<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Pusat Hilirisasi Getah Pinus Archives - INDONESIAWATCH</title>
	<atom:link href="https://indonesiawatch.id/tag/pusat-hilirisasi-getah-pinus/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://indonesiawatch.id/tag/pusat-hilirisasi-getah-pinus/</link>
	<description>Melihat Indonesia Dalam Berita</description>
	<lastBuildDate>Wed, 11 Dec 2024 09:08:48 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.4</generator>

<image>
	<url>https://indonesiawatch.id/wp-content/uploads/2024/06/cropped-logo-IW-1-e1719970085662-32x32.png</url>
	<title>Pusat Hilirisasi Getah Pinus Archives - INDONESIAWATCH</title>
	<link>https://indonesiawatch.id/tag/pusat-hilirisasi-getah-pinus/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Aceh Jadi Pusat Hilirisasi Gas Bumi dan Getah Pinus</title>
		<link>https://indonesiawatch.id/aceh-jadi-pusat-hilirisasi-gas-bumi-dan-getah-pinus/</link>
					<comments>https://indonesiawatch.id/aceh-jadi-pusat-hilirisasi-gas-bumi-dan-getah-pinus/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 11 Dec 2024 09:08:48 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[News Update]]></category>
		<category><![CDATA[aceh]]></category>
		<category><![CDATA[Breaking News]]></category>
		<category><![CDATA[Dinas ESDM Aceh]]></category>
		<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Pusat Hilirisasi Gas Bumi]]></category>
		<category><![CDATA[Pusat Hilirisasi Getah Pinus]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://indonesiawatch.id/?p=5532</guid>

					<description><![CDATA[<p>Banda Aceh, Indonesiawatch.id – Kepala Bidang Minyak dan Gas Bumi Dinas ESDM Aceh, Dian Budi...</p>
<p>The post <a href="https://indonesiawatch.id/aceh-jadi-pusat-hilirisasi-gas-bumi-dan-getah-pinus/">Aceh Jadi Pusat Hilirisasi Gas Bumi dan Getah Pinus</a> appeared first on <a href="https://indonesiawatch.id">INDONESIAWATCH</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Banda Aceh, Indonesiawatch.id –</strong> Kepala Bidang Minyak dan Gas Bumi <span style="color: #ff6600;"><a style="color: #ff6600;" href="https://esdm.acehprov.go.id/">Dinas ESDM Aceh</a></span>, Dian Budi Dharma, mengatakan, Aceh menjadi pusat hilirisasi gas bumi dan gatah pinus nasional.</p>
<p>Menurutnya, dengan penetapam itu, maka Aceh proyeksikan menjadi pusat industri gas dan amonium nitrat karena mempunyai potensi yang akan memberikan nilai tambah yang cukup signifikan.</p>
<blockquote>
<h6><strong>Baca juga:</strong></h6>
<h6><strong><span style="color: #ff6600;"><a style="color: #ff6600;" href="https://indonesiawatch.id/ditemukan-cadangan-gas-bumi-di-sumur-geng-north-1-kaltim-skk-migas-jadi-game-changer/">Ditemukan Cadangan Gas Bumi di Sumur Geng North-1 Kaltim, SKK Migas: Jadi Game Changer</a></span></strong></h6>
</blockquote>
<p>Lebih lanjut Dian dalam Forum diskusi bertajuk “Potensi Migas di Era Energi Terbarukan: Bagaimana Aceh Beradaptasi?” gelaran Jurnalis Ekonomi Aceh (JEA) di Banda Aceh,‎ pada Selasa, (10/12), kita masih menggunakan gas bumi sekitar 4,7%.</p>
<p>Menurut dia, angka pemakaian bahan bakar itu masih sangat besar atau tinggi untuk energi, terlebih ini bukan untuk bahan baku industri.</p>
<p>“Demikian juga dengan minyak bumi yang masih besar sekali,” ujar Dian.</p>
<p>Ia memperkirakan pada tahun 2050, Aceh masih menggunakan bahan bakar fosil‎. Aceh diharapkan menjadi pusat industri sebagaimana potensi daerah dan dari sebaran potensi hilirisasi yang ditetapkan.</p>
<p>Dian mengungkapkan, industri Urea misalnya, memiliki nilai tambah sebesar 4,3 kali. ‎Dengan demikian, ke depan pemerintah tidak lagi mengharapkan Dana Bagi Hasil (DBH).</p>
<p>Menurutnya, hilirisasi seperti pabrik urea, metanol, dan amonium nitrat memiliki nilai tambah dan diharapkan dengan adanya hilirisasi gas bumi akan menyerap tenaga kerja cukup signifikan.</p>
<p>Sektor gas bumi ini diharapkan dapat menyerap sekitar 15 ribu tenaga kerja. Dengan demikian, para lulusan baru setidaknya dapat terserap.</p>
<p>Sedangkan untuk ammonia, Aceh dalam peta nasional diharapkan bisa menampung atau menyumbang sekitar 35 persen produksi nasional.</p>
<p>‎“Sedangkan urea, kita bisa menyumbangkan 44 persen produksi nasional. Demikian pula metanol itu dapat diserap 33 persen,” katanya.</p>
<p>Salah satu peluang yang tengah dipertimbangkan adalah hilirisasi gas bumi, mengingat telah beroperasinya kilang Arun.</p>
<p>Hilirisasi gas bumi ini diharapkan memberikan kontribusi yang sangat signifikan bagi kemakmuran daerah dan masyarakat Aceh di masa mendatang sebagaimana peta jalan industri strategis Indonesia.</p>
<p><strong>[red]</strong></p>
<p>The post <a href="https://indonesiawatch.id/aceh-jadi-pusat-hilirisasi-gas-bumi-dan-getah-pinus/">Aceh Jadi Pusat Hilirisasi Gas Bumi dan Getah Pinus</a> appeared first on <a href="https://indonesiawatch.id">INDONESIAWATCH</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://indonesiawatch.id/aceh-jadi-pusat-hilirisasi-gas-bumi-dan-getah-pinus/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>

<!--
Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: https://www.boldgrid.com/w3-total-cache/


Served from: indonesiawatch.id @ 2026-05-02 17:30:38 by W3 Total Cache
-->