<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Mba Rara Archives - INDONESIAWATCH</title>
	<atom:link href="https://indonesiawatch.id/tag/mba-rara/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://indonesiawatch.id/tag/mba-rara/</link>
	<description>Melihat Indonesia Dalam Berita</description>
	<lastBuildDate>Thu, 29 Aug 2024 00:53:29 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.4</generator>

<image>
	<url>https://indonesiawatch.id/wp-content/uploads/2024/06/cropped-logo-IW-1-e1719970085662-32x32.png</url>
	<title>Mba Rara Archives - INDONESIAWATCH</title>
	<link>https://indonesiawatch.id/tag/mba-rara/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Heboh Mba Rara di PON Aceh, Iskada: Kami Tak Terima Pawang Kemusyrikan!</title>
		<link>https://indonesiawatch.id/heboh-mba-rara-di-pon-aceh-iskada-kami-tak-terima-pawang-kemusyrikan/</link>
					<comments>https://indonesiawatch.id/heboh-mba-rara-di-pon-aceh-iskada-kami-tak-terima-pawang-kemusyrikan/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 29 Aug 2024 00:53:29 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[News Update]]></category>
		<category><![CDATA[Azwir Nazar]]></category>
		<category><![CDATA[Breaking News]]></category>
		<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Iskada Aceh]]></category>
		<category><![CDATA[Mba Rara]]></category>
		<category><![CDATA[PON Aceh]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://indonesiawatch.id/?p=3194</guid>

					<description><![CDATA[<p>Banda Aceh, Indonesiawatch.id – Masyarakat Aceh digegerkan dengan kabar kehadiran pawang hujan Rara Istiati Wulandari,...</p>
<p>The post <a href="https://indonesiawatch.id/heboh-mba-rara-di-pon-aceh-iskada-kami-tak-terima-pawang-kemusyrikan/">Heboh Mba Rara di PON Aceh, Iskada: Kami Tak Terima Pawang Kemusyrikan!</a> appeared first on <a href="https://indonesiawatch.id">INDONESIAWATCH</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Banda Aceh, Indonesiawatch.id</strong> – Masyarakat Aceh digegerkan dengan kabar kehadiran pawang hujan Rara Istiati Wulandari, atau beken dikenal Mba Rara, dalam rangka persiapan hajatan Pekan Olahraga Nasional (PON) di Provinsi Aceh.</p>
<p>Kabar itu tersiar lewat surat nomor: 400.4/10492 yang dikeluarkan Pj Gubernur Aceh Safrizal Za tertanggal 28 Agustus 2024. Surat tersebut ditujukan kepada Ditujukan Pimpinan PT Wijaya Karya Gedung (Persero) dan PT Nindya Karya (Persero) dengan judul surat: Keberadaan Pawang Hujan di Stadion Harapan Bangsa.</p>
<p>Tak main-main surat tersebut ditembuskan ke sejumlah pihak mulai dari Wali Nanggroe Aceh, Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Aceh, Pangdam Iskandar Muda, Kapolda Aceh, Kajati Aceh, dan Ketua MPU (Majelis Permusyawaratan Ulama) Aceh.</p>
<p>Dalam surat tersebut, Pj Gubernur Aceh Safrizal Za menyampaikan tiga imbauan terkait praktik pawang hujan Mba Rara di Stadion Harapan Bangsa (SHB). Pertama, mengklarifikasi keberadaan aktivitas tersebut kepada Pemprov Aceh. Kedua, menyampaikan permohonan maaf kepada publik karena kegiatan tersebut bertentangan dengan nilai-nilai syariat Islam.</p>
<p>Terakhir, segera memulangkan Mba Rara agar tidak menimbulkan kegaduhan di masyarakat sekaligus mempublikasikan kepulangannya. Sejumlah pihak mengapresiasi langkah tegas Safrizal Za dalam menyetop potensi polemik Mba Rara di Negeri Serambi Mekkah.</p>
<p>Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat (DPP) Iskada Aceh, Azwir Nazar menyebut, kehadiran Pawang Hujan Mba Rara dalam persiapan perhelatan PON di Aceh tidak sesuai dengan kearifan lokal di Aceh dan berpotensi menjadi tontonan kesyirikan.</p>
<p>“Kita melihat dari video yang beredar, sangat kita sayangkan. Karena Aceh daerah syariat dan kita punya adat sendiri dalam menggelar even yang besar. Seperti zikir dan doa,” ujar Azwir Nazar alias Tgk Turki dalam keterangannya kepada <strong><em>Indonesiawatch.id</em></strong>.</p>
<p>Iskada juga mengapresiasi tindakan cepat Pj Gubernur untuk meminta klarifikasi, permohonan maaf serta memulangkan Mba Rara. Iskada menyebut, nama Mba Rara popular saat bertindak sebagai pawang hujan di even MotoGP Mandalika. Namun, di Aceh peranannya dinilai kurang cocok karena tidak relevan dengan adat budaya Aceh yang berlandaskan syariat Islam.</p>
<p>&#8220;Hati hati sekali, jangan nanti pawang hujan justru menjadi pawang kemusyrikan,” tutup Azwir yang mantan Presiden PPI Turki dan Sekjen Panglima Laot Aceh ini.</p>
<p><strong>[red]</strong></p>
<p>The post <a href="https://indonesiawatch.id/heboh-mba-rara-di-pon-aceh-iskada-kami-tak-terima-pawang-kemusyrikan/">Heboh Mba Rara di PON Aceh, Iskada: Kami Tak Terima Pawang Kemusyrikan!</a> appeared first on <a href="https://indonesiawatch.id">INDONESIAWATCH</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://indonesiawatch.id/heboh-mba-rara-di-pon-aceh-iskada-kami-tak-terima-pawang-kemusyrikan/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>

<!--
Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: https://www.boldgrid.com/w3-total-cache/


Served from: indonesiawatch.id @ 2026-04-20 02:44:33 by W3 Total Cache
-->