnas-bredel-pameran-tunggal-yos-suprapto-tuai-kecaman/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>

<!--
Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: https://www.boldgrid.com/w3-total-cache/


Served from: indonesiawatch.id @ 2026-05-02 18:50:21 by W3 Total Cache
-->