<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Korupsi Impor Gula Archives - INDONESIAWATCH</title>
	<atom:link href="https://indonesiawatch.id/tag/korupsi-impor-gula/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://indonesiawatch.id/tag/korupsi-impor-gula/</link>
	<description>Melihat Indonesia Dalam Berita</description>
	<lastBuildDate>Tue, 21 Jan 2025 08:07:42 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0</generator>

<image>
	<url>https://indonesiawatch.id/wp-content/uploads/2024/06/cropped-logo-IW-1-e1719970085662-32x32.png</url>
	<title>Korupsi Impor Gula Archives - INDONESIAWATCH</title>
	<link>https://indonesiawatch.id/tag/korupsi-impor-gula/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>‎Kejagung Buru Direktur Duta Sugar International dan Dirut Kebun Tebus Mas</title>
		<link>https://indonesiawatch.id/kejagung-buru-direktur-duta-sugar-international-dan-dirut-kebun-tebus-mas/</link>
					<comments>https://indonesiawatch.id/kejagung-buru-direktur-duta-sugar-international-dan-dirut-kebun-tebus-mas/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 21 Jan 2025 08:07:42 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum]]></category>
		<category><![CDATA[News Update]]></category>
		<category><![CDATA[Breaking News]]></category>
		<category><![CDATA[Buru 2 Tersangka]]></category>
		<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[kejagung]]></category>
		<category><![CDATA[Korupsi Impor Gula]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://indonesiawatch.id/?p=6674</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta, Indonesiawatch.id – Kejaksaan Agung (Kejagung) memburu‎ Direktur PT Duta Sugar International (PT DSI), HAT,...</p>
<p>The post <a href="https://indonesiawatch.id/kejagung-buru-direktur-duta-sugar-international-dan-dirut-kebun-tebus-mas/">‎Kejagung Buru Direktur Duta Sugar International dan Dirut Kebun Tebus Mas</a> appeared first on <a href="https://indonesiawatch.id">INDONESIAWATCH</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Indonesiawatch.id –</strong> Kejaksaan Agung (Kejagung) memburu‎ Direktur PT Duta Sugar International (PT DSI), HAT, dan Direktur Utama (Dirut) PT Kebun Tebu Mas (KTM), ASB.</p>
<p>‎“Ini sedang dicari oleh tim penyidk. Kalau sudah dapat pasti kita kasih tahu,” kata Abdul Qohar, Direktur Penyidikan Pidana Khusus (Pidsus) Kejagung.</p>
<blockquote>
<h6><strong>Baca juga:</strong><br />
<strong><span style="color: #ff6600;"><a style="color: #ff6600;" href="https://indonesiawatch.id/kejagung-tahan-7-petinggi-perusahaan-tersangka-korupsi-impor-gula/">Kejagung Tahan 7 Petinggi Perusahaan Tersangka Korupsi Impor Gula</a></span></strong></h6>
</blockquote>
<p>Dikutip pada Selasa, (21/1/2025), ia menyampaikan, mereka merupakan tersangka kasus dugaan korupsi impor gula di Kemeneterian Perdagangan (Kemendag) tahun 2015–2016.</p>
<p>‎Abdul Qohar menyampaikan, keduanya mangkir pemeriksaan pada Senin, (20/1/2025), sehingga penyidik tidak bisa menahan mereka.</p>
<p>‎“Dua orang itu sudah dipanggil dengan patut, tapi tidak hadir,” ujarnya.</p>
<p>‎Kejagung menetapkan kedua petinggi perusahaan tersebut sebagai tersangka bersama 7 bos dari tujuh perusahaan yang mengimpor gula mentah yang dirilis pada Senin, (20/1/2025).</p>
<p>‎Kesembilan tersanga baru kasus korupsi impor gula tersebut yakni:</p>
<p>1. Direktur Utama (Dirut) PT Angels Products, TWN<br />
2. Presiden Direktur (Presdir) PT Andalan Furnindo, WN<br />
3. Direktur Utama (Dirut) PT Setra Usahatama Jaya, HS<br />
4. Direktur Utama (Dirut) PT Medan Sugar Industry, IS<br />
5. ‎Direktur PT Makassr Tene, TSEP<br />
6. Direktur PT Duta Sugar Interntional, HAT<br />
7. Direktur Utama (Dirut) PT Kebun Tebu Mas, AS<br />
8. Direktur Utama PT Berkah Manis Makmur,‎ HFH<br />
9. Direktur PT Permata Dunia Sukse Utama, ES‎</p>
<p>‎‎Kejagung menahan 7 tersangka selama 20 hari untuk kepentingan penyidikan kasus dugaan korupsi impor gula tersebut.</p>
<p>Tim Penyidik Pidsus Kejagung menahan tersangka TWNG, TSEP, dan ES di Rumah Tahanan (Rutan) Negara Salemba Cabang Kejagung. Sedangkan tersangka WN, AS, IS, dan HFH ditahan di Rutan Negara Salemba Cabang Kejaksaan Negeri (Kejari Jeksel).</p>
<p>Kejagung menyangka TWNG, WN, AS, IS, TSEP, HA, ASB, HFH, dan ES melanggar Pasal 2 Ayat (1) dan Pasal 3 juncto Pasal 18 Undang-Undang Republik Indonesia (UU RI) Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 juncto Pasal 55 Ayat (1) ke-1 KUHP.<br />
<strong>[red]</strong></p>
<p>The post <a href="https://indonesiawatch.id/kejagung-buru-direktur-duta-sugar-international-dan-dirut-kebun-tebus-mas/">‎Kejagung Buru Direktur Duta Sugar International dan Dirut Kebun Tebus Mas</a> appeared first on <a href="https://indonesiawatch.id">INDONESIAWATCH</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://indonesiawatch.id/kejagung-buru-direktur-duta-sugar-international-dan-dirut-kebun-tebus-mas/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Catatan Akhir Tahun 2024, 6 Kasus Korupsi Diusut Kejagung Ini Tarik Perhatian Publik</title>
		<link>https://indonesiawatch.id/catatan-akhir-tahun-2024-6-kasus-korupsi-diusut-kejagung-ini-tarik-perhatian-publik/</link>
					<comments>https://indonesiawatch.id/catatan-akhir-tahun-2024-6-kasus-korupsi-diusut-kejagung-ini-tarik-perhatian-publik/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 31 Dec 2024 10:43:33 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum]]></category>
		<category><![CDATA[News Update]]></category>
		<category><![CDATA[Breaking News]]></category>
		<category><![CDATA[Catatan Akhir Tahun 2024]]></category>
		<category><![CDATA[Emas Butik Antam]]></category>
		<category><![CDATA[Enam Kasus Korupsi]]></category>
		<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[kejagung]]></category>
		<category><![CDATA[Korupsi Impor Gula]]></category>
		<category><![CDATA[Korupsi Timah]]></category>
		<category><![CDATA[PT Duta Palma Group]]></category>
		<category><![CDATA[Tarik Perhatian Publik]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://indonesiawatch.id/?p=6180</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta, Indonesiawatch.id – Setidaknya ada 6 kasus korupsi jumbo yang menarik perhatian publik atau masyarakat...</p>
<p>The post <a href="https://indonesiawatch.id/catatan-akhir-tahun-2024-6-kasus-korupsi-diusut-kejagung-ini-tarik-perhatian-publik/">Catatan Akhir Tahun 2024, 6 Kasus Korupsi Diusut Kejagung Ini Tarik Perhatian Publik</a> appeared first on <a href="https://indonesiawatch.id">INDONESIAWATCH</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Indonesiawatch.id –</strong> Setidaknya ada 6 kasus korupsi jumbo yang menarik perhatian publik atau masyarakat yang diusut Jaksa Agung Muda Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung (Kejagung) pada tahun 2024.</p>
<p>‎Demikian disampaikan Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung, Harli Siregar, dalam konferensi pers Capaian Kinerja Kejaksaan RI 2024 di Kejagung, Jakarta, Selasa, (31/12).</p>
<blockquote>
<h6><strong>Baca juga:</strong><br />
<strong><span style="color: #ff6600;"><a style="color: #ff6600;" href="https://indonesiawatch.id/catatan-akhir-tahun-2024-ini-jumlah-buronan-yang-berhasil-ditangkap-intelijen-kejagung/">Catatan Akhir Tahun 2024, Ini Jumlah Buronan yang Berhasil Ditangkap Intelijen Kejagung</a></span></strong></h6>
</blockquote>
<p>‎Adapun keenam korupsi yang menarik perhatian publik tersebut, lanjut Harli, yakni:</p>
<p>‎<strong>1. Korupsi Tata Niaga Komoditas Timah</strong></p>
<p>Harli menyampaikan, kasus dugaan korupsi tata niaga ‎komoditas timah ini terjadi di wilayah Izin Usaha Pertambangan (IUP) PT Timah Tbk. pada tahun 2015–2022 yang kerugian negaranya sangat fantastis, yakni Rp300.003.263.938.131 (Rp300,003 triliun).</p>
<p><strong>2. Korupsi ‎Proyek Jalur Kereta Api Besitang–‎Langsa</strong></p>
<p>Ia menyampaikan, dugaan tindak pidana korupsi proyek pembangunan jalur kereta api Besitang–‎Langsa ini pada Balai Teknik Perkeretaapian Medan Tahun 2017–‎2023.</p>
<p>“Jumlah kerugian negara senilai kurang lebih Rp1 triliun,” ujar Harli.</p>
<p><strong>3. ‎Korupsi Emas Butik Antam Surabaya</strong></p>
<p>Dugaan tindak pidana korupsi ini terkait penyalahgunaan wewenang dalam penjualan emas oleh Butik Emas Logam Mulia Surabaya 01 Antam (BELM Surabaya 01 Antam) tahun 2018.</p>
<p>“Jumlah kerugian negara senilai Rp1.073.786.839.584 (Rp1,073 triliun) dan 58,135 kg emas,” kata Harli.</p>
<p>‎<strong>4. Korupsi dan Pencucian Uang Perkebunan Sawit PT Duta Palma</strong></p>
<p>Dugaan tindak pidana korupsi dan tindak pidana pencucian uang dengan tindak pidana asal tindak pidana korupsi dalam kegiatan usaha perkebunan kelapa sawit PT Duta Palma Group di Kabupaten Indragiri Hulu, ‎tak kalah menarik perhatian publik.</p>
<p>“Jumlah kerugian negara senilai Rp4.798.706.951.640 (Rp4,7 triliun) dan US$7,885,857.36,” katanya.</p>
<p><strong>5. Korupsi Pengelolaan Komoditas Emas</strong></p>
<p>Kasus dugaan tindak pidana korupsi pada Pengelolaan Kegiatan Usaha Komoditi Emas ini terjadi pada tahun 2010–2022. Kasus ini menarik perhatian publik karena kerugiannya cukup besar.</p>
<p>“Jumlah kerugian negara senilai Rp24.587.229.549,53 (Rp24,5 miliar,” katanya.</p>
<p><strong>6. ‎Korupsi Impor Gula</strong></p>
<p>Dugaan tindak pidana korupsi dalam kegiatan importasi gula di Kementerian Perdagangan (Kemendag) ini terjadi pada rentang tahun 2015–2023.</p>
<p>Adapun jumlah kerugian negaranya senilai kurang lebih Rp400 miliar. ‎Selain itu, kasus ini juga melilit mantan Menteri Perdagangan (Mendag) Thomas Trikasih Lembong atau kerap disebut Tom Lembong.</p>
<p>“Total kerugian negara dari keenam perkara tersebut yaitu Rp310.608.424.224.032, USD7,885,857.36, dan 58,135 kg emas,” ujarnya.</p>
<p>‎Lebih lanjut Harli menyampaikan, khusus kerugian negara dalam perkara komoditas timah, yakni ‎kerugian keuangan negara atas aktivitas kerja sama penyewaan alat processing penglogaman timah yang tidak sesuai ketentuan terdiri beberapa item, yakni:</p>
<p>‎*Pembayaran kerja sama penyewaan alat processing penglogaman timah oleh PT Timah Tbk kelima Smelter Swasta senilai Rp3.023.880.421.362,90.<br />
*HPP smelter PT Timah Tbk senilai Rp738.930.203.450,76<br />
Sehingga total kerugian negaranya senilai Rp2.284.950.217.912,14<br />
*Kerugian keuangan negara atas pembayaran bijih timah dari tambang timah ilegal senilai Rp26.648.625.701.519.<br />
*Kerugian keuangan negara atas kerusakan lingkungan akibat tambang timah ilegal (Ahli Lingkungan Hidup) senilai Rp271.069.688.018.700.</p>
<p>Kerugian sejumlah itu menurut ahli terdiri dari kerugian ekologi senilai Rp183.703.234.398.100, ‎ kerugian ekonomi lingkungan Rp74.479.370.880.000, dan‎ kerugian pemulihan lingkungan Rp11.887.082.740.600.</p>
<p>‎“Total kerugian negara pada perkara ini senilai Rp300.003.263.938.131,14 (Rp300,003 triliun),” ujarnya.</p>
<p>‎Adapun data perhitungan kerugian lingkungan hidup, kerugian lingkungan hidup pada kawasan hutan di Kabupaten Indragiri Hulu, Provinsi Riau, dalam perkara Dugaan Tindak Pidana Korupsi dan Tindak Pidana Pencucian Uang dengan Tindak Pidana Asal Tindak Pidana Korupsi dalam kegiatan usaha perkebunan kelapa sawit yang dilakukan oleh PT Duta Palma Group senilai Rp73.920.690.300.000 (Rp73,9 triliun.<br />
<strong>[red]</strong></p>
<p>The post <a href="https://indonesiawatch.id/catatan-akhir-tahun-2024-6-kasus-korupsi-diusut-kejagung-ini-tarik-perhatian-publik/">Catatan Akhir Tahun 2024, 6 Kasus Korupsi Diusut Kejagung Ini Tarik Perhatian Publik</a> appeared first on <a href="https://indonesiawatch.id">INDONESIAWATCH</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://indonesiawatch.id/catatan-akhir-tahun-2024-6-kasus-korupsi-diusut-kejagung-ini-tarik-perhatian-publik/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>

<!--
Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: https://www.boldgrid.com/w3-total-cache/


Served from: indonesiawatch.id @ 2026-06-04 07:19:48 by W3 Total Cache
-->