<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>pemain sirkus Archives - INDONESIAWATCH</title>
	<atom:link href="https://indonesiawatch.id/tag/pemain-sirkus/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://indonesiawatch.id/tag/pemain-sirkus/</link>
	<description>Melihat Indonesia Dalam Berita</description>
	<lastBuildDate>Sat, 03 May 2025 05:54:27 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.4</generator>

<image>
	<url>https://indonesiawatch.id/wp-content/uploads/2024/06/cropped-logo-IW-1-e1719970085662-32x32.png</url>
	<title>pemain sirkus Archives - INDONESIAWATCH</title>
	<link>https://indonesiawatch.id/tag/pemain-sirkus/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Pakar Hukum Pidana: Sudah Benar SP3 Kasus Dugaan Eksploitasi Mantan Pekerja Sirkus OCI</title>
		<link>https://indonesiawatch.id/pakar-hukum-pidana-sudah-benar-sp3-kasus-dugaan-eksploitasi-mantan-pekerja-sirkus-oci/</link>
					<comments>https://indonesiawatch.id/pakar-hukum-pidana-sudah-benar-sp3-kasus-dugaan-eksploitasi-mantan-pekerja-sirkus-oci/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 03 May 2025 05:54:27 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum]]></category>
		<category><![CDATA[Breaking News]]></category>
		<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[OCI]]></category>
		<category><![CDATA[pemain sirkus]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://indonesiawatch.id/?p=7084</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta, Indonesiawatch.id – Kasus dugaan eksploitasi terhadap eks pemain sirkus Oriental Circus Indonesia (OCI) membuat...</p>
<p>The post <a href="https://indonesiawatch.id/pakar-hukum-pidana-sudah-benar-sp3-kasus-dugaan-eksploitasi-mantan-pekerja-sirkus-oci/">Pakar Hukum Pidana: Sudah Benar SP3 Kasus Dugaan Eksploitasi Mantan Pekerja Sirkus OCI</a> appeared first on <a href="https://indonesiawatch.id">INDONESIAWATCH</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Indonesiawatch.id –</strong> Kasus dugaan eksploitasi terhadap eks pemain sirkus Oriental Circus Indonesia (OCI) membuat ramai di media sosial. Komisi XIII DPR RI meminta Mabes Polri agar membuka kembali kasus yang sudah lebih 27 tahun lalu.</p>
<p>Sementara pihak kepolisian sudah mengeluarkan Surat Perintah Penghentian Penyidikan (SP3), atas kasus yang pernah dilaporkan tersebut pada tahun 1997. Pengakuan yang disampaikan sejumlah mantan pemain sirkus tidak cukup menjadi alasan dibukanya kembali perkara oleh kepolisian.</p>
<p>Pakar hukum pidana dari Universitas Trisakti Abdul Fickar Hadjar berpendapat apabila keterangan korban masih sama dengan sebelumnya saat kasus pertama kali ditangani oleh polisi maka pembuktian hukum dinilai lemah.</p>
<p>Sejauh ini, kasus tersebut berdasarkan pada pengakuan korban sementara tidak ada saksi yang menguatkan terjadinya peristiwa pidana seperti dugaan penyiksaan dan penyetruman yang dilaporkan korban.</p>
<p>&#8220;Terkecuali jika keterangannya berbeda dengan keterangan yang lama, itu bisa dijadikan bukti baru untuk membuka perkara yang lama,&#8221; ujar Abdul Fickar Hadjar kepada <strong>Indonesiawatch.id.</strong></p>
<p>Abdul Fickar Hadjar mengatakan bahwa pemberiaan SP3 oleh pihak kepolisian atas dugaan eksploitasi mantan pekerja sirkus OCI, sudah benar. Pasalnya, pembuktian atas kasus tersebut sangat lemah, karena tidak didukung bukti visum dan dokumentasi lainnya.</p>
<p>Menurut Abdul, SP3 bisa dibuka kembali jika ada bukti baru yang menguatkan bahwa peristiwa pidana tersebut memang terjadi. “Sebenarnya perkara itu sudah ditutup, kecuali ada perkembangan baru dari bukti yang pernah ada pada waktu lalu,” ujarnya kepada.</p>
<p>Selain alat bukti, menurut Abdul, jika ada keterangan saksi yang berbeda dengan keterangan yang lama, itu juga bisa dijadikan bukti baru. “Jika keterangannya berbeda dengan keterangan yang lama, itu bisa dijadikan bukti baru untuk membuka kembali perkara yang lama,” katanya.</p>
<p>Sementara itu, kuasa hukum mantan pemain sirkus Oriental Circus Indonesia (OCI), Muhammad Soleh, mendorong kepolisian agar mencabut SP3, kasus dugaan kekerasan dan eksploitasi terhadap kliennya.</p>
<p>Pencabutan SP3 itu diperlukan agar proses hukum terhadap kasus tersebut dapat kembali dilanjutkan. “Kalau laporan sekarang tentu terhalang kedaluwarsa, oleh karena itu Polri harus mencabut SP3 itu,” ujar Soleh seperti dikutip dari media.</p>
<p>Salah satu putra pendiri Oriental Circus Indonesia, Jansen Manangsang sudah menyampaikan bahwa dari hasil investigasi Komnas HAM, tidak ditemukan adanya penganiayaan dan penyiksaan.</p>
<p>Jansen juga menegaskan bahwa pihaknya memang tidak pernah melakukan kekerasan dan eksploitasi terhadap para pemain sirkusnya. &#8220;Hewan saja kami sayang, apalagi manusia,&#8221; kata Jansen ketika RDP bersama Komisi III DPR RI, di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Senin (21/04).</p>
<p>Seperti diketahui, OCI didirikan oleh Hadi Manangsang di tahun 1967 (tbc). Bersama 3 putranya Jansen Manangsang, Frans Manangsang, Tony Sumampau yang juga menjadi pemain sirkus, Hadi membesarkan OCI hingga berhenti beroperasi pada tahun 2019.</p>
<p><strong>[red]</strong></p>
<p>The post <a href="https://indonesiawatch.id/pakar-hukum-pidana-sudah-benar-sp3-kasus-dugaan-eksploitasi-mantan-pekerja-sirkus-oci/">Pakar Hukum Pidana: Sudah Benar SP3 Kasus Dugaan Eksploitasi Mantan Pekerja Sirkus OCI</a> appeared first on <a href="https://indonesiawatch.id">INDONESIAWATCH</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://indonesiawatch.id/pakar-hukum-pidana-sudah-benar-sp3-kasus-dugaan-eksploitasi-mantan-pekerja-sirkus-oci/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Ekspresi Mantan Pemain Sirkus OCI Berubah-ubah di Podcast, Analis Mikroekspresi: Karena Sudah Sering Muncul di Talkshow</title>
		<link>https://indonesiawatch.id/ekspresi-mantan-pemain-sirkus-oci-berubah-ubah-di-podcast-analis-mikroekspresi-karena-sudah-sering-muncul-di-talkshow/</link>
					<comments>https://indonesiawatch.id/ekspresi-mantan-pemain-sirkus-oci-berubah-ubah-di-podcast-analis-mikroekspresi-karena-sudah-sering-muncul-di-talkshow/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 03 May 2025 05:42:40 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum]]></category>
		<category><![CDATA[News Update]]></category>
		<category><![CDATA[Breaking News]]></category>
		<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[kasus OCI]]></category>
		<category><![CDATA[pemain sirkus]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://indonesiawatch.id/?p=7081</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta, Indonesiawatch.id – Mantan pemain sirkus Oriental Circus Indonesia (OCI) melakukan talkshow di berbagai podcast...</p>
<p>The post <a href="https://indonesiawatch.id/ekspresi-mantan-pemain-sirkus-oci-berubah-ubah-di-podcast-analis-mikroekspresi-karena-sudah-sering-muncul-di-talkshow/">Ekspresi Mantan Pemain Sirkus OCI Berubah-ubah di Podcast, Analis Mikroekspresi: Karena Sudah Sering Muncul di Talkshow</a> appeared first on <a href="https://indonesiawatch.id">INDONESIAWATCH</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Indonesiawatch.id –</strong> Mantan pemain sirkus Oriental Circus Indonesia (OCI) melakukan <em>talkshow</em> di berbagai <em>podcast</em> atau siniar untuk menceritakan kisah selama menjadi pemain sirkus. Mulai dari <em>podcast</em> Deddy Corbuzier, Denny Sumargo, Hotman Paris dan <em>podcast</em> lainnya.</p>
<p>Analis Gestur &amp; Mikroekspresi Monica Kumalasari mengatakan telah terjadi perubahan ekspresi para mantan pemain sejak pertama kali muncul di podcast Deddy Corbuzier, dibandingkan ekspresi mereka di <em>podcast</em> lainnya. Penyebabnya, kata Monica, karena para mantan pemain sirkus tersebut sudah sering muncuk di acara <em>talkshow</em>.</p>
<p>“Jadi kalau kita melihat, menganalisa ekspresi seseorang, kita harus tanya, mereka sudah berapa kali muncul di <em>talkshow</em>. Karena sesuatu yang disampaikan secara berulang-ulang, maka ekspresi intensitas dari emosinya akan berkurang,” ujarnya kepada <strong>Indonesiawatch.id</strong>, baru-baru ini.</p>
<p>Menurutnya para eks pemain sirkus OCI tersebut lebih terlihat emosional di <em>podcast</em> Deddy. Setelah itu, mereka menunjukkan ekspresi yang lebih tenang di <em>podcast</em> lainnya.</p>
<p>“Jadi yang pertama di Deddy. Di [podcast] Densu, itu si Fifi misalnya, sudah kelihatan lebih tenang. Sementara waktu di Deddy Corbuzier, masih menampilkan emosi yang intens. Jadi kalau ini sudah sering muncul, emosinya akan ada perubahan,” ujarnya.</p>
<p>Monica menilai, emosi yang paling nyata adalah ketika mereka tampil di <em>podcast</em> Deddy. “Emosi yang paling real adalah emosi yang pertama kali, mereka diwawancarai. Jadi perhatikan kalau mereka sering cerita. Akhirnya sudah jadi biasa saja. Itu perlu dipahami,” ujarnya.</p>
<p>Karena itu, katanya, jika ada yang menilai tentang perubahan ekspresi mereka di konten <em>podcast</em>, itu karena mereka telah terbiasa menyampaikan kisah mereka kepada publik. “Jadi kok mereka nggak ekspresif di podcast ini, karena sesuatu yang diulang-ulang, jadi biasa,” katanya.</p>
<p>Menurut penilaian Monica, pernyataan para mantan pemain sirkus OCI selalu spontan dan konsisten di setiap <em>podcast</em>. “Ini kita bisa lihat dari ekspresi mikro yang Nampak di mereka,” katanya.</p>
<p>“Dari pola komunikasi non verbalnya, kita lihat ada konsistensi, ketika seseorang mengatakan sesuatu saat awal, terus kemudian secara random ditanyakan lagi, ini terlihat ada konsistensinya,” sambungnya.</p>
<p>Meski demikian, menurut Monica, ada beberapa bagian pernyataan para mantan pemain sirkus OCI, yang tidak meyakinkan. Misalnya ketika Ida bercerita ada pemukulan, kata Monica, dia menyampaikan dengan lembut dan terburu-buru.</p>
<p>“Karena si Ida ini ketika ngomong dipukul, terus ngomongnya dipercepat seperti menghindari sesuatu. Kalau orang biasanya tidak jujur atau <em>unsure</em>, dia akan seperti itu. <em>Unsure</em>, dia lihat nggak temannya dipukul, kalau nggak salah,” katanya.</p>
<p>Monica mengatakan, ada kemungkinan peristiwa pemukulan tersebut disampaikan terburu-buru oleh Ida, karena mereka sudah sering mengalaminya ketika menjadi pemain sirkus. “Atau dipukul adalah hal biasa,” katanya.</p>
<p>Karena itu, menurut Monica, pemukulan yang dialami para mantan pemain sirkus tidak terlalu menjadi atensi karena sudah sering terjadi. “Cuma yang secara dramatik mereka ingat, misalnya disuruh makan kotoran gajah, terus disetrum. Nah karena dipukul ini mungkin jadi biasa di mereka, sehingga atensinya tidak sekuat disetrum dan dikasih kotoran gajah,” ujarnya.</p>
<p>“Tapi ketika mengatakan kotoran gajah dan sebagainya, itu Ida ekspresi ida itu <em>disgust</em>. Dan ketika dia diulangi lagi menceritakan itu, muncul <em>disgust</em> jijik. Kata kuncinya, ada ekspresi jijik, kemudian menampakan ekspresi <em>fear</em>, Jadi berkesesuaian dengan apa yang dibaca secara mikro, makronya juga demikian. Verbalnya pun begitu,” sambungnya.</p>
<p>Seperti diketahui, para eks pemain sirkusi OCI diduga menjadi korban eksploitasi kerja sekitar 30 tahun silam. Mereka menuntut keadilan melalui talkshow di berbagai podcast. Dalam <em>talkshow</em> tersebut, para eks pemain sirkus OCI menceritakan kisah kepedihan mereka saat menjadi pemain sirkus.</p>
<p><strong>[red]</strong></p>
<p>The post <a href="https://indonesiawatch.id/ekspresi-mantan-pemain-sirkus-oci-berubah-ubah-di-podcast-analis-mikroekspresi-karena-sudah-sering-muncul-di-talkshow/">Ekspresi Mantan Pemain Sirkus OCI Berubah-ubah di Podcast, Analis Mikroekspresi: Karena Sudah Sering Muncul di Talkshow</a> appeared first on <a href="https://indonesiawatch.id">INDONESIAWATCH</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://indonesiawatch.id/ekspresi-mantan-pemain-sirkus-oci-berubah-ubah-di-podcast-analis-mikroekspresi-karena-sudah-sering-muncul-di-talkshow/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>

<!--
Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: https://www.boldgrid.com/w3-total-cache/


Served from: indonesiawatch.id @ 2026-04-17 21:01:39 by W3 Total Cache
-->