<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Hak Atas Tanah Archives - INDONESIAWATCH</title>
	<atom:link href="https://indonesiawatch.id/tag/hak-atas-tanah/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://indonesiawatch.id/tag/hak-atas-tanah/</link>
	<description>Melihat Indonesia Dalam Berita</description>
	<lastBuildDate>Mon, 16 Dec 2024 10:45:37 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0</generator>

<image>
	<url>https://indonesiawatch.id/wp-content/uploads/2024/06/cropped-logo-IW-1-e1719970085662-32x32.png</url>
	<title>Hak Atas Tanah Archives - INDONESIAWATCH</title>
	<link>https://indonesiawatch.id/tag/hak-atas-tanah/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Fisik Melemah, Ratusan Petani Riau dan Jambi Tetap Bertahan di Kemenhut</title>
		<link>https://indonesiawatch.id/fisik-melemah-ratusan-petani-riau-dan-jambi-tetap-bertahan-di-kemenhut/</link>
					<comments>https://indonesiawatch.id/fisik-melemah-ratusan-petani-riau-dan-jambi-tetap-bertahan-di-kemenhut/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 16 Dec 2024 10:45:37 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[News Update]]></category>
		<category><![CDATA[Breaking News]]></category>
		<category><![CDATA[Hak Atas Tanah]]></category>
		<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Kemenhut]]></category>
		<category><![CDATA[KPPR]]></category>
		<category><![CDATA[Petani Riau dan Jambi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://indonesiawatch.id/?p=5708</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta, Indonesiawatch.id – Ratusan petani dari Provinsi Riau dan Jambi menyatakan akan tetap bertahan mendirikan...</p>
<p>The post <a href="https://indonesiawatch.id/fisik-melemah-ratusan-petani-riau-dan-jambi-tetap-bertahan-di-kemenhut/">Fisik Melemah, Ratusan Petani Riau dan Jambi Tetap Bertahan di Kemenhut</a> appeared first on <a href="https://indonesiawatch.id">INDONESIAWATCH</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Indonesiawatch.id –</strong> Ratusan petani dari Provinsi Riau dan Jambi menyatakan akan tetap bertahan mendirikan kemah di depan Kantor Kementerian Kehutanan (Kemenhut).</p>
<p>“Kami akan tetap bertahan di depan gerbang Kementerian Kehutanan,” kata‎ Muhammad Riduan, Ketua Umum (Ketum) Komite‎ Pejuang Petani Rakyat (KPPR) dalam pernyataan diterima pada Senin, (16/12).</p>
<blockquote>
<h6><strong>Baca juga:</strong></h6>
<h6><strong><span style="color: #ff6600;"><a style="color: #ff6600;" href="https://indonesiawatch.id/ratusan-petani-riau-dan-jambi-ancam-tetap-berkemah-di-kemenhut/">Ratusan Petani Riau dan Jambi Ancam Tetap Berkemah di Kemenhut</a></span></strong></h6>
</blockquote>
<p>Dia menegaskan, ratusan petani dari dua provinsi ini akan tetap bertahan mendirikan kemah di depan Kemenhut sampai pemeritah memberikan hak mereka atas tanah.</p>
<p>‎“Bertahan dan mendapatkan keadilan atas hidup demi memperjuangkan tanah-tanah kami,” ujarnya.</p>
<p>Dia menegaskan, ‎para petani akan tetap berkemah meskipun kondisi kesehatannya mulai melemah setelah kelelahan jalan kaki dari Riau dan Jambi ke Jakarta.</p>
<p>“Kondisi fisik masyarakat Riau dan Jambi sudah banyak yang melemah, sakit, dan tentunya secara ekonomi kami sudah mengalami kesusahan,” ujarnya.</p>
<p>Namun demikian, hal itu takkan menyurutkan semangat perjuangan ‎ratusan petani untuk mendapatkan keadilan hak atas tanah mereka.</p>
<p>“‎Hanya dengan semangat dan solidaritas dari seluruh masyarakat Indonesia, kami yakin kami bisa bertahan dan mendapatkan keadilan,” ucapnya lantang.</p>
<p>Ratusan petani dari Riau dan Jambi itu tiba di depan Kemenhut pada Sabtu, (14/12), setelah berjalan kaki dari Pelabuhan Merak, Banten.<br />
Mereka kemudian mendirikan tenda di depan kantor tersebut.</p>
<p><strong>[red]</strong></p>
<p>The post <a href="https://indonesiawatch.id/fisik-melemah-ratusan-petani-riau-dan-jambi-tetap-bertahan-di-kemenhut/">Fisik Melemah, Ratusan Petani Riau dan Jambi Tetap Bertahan di Kemenhut</a> appeared first on <a href="https://indonesiawatch.id">INDONESIAWATCH</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://indonesiawatch.id/fisik-melemah-ratusan-petani-riau-dan-jambi-tetap-bertahan-di-kemenhut/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Ribuan Petani dari Riau dan Jambi Long-Much Menuju Jakarta</title>
		<link>https://indonesiawatch.id/ribuan-petani-dari-riau-dan-jambi-long-much-menuju-jakarta/</link>
					<comments>https://indonesiawatch.id/ribuan-petani-dari-riau-dan-jambi-long-much-menuju-jakarta/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 05 Dec 2024 07:28:13 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[News Update]]></category>
		<category><![CDATA[Breaking News]]></category>
		<category><![CDATA[Hak Atas Tanah]]></category>
		<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Long Much ke Jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[Perjuangkan Keadilan]]></category>
		<category><![CDATA[Ribuan Petani Riau dan Jambi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://indonesiawatch.id/?p=5222</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta, Indonesiawatch.id – Hujan tidak menyurutkan ribuan petani asal Riau dan Jambi untuk long-march menempuh...</p>
<p>The post <a href="https://indonesiawatch.id/ribuan-petani-dari-riau-dan-jambi-long-much-menuju-jakarta/">Ribuan Petani dari Riau dan Jambi Long-Much Menuju Jakarta</a> appeared first on <a href="https://indonesiawatch.id">INDONESIAWATCH</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Indonesiawatch.id</strong> – Hujan tidak menyurutkan ribuan petani asal Riau dan Jambi untuk long-march menempuh 1.300 kilometer (km) demi sampai di Jakarta dan mendapat keadilan atas tanah.</p>
<p>Pada hari ketiga, aksi long-much, ribuan petani dari dua provinsi itu sudah tiba di Pelabuhan Bangkaheni, Lampung, setelah berjalan kaki menempuh sekitar 800 km melewati Jambi dan Sumatera Selatan (Sumsel).</p>
<p>Sebelum naik kapal untuk menyeberang, mereka menunggu semua petani tiba di Pelabuhan Bankaheuni. Setelah semua sampai, baru naik ke kapal.</p>
<p>“Di sini kami menunggu senja untuk menyeberang ke Merak. Kami percaya perjuangan ini akan membawa perubahan positif bagi kami dan petani di seluruh Indonesia,” kata Sulaeman, petani delima asal Jambi pada, Kamis, (5/12).</p>
<p>‎Ia mengungkapkan, sejak pagi pihaknya tidak mendapatkan sinar Matahari lantaran hujan rintik-rintik terus turun sepanjang perjalanan.</p>
<p>“Namun, apapun kondisi harus kami terobos demi tujuan perjuangan,” ujar Sulaeman penuh semangat.</p>
<p>Antoni Fitra, peserta aksi long-much menambahkan, peserta terus menyanyikan lagu dan yel-yel perjuangan untuk menjaga semangat dan tekat guna mendapatkan keadilan terkait tanah.</p>
<p>“Kami terus menyanyikan yel-yel ‘Tegakkan Pasal 33 UUD 1945’ dan ‘Tanah Untuk Rakyat’ untuk menyemangati sesama peserta,” ujarnya.</p>
<p>Sementara itu, koordinator aksi, Muhammad Ridwan, menyampaikan, hujan hingga debu jalanan tidak menyurutkan peserta untuk terus melangkahkan kaki sampai Jakarta. “Kami pantang mundur!” ucapnya lantang.</p>
<p>Semangat peserta kian bertambah bergelora. Pasalnya, hingga memasuki hari ketiga aksi, Menteri Kehutanan (Menhut), Raja Juli Antoni, belum menunjukkan respons signifikan</p>
<p>Ridwan menegaskan, jika Raja Juli tidak mendengar keluh kesan dan permintaan ribuan petani dari Riau dan Jambi, pihaknya akan terus berjuang dan tidak akan menyerah.</p>
<p>“Kami akan terus maju hingga ke Jakarta dan memaksa beliau untuk mendengar rakyat,”‎ tandasnya.</p>
<p>‎Lebih lanjut Ridwan menyampaikan, aksi long-much ini bukan hanya tentang menempuh jarak yang sangat jauh, tetapi juga menyemai perlawanan yang lebih luas dan kuat.</p>
<p>“Jika mereka tetap tidak membatu, maka banjir perlawanan rakyat akan merobohkan mereka,” ujarnya.</p>
<p>Aksi ini dilakukan untuk menemui Menhut dan sejumlah pihak terkait gunya menyampaikan langsung berbagai persoalan yang dihadapi para petani di Riau dan Jambi dan memberikan jalan keluarnya.</p>
<p>Aksi long-much ini merupakan simbol perjuangan ribuan petani ‎dari Riau dan Jambi untuk mendapatkan keadilan dan hak atas tanah serta kehidupan yang lebih baik.<br />
<del><strong>[red]</strong></del></p>
<p>The post <a href="https://indonesiawatch.id/ribuan-petani-dari-riau-dan-jambi-long-much-menuju-jakarta/">Ribuan Petani dari Riau dan Jambi Long-Much Menuju Jakarta</a> appeared first on <a href="https://indonesiawatch.id">INDONESIAWATCH</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://indonesiawatch.id/ribuan-petani-dari-riau-dan-jambi-long-much-menuju-jakarta/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>

<!--
Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: https://www.boldgrid.com/w3-total-cache/


Served from: indonesiawatch.id @ 2026-06-22 19:04:28 by W3 Total Cache
-->