<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Nia Kurnia Sari Archives - INDONESIAWATCH</title>
	<atom:link href="https://indonesiawatch.id/tag/nia-kurnia-sari/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://indonesiawatch.id/tag/nia-kurnia-sari/</link>
	<description>Melihat Indonesia Dalam Berita</description>
	<lastBuildDate>Sat, 21 Sep 2024 14:05:40 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0</generator>

<image>
	<url>https://indonesiawatch.id/wp-content/uploads/2024/06/cropped-logo-IW-1-e1719970085662-32x32.png</url>
	<title>Nia Kurnia Sari Archives - INDONESIAWATCH</title>
	<link>https://indonesiawatch.id/tag/nia-kurnia-sari/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Perburuan 11 Hari, Polisi Sikat Pelaku Pembunuh Gadis Penjual Gorengan</title>
		<link>https://indonesiawatch.id/perburuan-11-hari-polisi-sikat-pelaku-pembunuh-gadis-penjual-gorengan/</link>
					<comments>https://indonesiawatch.id/perburuan-11-hari-polisi-sikat-pelaku-pembunuh-gadis-penjual-gorengan/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 20 Sep 2024 14:06:34 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum]]></category>
		<category><![CDATA[News Update]]></category>
		<category><![CDATA[Breaking News]]></category>
		<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Indra Septiarman]]></category>
		<category><![CDATA[Irjen Suharyono]]></category>
		<category><![CDATA[Kapolda Sumbar]]></category>
		<category><![CDATA[Nia Kurnia Sari]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://indonesiawatch.id/?p=3860</guid>

					<description><![CDATA[<p>Padang Pariaman, Indonesiawatch.id – Polisi berhasil meringkus Indra Septiarman atau IS (26), tersangka pembunuh gadis...</p>
<p>The post <a href="https://indonesiawatch.id/perburuan-11-hari-polisi-sikat-pelaku-pembunuh-gadis-penjual-gorengan/">Perburuan 11 Hari, Polisi Sikat Pelaku Pembunuh Gadis Penjual Gorengan</a> appeared first on <a href="https://indonesiawatch.id">INDONESIAWATCH</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Padang Pariaman, Indonesiawatch.id – </strong>Polisi berhasil meringkus Indra Septiarman atau IS (26), tersangka pembunuh gadis penjual gorengan Nia Kurnia Sari atau NKS (18) di Padang Pariaman, Sumatra Barat (Sumbar). Selain menghabisi nyawa remaja malang itu, IS juga diduga memperkosa Nia kemudian mengubur korban sekitar 300 meter dari lokasi kejadian.</p>
<p>“Pada Jumat (6/9) lalu, korban sedang berjualan. Sekitar pukul 17.50 WIB (korban) melewati sebuah lokasi yang merupakan tempat berkumpul tersangka,” kata Kapolda Sumbar Inspektur Jenderal (Irjen) Polisi Suharyono dalam keterangannya dalam jumpa pers di Mapolres Padang Pariaman pada Jumat, 20 September 2024.</p>
<p>Polisi mengungkap NKS diseret sejauh 2 kilometer sebelum tersangka melakukan aksi cabul dan pemerkosaan terhadap korban. Hal itu dilakukan IS dengan dalih mencari lokasi aman untuk melancarkan aksi mesumnya agar tidak terendus warga.</p>
<p>Suharyono membeberkan kronologi di mana awalnya tersangka bersama tiga temannya memanggil korban untuk membeli gorengan. “Korban berada di tempat nongkrong tersangka hingga pukul 18.30 WIB dan kembali berjalan kaki untuk pulang melalui Tempat Kejadian Perkara (TKP),” ujarnya.</p>
<p>Suharyono menyebut, syahwat IS berkobar melihat korban dan sudah merencanakan aksi pemerkosaan. Tersangka bahkan sudah menyiapkan tali rafia untuk mengikat korban jika melawan. Korban dicegat tersangka sekitar 200 meter dari lokasi kejadian jual beli gorengan.</p>
<p>“Tersangka ini langsung menjatuhkan korban di TKP pertama yang berjarak kurang lebih 200 meter dari lokasi tersangka nongkrong,” kata Suharyono.</p>
<p>Usai menjatuhkan korban, tersangka langsung menyeret korban sejauh kurang lebih 2 kilometer dari TKP pertama tempat korban dijatuhkan atau ditemukannya bukti gorengan yang dijual korban.</p>
<p>“Di tempat itu, tersangka melampiaskan nafsunya untuk memerkosa korban dan membawa korban sejauh kurang lebih 300 meter ke lokasi korban ditemukan terkubur tanpa busana,” kata Suharyono.</p>
<p>Menurutnya, luka-luka yang ada di tubuh korban saat ditemukan diduga karena diseret tersangka.  “Setelah itu, tersangka langsung meninggalkan korban dalam keadaan terkubur tersebut dan kembali ke tempat nongkrongnya,” beber Suharyono.</p>
<p>Setelah 2 hari, tepatnya pada Minggu (8/9), jasad korban ditemukan terkubur tanpa busana oleh warga yang melakukan pencarian. Pada hari ditemukannya korban, IS langsung melarikan diri ke arah hutan yang ada di daerah tersebut.</p>
<p>Suharyono menyebut, pihaknya melakukan berbagai cara, termasuk membentuk tim khusus, untuk menangkap IS yang bersembunyi di atas loteng sebuah rumah kosong yang terletak di Nagari 2X11 Kayu Tanam. “Tim yang melakukan penangkapan akhirnya menemukan tersangka setelah 11 hari melakukan penyelidikan dan pengejaran,” katanya.</p>
<p>Irjen Suharyono menyebut IS punya latar belakang residivis dan sudah lama berurusan dengan polisi. Latar belakangnya sebagai preman dan pelaku kejahatan, membuat polisi kesulitan menangkapnya. Ia membeber, IS adalah residivis yang pada 2013 pernah berurusan dengan kepolisian terkait pencabulan. Pada 2017, IS juga dijeruji berkaitan dengan kejahatannya yang berkaitan dengan narkoba.</p>
<p>“Sebenarnya tersangka ini bukan orang sembarangan. Sehingga itulah pencarian 10 hari itu cukup sulit. Dengan kebesaran Allah dan juga ketelitian dan kesabaran para penyidik dan tim gabungan akhirnya menemukan tersangka,” kata Suharyono.</p>
<p>Kapolda menyebut, pihaknya sudah beberapa kali melakukan penyergapan terhadap tersangka. Namun, IS selalu lolos saat penyergapan. “Saat pelarian pertama, saat hujan deras pelaku masuk hutan dan tersangka lolos dari penyergapan. Kita hanya menemukan sandal dan tas. Kemudian 2 harinya kami upayakan penyergapan lagi, tapi dia lolos lagi karena berpindah tempat. Sementara di hari 9 kami kembali melakukan penyergapan, namun dia kembali lolos. Dan, akhirnya di hari 11 dia ditemukan,” ungkapnya.</p>
<p>Selama pelarian, IS kerap berpindah-pindah tempat di daerah Kecamatan Kayu Tanam dengan cara keluar masuk hutan. Hal itu dilakukan karena IS adalah warga asli dan menguasai medan setempat.</p>
<p>“Akhir cerita di hari Kamis (19/9) pukul 15.03 itu, tersangka berada [bersembunyi] di atas atap di salah satu rumah kosong. Atas bantuan dari masyarakat kemudian secara bersama-sama mencari dan menemukan pelaku yang bersembunyi. Tersangka kemudian diupayakan diturunkan dengan tidak mudah,” pungkas Suharyono.</p>
<p><strong>[red]</strong></p>
<p>The post <a href="https://indonesiawatch.id/perburuan-11-hari-polisi-sikat-pelaku-pembunuh-gadis-penjual-gorengan/">Perburuan 11 Hari, Polisi Sikat Pelaku Pembunuh Gadis Penjual Gorengan</a> appeared first on <a href="https://indonesiawatch.id">INDONESIAWATCH</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://indonesiawatch.id/perburuan-11-hari-polisi-sikat-pelaku-pembunuh-gadis-penjual-gorengan/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Menyisir Hutan, Polisi Buru IS, Otak Pelaku Pembunuhan Gadis Penjual Gorengan</title>
		<link>https://indonesiawatch.id/menyisir-hutan-polisi-buru-is-otak-pelaku-pembunuhan-gadis-penjual-gorengan/</link>
					<comments>https://indonesiawatch.id/menyisir-hutan-polisi-buru-is-otak-pelaku-pembunuhan-gadis-penjual-gorengan/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 16 Sep 2024 13:30:51 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum]]></category>
		<category><![CDATA[News Update]]></category>
		<category><![CDATA[AKBP Ahmad Faisol Amir]]></category>
		<category><![CDATA[Breaking News]]></category>
		<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Iptu AA Reggy]]></category>
		<category><![CDATA[Nia Kurnia Sari]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://indonesiawatch.id/?p=3784</guid>

					<description><![CDATA[<p>Padang Pariaman, Indonesiawatch.id – Kepolisian Resor (Polres) Padang Pariaman menetapkan IS (26) sebagai tersangka dalam...</p>
<p>The post <a href="https://indonesiawatch.id/menyisir-hutan-polisi-buru-is-otak-pelaku-pembunuhan-gadis-penjual-gorengan/">Menyisir Hutan, Polisi Buru IS, Otak Pelaku Pembunuhan Gadis Penjual Gorengan</a> appeared first on <a href="https://indonesiawatch.id">INDONESIAWATCH</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Padang Pariaman, Indonesiawatch.id – </strong>Kepolisian Resor (Polres) Padang Pariaman menetapkan IS (26) sebagai tersangka dalam kasus tewasnya Nia Kurnia Sari, gadis penjual gorengan yang ditemukan terkubur di Kabupaten Padang Pariaman, Sumatra Barat (Sumbar). Dengan ditetapkannya IS tersangka, kotak pandora kasus pembunuhan dan pemerkosaan terhadap Nia perlahan terkuak.</p>
<p>Kepastian penetapan status tersangka IS diungkap Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasat Reskrim) Polres Padang Pariaman Iptu AA Reggy. “Berdasarkan fakta, barang bukti, dan keterangan saksi, kami telah menetapkan tersangka dalam kasus ini inisial IS,” ujar Iptu Reggy dalam keterangan resminya.</p>
<p>Iptu Reggy menerangkan, polisi dibantu warga masih memburu IS yang kabur ke hutan di sekitar lokasi pembunuhan. “IS ditetapkan tersangka merupakan hasil dari penyelidikan kita dan saat ini terduga pelaku itu masih kita buru,” katanya.</p>
<div id="attachment_3786" style="width: 660px" class="wp-caption aligncenter"><img fetchpriority="high" decoding="async" aria-describedby="caption-attachment-3786" class="wp-image-3786 size-full" src="https://indonesiawatch.id/wp-content/uploads/2024/09/dikepung-polisi-pelaku-pembunuhan-gadis-penjual-gorengan-kabur-pakai-celana-tanpa-baju-oos.jpg" alt="" width="650" height="433" /><p id="caption-attachment-3786" class="wp-caption-text"><em><strong>IS Tersangka Kasus Pembunuhan Nia (Istimewa)</strong></em></p></div>
<p>Menurutnya, tersangka IS mengenali lokasi hutan tersebut, sehingga polisi dan warga cukup kesulitan meringkusnya. IS adalah warga yang bertetangga dusun dengan korban Nia Kurnia, yaitu di Korong Pasa Surau, Juha Guguak, Kecamatan 2&#215;11 Kayu Tanam.</p>
<h6><strong>Baca juga:</strong><br />
<a href="https://indonesiawatch.id/bentuk-tim-khusus-polisi-memburu-pelaku-pembunuhan-gadis-penjual-gorengan-di-sumbar/"><span style="color: #ff6600;"><strong>Bentuk Tim Khusus, Polisi Memburu Pelaku Pembunuhan Gadis Penjual Gorengan di Sumbar</strong></span></a></h6>
<p>Sehari sebelumnya, pada Minggu (15/9), polisi berhasil menemukan tas diduga milik IS yang tertinggal saat melarikan diri saat diburu polisi. Iptu Reggy menyebut, IS diduga kuat melarikan diri ke pelosok hutan di Kenagarian Guguak, Pasar Galombang Kayu Tanam.</p>
<p>Kapolres Padang Pariaman AKBP Ahmad Faisol Amir membenarkan penemuan tas milik tersangka IS. “Berdasarkan keterangan saksi lainnya tas yang ditemukan identik dengan tersangka,” kata AKBP Ahmad Faisol Amir dalam keterangannya di Padang Pariaman pada Minggu, 15 September 2024.</p>
<p>Dalam tas ransel tersebut terdapat jaket, selimut kamping, bahkan sejumlah peralatan diduga untuk mengonsumsi sabu-sabu. Di samping itu, di dalam tas juga terdapat alat pemukul knuckle dan perbekalan lainnya. Penemuan tas ini membuat warga geram, diduga kuat ada yang membantu pelaku selama pelarian di hutan.</p>
<h6><strong>Baca juga:</strong><br />
<a href="https://indonesiawatch.id/gadis-penjaja-gorengan-tewas-terkubur-tanpa-busana-diduga-korban-pembunuhan/"><span style="color: #ff6600;"><strong>Gadis Penjaja Gorengan Tewas Terkubur Tanpa Busana, Diduga Korban Pembunuhan</strong></span></a></h6>
<p>Sebelumnya diberitakan Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid humas) Polda Sumatra Barat (Sumbar) Komisaris Besar Polisi (Kombes Pol) Dwi Sulistyawan mengatakan identitas terduga pelaku sudah mulai mengerucut, dan kepolisian telah membentuk tim khusus untuk terus melakukan pengejaran terhadap tersangka.</p>
<p>Kombes Dwi juga mengajak masyarakat setempat ikut mendoakan dan mendukung pihaknya agar tersangka bisa segera ditemukan. “<em>Ya</em>, tentunya kami juga mohon doa dan <em>support</em> dari rekan-rekan media dan masyarakat agar terduga pelaku bisa segera kami temukan dan tangkap,” kata Dwi.</p>
<p>Dari pengejaran terduga pelaku, polisi menemukan barang bukti diduga milik pelaku sehingga mengerucut ke arah terduga pelaku berinisial IS. Namun, sebelumnya polisi terlebih dulu menemukan barang bukti milik korban berupa pakaian korban maupun penggalian keterangan terhadap saksi di sekitar TKP dan saksi dari perjalanan.</p>
<p><strong>[red]</strong></p>
<p>The post <a href="https://indonesiawatch.id/menyisir-hutan-polisi-buru-is-otak-pelaku-pembunuhan-gadis-penjual-gorengan/">Menyisir Hutan, Polisi Buru IS, Otak Pelaku Pembunuhan Gadis Penjual Gorengan</a> appeared first on <a href="https://indonesiawatch.id">INDONESIAWATCH</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://indonesiawatch.id/menyisir-hutan-polisi-buru-is-otak-pelaku-pembunuhan-gadis-penjual-gorengan/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Bentuk Tim Khusus, Polisi Memburu Pelaku Pembunuhan Gadis Penjual Gorengan di Sumbar</title>
		<link>https://indonesiawatch.id/bentuk-tim-khusus-polisi-memburu-pelaku-pembunuhan-gadis-penjual-gorengan-di-sumbar/</link>
					<comments>https://indonesiawatch.id/bentuk-tim-khusus-polisi-memburu-pelaku-pembunuhan-gadis-penjual-gorengan-di-sumbar/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 16 Sep 2024 02:27:56 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum]]></category>
		<category><![CDATA[News Update]]></category>
		<category><![CDATA[Breaking News]]></category>
		<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Kombes Dwi Sulistyawan]]></category>
		<category><![CDATA[Nia Kurnia Sari]]></category>
		<category><![CDATA[Polda Sumbar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://indonesiawatch.id/?p=3772</guid>

					<description><![CDATA[<p>Pariaman, Indonesiawatch.id – Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid humas) Polda Sumatra Barat (Sumbar) Komisaris Besar...</p>
<p>The post <a href="https://indonesiawatch.id/bentuk-tim-khusus-polisi-memburu-pelaku-pembunuhan-gadis-penjual-gorengan-di-sumbar/">Bentuk Tim Khusus, Polisi Memburu Pelaku Pembunuhan Gadis Penjual Gorengan di Sumbar</a> appeared first on <a href="https://indonesiawatch.id">INDONESIAWATCH</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Pariaman, Indonesiawatch.id</strong> – Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid humas) Polda Sumatra Barat (Sumbar) Komisaris Besar Polisi (Kombes Pol) Dwi Sulistyawan menyatakan, pihaknya masih memburu terduga pelaku pembunuhan Nia Kurnia Sari (18), gadis penjual gorengan yang ditemukan terkubur di Korong Pasa Surau, Nagari Guguak, Padang Pariaman, Sumbar beberapa waktu lalu.</p>
<p>Kepolisian juga telah membentuk Tim Khusus untuk mengungkap kasus tersebut. Tim Khusus terdiri dari kesatuan Polda Sumbar dan Polresta Padang Pariaman yang bertugas mencari terduga pelaku pembunuhan Nia yang jenazahnya ditemukan tanpa busana pada 10 September 2024.</p>
<p>Menurut Dwi, identitas terduga pelaku mulai mengerucut kepada satu orang. “Sampai saat ini tim khusus masih melakukan pencarian terduga pelaku, dan beberapa hari yang lalu tim khusus ini berhasil menemukan berapa barang bukti yang diduga ada kaitannya dengan peristiwa ini,” kata Kombes Dwi Sulistyawan dalam keterangannya di Padang Pariaman pada Jumat, 13 September 2024.</p>
<p>Dwi menjelaskan, lambannya penangkapan disebabkan pelaku menguasai medan dan segera melarikan diri dan menghilangkan alat bukti saat mengendus keberadaan petugas. Polisi juga belum bisa memastikan motif pelaku menghabisi nyawa korban.</p>
<h6><strong>Baca juga:</strong><br />
<a href="https://indonesiawatch.id/gadis-penjaja-gorengan-tewas-terkubur-tanpa-busana-diduga-korban-pembunuhan/"><span style="color: #ff6600;"><strong>Gadis Penjaja Gorengan Tewas Terkubur Tanpa Busana, Diduga Korban Pembunuhan</strong></span></a></h6>
<p>Dirinya menyebut polisi masih memetakkan lokasi kaburnya terduga pelaku. Polisi telah mengantongi identitas terduga pelaku dan menargetkan penangkapan dengan segera. “Pelaku ini menguasai medan, sehingga ketika kita tangkap, jadi mereka bisa segera melarikan diri. Pelaku cukup pintar dan lihai,” kata Kombes Pol Dwi Sulistyawan.</p>
<p>Saat ini pihaknya tengah melakukan koordinasi dengan sejumlah Polres di Sumbar, dalam mendeteksi keberadaan pelaku. “Kami mohon doa dan dukungan dari rekan-rekan media dan seluruh lapisan masyarakat agar pelaku dapat segera tertangkap,” ujarnya.</p>
<p>Sebelumnya, Nia Kurnia Sari (NKS), gadis penjual gorengan, warga Korong Pasar Surau, Nagari Guguak, Kecamatan 2&#215;11, Kayu Tanam, Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat, dilaporkan hilang sejak Jumat, 6 September 2024, diduga tewas dibunuh.</p>
<p>Jenazah korban ditemukan terkubur di sudut Pusaro Sikumbang (Pemakaman Umum) di wilayah tersebut pada Minggu, 8 September 2024.  Berdasarkan keterangan pihak keluarga, korban berjualan gorengan keliling saban hari mulai pukul 16.00 WIB hingga pukul 18.00 WIB.</p>
<p>Korban berangkat berjualan dari rumah terakhir kali pada Jumat, 6 Agustus 2024. Saat itu, korban mengenakan kaos oblong warna hitam dan celana dengan warna yang sama. Namun hingga Jumat malam korban tak kunjung pulang ke rumah.</p>
<p>Pihak keluarga bersama warga kemudian melakukan pencarian hingga Sabtu dini hari, namun korban tak juga ditemukan. Selanjutnya  hal tersebut dilaporkan ke pihak berwajib.</p>
<p>Saat pencarian korban bersama <a href="https://bpbd.sumbarprov.go.id/"><strong>BPBD</strong></a> Padang Pariaman, warga menemukan jilbab dan dagangan korban berserakan di semak-semak pinggir jalan yang kerap dilalui korban. Keesokan harinya, tim SAR gabungan yang terdiri dari TNI, Polri bersama Pemerintah Nagari dan warga setempat kemudian menemukan keberadaan korban dalam posisi terkubur di dekat Tempat Pemakaman Umum.</p>
<p><strong>[red]</strong></p>
<p>The post <a href="https://indonesiawatch.id/bentuk-tim-khusus-polisi-memburu-pelaku-pembunuhan-gadis-penjual-gorengan-di-sumbar/">Bentuk Tim Khusus, Polisi Memburu Pelaku Pembunuhan Gadis Penjual Gorengan di Sumbar</a> appeared first on <a href="https://indonesiawatch.id">INDONESIAWATCH</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://indonesiawatch.id/bentuk-tim-khusus-polisi-memburu-pelaku-pembunuhan-gadis-penjual-gorengan-di-sumbar/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>

<!--
Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: https://www.boldgrid.com/w3-total-cache/


Served from: indonesiawatch.id @ 2026-06-25 21:25:16 by W3 Total Cache
-->