<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>RSUD Muda Sedia Archives - INDONESIAWATCH</title>
	<atom:link href="https://indonesiawatch.id/tag/rsud-muda-sedia/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://indonesiawatch.id/tag/rsud-muda-sedia/</link>
	<description>Melihat Indonesia Dalam Berita</description>
	<lastBuildDate>Tue, 13 Aug 2024 04:49:55 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.2</generator>

<image>
	<url>https://indonesiawatch.id/wp-content/uploads/2024/06/cropped-logo-IW-1-e1719970085662-32x32.png</url>
	<title>RSUD Muda Sedia Archives - INDONESIAWATCH</title>
	<link>https://indonesiawatch.id/tag/rsud-muda-sedia/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Direktur RSUD Aceh Tamiang Cabut Skorsing Dokter Spesialis Patologi</title>
		<link>https://indonesiawatch.id/direktur-rsud-aceh-tamiang-cabut-skorsing-dokter-spesialis-patologi/</link>
					<comments>https://indonesiawatch.id/direktur-rsud-aceh-tamiang-cabut-skorsing-dokter-spesialis-patologi/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 13 Aug 2024 04:49:55 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[News Update]]></category>
		<category><![CDATA[aceh tamiang]]></category>
		<category><![CDATA[Breaking News]]></category>
		<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[rsud aceh tamiang]]></category>
		<category><![CDATA[RSUD Muda Sedia]]></category>
		<category><![CDATA[spesialis patologi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://indonesiawatch.id/?p=2748</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta, Indonesiawatch.id – Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Muda Sedia, Kabupaten Aceh Tamiang, Andika...</p>
<p>The post <a href="https://indonesiawatch.id/direktur-rsud-aceh-tamiang-cabut-skorsing-dokter-spesialis-patologi/">Direktur RSUD Aceh Tamiang Cabut Skorsing Dokter Spesialis Patologi</a> appeared first on <a href="https://indonesiawatch.id">INDONESIAWATCH</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Indonesiawatch.id –</strong> Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Muda Sedia, Kabupaten Aceh Tamiang, Andika Putra, mencabut penghentian sementara Dokter Spesialis Patologi Klinik berinisial M. Hal tersebut disampaikannya melalui surat bernomor: 800.1.11.4/5333 tanggal 12 Agustus 2024.</p>
<p>Dalam suratnya, Andika menjelaskan bahwa terhitung 13 Agustus 2024, Dokter M kembali melakukan tugas pelayanan seperti biasanya. &#8220;Dengan ini kami sampaikan kepada Saudari bahwa penghentian pelayanan tersebut kami cabut,&#8221; dikutip dari surat resmi RSUD Muda Sedia.</p>
<p>Center of Energy and Resources Indonesia (CERI) mengapresiasi keputusan Direktur RSUD Muda Sedia, Menurutnya, Andika Putra sebagai pimpinan RSUD memiliki jiwa besar dan pikiran jernih dalam membuat kebijakan mencabut skorsing terhadap Dokter M.</p>
<p>&#8220;Kami memberikan apresiasi atas keputusan pencabutan skorsing yang telah diambil oleh Direktur dan jajaran Pimpinan pelayanan medis RSUD Aceh Tamiang ini,&#8221; ungkap Sekretaris Eksekutif CERI, Hengki Seprihadi, Selasa (13/08).</p>
<p>Hengki mengungkapkan, keputusan Andika tersebut menurut CERI merupakan keputusan yang bijak demi menciptakan dan meningkatkan pelayanan pelayanan kesehatan yang makin baik terhadap masyarakat.</p>
<p>&#8220;CERI mengucapkan terimakasih kepada semua pihak yang dengan pikiran jernih telah membuat kebijakan untuk meningkatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat Aceh Tamiang khususnya dan mayarakat Aceh umumnya,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Sebelumnya Dokter M <a href="https://indonesiawatch.id/dokter-perempuan-ini-diberhentikan-sepihak-dirut-rsud-aceh-tamiang-pihak-rsud-bungkam/">dihentikan pelayanan sementara oleh pihak RSUD Muda Sedia</a>. Dokter spesialis yang sudah bekerja selama 6 tahun itu, dianggap berkinerja buruk.</p>
<p>Padahal, pengakuan Dokter M, dirinya selalu bekerja optimal. Belakangan surat skorsing tersebut dicabut pihak manajemen RSUD Muda Sedia.<br />
<strong>[red]</strong></p>
<p>The post <a href="https://indonesiawatch.id/direktur-rsud-aceh-tamiang-cabut-skorsing-dokter-spesialis-patologi/">Direktur RSUD Aceh Tamiang Cabut Skorsing Dokter Spesialis Patologi</a> appeared first on <a href="https://indonesiawatch.id">INDONESIAWATCH</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://indonesiawatch.id/direktur-rsud-aceh-tamiang-cabut-skorsing-dokter-spesialis-patologi/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pelayanan Dokter Perempuan Ini Diberhentikan Sepihak Dirut RSUD Aceh Tamiang, Pihak RSUD Bungkam</title>
		<link>https://indonesiawatch.id/dokter-perempuan-ini-diberhentikan-sepihak-dirut-rsud-aceh-tamiang-pihak-rsud-bungkam/</link>
					<comments>https://indonesiawatch.id/dokter-perempuan-ini-diberhentikan-sepihak-dirut-rsud-aceh-tamiang-pihak-rsud-bungkam/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 10 Aug 2024 10:42:36 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[News Update]]></category>
		<category><![CDATA[Breaking News]]></category>
		<category><![CDATA[Dinas Kesehatan Aceh]]></category>
		<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[rsud aceh tamiang]]></category>
		<category><![CDATA[RSUD Muda Sedia]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://indonesiawatch.id/?p=2699</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta, Indonesiawatch.id – Sudah 6 tahun, Dokter berinisial M, bekerja sebagai Dokter spesialis Patologi Klinik...</p>
<p>The post <a href="https://indonesiawatch.id/dokter-perempuan-ini-diberhentikan-sepihak-dirut-rsud-aceh-tamiang-pihak-rsud-bungkam/">Pelayanan Dokter Perempuan Ini Diberhentikan Sepihak Dirut RSUD Aceh Tamiang, Pihak RSUD Bungkam</a> appeared first on <a href="https://indonesiawatch.id">INDONESIAWATCH</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Indonesiawatch.id</strong> – Sudah 6 tahun, Dokter berinisial M, bekerja sebagai Dokter spesialis Patologi Klinik di RSUD Muda Sedia Aceh Tamiang. Selama itu pula, Dokter M merasa tidak nyaman bekerja dan mendapat perlakuan tidak adil. &#8220;Kebijakan RSUD sering berubah-ubah,&#8221; ujarnya kepada <strong>Indonesiawatch.id,</strong> (10/08).</p>
<p>Perempuan kelahiran 1981 itu sudah merasakan bahwa selama dia bekerja, pihak manajemen RSUD selalu mencari-cari kesalahannya dan selalu mempersulit urusannya. Misalnya, ketika ada pemeriksaan narkoba yang biasanya berlangsung pagi sampai siang.</p>
<p>Pada satu hari, di Jumat pagi setelah datang ke laboratorium kemudian menandatangani hasil laboratorium dan TCM, Dokter M ada urusan yang urgen. Sehingga siang harinya, Dokter M kembali ke RSUD sekalian untuk <em>finger print</em>.</p>
<p>&#8220;Karena Saya tidak mendapat informasi bahwa ada hasil narkoba yang harus ditandatangani, maka saya tidak menuju laboratorium lagi. Dan memang dari sebelum ini kalau sudah siang saya sering sampaikan kalau ada hasil narkoba supaya besok aja saya tanda tangani. Nah ini dianggap tidak perform,&#8221; katanya.</p>
<p>Puncaknya, pada minggu malam (04/08/2024), Dokter M mendapat pesan whatsapp dari Kepala Bidang Pelayanan Medis RSUD Muda Sedia, Tengku Dedy Syah. Dedy minta Dokter M supaya menghentikan pelayanan sementara di laboratorium RSUD Muda Sedia.</p>
<p>Anehnya, Dokter M tidak menerima surat penghentian layanan secara resmi dari Direktur RSUD Muda Sedia sampai hari Jumat (9/8/2024). &#8220;Baru Jum&#8217;at sore mendapat surat resmi, setelah persoalan ini ramai di media,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Anehnya, Dokter M diberhentikan sepihak karena ditunding tidak disiplin bekerja. &#8220;Saya orang Medan, Senin sampai Jumat, 24 Jam saya standby di Tamiang. Saya berupaya tinggal di Tamiang Senin sampai Jumat, walaupun tidak ada rumah dinas. Dan saat ini saya juga tidak bekerja di RS yang lain. Dimana tidak disiplinnya,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Sebaliknya, dia mempertanyakan, ada banyak dokter dan pegawai di RSUD Tamiang yang sering mangkir dari pekerjaan. Bahkan ada beberapa dokter bekerja juga di rumah sakit yang lain. &#8220;Tetapi tidak diperlakukan seperti saya saat ini&#8221; ujarnya.</p>
<p>Sebelum diberhentikan sepihak oleh RSUD, ternyata pihak manajemen Rumah Sakit, telah merekrut dokter kontrak berinisial Dokter FAI yang merupakan konsultan Transfusi Darah. Menurut Dokter M, kebijakan ini aneh karena baru-baru ini Direktur RSUD Aceh Tamiang Andika Putra menyebutkan di media bahwa tenaga medis di RSUD Aceh Tamiang membludak.</p>
<p>Belakangan terkuak, Dokter FAI yang baru direkrut inilah, ternyata menggantikan posisi Dokter M, &#8220;Sebagai penanggung jawab di laboratorium patologi klinik bukan di transfusi darah saja,&#8221; katanya.</p>
<p>Bahkan pergantian ini langsung dilakukan sebelum pihak RSUD mengeluarkan surat resmi penghentian pelayanan Dokter M. &#8220;Padahal Si Dokter FAI ini kan jadwalnya cuma 2 hari dalam seminggu, Senin dan Kamis. Sedangkan hari lain, kerja di Rumah Sakit lain di Medan,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Anehnya lagi meskipun diberhentikan, kata Dokter M, pihak RSUD Muda Sedia meminta dirinya tetap hadir ke RSUD . &#8220;Saya diberhentikan pelayanan sementara, tapi disuruh tetap hadir. Jadi rancu di skorsing tapi disuruh hadir. Padahal PNS fungsional hadir untuk pelayanan,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Redaksi <strong>Indonesiawatch.id</strong> berkali-kali berupaya mengkonfirmasi ini ke Direktur RSUD Aceh Tamiang Andika Putra. Sayangnya, pria yang disebut-sebut dekat dengan Bupati Kabupaten Aceh Tamiang ini, tidak menanggapi konfirmasi <strong>Indonesiawatch.id</strong>. Begitupun Tengku Dedy Syah, juga bungkam.<br />
<strong>[red]</strong></p>
<p>The post <a href="https://indonesiawatch.id/dokter-perempuan-ini-diberhentikan-sepihak-dirut-rsud-aceh-tamiang-pihak-rsud-bungkam/">Pelayanan Dokter Perempuan Ini Diberhentikan Sepihak Dirut RSUD Aceh Tamiang, Pihak RSUD Bungkam</a> appeared first on <a href="https://indonesiawatch.id">INDONESIAWATCH</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://indonesiawatch.id/dokter-perempuan-ini-diberhentikan-sepihak-dirut-rsud-aceh-tamiang-pihak-rsud-bungkam/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Ups! Ada Dugaan Permainan Insentif dan Jasa Medis di RSUD Aceh Tamiang</title>
		<link>https://indonesiawatch.id/ups-ada-dugaan-permainan-insentif-dan-jasa-medis-di-rsud-aceh-tamiang/</link>
					<comments>https://indonesiawatch.id/ups-ada-dugaan-permainan-insentif-dan-jasa-medis-di-rsud-aceh-tamiang/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 09 Aug 2024 08:48:49 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[News Update]]></category>
		<category><![CDATA[Breaking News]]></category>
		<category><![CDATA[Dinas Kesehatan Aceh]]></category>
		<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[RSUD Muda Sedia]]></category>
		<category><![CDATA[RSUD Tamiang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://indonesiawatch.id/?p=2674</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta, Indonesiawatch.id – Terendus dugaan modus permainan atau persekongkolan perhitungan insentif dan jasa medis jaminan...</p>
<p>The post <a href="https://indonesiawatch.id/ups-ada-dugaan-permainan-insentif-dan-jasa-medis-di-rsud-aceh-tamiang/">Ups! Ada Dugaan Permainan Insentif dan Jasa Medis di RSUD Aceh Tamiang</a> appeared first on <a href="https://indonesiawatch.id">INDONESIAWATCH</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Indonesiawatch.id –</strong> Terendus dugaan modus permainan atau persekongkolan perhitungan insentif dan jasa medis jaminan kesehatan nasional (JKN) tenaga medis di RSUD Muda Sedia Kabupaten Aceh Tamiang periode 2020-2023. Persoalan ini menguntungkan oknum tertentu dan berpotensi merugikan negara.</p>
<p>Center of Energy and Resources Indonesia (CERI) mendesak aparat penegak hukum (APH) dan auditor pada Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) maupun Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP) untuk turun menelisik. Munculnya dugaan ini berawal dari pemberhentian sepihak salah seorang dokter spesialis patologi klinik di RSUD.</p>
<p>Sekretaris Eksekutif CERI, Hengki Seprihadi mengatakan bahwa pihaknya memperoleh informasi telah terjadi pergantian penanggungjawab laboratorium dan unit transfusi darah (UTD) RSUD Muda Sedia berninisial Dokter M. Pemberhentian diduga karena Dokter M enggan menandatangani jasa pelayanan medis.</p>
<p>&#8220;Sehingga pihak rumah sakit memaksa mencari pengganti dengan tenaga kontrak dengan inisial Dokter FAI. Padahal RSUD Muda Sedia sudah kelebihan tenaga medis. Dan persoalan kelebihan ini sudah pernah disampaikan Direktur RSUD Muda Sedia dr Andika Putra SA, Sp. PD yang menyebut kebelebihan tenaga kerja karena sudah mempunyai total tenaga kerja sebanyak 928 orang,” ungkap Hengki, (09/08).</p>
<p>Sayangnya, lanjut Hengki, Dokter FAI yang diangkat sebagai pengganti Dokter M, hanya bisa bertugas di RSUD Muda Sedia pada hari Senin dan Kamis. &#8220;Itu pun tidak bisa seharian penuh karena ia berdomisili di Medan dan harus bolak-balik ke RSUD Muda Sedia,&#8221; ujar Hengki.</p>
<p>Sementara, Dokter M adalah aparatur sipil negara (ASN) tetap yang bisa bertugas setiap hari lantaran sudah berdomisili di Aceh Tamiang. “Menurut bocoran, ada upaya sistematis dari Direktur RSUD MUda Sedia dan bawahannya melapor ke Kepala BPJS Langsa untuk pergantian ini,” kata Hengki.</p>
<p>Lucunya, kata Hengki, pada Minggu (4/8/2024) malam lalu, Dokter M mendapat pesan whatsapp dari Kepala Bidang Pelayanan Medis RSUD Muda Sedia dr Tengku Dedy Syah. Dr Dedy minta Dokter M supaya tidak aktif lagi di laboratorium RSUD Muda Sedia.</p>
<p>“Anehnya, Dokter M hingga hari Jumat (9/8/2024) tidak menerima surat penonaktifan resmi dari Direktur RSUD Muda Sedia seperti yang diutarakan oleh dr Tengku Dedy Syah melalui pesan whatsapp,” Hengki menjelaskan.</p>
<p>The post <a href="https://indonesiawatch.id/ups-ada-dugaan-permainan-insentif-dan-jasa-medis-di-rsud-aceh-tamiang/">Ups! Ada Dugaan Permainan Insentif dan Jasa Medis di RSUD Aceh Tamiang</a> appeared first on <a href="https://indonesiawatch.id">INDONESIAWATCH</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://indonesiawatch.id/ups-ada-dugaan-permainan-insentif-dan-jasa-medis-di-rsud-aceh-tamiang/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>

<!--
Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: https://www.boldgrid.com/w3-total-cache/


Served from: indonesiawatch.id @ 2026-08-04 18:01:41 by W3 Total Cache
-->