<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Malaysia Archives - INDONESIAWATCH</title>
	<atom:link href="https://indonesiawatch.id/tag/malaysia/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://indonesiawatch.id/tag/malaysia/</link>
	<description>Melihat Indonesia Dalam Berita</description>
	<lastBuildDate>Fri, 22 Aug 2025 14:35:54 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1.1</generator>

<image>
	<url>https://indonesiawatch.id/wp-content/uploads/2024/06/cropped-logo-IW-1-e1719970085662-32x32.png</url>
	<title>Malaysia Archives - INDONESIAWATCH</title>
	<link>https://indonesiawatch.id/tag/malaysia/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Sengketa Blok Ambalat, Strategi dan Langkah Penyelesaian</title>
		<link>https://indonesiawatch.id/sengketa-blok-ambalat-strategi-dan-langkah-penyelesaian/</link>
					<comments>https://indonesiawatch.id/sengketa-blok-ambalat-strategi-dan-langkah-penyelesaian/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 22 Aug 2025 14:35:54 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[News Update]]></category>
		<category><![CDATA[Opini]]></category>
		<category><![CDATA[Blok Ambalat]]></category>
		<category><![CDATA[Breaking News]]></category>
		<category><![CDATA[Malaysia]]></category>
		<category><![CDATA[Spratly Island]]></category>
		<category><![CDATA[UNCLOS 1982]]></category>
		<category><![CDATA[Wibisono]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://indonesiawatch.id/?p=7336</guid>

					<description><![CDATA[<p>Penulis Opini: Wibisono (Pengamat Militer) &#160; Jakarta, Indonesiawatch.id &#8211; Dasar hukum Malaysia untuk melakukan klaim...</p>
<p>The post <a href="https://indonesiawatch.id/sengketa-blok-ambalat-strategi-dan-langkah-penyelesaian/">Sengketa Blok Ambalat, Strategi dan Langkah Penyelesaian</a> appeared first on <a href="https://indonesiawatch.id">INDONESIAWATCH</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Penulis Opini: Wibisono (Pengamat Militer)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>Jakarta, Indonesiawatch.id</strong> &#8211; Dasar hukum Malaysia untuk melakukan klaim atas Blok Ambalat berdasarkan undang-undang <em>Essensial Powers Ordonance</em> yang disahkan pada bulan Agustus 1969 menarik dicermati.</p>
<p>Malaysia menetapkan luas teritorial laut sejauh 12 mil laut yang diukur dari garis dasar dengan menarik garis pangkal lurus menurut ketentuan Konvensi Hukum Laut 1958 mengenai Laut Teritorial dan <em>Contiguous Zone</em>. Berdasarkan undang-undang tersebut selanjutnya Malaysia mendeklarasikan secara sepihak Peta Malaysia 1979 pada 21 Desember 1979.</p>
<p>Selanjutnya, pada bulan Desember 1979 Malaysia mengeluarkan Peta Baru dengan batas terluar klaim maritim yang sangat eksesif di Laut Sulawesi. Peta tersebut secara jelas memasukkan kawasan dasar laut sebagai bagian dari Malaysia yang kemudian disebut Blok Ambalat oleh Indonesia.</p>
<p>Hanya Malaysia sendiri yang mengetahui garis pangkal dan titik pangkal untuk menentukan batas wilayahnya. Dalam pergaulan internasional suatu negara harus memberitahukan titik-titik pangkal dan garis pangkal laut teritorialnya agar negara lain dapat mengetahuinya.</p>
<p>Peta 1979 yang dikeluarkan pemerintah Malaysia tersebut tidak hanya mendapat protes Indonesia saja tetapi juga dari Filipina, Singapura, Thailand, Tiongkok, Vietnam, karena dianggap sebagai upaya atas perebutan wilayah negara lain.</p>
<p>Filipina dan Tiongkok misalnya mengajukan protes terkait Spratly Island. Pada bulan April tahun 1980, Singapura mengirimkan protesnya terkait dengan Pedra Branca (Pulau Batu Puteh). Protes juga dilayangkan oleh Vietnam, Taiwan, Thailand dan United Kingdom atas nama Brunei Darussalam.</p>
<p>Dengan demikian, klaim Malaysia terhadap wilayah territorial berdasarkan Peta 1979 tidak mendapat pengakuan dari negara-negara tetangga dan dunia internasional. Namun, Malaysia tetap menjadikan Peta 1979 tetap menjadi peta resmi yang berlaku hingga saat ini.</p>
<p>Ditinjau dari hukum laut internasional, Malaysia bukanlah Negara Kepulauan, oleh karena itu tidak dibenarkan menarik garis pangkal demikian sebagai penentuan batas laut wilayah dan landas kontinennya. Malaysia hanyalah negara pantai biasa yang hanya dibenarkan menarik garis pangkal normal.</p>
<p>Penyelesaian sengketa Ambalat yang paling efektif adalah melalui negosiasi dan perundingan bilateral antara Indonesia dan Malaysia, dengan mengutamakan prinsip-prinsip hukum internasional seperti UNCLOS 1982. Jika negosiasi tidak berhasil, opsi lain yang bisa ditempuh adalah melibatkan pihak ketiga melalui mediasi atau arbitrase, atau jika diperlukan, penyelesaian sengketa dapat dibawa ke Mahkamah Internasional.</p>
<p>Akankah sengketa ini akan selesai? Kita tunggu negosiasi <em>first track</em> yang dilakukan pemerintah Indonesia.</p>
<p><em>Notes: Opini atau tulisan ini merupakan sepenuhnya tanggung jawab penulis</em></p>
<p>The post <a href="https://indonesiawatch.id/sengketa-blok-ambalat-strategi-dan-langkah-penyelesaian/">Sengketa Blok Ambalat, Strategi dan Langkah Penyelesaian</a> appeared first on <a href="https://indonesiawatch.id">INDONESIAWATCH</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://indonesiawatch.id/sengketa-blok-ambalat-strategi-dan-langkah-penyelesaian/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Disebut PM Malaysia Batal Ketemu Karena Sakit, Prabowo Malah Pimpin Ratas Setelah dari Mesir</title>
		<link>https://indonesiawatch.id/disebut-pm-malaysia-batal-ketemu-karena-sakit-prabowo-malah-pimpin-ratas-setelah-dari-mesir/</link>
					<comments>https://indonesiawatch.id/disebut-pm-malaysia-batal-ketemu-karena-sakit-prabowo-malah-pimpin-ratas-setelah-dari-mesir/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 23 Dec 2024 10:35:31 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Internasional]]></category>
		<category><![CDATA[News Update]]></category>
		<category><![CDATA[Politik]]></category>
		<category><![CDATA[Anwar ibrahim]]></category>
		<category><![CDATA[Breaking News]]></category>
		<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Malaysia]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://indonesiawatch.id/?p=6003</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta, Indonesiawatch.id &#8211; Perdana Menteri Malaysia sebut Presiden Prabowo Subianto tak menemuinya karena sakit. Ternyata...</p>
<p>The post <a href="https://indonesiawatch.id/disebut-pm-malaysia-batal-ketemu-karena-sakit-prabowo-malah-pimpin-ratas-setelah-dari-mesir/">Disebut PM Malaysia Batal Ketemu Karena Sakit, Prabowo Malah Pimpin Ratas Setelah dari Mesir</a> appeared first on <a href="https://indonesiawatch.id">INDONESIAWATCH</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Indonesiawatch.id &#8211;</strong> Perdana Menteri Malaysia sebut Presiden Prabowo Subianto tak menemuinya karena sakit. Ternyata setelah dari kunjungan Mesir, Prabowo langsung memimpin rapat terbatas di Lanud Halim Perdanakusuma.</p>
<p>Berdasarkan keterangan resmi Biro Sekretariat Presiden, Senin (23/12), pesawat kepresidenan yang membawa Prabowo mendarat pukul 10.45 WIB. Kedatangan Prabowo setelah menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke-11 Developing Eight (D-8) di Kairo, Mesir.</p>
<p>Kepulangan Prabowo dan rombongan disambut Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Budi Gunawan, Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, serta Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi. Lalu ada Panglima TNI Agus Subiyanto, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, dan Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Muhammad Herindra.</p>
<p>Prabowo menggelar rapat terbatas dengan para pejabat penyambut di ruang tunggu naratetama Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma. Agenda ratas adalah membahas persiapan keamanan menjelang Natal 2024 dan tahun baru 2025.</p>
<p>Dalam kesempatan itu, Prabowo menyampaikan ucapan terima kasih kepada jajarannya yang terus berusaha keras memastikan Natal dan tahun baru berjalan lancar. Selain itu, dalam pertemuan tersebut Prabowo menekankan pentingnya mitigasi antisipasi bencana.</p>
<p>&#8220;Prabowo menekankan pentingnya koordinasi antara berbagai pihak dan penyebaran informasi kepada masyarakat terkait perkembangan cuaca terkini,&#8221; seperti dikutip dari keterangan resmi Biro Sekretariat Presiden.</p>
<p><strong>[Red]</strong></p>
<p>The post <a href="https://indonesiawatch.id/disebut-pm-malaysia-batal-ketemu-karena-sakit-prabowo-malah-pimpin-ratas-setelah-dari-mesir/">Disebut PM Malaysia Batal Ketemu Karena Sakit, Prabowo Malah Pimpin Ratas Setelah dari Mesir</a> appeared first on <a href="https://indonesiawatch.id">INDONESIAWATCH</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://indonesiawatch.id/disebut-pm-malaysia-batal-ketemu-karena-sakit-prabowo-malah-pimpin-ratas-setelah-dari-mesir/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Tumbangkan Harimau Malaya, Indonesia Melaju ke Final Piala AFF U-19</title>
		<link>https://indonesiawatch.id/tumbangkan-harimau-malaya-indonesia-melaju-ke-final-piala-aff-u-19/</link>
					<comments>https://indonesiawatch.id/tumbangkan-harimau-malaya-indonesia-melaju-ke-final-piala-aff-u-19/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 28 Jul 2024 08:45:12 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[News Update]]></category>
		<category><![CDATA[Olahraga]]></category>
		<category><![CDATA[Breaking News]]></category>
		<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Indra Sjafri]]></category>
		<category><![CDATA[Malaysia]]></category>
		<category><![CDATA[Timnas U-19]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://indonesiawatch.id/?p=2422</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta, Indonesiawatch.id – Tim Nasional (Timnas) Indonesia U-19 memastikan tiket di final Piala AFF U-19...</p>
<p>The post <a href="https://indonesiawatch.id/tumbangkan-harimau-malaya-indonesia-melaju-ke-final-piala-aff-u-19/">Tumbangkan Harimau Malaya, Indonesia Melaju ke Final Piala AFF U-19</a> appeared first on <a href="https://indonesiawatch.id">INDONESIAWATCH</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Indonesiawatch.id</strong> – Tim Nasional (Timnas) Indonesia U-19 memastikan tiket di final Piala AFF U-19 2024 atau ASEAN U-19 Boys Championship. Garuda Muda berhasil menekuk Timnas Malaysia U-19 dengan skor tipis 1-0 pada babak semifinal di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Jawa Timur pada 27 Juli 2024.</p>
<p>Di partai final, Indonesia akan berhadapan dengan Thailand. Sebelumnya, tim Gajah Perang berhasil menyingkirkan Australia di semifinal. Di babak pertama Indonesia vs Malaysia bermain imbang tanpa gol.</p>
<p>Gol Indonesia baru tercipta pada menit ke-78. Gol itu merupakan buah tendangan Muhammad Alfharezzi Buffon yang membentur tiang, lalu masuk ke gawang Malaysia usai mengenai Muhammad Haziq Aiman.</p>
<p>Pemain timnas Indonesia beberapa kali mengancam pertahanan Malaysia sejak babak pertama. Sayangnya, sejumlah upaya yang dilakukan masih belum membuahkan hasil. Unggul penguasaan bola dan peluang, membuat Merah Putih berada di atas angin.</p>
<p>Sejumlah peluang yang didapat Timnas Indonesia di antaranya sundulan Arkhan Kaka memanfaatkan lemparan jauh Muhammad Mufli Hidayat pada menit ketiga. Upaya Figo Denis dari luar kotak penalti masih belum membuahkan hasil. Tembakannya pada menit ke-11 itu masih menyamping dari gawang Malaysia.</p>
<p>Indonesia mengancam pada menit ke-14. Tembakan Jens Raven dari jarak dekat masih bisa diblok pemain belakang Malaysia. Peluang Indonesia tercipta pada menit ke-55. Tembakan Riski yang sudah mengarah ke gawang berhasil diantisipasi kiper Malaysia, Muhammad Haziq Aiman.</p>
<p>Pada menit ke-64, Indonesia berhasil mendapatkan peluang emas. Tendangan Dony Tri masih bisa diblok oleh barisan belakang Malaysia hingga membuahkan tendangan sudut. Upaya Welber Jardim pada menit ke-68 juga masih belum membuahkan hasil. Pemain nomor 12 itu mengirim umpan Jens Raven melambung jauh dari gawang.</p>
<p>Serangan Indonesia pada menit ke-75 juga tak optimal. Tendangan Welber Jardim masih melesat, sama halnya dengan upaya Toni Firmansah semenit kemudian. Karena skor masih imbang hingga babak kedua, pelatih Indra Sjafri melakukan perubahan strategi. Rizki Afrisal dan Arlyansyah Abdulmanan dimasukkan, mengganti Arkhan Kaka dan Figo Denis.</p>
<p>Strategi Indonesia membuahkan hasil. Gol Indonesia tercipta pada menit ke-78 lewat sebuah kemelut, Muhammad Alfharezzi Buffon menendang bola yang menyasar tiang. Bola tendangan Buffon mengenai Haziq Aiman, masuk ke gawang Malaysia.</p>
<p>Memasuki lima menit akhir pertandingan, Indonesia mendapat tekanan dari Malaysia, tapi lini belakang tim Merah-Putih bisa menghalau serangan. Hingga peluit panjang wasit, Indonesia menang 1-0.</p>
<p>Pelatih Timnas Indonesia U-19 Indra Sjafri mengungkapkan perubahan strategi pada babak kedua sebagai kunci kemenangan 1-0 Indonesia atas Malaysia U-19. Coach Indra Sjafri menurunkan dua striker sejak awal, Jens Raven dan Arkhan Kaka dalam formasi 3-5-2 atau 5-3-2.</p>
<p>Formasi ini tak berjalan sesuai rencana sehingga pada babak kedua Indra mengubahnya dengan memasukkan dua sayap cepat Riski Afrisal dan Arlyansyah Abdulmanan untuk menggantikan Arkhan Kaka dan Figo Dennis.</p>
<p>Perubahan ini berjalan sesuai rencana karena Indonesia menjadi lebih agresif dalam melancarkan serangan yang akhirnya membuat Muhammad Alfharezzi Buffon memecah kebuntuan pada menit ke-77.</p>
<p>“Kita lihat dari tim analisis kita, para pelatih, ada celah yang bisa dimanfaatkan di mana kita di pinggir. Pada babak pertama kita kalah orang dan setelah itu saya minta asisten pelatih menyiapkan dua winger masuk untuk merubah 3-5-2 menjadi 3-4-3, menarik satu gelandang dan satu striker,” kata Indra Sjafri dilansir <em><strong>Antara</strong></em>.</p>
<p>Perubahan formasi dan pergantian pemain meningkatkan daya gedor dan lini serang Timnas Indonesia. “Alhamdulillah respon kami dari situasi tersebut berjalan seusai rencana,” ucapnya.</p>
<p>Kemenangan ini memutus rekor buruk Indonesia atas Harimau Malaya dalam Piala AFF U-19 yang belum pernah menang sejak turnamen ini digelar pada 2002.</p>
<p>“Simpan saja statistik itu. Yang jelas kita bersyukur,” ucap Indra.</p>
<p>Menurutnya, Piala AFF U-19 sangat penting untuk membentuk tim sebelum penyelenggaraan turnamen yang lebih besar seperti Piala Asia U-20 2025 dan Piala Dunia U-20 2025. Filosofi sepakbola, lanjut Indra, tidak hanya soal kalah dan menang melawan negara lain.</p>
<p>“Tapi kalau sudah bertanding mempertaruhkan [martabat] Indonesia dengan negara lain ya tidak bisa menggunakan filosofi itu karena harga diri netizen dan harga diri bangsa semuanya, untuk mencapai itu semua bersatu padu,” pungkasnya.</p>
<p><strong>[red]</strong></p>
<p>The post <a href="https://indonesiawatch.id/tumbangkan-harimau-malaya-indonesia-melaju-ke-final-piala-aff-u-19/">Tumbangkan Harimau Malaya, Indonesia Melaju ke Final Piala AFF U-19</a> appeared first on <a href="https://indonesiawatch.id">INDONESIAWATCH</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://indonesiawatch.id/tumbangkan-harimau-malaya-indonesia-melaju-ke-final-piala-aff-u-19/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>

<!--
Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: https://www.boldgrid.com/w3-total-cache/


Served from: indonesiawatch.id @ 2026-09-20 04:19:38 by W3 Total Cache
-->