<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>KKB Archives - INDONESIAWATCH</title>
	<atom:link href="https://indonesiawatch.id/tag/kkb/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://indonesiawatch.id/tag/kkb/</link>
	<description>Melihat Indonesia Dalam Berita</description>
	<lastBuildDate>Wed, 25 Sep 2024 09:39:49 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.4</generator>

<image>
	<url>https://indonesiawatch.id/wp-content/uploads/2024/06/cropped-logo-IW-1-e1719970085662-32x32.png</url>
	<title>KKB Archives - INDONESIAWATCH</title>
	<link>https://indonesiawatch.id/tag/kkb/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Tuntaskan Misi Pembebasan Kapten Philip, Satgas Damai Cartenz Tuai Apresiasi dari Polisi Selandia Baru</title>
		<link>https://indonesiawatch.id/tuntaskan-misi-pembebasan-kapten-philip-satgas-damai-cartenz-tuai-apresiasi-dari-polisi-selandia-baru/</link>
					<comments>https://indonesiawatch.id/tuntaskan-misi-pembebasan-kapten-philip-satgas-damai-cartenz-tuai-apresiasi-dari-polisi-selandia-baru/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 25 Sep 2024 09:39:49 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[News Update]]></category>
		<category><![CDATA[Politik]]></category>
		<category><![CDATA[Breaking News]]></category>
		<category><![CDATA[Brigjen Faizal Ramadhani]]></category>
		<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[KKB]]></category>
		<category><![CDATA[Philip Mark Mehrtens]]></category>
		<category><![CDATA[Satgas Damai Cartenz]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://indonesiawatch.id/?p=3890</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta, Indonesiawatch.id – Kepala Operasi Damai Cartenz-2024, Brigadir Jenderal Polisi (Brigjen Pol) Faizal Ramadhani menerima...</p>
<p>The post <a href="https://indonesiawatch.id/tuntaskan-misi-pembebasan-kapten-philip-satgas-damai-cartenz-tuai-apresiasi-dari-polisi-selandia-baru/">Tuntaskan Misi Pembebasan Kapten Philip, Satgas Damai Cartenz Tuai Apresiasi dari Polisi Selandia Baru</a> appeared first on <a href="https://indonesiawatch.id">INDONESIAWATCH</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Indonesiawatch.id</strong> – Kepala Operasi Damai Cartenz-2024, Brigadir Jenderal Polisi (Brigjen Pol) Faizal Ramadhani menerima apresiasi dari Kepolisian Selandia Baru (New Zealand Police) atas keberhasilan Satgas Damai Cartenz dalam upaya pembebasan pilot Philip Mark Mehrtens.</p>
<p>Penghargaan tersebut diberikan secara langsung oleh Atase Kepolisian Selandia Baru di Hotel Fairmont, Jakarta pada Selasa, 24 September 2024.</p>
<p>Sebelumnya, Philip Mark Mehrtens berhasil dibebaskan setelah 1,5 tahun disandera oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Papua atau TPNPB-OPM pimpinan Egianus Kogoya di Kabupaten Nduga, Papua Pegunungan. Pilot Philip menjadi sandera sejak 7 Februari 2023 dan akhirnya bebas pada Sabtu, 21 September 2024, di Kampung Yuguru, Distrik Maibarok, Kabupaten Nduga.</p>
<p>Keberhasilan tersebut dicapai melalui pendekatan lunak (<em>soft approach</em>) atau upaya diplomasi yang dijalankan Satgas Damai Cartenz-2024 bersama gabungan TNI-Polri.</p>
<p>Brigjen Faizal Ramadhani menyampaikan bahwa pendekatan lunak dipilih karena masyarakat Papua sangat menjunjung tinggi nilai adat dan kekerabatan. Hal ini menjadi kunci dalam proses pembebasan, di mana hubungan relasi kekerabatan dalam KKB diidentifikasi terlebih dahulu.</p>
<p>&#8220;Pendekatan lunak penting dilakukan untuk meminimalisir korban jiwa, baik dari pihak aparat, masyarakat sipil, maupun untuk menjaga keselamatan Pilot Philip Mark Mehrtens,&#8221; ujar Brigjen Faizal.</p>
<p>Sementara itu, Pejabat Penghubung Kepolisian Selandia Baru untuk Indonesia, Inspektur Senior Paul Borrell, menyampaikan terima kasih atas berbagai upaya yang dilakukan Pemerintah Indonesia, khususnya melalui Satgas Operasi Damai Cartenz-2024 dan Gabungan TNI-Polri, yang berperan penting dalam keberhasilan pemulangan pilot Philip Mark Mehrtens kepada keluarganya.</p>
<p>&#8220;Kami menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Pemerintah Indonesia, termasuk melalui Satgas Ops Damai Cartenz-2024 dan Gabungan TNI-Polri, yang berhasil mengembalikan Pilot Philip Mark Mehrtens kembali dengan selamat ke keluarganya,&#8221; ujar Inspektur Senior Paul Borrell.</p>
<p>Kepala Satuan Tugas (Kasatgas) Humas Operasi Damai Cartenz-2024, Komisaris Besar Polisi (Kombes Pol) Bayu Suseno, menambahkan, apresiasi dari Kepolisian Selandia Baru merupakan bukti dari keberhasilan Operasi Damai Cartenz-2024 dalam menangani situasi krisis dengan hasil yang memuaskan.</p>
<p>“Tentu saja apresiasi ini merupakan keberhasilan dari Operasi Damai Cartenz-2024 yang berhasil membebaskan Pilot Philip Mark Mehrtens dengan selamat,” tutup Kombes Pol Bayu Suseno.</p>
<p>Operasi Damai Cartenz-2024 terus menunjukkan perannya dalam menjaga stabilitas keamanan di Papua, dengan tetap memprioritaskan pendekatan humanis demi menjaga keamanan masyarakat di Papua.</p>
<p><strong>[red]</strong></p>
<p>The post <a href="https://indonesiawatch.id/tuntaskan-misi-pembebasan-kapten-philip-satgas-damai-cartenz-tuai-apresiasi-dari-polisi-selandia-baru/">Tuntaskan Misi Pembebasan Kapten Philip, Satgas Damai Cartenz Tuai Apresiasi dari Polisi Selandia Baru</a> appeared first on <a href="https://indonesiawatch.id">INDONESIAWATCH</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://indonesiawatch.id/tuntaskan-misi-pembebasan-kapten-philip-satgas-damai-cartenz-tuai-apresiasi-dari-polisi-selandia-baru/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Ini Upaya Balik Layar Satgas Damai Cartenz Bebaskan Pilot Philip</title>
		<link>https://indonesiawatch.id/ini-upaya-balik-layar-satgas-damai-cartenz-bebaskan-pilot-philip/</link>
					<comments>https://indonesiawatch.id/ini-upaya-balik-layar-satgas-damai-cartenz-bebaskan-pilot-philip/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 23 Sep 2024 04:26:57 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[News Update]]></category>
		<category><![CDATA[Politik]]></category>
		<category><![CDATA[Breaking News]]></category>
		<category><![CDATA[Brigjen Faizal Ramadhani]]></category>
		<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[KKB]]></category>
		<category><![CDATA[Philip Mark Mehrtens]]></category>
		<category><![CDATA[TNPB-OPM]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://indonesiawatch.id/?p=3880</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta, Indonesiawatch.id &#8211; Pilot asal Selandia Baru Philip Mark Mehrtens akhirnya berhasil dibebaskan setelah satu...</p>
<p>The post <a href="https://indonesiawatch.id/ini-upaya-balik-layar-satgas-damai-cartenz-bebaskan-pilot-philip/">Ini Upaya Balik Layar Satgas Damai Cartenz Bebaskan Pilot Philip</a> appeared first on <a href="https://indonesiawatch.id">INDONESIAWATCH</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Indonesiawatch.id</strong> &#8211; Pilot asal Selandia Baru Philip Mark Mehrtens akhirnya berhasil dibebaskan setelah satu setengah tahun menjadi sandera Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Papua atau TPNPB-OPM pimpinan Egianus Kogoya.</p>
<p>Philip Mark Mehrtens dibebaskan pada Sabtu, 21 September 2024 setelah disandera sejak 7 Februari 2023. Ia diculik di Lapangan Terbang Distrik Paro, Kabupaten Nduga, Papua Pegunungan.</p>
<p>Kepala Operasi Satuan Tugas (Satgas) Damai Cartenz 2024, Brigadir Jenderal (Brigjen) Faizal Ramadhani mengungkapkan, keberhasilan tim gabungan TNI-Polri dan Satgas Damai Cartenz dalam upaya pembebasan Mehrtens mengedepankan upaya pendekatan lunak atau <em>soft approach</em>.</p>
<p>Strategi <em>soft approach</em> dipilih Satgas Damai Cartenz karena masyarakat Papua adalah masyarakat yang menjunjung tinggi adat dan kekerabatan. Hal tersebut merupakan nilai-nilai utama dari masyarakat Papua, sehingga yang pertama kali perlu dilakukan Satgas adalah mengidentifikasi hubungan relasi kekerabatan KKB.</p>
<p>“<em>Soft approach</em> penting dilakukan untuk meminimalisir korban jiwa dari aparat, masyarakat sipil, dan sekaligus menjaga keselamatan dari Pilot Philip,” kata Brigjen Faizal dalam keterangannya kepada wartawan pada Minggu, 22 September 2024.</p>
<p>Ia menjelaskan, dari awal upaya pembebasan berlangsung, Satgas Damai Cartenz sudah melakukan proses identifikasi terhadap KKB pimpinan Egianus Kogoya ini. Satgas melakukan <em>profiling</em> soal hubungan kekerabatan para anggota KKB tersebut dengan para tokoh di Papua.</p>
<p>&#8220;Kemudian kami lakukan <em>profiling </em>secara adatnya bagaimana, siapa dia, orang mana, bapaknya dari mana, ibunya dari mana, dan ini penting identifikasi. Sehingga dari situ kami bisa memahami. Sehingga kami bisa mencari siapa sih yang mungkin bisa diajak bicara untuk jadi tim negosiator dengan kelompok Egianus,&#8221; ujar Brigjen Faizal.</p>
<p>Setelah mengidentifikasi relasi tersebut, pihaknya kemudian memilih sejumlah tokoh untuk melakukan pendekatan <em>soft approach</em> terhadap KKB. Di antara tokoh tersebut adalah Kapolres Timika AKBP I Komang Budiartha yang sempat menjabat sebagai Kapolres Nduga dan dan eks Pj Bupati Nduga Edison Gwijangge.</p>
<p>Keduanya dianggap sebagi tokoh yang mampu menjalin relasi dan menjadi negosiator Satgas Damai Cartenz dengan KKB dalam upaya pembebasan Mehrtens.</p>
<p>&#8220;Mereka cukup mampu berbaur dengan masyarakat dan diidentifikasi oleh KKB ini cukup bagus <em>nih</em> hubungan-hubungan kekerabatannya,&#8221; katanya.</p>
<p>Faizal menambahkan, strategi <em>soft approach</em> ini pada dasarnya adalah cara Faizal mempraktikkan disertasinya kala menempuh jenjang Pendidikan doktoral. Dalam disertasi yang berjudul “Pemolisian Pada Penanganan Konflik Komunal Dengan Pendekatan Kearifan Lokal”, Faizal berkeyakinan kearifan lokal mampu menjadi cara untuk penyelesaian konflik.</p>
<p>&#8220;<em>Basic grand theory</em>-nya di situ (disertasi). Tapi yang paling utama sebenarnya kalau untuk penyelesaian masalah kita harus fokus dan terjun langsung ke Papua. Kita harus paham karena Papua sangat luas, kemudian satu daerah ke daerah lain itu ternyata banyak suku, banyak bahasa, banyak hal yang tidak bisa serta-merta digeneralisir,&#8221; urainya.</p>
<p>Ia berpandangan, saat ini kecenderungannya dalam penyelesaian permasalahan di Papua, banyak pihak menggeneralisir. “Jadi, kelemahan awalnya itu adalah seringkali menyimpulkan permasalahan Papua dari luar Papua. Padahal <em>ya</em> harus <em>involve</em> (terlibat langsung) ya di Papua, karena tiap permasalahan di daerah Papua itu spesifik,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Meski saat ini Philip Mark Mehrtens sudah berhasil dibebaskan, Brigjen Faizal menilai pada prinsipnya Satgas Damai Cartenz tidak bisa berdiri sendiri dalam menyelesaikan seluruh permasalahan di Papua. Pasalnya, Satgas Damai Cartenz ini adalah operasi kepolisian dengan strategi penegakkan hukum, sehingga perlu berkoordinasi dan berkolaborasi dengan <em>stakeholder</em> lain dalam upaya penyelesaian masalah di Papua.</p>
<p>&#8220;Itu sebenarnya sudah dilakukan oleh Damai Cartenz, bukan hanya kita bekerja sama dengan teman-teman TNI atau teman-teman kewilayahan, tapi juga kita bekerja sama dengan pemerintah daerah, kita bekerja sama dengan tokoh adat, tokoh gereja. Karena tidak mungkin bisa sendirian, itu sudah pasti tidak bisa berhasil,&#8221; kata Faizal.</p>
<p><strong>[red]</strong></p>
<p>The post <a href="https://indonesiawatch.id/ini-upaya-balik-layar-satgas-damai-cartenz-bebaskan-pilot-philip/">Ini Upaya Balik Layar Satgas Damai Cartenz Bebaskan Pilot Philip</a> appeared first on <a href="https://indonesiawatch.id">INDONESIAWATCH</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://indonesiawatch.id/ini-upaya-balik-layar-satgas-damai-cartenz-bebaskan-pilot-philip/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Lewat Pendekatan Lunak Pemerintah RI, Pilot Philip Dibebaskan OPM</title>
		<link>https://indonesiawatch.id/lewat-pendekatan-lunak-pemerintah-ri-pilot-philip-dibebaskan-opm/</link>
					<comments>https://indonesiawatch.id/lewat-pendekatan-lunak-pemerintah-ri-pilot-philip-dibebaskan-opm/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 21 Sep 2024 14:03:33 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[News Update]]></category>
		<category><![CDATA[Politik]]></category>
		<category><![CDATA[Breaking News]]></category>
		<category><![CDATA[Brigjen Faizal Ramadhani]]></category>
		<category><![CDATA[Egianus Kogoya]]></category>
		<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[KKB]]></category>
		<category><![CDATA[Kombes Bayu Suseno]]></category>
		<category><![CDATA[OPM]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://indonesiawatch.id/?p=3867</guid>

					<description><![CDATA[<p>Timika, Indonesiawatch.id &#8211; Dalam kurun waktu satu setengah tahun Pilot Susi Air Kapten Philip Mark...</p>
<p>The post <a href="https://indonesiawatch.id/lewat-pendekatan-lunak-pemerintah-ri-pilot-philip-dibebaskan-opm/">Lewat Pendekatan Lunak Pemerintah RI, Pilot Philip Dibebaskan OPM</a> appeared first on <a href="https://indonesiawatch.id">INDONESIAWATCH</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Timika, Indonesiawatch.id</strong> &#8211; Dalam kurun waktu satu setengah tahun Pilot Susi Air Kapten Philip Mark Mehrtens disandera Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Papua atau Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat/Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM) pimpinan Egianus Kogoya di wilayah Nduga, berbagai upaya telah dilakukan pemerintah Republik Indonesia untuk membebaskan Pilot Philip.</p>
<p>Setelah sekian lama melakukan pendekatan dengan berbagai tokoh, upaya pemerintah melalui aparat keamanan akhirnya berbuah hasil. Pada Sabtu, 21 September 2024 Pilot Philip berhasil dijemput oleh Tim Gabungan TNI-Polri yang tergabung dalam Satuan Tugas (Satgas) Damai Cartenz 2024.</p>
<p>Kepala Operasi (Kaops) Damai Cartenz 2024 Brigadir Jenderal Polisi (Brigjen Pol) Faizal Ramadhani menyatakan, Satgas Operasi Damai Cartenz 2024 mengedepankan upaya <em>soft approach</em> dibandingkan <em>hard approach</em> dalam upaya pembebasan Kapten Philip.</p>
<p>“Kami mengedepankan pendekatan melalui tokoh agama, tokoh gereja, tokoh adat dan keluarga dekat dari Egianus Kogoya,” kata Brigjen Pol Faizal Ramadhani dalam keterangannya di Timika, Papua pada Sabtu, 21 September 2023.</p>
<p>&#8220;Pendekatan ini penting dilakukan untuk meminimalisir jatuhnya korban jiwa baik dari aparat, masyarakat sipil dan sekaligus menjaga keselamatan dari pilot itu sendiri,&#8221; Faizal menambahkan.</p>
<p>Dirinya menyebut keberhasilan pembebasan Philip berkat pendekatan negosiasi yang melibatkan tokoh masyarakat, gereja, perempuan, dan pemuda setempat. “Kami hanya menggunakan tim negosiasi. Pilot Philip Mark Mehrtens berhasil dibebaskan tanpa pengerahan pasukan,” kata Faizal.</p>
<p>Menurut Faizal, tantangan terbesar dalam operasi pembebasan Pilot Philip Mark Mehrtens ini adalah kompleksitas kelompok KKB Papua yang lebih dari satu fraksi. Namun, dengan upaya negosiasi yang terus menerus dan pendekatan ke berbagai tokoh masyarakat, pembebasan pilot asal Selandia Baru tersebut berhasil dilakukan.</p>
<p>Kepala Satuan Tugas (Kasatgas) Humas Operasi Damai Cartenz 2024 KBP Dr Bayu Suseno mengkonfirmasi Pilot Philip berhasil dibebaskan dan dijemput oleh tim gabungan bertempat di Kampung Yuguru, Distrik Maibarok, Kabupaten Nduga. Ia langsung diterbangkan menuju  Markas Komando (Mako) Brimob Batalyon B/Timika.</p>
<p>&#8220;Ya benar sekali, hari ini (21/9) kami berhasil menjemput Pilot Philip dalam keadaan sehat. Pilot kami terbangkan dari Nduga langsung menuju Timika,&#8221; ujar Bayu kepada <strong><em>Indonesiawatch.id</em></strong>.</p>
<p>Bayu turut menyampaikan apresiasinya kepada semua pihak yang terlibat dalam operasi pembebasan Pilot Philip Mark Mehrtens ini. “Dengan pendekatan yang tepat, hari ini pilot berhasil dibebaskan dengan selamat,” pungkas Bayu.</p>
<p>Selanjutnya, Pilot Philip langsung dibawa ke ruangan khusus untuk dilakukan mitigasi medis sekaligus memastikan kondisi psikologisnya dalam keadaan stabil. Setelah kegiatan mitigasi, rencananya akan digelar konferensi pers di Posko Operasi Damai Cartenz 2024 di Mako Brimob Batalyon B/Timika.</p>
<p><strong>[</strong><strong>r</strong><strong>ed]</strong></p>
<p>The post <a href="https://indonesiawatch.id/lewat-pendekatan-lunak-pemerintah-ri-pilot-philip-dibebaskan-opm/">Lewat Pendekatan Lunak Pemerintah RI, Pilot Philip Dibebaskan OPM</a> appeared first on <a href="https://indonesiawatch.id">INDONESIAWATCH</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://indonesiawatch.id/lewat-pendekatan-lunak-pemerintah-ri-pilot-philip-dibebaskan-opm/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Koar-koar OPM Bebaskan Kapten Philip, Ini Tanggapan Satgas Damai Cartenz</title>
		<link>https://indonesiawatch.id/koar-koar-opm-bebaskan-kapten-philip-ini-tanggapan-satgas-damai-cartenz/</link>
					<comments>https://indonesiawatch.id/koar-koar-opm-bebaskan-kapten-philip-ini-tanggapan-satgas-damai-cartenz/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 18 Sep 2024 12:23:26 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[News Update]]></category>
		<category><![CDATA[Politik]]></category>
		<category><![CDATA[Breaking News]]></category>
		<category><![CDATA[Egianus Kogoya]]></category>
		<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[KKB]]></category>
		<category><![CDATA[Kombes Pol Bayu Suseno]]></category>
		<category><![CDATA[Satgas Cartenz]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://indonesiawatch.id/?p=3819</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jayapura, Indonesiawatch.id &#8211; Pernyataan pimpinan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Papua atau Tentara Pembebasan Nasional Papua...</p>
<p>The post <a href="https://indonesiawatch.id/koar-koar-opm-bebaskan-kapten-philip-ini-tanggapan-satgas-damai-cartenz/">Koar-koar OPM Bebaskan Kapten Philip, Ini Tanggapan Satgas Damai Cartenz</a> appeared first on <a href="https://indonesiawatch.id">INDONESIAWATCH</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jayapura, Indonesiawatch.id</strong> &#8211; Pernyataan pimpinan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Papua atau Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat/Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM) Kodap III/Ndugama Egianus Kogoya terkait pembebasan Kapten Philip Mark Mehrtens, pilot Susi Air yang telah disandera selama lebih dari satu tahun beredar luas di media sosial.</p>
<p>Dalam pernyataan tersebut, Pimpinan OPM Egianus Kogoya  mengeluarkan sebuah proposal pembebasan pilot. Proposal tersebut diterbitkan pada Selasa, 17 September 2024. Isinya menunjuk fasilitator untuk mediasi pembebasan Philip Mark Mehrtens.</p>
<p>Menurut Juru Bicara TPNPB-OPM, Sebby Sambom, proposal dibuat untuk merespons tuntutan yang selama ini disuarakan berbagai pihak.</p>
<p>Kepala Satuan Tugas (Kasatgas) Humas Operasi Damai Cartenz-2024, Komisaris Besar Polisi (Kombes Pol) Bayu Suseno angkat bicara terkait gagasan OPM. Menurut Bayu, timnya masih mempelajari isi proposal tersebut.</p>
<p>“Pentingnya kami memastikan bahwa proposal ini benar-benar upaya serius untuk membebaskan pilot, mengingat KKB sebelumnya kerap membuat propaganda serupa yang tidak terealisasi,&#8221; ujar Bayu Suseno dalam keterangan resmi yang diterima <em><strong>Indonesiawatch.id</strong></em>.</p>
<p>Bayu menyebut, pihaknya akan terus melakukan koordinasi dengan berbagai pihak setelah memastikan keabsahan proposal agar pembebasan pilot dapat berlangsung dengan baik dan aman.</p>
<p>Lebih lanjut, Bayu kembali meminta dukungan serta doa dari masyarakat agar rencana pembebasan berjalan lancar tanpa adanya pengingkaran dari pihak KKB.</p>
<p>&#8220;Kami mohon dukungan doa dari masyarakat agar upaya pembebasan pilot ini dapat terselenggara dengan baik, tanpa ada yang mengingkari atau berbuat curang,&#8221; pungkas Bayu.</p>
<p><strong>[red]</strong></p>
<p>The post <a href="https://indonesiawatch.id/koar-koar-opm-bebaskan-kapten-philip-ini-tanggapan-satgas-damai-cartenz/">Koar-koar OPM Bebaskan Kapten Philip, Ini Tanggapan Satgas Damai Cartenz</a> appeared first on <a href="https://indonesiawatch.id">INDONESIAWATCH</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://indonesiawatch.id/koar-koar-opm-bebaskan-kapten-philip-ini-tanggapan-satgas-damai-cartenz/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>OPM Perek Jelas Kogoya Diduga Dalang Pembunuhan Pilot Selandia Baru</title>
		<link>https://indonesiawatch.id/opm-perek-jelas-kogoya-diduga-dalang-pembunuhan-pilot-selandia-baru/</link>
					<comments>https://indonesiawatch.id/opm-perek-jelas-kogoya-diduga-dalang-pembunuhan-pilot-selandia-baru/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 14 Aug 2024 13:50:52 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[News Update]]></category>
		<category><![CDATA[Politik]]></category>
		<category><![CDATA[Breaking News]]></category>
		<category><![CDATA[Brigjen Faizal Ramadhani]]></category>
		<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[KKB]]></category>
		<category><![CDATA[Perek Jelas Kogoya]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://indonesiawatch.id/?p=2775</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta, Indonesiawatch.id – Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Papua atau Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat/Organisasi Papua...</p>
<p>The post <a href="https://indonesiawatch.id/opm-perek-jelas-kogoya-diduga-dalang-pembunuhan-pilot-selandia-baru/">OPM Perek Jelas Kogoya Diduga Dalang Pembunuhan Pilot Selandia Baru</a> appeared first on <a href="https://indonesiawatch.id">INDONESIAWATCH</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Indonesiawatch.id</strong> – Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Papua atau Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat/Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM) kembali melakukan tindakan brutal di Distrik Alama, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, pada 5 Agustus 2024.</p>
<p>KKB atau kelompok OPM menyandera dan menembak mati pilot helikopter PT. Intan Angkasa Air Service, Glen Malcolm Conning, yang berkebangsaan Selandia Baru. Tidak hanya itu, KKB juga berupaya membakar helikopter jenis IWN, MD.500 ER PK, yang mengakibatkan kerusakan total pada helikopter tersebut.</p>
<p>Atas kejadian tersebut, Satuan Tugas (Satgas) Operasi (Ops) Damai Cartenz 2024 langsung diterjunkan ke Distrik Alama dan melakukan olah TKP pada 6-7 Agustus 2024. Satgas Ops Damai Cartenz-2024 juga bersigap melakukan pengejaran terhadap KKB pelaku pembunuh pilot Glen.</p>
<p>Dari hasil penyisiran di Distrik Alama ditemukan sebuah rumah kosong yang berada di ujung bandara. Diduga rumah kosong ini yang digunakan KKB Perintakola Lokbere Alias Malas Lokbere Alias Malas Gwijangge untuk tinggal di Distrik Alama selama sepekan terakhir.</p>
<p>Berdasarkan keterangan masyarakat rumah kosong tersebut merupakan bekas koperasi yang sudah tidak digunakan lagi. Di dinding rumah terdapat gambar-gambar senjata, gambar bendera papua merdeka dan dokumen KKB lainnya.</p>
<p>Berdasarkan hasil olah TKP, Satgas menduga kuat bahwa KKB Perek Jelas Kogoya merupakan kelompok yang terlibat dalam aksi penyanderaan dan penembakan yang mengakibatkan pilot Glen meninggal dunia.</p>
<p>Kepala Operasi Damai Cartenz 2024, Brigadir Jenderal Polisi Faizal Ramadhani, mengungkapkan, dari hasil olah TKP beserta pemeriksaan terhadap saksi-saksi di lapangan diduga kuat, pelaku penyanderaan dan pembunuh pilot Glen adalah KKB Perek Jelas Kogoya.</p>
<p>KKB Perek Jelas Kogoya bermarkas di Yuguru Kabupaten Nduga dan diduga memiliki lima orang personel yang terlibat dalam aksi pembunuhan pilot Glen. Mereka di antaranya: Perintakola Lokbere alias Malas Gwijangge (20), Jeri Wandikbo (50), Irisim Gwijangge (20), Jaka Gwijangge (15) dan Analuk Amisim (36). Kesemua pelaku beralamat di kampung Geselma Kabupaten Nduga.</p>
<p>“Berdasarkan hasil olah TKP dan pemeriksaan saksi-saksi di Distrik Alama, kami telah memperoleh identitas KKB Diduga pelaku pembunuhan terhadap Pilot Glen yaitu KKB Perek Jelas Kogoya dan memilki 5 orang KKB dalam kelompok tersebut yakni Perintakola Lokbere Alias Malas Lokbere Alias Malas Gwijangge dan Kawan-kawannya,” ujar Brigjen Pol Faizal Ramadhani.</p>
<p>Kepala Satuan Tugas (Kasatgas) Humas Ops Damai Cartenz 2024, Komisaris Besar Polisi Bayu Suseno, mengatakan proses olah TKP, pengumpulan barang bukti dan alat bukti, pemeriksaan saksi telah selesai dilakukan. “Ya benar, kami telah selesai melakukan olah TKP, pengumpulan barang bukti dan alat bukti, serta pemeriksaan seluruh saksi,” kata Kombes Pol. Bayu Suseno dalam keterangan yang diterima <strong><em>Indonesiawatch.id</em></strong>.</p>
<p>“KKB ini terdiri dari lima orang dan diduga mereka berasal dari KKB pimpinan Perek Jelas Kogoya yang bermarkas di Yuguru Kabupaten Nduga. Terduga pelaku tersebut telah kami terbitkan DPO (Daftar Pencarian Orang) dan selanjutnya kami akan melakukan upaya penyidikan dan penegakan hukum,” ujar Bayu.</p>
<p>Dirinya menegaskan, terduga pelaku penyanderaan dan pembunuhan Pilot Glen dikenakan Penerapan pasal 338 KUHP Jo Pasal 55 Ayat (1) ke 1, subsider Pasal 365 Ayat (3), subsider Pasal 170 KUHP Ayat (2) ke 3, subsider Pasal 170 KUHP Ayat (2) ke 3, subsider Pasal 351 Ayat (3) KUHP.</p>
<p>Yang berbunyi, kejahatan terhadap jiwa orang dan turut serta melakukan perbuatan yang dapat dihukum dan atau pencurian dan atau kejahatan terhadap ketertiban umum dan atau penganiayaan, dengan ancaman hukuman sesuai pasal 365 ayat (3), hukuman maksimal 12 tahun, pasal 170 ayat (2) ke-3, hukuman maksimal 12 tahun dan pasal 351 ayat (3), hukuman maksimal 7 tahun.</p>
<p><strong>[red]</strong></p>
<p>The post <a href="https://indonesiawatch.id/opm-perek-jelas-kogoya-diduga-dalang-pembunuhan-pilot-selandia-baru/">OPM Perek Jelas Kogoya Diduga Dalang Pembunuhan Pilot Selandia Baru</a> appeared first on <a href="https://indonesiawatch.id">INDONESIAWATCH</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://indonesiawatch.id/opm-perek-jelas-kogoya-diduga-dalang-pembunuhan-pilot-selandia-baru/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kasus Penembakan Pilot Berdampak pada Hubungan Diplomatik RI-Selandia Baru?</title>
		<link>https://indonesiawatch.id/kasus-penembakan-pilot-berdampak-pada-hubungan-diplomatik-ri-selandia-baru/</link>
					<comments>https://indonesiawatch.id/kasus-penembakan-pilot-berdampak-pada-hubungan-diplomatik-ri-selandia-baru/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 08 Aug 2024 14:19:01 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[News Update]]></category>
		<category><![CDATA[Politik]]></category>
		<category><![CDATA[Breaking News]]></category>
		<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[KKB]]></category>
		<category><![CDATA[Usman Hamid]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://indonesiawatch.id/?p=2661</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta, Indonesiawatch.id – Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Papua atau Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat/Organisasi Papua...</p>
<p>The post <a href="https://indonesiawatch.id/kasus-penembakan-pilot-berdampak-pada-hubungan-diplomatik-ri-selandia-baru/">Kasus Penembakan Pilot Berdampak pada Hubungan Diplomatik RI-Selandia Baru?</a> appeared first on <a href="https://indonesiawatch.id">INDONESIAWATCH</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Indonesiawatch.id</strong> – Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Papua atau Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat/Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM) menghabisi nyawa pilot asal Selandia Baru, Glen Malcolm Conning, di Distrik Alama, Kabupaten Mimika, Papua Tengah pada 5 Agustus 2024.</p>
<p>Direktur Eksekutif Amnesty International Indonesia, Usman Hamid menyerukan agar pihak berwenang di Indonesia segara menyelidiki tindak kejahatan kriminal tersebut dengan membawa pelaku ke pengadilan. Usman juga mendesak agar aparat melakukan eksaminasi forensik dan otopsi jenazah korban.</p>
<p>“Karena selama ini informasi yang beredar masih dari keterangan sepihak dari Satuan Tugas Operasi Damai Cartenz, bahwa korban dibunuh oleh KKB, dan mereka mengatakan pilot tsb dibakar beserta helikopternya,” kata Usman Hamid ketika diwawancara <em><strong>Indonesiawatch.id</strong></em>.</p>
<p>Usman menerangkan, di sisi lain ada keterangan dari saksi dan foto yang memperlihatkan bahwa pilot dan helikopternya tidak dibakar. “Karena itulah kami menuntut penyelidikan yang tuntas dan objektif atas kasus pembunuhan itu. Kami pun mendesak agar dilakukan investigasi independen terhadap penembakan pilot Selandia Baru,” ujarnya.</p>
<p>Menurut Usman, tindakan saling menuding tidak akan membantu terungkapnya pelaku dari penembakan pilot Glen. Karena itu, Pemerintah Indonesia harus segera membentuk tim pencari fakta independen.</p>
<p>Selama tidak ada penyelidikan yang tuntas atas pembunuhan pilot, segala kemungkinan dapat terjadi, termasuk berpengaruh pada hubungan diplomatik RI dan Selandia Baru. “Bagaimanapun pemerintah Selandia Baru punya tanggung jawab memperhatikan seluruh warganya di Indonesia dan menuntut kejelasan atas setiap peristiwa yang menimpa warganya di Indonesia,” ucap Usman.</p>
<p>Terlepas dari implikasi diplomatik yang timbul, peristiwa pembunuhan di luar hukum tidak dapat dibenarkan dan tidak seharusnya terjadi. Usman menegaskan siapapun berhak mendapatkan perlindungan atas hak hidup.</p>
<p>“Pelanggaran hak asasi manusia yang melibatkan kelompok manapun dan warga negara manapun, harus diusut tuntas karena selama ini problem pembunuhan di luar hukum yang terjadi di Tanah Papua adalah jarang sekali ada akuntabilitasnya. Di sini ada kesan impunitas selama ini dilanggengkan,” pungkasnya.</p>
<p><strong>[red]</strong></p>
<p>The post <a href="https://indonesiawatch.id/kasus-penembakan-pilot-berdampak-pada-hubungan-diplomatik-ri-selandia-baru/">Kasus Penembakan Pilot Berdampak pada Hubungan Diplomatik RI-Selandia Baru?</a> appeared first on <a href="https://indonesiawatch.id">INDONESIAWATCH</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://indonesiawatch.id/kasus-penembakan-pilot-berdampak-pada-hubungan-diplomatik-ri-selandia-baru/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Langgar Hukum Humaniter, OPM Embuskan Propaganda Tindakan Kriminalnya</title>
		<link>https://indonesiawatch.id/langgar-hukum-humaniter-opm-embuskan-propaganda-tindakan-kriminalnya/</link>
					<comments>https://indonesiawatch.id/langgar-hukum-humaniter-opm-embuskan-propaganda-tindakan-kriminalnya/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 07 Aug 2024 13:59:54 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[News Update]]></category>
		<category><![CDATA[Politik]]></category>
		<category><![CDATA[Breaking News]]></category>
		<category><![CDATA[Glen Malcolm Conning]]></category>
		<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[KKB]]></category>
		<category><![CDATA[Kombes Bayu Suseno]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://indonesiawatch.id/?p=2641</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta, Indonesiawatch.id – Distrik Alama di Kabupaten Mimika, Papua Tengah, menjadi saksi bisu dari tindakan...</p>
<p>The post <a href="https://indonesiawatch.id/langgar-hukum-humaniter-opm-embuskan-propaganda-tindakan-kriminalnya/">Langgar Hukum Humaniter, OPM Embuskan Propaganda Tindakan Kriminalnya</a> appeared first on <a href="https://indonesiawatch.id">INDONESIAWATCH</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Indonesiawatch.id</strong> – Distrik Alama di Kabupaten Mimika, Papua Tengah, menjadi saksi bisu dari tindakan brutal yang dilakukan oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) atau Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat/Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM) pada Senin, 5 Agustus 2024.</p>
<p>KKB Papua menyandera dan menghabisi nyawa pilot helikopter PT. Intan Angkasa Air Service, Glen Malcolm Conning, yang berkebangsaan Selandia Baru. Tak hanya itu, KKB juga membakar helikopter jenis IWN, MD.500 ER PK, yang mengakibatkan kerusakan total pada pesawat tersebut.</p>
<p>Usai kejadian tersebut, Satuan Tugas (Satgas) Operasi (Ops) Damai Cartenz-2024 bersama gabungan TNI-Polri dari Timika langsung bergerak menuju lokasi untuk melakukan penyisiran. Aparat berhasil mengamankan lokasi, jenazah pilot Glen Malcolm Conning dievakuasi ke Timika menggunakan helikopter jenis Karacal milik Lanud Timika.</p>
<p>Sehari setelahnya, Satgas Ops Damai Cartenz-2024 berhasil mengevakuasi 13 warga sipil menggunakan tiga helikopter Bell. Mereka tiba dengan selamat di landasan Aero Modeling Lanud Yohanis Kapiyau Mimika.</p>
<p>Juru Bicara (Jubir) TPNPB-OPM Sebby Sambom mengklaim bahwa pilot Glen Malcolm Conning adalah mata-mata aparat pemerintah untuk memantau pergerakan KKB di Mimika. Sebby berdalih Glen telah membantu mengangkut atau membawa tenaga kesehatan ke Mimika.</p>
<p>“Tapi kami bisa curiga kenapa orang Selandia Baru yang kami tahan. Kami anggap dia mata-mata untuk memantau pertahanan TPNPB, Indonesia pakai dia,” ujar Sebby. Ia mengaku belum mendapatkan informasi detil dari pasukannya terkait insiden pembunuhan tersebut. Meski demikian, ia mengingatkan bahwa Alama termasuk zona perang dan dilarang pesawat sipil terbang di wilayah tersebut. “Tapi pilot masuk ya berarti itu risiko tanggung sendiri,” katanya.</p>
<p>Kepala Satuan Tugas (Kasatgas) Hubungan Masyarakat (Humas) Operasai Damai Cartenz-2024, Komisaris Besar Polisi Bayu Suseno mengatakan, KKB melalui jubirnya tidak memiliki pengetahuan dasar tentang hukum humaniter. Kelompok separatis ini sering melakukan pembenaran atas kejahatan mereka, termasuk membunuh masyarakat sipil, warga pendatang, serta Orang Asli Papua (OAP) yang bekerja sebagai tenaga kesehatan, guru, tukang ojek, dan yang terakhir adalah pilot asal Selandia Baru tersebut.</p>
<p>“KKB kan selalu bikin propaganda untuk membuat dirinya menjadi benar, membuat alasan membunuh masyarakat sipil dengan alasan sebagai mata-mata pemerintah,” ujar Bayu dalam keterangannya kepada <em><strong>Indonesiawatch.id</strong></em>.</p>
<p>Sebelumnya, KKB telah sepakat untuk membebaskan pilot Selandia Baru lainnya Phillip Mehrtens dari penahanan selama lebih dari setahun diculik. Namun, kabar pembebasan Philip ternyata hanya propaganda belaka. “Nyatanya hari ini terjadi lagi kan? Pilot asing dibunuh oleh KKB di Distrik Alama, Kabupaten Mimika,” kata Bayu.</p>
<p>Saat ini, setelah Satgas Damai Cartenz-2024 menduduki Distrik Alama dan melakukan olah TKP serta pemeriksaan saksi, KKB justru menuduh pemerintah dan pihak militer sebagai pelaku pembunuhan pilot tersebut.</p>
<p>Di kesempatan terpisah, Tokoh Muda Papua, Otis Tabuni, menanggapi keras pernyataan Jubir KKB Sebby Sambom. Selain tidak memiliki basis pendidikan Hukum Humaniter Internasional, tindakan Sebby dinilai terus memprovokasi sayap militer separatis untuk membunuh rakyat sipil di Papua.</p>
<p>Otis menjelaskan prinsip-prinsip hukum humaniter internasional mengatur perlindungan terhadap warga sipil, tentara yang terluka, korban kapal karam, dan tawanan perang. Ia menegaskan serangan terhadap warga sipil, petugas medis, dan relawan kemanusiaan dilarang dalam hukum humaniter internasional.</p>
<p>Otis juga mempertanyakan motif Sebby Sambom dalam pernyataan-pernyataannya yang provokatif dan menyebut tindakan KKB tidak akan berdampak pada terwujudnya kemerdekaan Papua. Ia mengutuk keras peristiwa pembunuhan Glen Malcolm Conning sebagai tindakan tidak terpuji yang hanya menambah korban di kalangan rakyat sipil.</p>
<p>“Kami mengutuk peristiwa pembunuhan Glen Malcolm Conning. Kematian pilot yang merupakan bagian dari warga sipil merupakan pelanggaran hak asasi manusia, dan Sebby Sambom harus bertanggung jawab atas perbuatannya yang hoaks dan provokatif,” kata Otis.</p>
<p><strong>[red]</strong></p>
<p>The post <a href="https://indonesiawatch.id/langgar-hukum-humaniter-opm-embuskan-propaganda-tindakan-kriminalnya/">Langgar Hukum Humaniter, OPM Embuskan Propaganda Tindakan Kriminalnya</a> appeared first on <a href="https://indonesiawatch.id">INDONESIAWATCH</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://indonesiawatch.id/langgar-hukum-humaniter-opm-embuskan-propaganda-tindakan-kriminalnya/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Bunuh Pilot Asing, OPM Berulah, Satgas Cartenz Intensifkan Penegakan Hukum</title>
		<link>https://indonesiawatch.id/bunuh-pilot-asing-opm-berulah-satgas-cartenz-intensifkan-penegakan-hukum/</link>
					<comments>https://indonesiawatch.id/bunuh-pilot-asing-opm-berulah-satgas-cartenz-intensifkan-penegakan-hukum/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 06 Aug 2024 07:29:14 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[News Update]]></category>
		<category><![CDATA[Politik]]></category>
		<category><![CDATA[Breaking News]]></category>
		<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[KKB]]></category>
		<category><![CDATA[Kombes Bayu Suseno]]></category>
		<category><![CDATA[Satgas Damai Cartenz 2024]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://indonesiawatch.id/?p=2618</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta, Indonesiawatch.id – Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Papua atau Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat/Organisasi Papua...</p>
<p>The post <a href="https://indonesiawatch.id/bunuh-pilot-asing-opm-berulah-satgas-cartenz-intensifkan-penegakan-hukum/">Bunuh Pilot Asing, OPM Berulah, Satgas Cartenz Intensifkan Penegakan Hukum</a> appeared first on <a href="https://indonesiawatch.id">INDONESIAWATCH</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Indonesiawatch.id</strong> – Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Papua atau Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat/Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM) menembak mati pilot asal Selandia Baru Glen Malcolm Conning (50) di Distrik Alama, Kabupaten Mimika, pada Senin, 5 Agustus 2024. Selain itu, KKB juga membakar helikopter jenis IWN MD-500 ER PK milik PT Intan Angkasa Air Service yang dipiloti Glen Malcolm.</p>
<p>Kepala Operasi Damai Cartenz 2024, Brigadir Jenderal Polisi Faizal Ramadhani mengkonfirmasi kebenaran peristiwa tersebut. “Benar telah terjadi penyanderaan dan pembunuhan yang dilakukan oleh KKB terhadap Mr Glen Malcolm Conning yang merupakan pilot helikopter milik PT Intan Angkasa Air Service,” ujar Brigjen Pol Faizal Ramadhani dalam keterangan tertulisnya pada Senin (5/8).</p>
<p>Faizal mengungkap, aksi pembunuhan tersebut diketahui melalui keterangan seorang saksi berinisial D. Menurut saksi, beberapa orang dari KKB langsung mendekat ketika helikopter mendarat dan membunuh pilot asing tersebut. “Mereka dicegat oleh KKB menggunakan senjata api. Kemudian pilot dan penumpang diturunkan dari helikopter dan dikumpulkan di lapangan, tepatnya sekitar lokasi helikopter mendarat,” katanya.</p>
<p>Usai pencegatan tersebut, lanjut Faizal, KKB langsung melakukan pembunuhan terhadap sang pilot. Untuk identitas empat penumpang sesuai dengan manifes dan berdasarkan informasi di lapangan seluruh penumpang dalam keadaan selamat dan berhasil dipulangkan ke rumah mereka di Alama.</p>
<p>Kepala Satuan Tugas (Kasatgas) Hubungan Masyarakat (Humas) Operasi Damai Cartenz 2024, Komisaris Besar Polisi Bayu Suseno menyatakan, Alama merupakan wilayah yang terisolasi sehingga akses ke sana hanya dapat ditempuh dengan menggunakan helikopter.</p>
<p>Bayu menyatakan, saat ini TNI-Polri serta jajaran Polres Mimika, tengah melakukan upaya-upaya penegakan hukum dan pengejaran terhadap pelaku penyanderaan dan penembakan terhadap pilot. “Kami akan terus melakukan upaya penegakan hukum terhadap KKB yang melakukan gangguan kamtibmas [keamanan dan ketertiban masyarakat] di wilayah hukum Polda Papua,” ucap Kombes Bayu.</p>
<p>Menurut Bayu, KKB adalah pelaku kejahatan kriminal yang luar biasa. Peristiwa penembakan terhadap Glen Malcolm Conning berselang hampir 18 bulan setelah penculikan pilot asal Selandia Baru lainnya, Phillip Mehrtens, yang saat ini masih ditawan KKB. Sebelumnya dirumorkan kelompok separatis bersenjata ini akan membebaskan Philip yang faktanya propaganda belaka.</p>
<p>“Nyatanya hari ini terjadi lagi <em>kan</em>? Pilot asing dibunuh oleh KKB di Distrik Alama, Kabupaten Mimika,” ucap Bayu. Ia menyebut, TNI/Polri serta jajaran Polres Mimika telah melakukan upaya penegakan hukum dan pengejaran terhadap KKB yang melakukan aksi penyanderaan dan penembakan terhadap pilot.</p>
<p>Dalam perkembangan terbaru, Satgas Damai Cartenz-2024 dan gabungan TNI Polri dari Timika telah diberangkatkan ke Distrik Alama untuk mengevakuasi jenazah pilot ke Timika dan pihak berwajib juga telah melaksanakan olah TKP.</p>
<p>Kepada <em><strong>Indonesiawatch.id</strong></em>, Kombes Bayu Suseno mengkonfirmasi bahwa Satgas Damai Cartenz-2024 dan gabungan TNI Polri dari Timika telah tiba di Distrik Alama. Mereka telah melakukan penyisiran di sekitar lokasi kejadian serta mengevakuasi jenazah pilot ke Timika. “Jenazah pilot telah dievakuasi dari Distrik Alama ke Timika dan tiba pukul 12.50 WIT. Saat ini, jenazah telah berada di RSUD Mimika untuk dilakukan <em>Visum Et Repertum</em>,” ujarnya.</p>
<p>Bayu menegaskan tindakan yang dilakukan KKB di Distrik Alama adalah aksi yang kejam dan berdampak pada kehidupan masyarakat. Adanya aksi pembunuhan terhadap pilot Glen Malcolm membuat masyarakat Alama kesulitan memeroleh dukungan bahan makanan dan fasilitas kesehatan karena penerbangan menuju Alama saat ini dihentikan.</p>
<p>Pengamat militer dan keamanan Soleman B. Ponto menyatakan, kasus penyerangan dan intimidasi terhadap pilot asing di Papua bukan hal baru. Sebelumnya KKB Papua melakukan penahanan terhadap Philip Mark Mehrtens yang hingga sekarang belum jelas penyelesaiannya. “[Insiden ini] bukan hal baru, <em>kan</em> sudah ada contoh. Pilot yang ditangkap OPM aja belum selesai. Sekali lagi itu <em>ya</em> risiko pekerjaan masuk ke Papua,” ujar Ponto kepada <em><strong>Indonesiawatch.id</strong></em>.</p>
<p>Menurutnya, hal yang bisa dilakukan pemerintah saat ini bersama aparat keamanan, yakni menempuh pendekatan penegakan hukum yang tegas terhadap kelompok separatis Papua. “Laksanakan saja penegakan hukum dengan intensif untuk mengatasi masalah di Papua ini,” kata Ponto.</p>
<p><strong>[red]</strong></p>
<p>The post <a href="https://indonesiawatch.id/bunuh-pilot-asing-opm-berulah-satgas-cartenz-intensifkan-penegakan-hukum/">Bunuh Pilot Asing, OPM Berulah, Satgas Cartenz Intensifkan Penegakan Hukum</a> appeared first on <a href="https://indonesiawatch.id">INDONESIAWATCH</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://indonesiawatch.id/bunuh-pilot-asing-opm-berulah-satgas-cartenz-intensifkan-penegakan-hukum/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>

<!--
Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: https://www.boldgrid.com/w3-total-cache/


Served from: indonesiawatch.id @ 2026-04-18 19:43:06 by W3 Total Cache
-->