<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Glen Malcolm Conning Archives - INDONESIAWATCH</title>
	<atom:link href="https://indonesiawatch.id/tag/glen-malcolm-conning/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://indonesiawatch.id/tag/glen-malcolm-conning/</link>
	<description>Melihat Indonesia Dalam Berita</description>
	<lastBuildDate>Wed, 07 Aug 2024 13:59:54 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.4</generator>

<image>
	<url>https://indonesiawatch.id/wp-content/uploads/2024/06/cropped-logo-IW-1-e1719970085662-32x32.png</url>
	<title>Glen Malcolm Conning Archives - INDONESIAWATCH</title>
	<link>https://indonesiawatch.id/tag/glen-malcolm-conning/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Langgar Hukum Humaniter, OPM Embuskan Propaganda Tindakan Kriminalnya</title>
		<link>https://indonesiawatch.id/langgar-hukum-humaniter-opm-embuskan-propaganda-tindakan-kriminalnya/</link>
					<comments>https://indonesiawatch.id/langgar-hukum-humaniter-opm-embuskan-propaganda-tindakan-kriminalnya/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 07 Aug 2024 13:59:54 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[News Update]]></category>
		<category><![CDATA[Politik]]></category>
		<category><![CDATA[Breaking News]]></category>
		<category><![CDATA[Glen Malcolm Conning]]></category>
		<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[KKB]]></category>
		<category><![CDATA[Kombes Bayu Suseno]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://indonesiawatch.id/?p=2641</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta, Indonesiawatch.id – Distrik Alama di Kabupaten Mimika, Papua Tengah, menjadi saksi bisu dari tindakan...</p>
<p>The post <a href="https://indonesiawatch.id/langgar-hukum-humaniter-opm-embuskan-propaganda-tindakan-kriminalnya/">Langgar Hukum Humaniter, OPM Embuskan Propaganda Tindakan Kriminalnya</a> appeared first on <a href="https://indonesiawatch.id">INDONESIAWATCH</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Indonesiawatch.id</strong> – Distrik Alama di Kabupaten Mimika, Papua Tengah, menjadi saksi bisu dari tindakan brutal yang dilakukan oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) atau Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat/Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM) pada Senin, 5 Agustus 2024.</p>
<p>KKB Papua menyandera dan menghabisi nyawa pilot helikopter PT. Intan Angkasa Air Service, Glen Malcolm Conning, yang berkebangsaan Selandia Baru. Tak hanya itu, KKB juga membakar helikopter jenis IWN, MD.500 ER PK, yang mengakibatkan kerusakan total pada pesawat tersebut.</p>
<p>Usai kejadian tersebut, Satuan Tugas (Satgas) Operasi (Ops) Damai Cartenz-2024 bersama gabungan TNI-Polri dari Timika langsung bergerak menuju lokasi untuk melakukan penyisiran. Aparat berhasil mengamankan lokasi, jenazah pilot Glen Malcolm Conning dievakuasi ke Timika menggunakan helikopter jenis Karacal milik Lanud Timika.</p>
<p>Sehari setelahnya, Satgas Ops Damai Cartenz-2024 berhasil mengevakuasi 13 warga sipil menggunakan tiga helikopter Bell. Mereka tiba dengan selamat di landasan Aero Modeling Lanud Yohanis Kapiyau Mimika.</p>
<p>Juru Bicara (Jubir) TPNPB-OPM Sebby Sambom mengklaim bahwa pilot Glen Malcolm Conning adalah mata-mata aparat pemerintah untuk memantau pergerakan KKB di Mimika. Sebby berdalih Glen telah membantu mengangkut atau membawa tenaga kesehatan ke Mimika.</p>
<p>“Tapi kami bisa curiga kenapa orang Selandia Baru yang kami tahan. Kami anggap dia mata-mata untuk memantau pertahanan TPNPB, Indonesia pakai dia,” ujar Sebby. Ia mengaku belum mendapatkan informasi detil dari pasukannya terkait insiden pembunuhan tersebut. Meski demikian, ia mengingatkan bahwa Alama termasuk zona perang dan dilarang pesawat sipil terbang di wilayah tersebut. “Tapi pilot masuk ya berarti itu risiko tanggung sendiri,” katanya.</p>
<p>Kepala Satuan Tugas (Kasatgas) Hubungan Masyarakat (Humas) Operasai Damai Cartenz-2024, Komisaris Besar Polisi Bayu Suseno mengatakan, KKB melalui jubirnya tidak memiliki pengetahuan dasar tentang hukum humaniter. Kelompok separatis ini sering melakukan pembenaran atas kejahatan mereka, termasuk membunuh masyarakat sipil, warga pendatang, serta Orang Asli Papua (OAP) yang bekerja sebagai tenaga kesehatan, guru, tukang ojek, dan yang terakhir adalah pilot asal Selandia Baru tersebut.</p>
<p>“KKB kan selalu bikin propaganda untuk membuat dirinya menjadi benar, membuat alasan membunuh masyarakat sipil dengan alasan sebagai mata-mata pemerintah,” ujar Bayu dalam keterangannya kepada <em><strong>Indonesiawatch.id</strong></em>.</p>
<p>Sebelumnya, KKB telah sepakat untuk membebaskan pilot Selandia Baru lainnya Phillip Mehrtens dari penahanan selama lebih dari setahun diculik. Namun, kabar pembebasan Philip ternyata hanya propaganda belaka. “Nyatanya hari ini terjadi lagi kan? Pilot asing dibunuh oleh KKB di Distrik Alama, Kabupaten Mimika,” kata Bayu.</p>
<p>Saat ini, setelah Satgas Damai Cartenz-2024 menduduki Distrik Alama dan melakukan olah TKP serta pemeriksaan saksi, KKB justru menuduh pemerintah dan pihak militer sebagai pelaku pembunuhan pilot tersebut.</p>
<p>Di kesempatan terpisah, Tokoh Muda Papua, Otis Tabuni, menanggapi keras pernyataan Jubir KKB Sebby Sambom. Selain tidak memiliki basis pendidikan Hukum Humaniter Internasional, tindakan Sebby dinilai terus memprovokasi sayap militer separatis untuk membunuh rakyat sipil di Papua.</p>
<p>Otis menjelaskan prinsip-prinsip hukum humaniter internasional mengatur perlindungan terhadap warga sipil, tentara yang terluka, korban kapal karam, dan tawanan perang. Ia menegaskan serangan terhadap warga sipil, petugas medis, dan relawan kemanusiaan dilarang dalam hukum humaniter internasional.</p>
<p>Otis juga mempertanyakan motif Sebby Sambom dalam pernyataan-pernyataannya yang provokatif dan menyebut tindakan KKB tidak akan berdampak pada terwujudnya kemerdekaan Papua. Ia mengutuk keras peristiwa pembunuhan Glen Malcolm Conning sebagai tindakan tidak terpuji yang hanya menambah korban di kalangan rakyat sipil.</p>
<p>“Kami mengutuk peristiwa pembunuhan Glen Malcolm Conning. Kematian pilot yang merupakan bagian dari warga sipil merupakan pelanggaran hak asasi manusia, dan Sebby Sambom harus bertanggung jawab atas perbuatannya yang hoaks dan provokatif,” kata Otis.</p>
<p><strong>[red]</strong></p>
<p>The post <a href="https://indonesiawatch.id/langgar-hukum-humaniter-opm-embuskan-propaganda-tindakan-kriminalnya/">Langgar Hukum Humaniter, OPM Embuskan Propaganda Tindakan Kriminalnya</a> appeared first on <a href="https://indonesiawatch.id">INDONESIAWATCH</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://indonesiawatch.id/langgar-hukum-humaniter-opm-embuskan-propaganda-tindakan-kriminalnya/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>OPM Tembak Pilot Selandia Baru, Pangkogabwilhan III: Ini Aksi Keji dan Biadab!</title>
		<link>https://indonesiawatch.id/opm-tembak-pilot-selandia-baru-pangkogabwilhan-iii-ini-aksi-keji-dan-biadab/</link>
					<comments>https://indonesiawatch.id/opm-tembak-pilot-selandia-baru-pangkogabwilhan-iii-ini-aksi-keji-dan-biadab/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 06 Aug 2024 13:20:52 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[News Update]]></category>
		<category><![CDATA[Politik]]></category>
		<category><![CDATA[Breaking News]]></category>
		<category><![CDATA[Glen Malcolm Conning]]></category>
		<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Letjen Richard Tampubolon]]></category>
		<category><![CDATA[OPM]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://indonesiawatch.id/?p=2627</guid>

					<description><![CDATA[<p>Timika, Indonesiawatch.id – Kelompok separatis bersenjata Organisasi Papua Merdeka (OPM) tak kunjung jera melancarkan aksinya...</p>
<p>The post <a href="https://indonesiawatch.id/opm-tembak-pilot-selandia-baru-pangkogabwilhan-iii-ini-aksi-keji-dan-biadab/">OPM Tembak Pilot Selandia Baru, Pangkogabwilhan III: Ini Aksi Keji dan Biadab!</a> appeared first on <a href="https://indonesiawatch.id">INDONESIAWATCH</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Timika, Indonesiawatch.id</strong> – Kelompok separatis bersenjata Organisasi Papua Merdeka (OPM) tak kunjung jera melancarkan aksinya dalam mengganggu keamanan wilayah Papua, termasuk di wilayah Distrik Alama, Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah.</p>
<p>Pada Senin, 5 Agustus 2024, pilot PT Intan Angkasa, Glen Malcolm Conning, ditemukan tewas di dalam helikopternya. Helikopter yang dikendarai Glen mengangkut para tenaga kesehatan (nakes) yang akan memberikan pelayanan kesehatan bagi para warga Distrik Alama. Tewasnya sang pilot dikabarkan oleh saksi mata di lapangan.</p>
<p>Kelompok OPM ditengarai sebagai pihak yang bertanggung jawab atas penyerangan helikopter yang merenggut nyawa pilot Glen. Atas situasi tersebut, aparat keamanan melalui Satuan Tugas (Satgas) TNI segera mengambil langkah pengamanan wilayah dan menyusun rencana evakuasi jenazah dari lokasi kejadian untuk dibawa ke Timika guna penanganan lebih lanjut.</p>
<p>Pada Selasa (6/8), aparat berhasil mengevakuasi jenazah Glen dengan menggunakan helikopter TNI yang mendarat di Lanud Yohanis Kapiyau, Mimika, Papua. Selanjutnya, jenazah dievakuasi oleh Ambulance TNI AD ke RSUD Kabupaten Mimika untuk penanganan lebih lanjut.</p>
<p>Dalam proses evakuasi tersebut, aparat berhasil mengevakuasi para nakes, guru dan anak-anak dari lokasi kejadian di Distrik Alama. Tercatat 13 warga sipil yang terdiri dari 8 nakes, 2 guru dan 3 anak-anak berhasil dievakuasi. Di Lanud Mimika, Satgas Teritorial TNI melakukan <em>trauma healing</em> terhadap para warga sipil yang berada di lokasi saat peristiwa penembakan OPM terhadap Pilot Glen.</p>
<p>Kegiatan <em>trauma healing</em> dilakukan untuk menyembuhkan trauma warga terhadap insiden kebiadaban OPM, sehingga warga tidak berlarut-larut dalam trauma dan dapat kembali menjalankan aktivitasnya. Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Pangkogabwilhan) III, Letnan Jenderal TNI Richard Taruli Horja Tampubolon mengutuk keras pembunuhan Glen Malcolm Conning oleh OPM.</p>
<p>“Aksi biadab OPM akibatkan Pilot PT Intan Angkasa, Glen Malcolm Conning, meninggal dunia merupakan tindakan tidak berperikemanusiaan. Selama ini OPM sering melakukan propaganda dan intimidasi yang menakut-nakuti masyarakat bahwa operasi militer akan dilakukan, sehingga menyebabkan para warga mengungsi dari kampung halamannya,” kata Letjen Richard Tampubolon dalam keterangan resmi yang diterima <em><strong>Indonesiawatch.id</strong></em>.</p>
<p>Menurutnya, aksi OPM di Alama membuktikan tindakan keji OPM yang melakukan aksi gangguan keamanan melalui penyiksaan dan pembunuhan terhadap masyarakat. “Kehadiran aparat keamanan di Papua sesuai Instruksi Presiden RI bertujuan memberikan dukungan pengamanan, membantu Pemda dalam penyediaan kebutuhan dasar masyarakat dan melaksanakan komunikasi sosial inklusif dalam rangka mendukung Program Percepatan Pembangunan wilayah Papua,” ucap Richard Tampubolon.</p>
<p><strong>[red]</strong></p>
<p>The post <a href="https://indonesiawatch.id/opm-tembak-pilot-selandia-baru-pangkogabwilhan-iii-ini-aksi-keji-dan-biadab/">OPM Tembak Pilot Selandia Baru, Pangkogabwilhan III: Ini Aksi Keji dan Biadab!</a> appeared first on <a href="https://indonesiawatch.id">INDONESIAWATCH</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://indonesiawatch.id/opm-tembak-pilot-selandia-baru-pangkogabwilhan-iii-ini-aksi-keji-dan-biadab/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>

<!--
Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: https://www.boldgrid.com/w3-total-cache/


Served from: indonesiawatch.id @ 2026-05-02 16:24:12 by W3 Total Cache
-->