<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Sukabumi Archives - INDONESIAWATCH</title>
	<atom:link href="https://indonesiawatch.id/tag/sukabumi/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://indonesiawatch.id/tag/sukabumi/</link>
	<description>Melihat Indonesia Dalam Berita</description>
	<lastBuildDate>Mon, 30 Jun 2025 03:57:16 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.4</generator>

<image>
	<url>https://indonesiawatch.id/wp-content/uploads/2024/06/cropped-logo-IW-1-e1719970085662-32x32.png</url>
	<title>Sukabumi Archives - INDONESIAWATCH</title>
	<link>https://indonesiawatch.id/tag/sukabumi/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>DPP PSI Desak Polisi Menghukum Pelaku Pembubaran Retreat di Sukabumi</title>
		<link>https://indonesiawatch.id/dpp-psi-desak-polisi-menghukum-pelaku-pembubaran-retreat-di-sukabumi/</link>
					<comments>https://indonesiawatch.id/dpp-psi-desak-polisi-menghukum-pelaku-pembubaran-retreat-di-sukabumi/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 30 Jun 2025 03:57:16 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum]]></category>
		<category><![CDATA[News Update]]></category>
		<category><![CDATA[Breaking News]]></category>
		<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[partai solidaritas Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Sukabumi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://indonesiawatch.id/?p=7166</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta, Indonesiawatch.id &#8211; Partai Solidaritas Indonesia (PSI) mengecam keras tindakan pembubaran retreat pelajar Kristen di...</p>
<p>The post <a href="https://indonesiawatch.id/dpp-psi-desak-polisi-menghukum-pelaku-pembubaran-retreat-di-sukabumi/">DPP PSI Desak Polisi Menghukum Pelaku Pembubaran Retreat di Sukabumi</a> appeared first on <a href="https://indonesiawatch.id">INDONESIAWATCH</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Indonesiawatch.id &#8211;</strong> Partai Solidaritas Indonesia (PSI) mengecam keras tindakan pembubaran retreat pelajar Kristen di Kecamatan Cidahu, Kabupaten Sukabumi.</p>
<p>&#8220;Tindakan tersebut merupakan wujud nyata intoleransi. Para pelaku melanggar hak konstitusional setiap warga negara dalam menjalankan keyakinan dan agama masing-masing,&#8221; kata Ketua DPP PSI Danik Eka Rahmaningtiyas, Senin 30 Juni 2025.</p>
<p>PSI meminta perhatian sungguh-sungguh dari pihak kepolisian agar melakukan proses hukum. &#8220;Hukum harus tegak. Penyelidikan dan penyidikan harus segera dilakukan. Para pelaku diganjar hukuman yang setimpal agar ada efek jera,&#8221; lanjut Danik.</p>
<p>PSI juga minta jaminan agar peristiwa serupa tidak terulang. Pihak pemerintah daerah dan kepolisian harus lebih waspada terhadap praktik intoleransi yang masih saja terjadi.</p>
<p>&#8220;Terakhir, PSI meminta semua pihak agar tenang dan sabar, jangan sampai terprovokasi. Kita serahkan prosesnya ke aparat hukum,&#8221; pungkas Danik.</p>
<p>Seperti diberitakan, sekelompok orang membubarkan kegiatan retreat pelajar Kristen di Kampung Tangkil, Kecamatan Cidahu, Kabupaten Sukabumi, Jumat 27 Juni 2025.</p>
<p>Dalam sebuah video yang viral, para pelaku orang juga menghancurkan sejumlah fasilitas di dalam bangunan yang menjadi lokasi retreat. Mereka juga menghancurkan meja-meja dan kursi di gedung tersebut.</p>
<p><strong>[red]</strong></p>
<p>The post <a href="https://indonesiawatch.id/dpp-psi-desak-polisi-menghukum-pelaku-pembubaran-retreat-di-sukabumi/">DPP PSI Desak Polisi Menghukum Pelaku Pembubaran Retreat di Sukabumi</a> appeared first on <a href="https://indonesiawatch.id">INDONESIAWATCH</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://indonesiawatch.id/dpp-psi-desak-polisi-menghukum-pelaku-pembubaran-retreat-di-sukabumi/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pemerintah Identifikasi Lahan untuk Relokasi Korban Bencana di Sukabumi</title>
		<link>https://indonesiawatch.id/pemerintah-identifikasi-lahan-untuk-relokasi-korban-bencana-di-sukabumi/</link>
					<comments>https://indonesiawatch.id/pemerintah-identifikasi-lahan-untuk-relokasi-korban-bencana-di-sukabumi/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 15 Dec 2024 04:24:27 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[banjir]]></category>
		<category><![CDATA[Breaking News]]></category>
		<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Korban Bencana]]></category>
		<category><![CDATA[longsor]]></category>
		<category><![CDATA[Relokasi Warga]]></category>
		<category><![CDATA[Sukabumi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://indonesiawatch.id/?p=5657</guid>

					<description><![CDATA[<p>Sukabumi, Indonesiawatch.id – Pemerintah tengah mengidentifikasi sejumlah lokasi untuk lahan relokasi warga Sukabumi terdampak becana banjir,...</p>
<p>The post <a href="https://indonesiawatch.id/pemerintah-identifikasi-lahan-untuk-relokasi-korban-bencana-di-sukabumi/">Pemerintah Identifikasi Lahan untuk Relokasi Korban Bencana di Sukabumi</a> appeared first on <a href="https://indonesiawatch.id">INDONESIAWATCH</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Sukabumi, Indonesiawatch.id – </strong>Pemerintah tengah mengidentifikasi sejumlah lokasi untuk lahan relokasi warga Sukabumi terdampak becana banjir, longsor, tanah bergerak beberapa waktu lalu.</p>
<p>“Kami sedang mengidentifikasi beberapa opsi lahan relokasi,” kata Suharyanto, Kepala <span style="color: #ff6600;"><a style="color: #ff6600;" href="https://www.bnpb.go.id/">Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB)</a></span> dalam keterangan dikutip pada Minggu, (15/12).</p>
<blockquote>
<h6><strong>Baca juga:</strong></h6>
<h6><strong><span style="color: #ff6600;"><a style="color: #ff6600;" href="https://indonesiawatch.id/pemerintah-siapkan-pos-pengungsian-terpusat-di-sukabumi/">Pemerintah Siapkan Pos Pengungsian Terpusat di Sukabumi</a></span></strong></h6>
</blockquote>
<p>Ia menjelaskan, tanah atau lahan yang tengah diidentifikasi tersebut itu milik Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat (Jabar), Pemkab Sukabumi, hingga milik swasta.</p>
<p>“[Tanah] akan dibeli oleh pemerintah. Selain itu, kami juga akan membahas kemungkinan penggunaan lahan Perhutani untuk relokasi warga terdampak bencana,” ungkapnya.</p>
<p>‎Menurut Suharyanto, terdapat 129 Kepala Keluarga (KK) yang harus direlokasi sementara karena rumah mereka hancur dan berada di lokasi yang rawan.</p>
<p>Selain itu, lanjut dia, sebanyak 2.500 jiwa yang terdampak bencana juga harus segera direlokasi untuk memastikan keselamatan mereka.</p>
<p>“Proses relokasi ini membutuhkan penataan lahan yang matang, baik dari lahan milik pemerintah maupun swasta,” katanya.</p>
<p>Suharyanto menyampaikan pernyataan tersebut saat menyambangi‎ pos pengungsian di Desa Bantargadung, Kecamatan Bantargadung, Sukabumi, pada Jumat, (13/12), untuk memantau kondisi para pengungsi serta memberikan dukungan langsung dalam proses pemulihan pascabencana.</p>
<p>Suharyanto berdialog dengan para pengungsi untuk mendengarkan keluhan dan harapan mereka. Pemerintah berkomitmen untuk memastikan kebutuhan dasar para pengungsi dapat terpenuhi dan proses pemulihan berjalan dengan baik.</p>
<p>“Kami hadir di sini untuk mendengar langsung apa yang dibutuhkan para pengungsi, serta memastikan bahwa bantuan yang diberikan tepat sasaran,” ujarnya.</p>
<p>Selain berdialog, Suharyanto juga menyerahkan bantuan logistik secara simbolis kepada perwakilan pengungsi. Bantuan tersebut terdiri dari berbagai kebutuhan penting, seperti makanan, pakaian, dan perlengkapan sanitasi yang diharapkan dapat meringankan beban pengungsi di pos pengungsian.</p>
<p>Penyerahan bantuan ini merupakan wujud nyata dari dukungan BNPB untuk mempercepat pemulihan dan membantu warga yang terdampak bencana.</p>
<p>Ia menegaskan pentingnya kerja sama berbagai instansi dan masyarakat dalam menghadapi bencana. “Bersama-sama kita akan melalui masa-masa sulit ini, dan BNPB akan terus hadir untuk membantu mempercepat pemulihan,” katanya.</p>
<p>Kunjungan ini menjadi bagian dari upaya BNPB untuk memastikan bahwa para pengungsi mendapatkan perhatian maksimal dan proses pemulihan pascabencana berjalan dengan efektif.</p>
<p>Dalam kesempatan tersebut, Kepala BNPB juga memberikan pernyataan terkait situasi pengungsi yang ada. Menurutnya, jalur transportasi ke wilayah terdampak bencana sudah terhubung dengan lebih baik, meskipun masih ada tantangan di beberapa lokasi.</p>
<p>“Kami terus memonitor perkembangan pemulihan infrastruktur, dan akses menuju pos pengungsian semakin lancar,” katanya. ‎</p>
<p>Usai menyambangi pos pengungsian di Desa Bantargadung, Suharyanto melanjutkan agenda kerjanya dengan menggelar rapat bersama Forkompida dan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sukabumi serta jajaran Pemerintah Daerah di Pendopo Pelabuhan Ratu, Sukabumi.</p>
<p>Rapat ini bertujuan untuk membahas berbagai langkah pemulihan pascabencana dan koordinasi antarinstansi dalam memastikan distribusi bantuan dan pemulihan dapat berjalan dengan lancar.</p>
<p>Suharyanto menekankan pentingnya kerja sama antara BNPB, pemerintah daerah, serta aparat terkait dalam menangani dampak bencana yang ada.</p>
<p>“Kami ingin memastikan bahwa setiap langkah yang diambil dapat mempercepat pemulihan dan membantu masyarakat yang terdampak. Kolaborasi antara berbagai pihak sangat penting dalam situasi seperti ini,” katanya.</p>
<p>Rapat ini juga membahas langkah-langkah lanjutan dalam pemetaan kebutuhan pengungsi dan distribusi bantuan, serta evaluasi terhadap penanganan darurat yang telah dilakukan.</p>
<p>Kepala BNPB mengapresiasi upaya pemerintah daerah dalam menangani situasi darurat, serta berharap seluruh pihak dapat terus berkoordinasi untuk memberikan solusi yang terbaik bagi masyarakat yang terdampak.</p>
<p><strong>[red]</strong></p>
<p>The post <a href="https://indonesiawatch.id/pemerintah-identifikasi-lahan-untuk-relokasi-korban-bencana-di-sukabumi/">Pemerintah Identifikasi Lahan untuk Relokasi Korban Bencana di Sukabumi</a> appeared first on <a href="https://indonesiawatch.id">INDONESIAWATCH</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://indonesiawatch.id/pemerintah-identifikasi-lahan-untuk-relokasi-korban-bencana-di-sukabumi/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Ini Hari Pertama Operasi Modifikasi ‎Cuaca di Sukabumi dan Cianjur</title>
		<link>https://indonesiawatch.id/ini-hari-pertama-operasi-modifikasi-cuaca-di-sukabumi-dan-cianjur/</link>
					<comments>https://indonesiawatch.id/ini-hari-pertama-operasi-modifikasi-cuaca-di-sukabumi-dan-cianjur/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 12 Dec 2024 02:46:05 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[News Update]]></category>
		<category><![CDATA[Banjir dan Longsor]]></category>
		<category><![CDATA[BMKG]]></category>
		<category><![CDATA[BNPB]]></category>
		<category><![CDATA[breakingnews]]></category>
		<category><![CDATA[Cianjur]]></category>
		<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Hujan]]></category>
		<category><![CDATA[Operasi Modifikasi Cuaca]]></category>
		<category><![CDATA[Sukabumi]]></category>
		<category><![CDATA[TNI AU]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://indonesiawatch.id/?p=5561</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta, Indonesiawatch.id – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melakukan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) ‎untuk kali...</p>
<p>The post <a href="https://indonesiawatch.id/ini-hari-pertama-operasi-modifikasi-cuaca-di-sukabumi-dan-cianjur/">Ini Hari Pertama Operasi Modifikasi ‎Cuaca di Sukabumi dan Cianjur</a> appeared first on <a href="https://indonesiawatch.id">INDONESIAWATCH</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Indonesiawatch.id –</strong> Badan Nasional Penanggulangan Bencana (<span style="color: #ff6600;"><a style="color: #ff6600;" href="https://www.bnpb.go.id/">BNPB</a></span>) melakukan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) ‎untuk kali pertama pascabanjir dan longsor di wilayah Sukabumi, Jawa Barat (Jabar).</p>
<p>Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari,‎ pada Kamis, (12/12), menyampaikan, Operasi Modifikasi Cuaca pada hari pertama dilakukan di atas wilayah Sukabumi dan Dianjur pada Rabu, (11/12).</p>
<blockquote>
<h6><strong>Baca juga:</strong></h6>
<h6><strong><span style="color: #ff6600;"><a style="color: #ff6600;" href="https://indonesiawatch.id/dua-pesawat-dikerahkan-lakukan-operasi-modifikasi-cuaca-di-sukabumi/">Dua Pesawat Dikerahkan Lakukan Operasi Modifikasi Cuaca di Sukabumi</a></span></strong></h6>
</blockquote>
<p>Operasi Modifikasi Cuaca dilakukan BNPB bersama ‎Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (<span style="color: #ff6600;"><a style="color: #ff6600;" href="https://www.bmkg.go.id/">BMKG</a></span>), TNI Angkatan Udara, dan Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Pemprov Jabar).</p>
<p>“Ini untuk mendukung penanganan darurat bencana hidrometeorologi basah di wilayah Sukabumi dan Cianjur, Jawa Barat,” ujarnya.</p>
<p>Abdul Muhari menyampaikan, Operasi Modifikasi Cuaca ini dilaksanakan berdasarkan arahan Kepala BNPB Letjen TNI Dr. Suharyanto, S. Sos., M.M., saat meninjau wilayah lokasi terdampak di Kabupaten Sukabumi pada Jumat, (6/12).</p>
<p>Selain itu, Kepala BNPB juga menyampaikan arahan tersebut pada saat menghadiri Rapat Tingkat Menteri (RTM) yang dihelat di Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK), Jakarta, pada Selasa, (10/12).</p>
<p>Ia menjelaskan,‎ Operasi Modifikasi Cuaca di langit Jabar ini menggunakan pesawat Cessna Caravan 208/208B dengan registrasi pesawat PK-SNP dan PK-SNN.</p>
<p>Adapun‎ personel yang sudah disiapkan untuk OMC Jabar dan sekitarnya ini terdiri enam set crew, 12 Flight Scientist, dua Ground Supervisor, dan 15 Ground Crew serta 50.000 kg (50 ton) bahan semai NaCl powder.</p>
<p>“OMC telah dilakukan sebanyak tiga sorti pada hari Rabu, (11/12), menggunakan pesawat Cessna Caravan 208B (PK-SNN) dan telah menyemai tiga ton NaCl powder di langit Jawa Barat,” katanya.</p>
<p>Adapun sorti pertama dilakukan pada pukul 12.04–‎14.46 WIB dengan target penyemaian awan potensi hujan di bagian barat daya Jabar pada ketinggian 10.000– 11.000 kaki dan menghabiskan bahan semai NaCl powder sebanyak 1.000 kg.</p>
<p>Selanjutnya, pada sorti kedua dilaksanakan pada pukul 16.17‎–‎ 19.18 WIB dengan target penyemaian awan potensi hujan di bagian barat daya Jabar dengan ketinggian 10.000 kaki dan menghabiskan bahan semai NaCl powder sebanyak 1.000 kg.</p>
<p>Sorti ketiga dilakukan pada pukul21.31‎–‎23.12 WIB dengan target awan potensi hujan di bagian barat daya hingga barat laut Jawa Barat di ketinggian 10.000 kaki menggunakan 1.000 kg NaCl powder.</p>
<p>“Tim operasi OMC akan terus berada di lokasi untuk mempersiapkan penyemaian di beberapa lokasi yang berpotensi terjadinya turun hujan, sesuai dengan pantauan satelit cuaca,” ujarnya.</p>
<p>Pengurangan curah hujan ini, lanjut Abdul Muhari, dilaksanakan dengan melakukan penyemaian kepada awan awan potensial yang akan bergerak menuju daerah target agar bisa mengurangi suplly hujan di wilayah tersebut.</p>
<p>Menurutnya, dengan penyemaian yang intens melalui metode Jumping Process di wilayah terdampak dapat diantisipasi curah hujan dengan redistribusi pada area lain melalui pemanfaatan awan potensial yang dapat memicu hujan dan mengancam area target.</p>
<p>“Rencananya OMC dimulai hari Rabu, (11/12), dan akan dilakukan operasi penerbangan selama 24 jam (siang dan malam) dengan total bahan semai 50 ton NaCl powder dan Posko OMC didirikan di Pangkalan Udara Halim Perdana Kusuma, Jakarta,” ujarnya.‎<br />
<strong>[red]</strong></p>
<p>The post <a href="https://indonesiawatch.id/ini-hari-pertama-operasi-modifikasi-cuaca-di-sukabumi-dan-cianjur/">Ini Hari Pertama Operasi Modifikasi ‎Cuaca di Sukabumi dan Cianjur</a> appeared first on <a href="https://indonesiawatch.id">INDONESIAWATCH</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://indonesiawatch.id/ini-hari-pertama-operasi-modifikasi-cuaca-di-sukabumi-dan-cianjur/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pemerintah Siapkan Pos Pengungsian Terpusat di Sukabumi</title>
		<link>https://indonesiawatch.id/pemerintah-siapkan-pos-pengungsian-terpusat-di-sukabumi/</link>
					<comments>https://indonesiawatch.id/pemerintah-siapkan-pos-pengungsian-terpusat-di-sukabumi/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 11 Dec 2024 02:15:23 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[News Update]]></category>
		<category><![CDATA[Banjir dan Longsor]]></category>
		<category><![CDATA[BNPB]]></category>
		<category><![CDATA[Breaking News]]></category>
		<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Pos Pengungsian Terpusat]]></category>
		<category><![CDATA[Sukabumi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://indonesiawatch.id/?p=5516</guid>

					<description><![CDATA[<p>Sukabumi, Indonesiawatch.id –‎ Pemerintah menyiapkan ‎pos pengungsian terpusat di Kecamatan Bantargadung, Sukabumi, Jawa Barat (Jabar)....</p>
<p>The post <a href="https://indonesiawatch.id/pemerintah-siapkan-pos-pengungsian-terpusat-di-sukabumi/">Pemerintah Siapkan Pos Pengungsian Terpusat di Sukabumi</a> appeared first on <a href="https://indonesiawatch.id">INDONESIAWATCH</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Sukabumi, Indonesiawatch.id –‎</strong> Pemerintah menyiapkan ‎pos pengungsian terpusat di Kecamatan Bantargadung, Sukabumi, Jawa Barat (Jabar).</p>
<p>Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Abdul Muhari, Rabu, (11/12), menyampaikan, pos ini disiapkan usai Deputi Bidang Penanganan Darurat BNPB, Mayjen TNI Lukmansyah, melakukan peninjauan pada Selasa, (10/12).</p>
<blockquote>
<h6>‎<strong>Baca juga:</strong></h6>
<h6><strong><span style="color: #ff6600;"><a style="color: #ff6600;" href="https://indonesiawatch.id/pencarian-dua-warga-hilang-di-sukabumi-dialihkan-ke-tim-sar-lokal/">Pencarian Dua Warga Hilang di Sukabumi Dialihkan ke Tim SAR Lokal</a></span></strong></h6>
</blockquote>
<p>“Langkah ini dilakukan sebagai upaya efisiensi distribusi bantuan untuk para pengungsi yang tersebar di beberapa titik pengungsian mandiri di wilayah Bantargadung,” ujarnya.</p>
<p>Berdasarkan data yang dihimpun BNPB, di Kecamatan Bantargadung, sampai saat ini tercatat sebanyak 296 KK atau 1.032 warga mengungsi. Adapun kerugian materil dilaporkan sebanyak 88 rumah Rusak Ringan (RR), 144 rumah Rusak Sedang (RS), dan 57 rumah Rusak Berat (RB).</p>
<p>“Di hari yang sama pada sore hari, BNPB menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) dan evaluasi yang di pimpin oleh Deputi Bidang Logistik dan Peralatan Dr. Lilik Kurniawan,” ujarnya.</p>
<p>Pada rapat ini, lanjut Abdul Muhari, diketahui bahwa Pemerintah Sukabumi memutuskan untuk memperpanjang masa tanggap darurat hingga tujuh hari ke depan.</p>
<p><strong>[red]</strong></p>
<p>The post <a href="https://indonesiawatch.id/pemerintah-siapkan-pos-pengungsian-terpusat-di-sukabumi/">Pemerintah Siapkan Pos Pengungsian Terpusat di Sukabumi</a> appeared first on <a href="https://indonesiawatch.id">INDONESIAWATCH</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://indonesiawatch.id/pemerintah-siapkan-pos-pengungsian-terpusat-di-sukabumi/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pencarian Dua Warga Hilang di Sukabumi Dialihkan ke Tim SAR Lokal</title>
		<link>https://indonesiawatch.id/pencarian-dua-warga-hilang-di-sukabumi-dialihkan-ke-tim-sar-lokal/</link>
					<comments>https://indonesiawatch.id/pencarian-dua-warga-hilang-di-sukabumi-dialihkan-ke-tim-sar-lokal/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 11 Dec 2024 02:01:24 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[News Update]]></category>
		<category><![CDATA[Banjir dan Longsor]]></category>
		<category><![CDATA[BNPB]]></category>
		<category><![CDATA[Breaking News]]></category>
		<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Korban Hilang]]></category>
		<category><![CDATA[Pencarian Dua Warga]]></category>
		<category><![CDATA[Sukabumi]]></category>
		<category><![CDATA[Tim SAR]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://indonesiawatch.id/?p=5514</guid>

					<description><![CDATA[<p>Sukabumi, Indonesiawatch.id –‎ Operasi SAR pencarian dua orang warga belum berhasil ditemukan atau hilang pascabanjir...</p>
<p>The post <a href="https://indonesiawatch.id/pencarian-dua-warga-hilang-di-sukabumi-dialihkan-ke-tim-sar-lokal/">Pencarian Dua Warga Hilang di Sukabumi Dialihkan ke Tim SAR Lokal</a> appeared first on <a href="https://indonesiawatch.id">INDONESIAWATCH</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Sukabumi, Indonesiawatch.id –‎</strong> Operasi SAR pencarian dua orang warga belum berhasil ditemukan atau hilang pascabanjir dan longsor di Sukabumi akan dilanjutkan oleh Tim SAR lokal.</p>
<p>“Dialihkan ke SAR lokal dan untuk keluarga korban akan diberikan santunan oleh Pemerintah Pusat melalui BNPB,” kata Abdul Muhari, Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).</p>
<blockquote>
<h6><strong>Baca juga: </strong></h6>
<h6><strong><span style="color: #ff6600;"><a style="color: #ff6600;" href="https://indonesiawatch.id/operasi-sar-di-sukabumi-dihentikan-dua-orang-dinyatakan-hilang/">Operasi SAR di Sukabumi Dihentikan, Dua Orang Dinyatakan Hilang</a></span></strong></h6>
</blockquote>
<p>Ia menjelaskan, sebelumnya pencarian korban hilang di antaranya tertimbun longsor dikomandoi oleh SAR pusat. Adapun dua orang meninggal yang masih dicari atau dinyatakan hilang adalah Eros (80 tahu) dan Ojang (53 tahun).</p>
<p>Langkah tersebut diambil setelah BNPB menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) dan evaluasi yang di pimpin oleh Deputi Bidang Logistik dan Peralatan Dr. Lilik Kurniawan, pada Selasa sore, (10/12).<br />
‎<br />
Pada rapat ini, lanjut Abdul Muhari, diketahui bahwa Pemerintah Sukabumi memutuskan untuk memperpanjang masa tanggap darurat hingga tujuh hari ke depan.</p>
<p>“Pada rapat ini diketahui bahwa pencarian korban meninggal dunia (MD) a.n Bapak Eros (80 th) dan Bapak Ojang (53th) dialihkan ke SAR lokal,” katanya.</p>
<p>Kondisi terkini, dilaporkan ada penambahan jumlah warga terdampak bencana hidrometeorologi basah‎, yakni banjir dan longsor. Sebelumnya 10.160 warga menjadi 10.237 dan penurunan jumlah pengungsi yang sebelumnya 3.064 menjadi 2.988.</p>
<p><strong>[red]</strong></p>
<p>The post <a href="https://indonesiawatch.id/pencarian-dua-warga-hilang-di-sukabumi-dialihkan-ke-tim-sar-lokal/">Pencarian Dua Warga Hilang di Sukabumi Dialihkan ke Tim SAR Lokal</a> appeared first on <a href="https://indonesiawatch.id">INDONESIAWATCH</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://indonesiawatch.id/pencarian-dua-warga-hilang-di-sukabumi-dialihkan-ke-tim-sar-lokal/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Dua Pesawat Dikerahkan Lakukan Operasi Modifikasi Cuaca di Sukabumi</title>
		<link>https://indonesiawatch.id/dua-pesawat-dikerahkan-lakukan-operasi-modifikasi-cuaca-di-sukabumi/</link>
					<comments>https://indonesiawatch.id/dua-pesawat-dikerahkan-lakukan-operasi-modifikasi-cuaca-di-sukabumi/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 11 Dec 2024 01:41:15 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[News Update]]></category>
		<category><![CDATA[Banjir dan Longsor]]></category>
		<category><![CDATA[BNPB]]></category>
		<category><![CDATA[Breaking News]]></category>
		<category><![CDATA[Dua Pesawat Dikerahkan]]></category>
		<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Oerasi Modifikasi Cuaca]]></category>
		<category><![CDATA[OMC]]></category>
		<category><![CDATA[Sukabumi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://indonesiawatch.id/?p=5511</guid>

					<description><![CDATA[<p>Sukabumi, Indonesiawatch.id –‎ Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) di Sukabumi, Jawa Barat (Jabar) dimulai pada hari...</p>
<p>The post <a href="https://indonesiawatch.id/dua-pesawat-dikerahkan-lakukan-operasi-modifikasi-cuaca-di-sukabumi/">Dua Pesawat Dikerahkan Lakukan Operasi Modifikasi Cuaca di Sukabumi</a> appeared first on <a href="https://indonesiawatch.id">INDONESIAWATCH</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Sukabumi, Indonesiawatch.id –‎</strong> Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) di Sukabumi, Jawa Barat (Jabar) dimulai pada hari ini. Dua pesawat dikerahkan dalam upaya rekayasa cuaca tersebut.</p>
<p>‎“Direncanakan OMC akan dilakukan mulai Rabu, (11/12), dengan mengerahkan dua armada,” kata Abdul Muhari, Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).</p>
<blockquote>
<h6><strong>Baca juga:</strong></h6>
<h6><strong><span style="color: #ff6600;"><a style="color: #ff6600;" href="https://indonesiawatch.id/bmkg-lakukan-operasi-modifikasi-cuaca-di-sukabumi/">BNPB Lakukan Operasi Modifikasi Cuaca di Sukabumi</a></span></strong></h6>
</blockquote>
<p>Ia menjelaskan, ‎OMC ini sebagai upaya untuk mempercepat penangan tanggap darurat di wilayah Kabupaten Sukabumi yang dilakukan BNPB bersama Badan Meteorologi dan Geofisika (BMKG) serta semua unsur terkait.</p>
<p>Langkah ini diambil dikarenakan kondisi cuaca yang labil dan masih sering terjadi hujan dengan intensitas sedang hingga tinggi yang menyebabkan terhambatnya penanganan darurat di wilayah Kabupaten Sukabumi.</p>
<p>“Diharapkan OMC ini dapat mereduksi dan meretribusi curah hujan di wilayah Sukabumi sehingga proses penanganan darurat bisa berjalan lebih optimal dan efisien,” ujarnya.</p>
<p>Selain OMC, lanjut Abdul Muhari, BNPB bersama rombongan Putri Indonesia melakukan pendampingan psikososial di Desa Sukamaju, Kecamatan Cikembar, Kabupaten Sukabumi, pada Selasa (10/12).</p>
<p>Pendampingan tersebut, kata Abdul Muhari, dilakukan untuk memberi motivasi, semangat, dan simpati kepada para warga yang terdampak bencana hidrometeorologi basah‎, yakni banjir dan longsor.</p>
<p>“Pendampingan tersebut diharapkan warga yang terdampak bisa lekas bangkit dari trauma dan bisa melanjutkan hidup dengan penuh harapan.</p>
<p><strong>[red]</strong></p>
<p>The post <a href="https://indonesiawatch.id/dua-pesawat-dikerahkan-lakukan-operasi-modifikasi-cuaca-di-sukabumi/">Dua Pesawat Dikerahkan Lakukan Operasi Modifikasi Cuaca di Sukabumi</a> appeared first on <a href="https://indonesiawatch.id">INDONESIAWATCH</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://indonesiawatch.id/dua-pesawat-dikerahkan-lakukan-operasi-modifikasi-cuaca-di-sukabumi/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Operasi SAR di Sukabumi Dihentikan, Dua Orang Dinyatakan Hilang</title>
		<link>https://indonesiawatch.id/operasi-sar-di-sukabumi-dihentikan-dua-orang-dinyatakan-hilang/</link>
					<comments>https://indonesiawatch.id/operasi-sar-di-sukabumi-dihentikan-dua-orang-dinyatakan-hilang/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 11 Dec 2024 00:41:30 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[News Update]]></category>
		<category><![CDATA[Banjir dan Longsor]]></category>
		<category><![CDATA[BNPB]]></category>
		<category><![CDATA[Breaking News]]></category>
		<category><![CDATA[Dua Orang Hilang]]></category>
		<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Operasi SAR Dihentikan]]></category>
		<category><![CDATA[Sukabumi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://indonesiawatch.id/?p=5506</guid>

					<description><![CDATA[<p>Sukabumi, Indonesiawatch.id –‎ Operasi SAR pencarian 2 orang warga yang hilang pascabanjir dan longsong di...</p>
<p>The post <a href="https://indonesiawatch.id/operasi-sar-di-sukabumi-dihentikan-dua-orang-dinyatakan-hilang/">Operasi SAR di Sukabumi Dihentikan, Dua Orang Dinyatakan Hilang</a> appeared first on <a href="https://indonesiawatch.id">INDONESIAWATCH</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Sukabumi, Indonesiawatch.id –‎</strong> Operasi SAR pencarian 2 orang warga yang hilang pascabanjir dan longsong di Sukabumi, Jawa Barat (Jabar), dihentikan.‎ Dua orang dinyatakan hilang.</p>
<p>Koordinator Basarnas Pos SAR Sukabumi, Suryo Adi, pada Rabu, (11/12), mengatakan, pencarian dua warga hilang diduga tertimbun longsor dihentikan karena masa pencarian tidak diperpanjang.</p>
<blockquote>
<h6><strong>Baca juga:</strong></h6>
<h6><span style="color: #ff6600;"><strong><a style="color: #ff6600;" href="https://indonesiawatch.id/banjir-dan-longsor-sukabumi-5-orang-meninggal-dan-7-hilang/">Banjir dan Longsor Sukabumi: 5 Orang Meninggal dan 7 Hilang</a></strong></span></h6>
</blockquote>
<p>&#8220;Untuk pencarian dua korban tertimbun longsor di Kabupaten Sukabumi tidak diperpanjang sesuai arah dari pimpinan,&#8221; katanya.</p>
<p>Ia menjelaskan, sesuai standar operasional prosedur (SOP) SAR, untuk operasi pencarian dan pertolongan dilaksanakan selama tujuh hari, kecuali ada hal yang menjadi pertimbangan sehingga operasi SAR bisa diperpanjang.</p>
<p style="text-align: left;">Sebelumnya, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Suharyanto, pada Minggu, (8/12), mengatakan, dua warga yang masih dinyatakan hilang akan terua dicari sampai tiga hari ke depan.</p>
<p>Ia menegaskan, ‎Tim SAR akan tetap mencari kedua orang warga yang hilang pascabencana tersebut meskipun pihak keluarga atau ahli waris sudah ikhlas.</p>
<p>“Sebagai aparat masyarakat, kita akan tetap mencari sampai batas yang sudah ditentukan,” ujarnya.</p>
<p>Tim SAR gabungan terdiri dari Basarnas, TNI, Polri, Pemerintah Desa, Relawan, dan semua unsur terkait melakukan pancarian warga yang hilang di Desa Sirnasari dan Desa Rambay‎.</p>
<p>Adapun kedu orang warga yang masih dinyatakan hilang sampai dengan hari ini, yakni Eros (80th), warga Desa Rambay; dan‎ Ojang (53th), warga Desa Sirnasari.</p>
<p>Operasi SAR dipusatkan di dua titik. Pertama, di Desa Rambay, Kecamatan Tegalbuleud, sejak Senin pagi, (9/12), sudah diterjunkan Tim-SAR gabungan terdiri dari Basarnas, Koramil, PT Antam, PT Pama, Rider 300, dan Potensi SAR sebanyak 60 orang.</p>
<p>Namun demikian, di tengah-tengah operasi pencarian korban hilang atas nama Bapak Eros (80th), terkendala hujan dan baru bisa dilanjutkan pada pukul 14.00 WIB.</p>
<p>Titik kedua berada di Desa Sinarsari, Kecamatan Pabuaran. Di titik ini, Tim-SAR gabungan sebanyak 56 orang terdiri dari Basarnas, Brimob Cirebon, Babinsa Pabuaran, Warga Sinarsari, dan Rider.</p>
<p>Tim SAR baru bisa diterjunkan pada Senin siang, (9/12), karena hujan turun sejak pagi dan baru reda pada pukul 12.00 WIB. Untuk mempercepat proses pencarian korban hilang ataS nama Bapak Ojang (53th), sedang diupayakan penerjunan anjing pelacak K9.</p>
<p>Sampai saat rilis ini disampaikan pada Senin malam, Tim-SAR gabungan masih terus berupaya untuk mencari korban hilang di dua titik tersebut.</p>
<p>Sementara itu, 10 orang warga meninggal dunia dan berhasil ditemukan, yakni:</p>
<p>1. Aden Daffa (11th) warga Desa Loji<br />
2. Ade Wahyu (11th) warga Desa Loji<br />
3. Elma Ayunda (27th) warga Desa Loji<br />
4. Siti Hamidah (8th) warga Desa Loji<br />
5. Sahroni (47th) warga Desa Loji<br />
6. Resti (23th) warga Desa Bangbayang<br />
7. Santi (2th) warga Desa Bangbayang<br />
8. Emah (50th) warga Desa Karangjaya<br />
9. Dadang (65th) warga Desa Ciemas<br />
10. Euis (44th) warga Desa Rambay</p>
<p>Berdasarkan kajian cepat sementara, sebanyak 172 desa di 39 kecamatan di Sukabumi terdampak bencana hidrometeorologi basah‎ tersebut.</p>
<p>“Dilaporkan 6.312 KK atau sebanyak 10.160 warga terdampak dan sebanyak 939 KK atau 3.064 mengungsi,” ujar Abdul Muhari, Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB.</p>
<p>BNPB yang diwakili Deputi Bidang Penanganan Darurat, Mayjen Lukmansyah, masih berada di Sukabumi untuk melakukan pendampingan di Posko Utama.</p>
<p>Posko utama ini berada di Pendopo Sukabumi sudah aktif beroperasi dan melangsungkan beberapa kegiatan, diantaranya, melakukan update terkait data terkini warga terdampak dan korban.</p>
<p>Kemudian, update penyaluran dan kebutuhan logistik untuk warga yang menungsi, baik yang berada di pengungsian terpusat maupun mandiri.</p>
<p>Selain itu, dilakukan juga koordinas dengan Tim-SAR gabungan untuk melakukan penyusunan strategi pencarian warga yang hilang agar pencarian bisa berjalan lebih efisien.</p>
<p>Selanjutnya Rapat Koordinasi di Posko Utama akan dilakukan setiap hari pada pagi pukul 07.00 WIB dan malam pukul 19.00 WIB ‎hingga masa tanggap darurat selesai.‎</p>
<p><strong>[red]</strong></p>
<p>The post <a href="https://indonesiawatch.id/operasi-sar-di-sukabumi-dihentikan-dua-orang-dinyatakan-hilang/">Operasi SAR di Sukabumi Dihentikan, Dua Orang Dinyatakan Hilang</a> appeared first on <a href="https://indonesiawatch.id">INDONESIAWATCH</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://indonesiawatch.id/operasi-sar-di-sukabumi-dihentikan-dua-orang-dinyatakan-hilang/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>BNPB: ‎Semua Jalan di Sukabumi Sudah Bisa Dilalui, Jangan Ada Warga Terisolir</title>
		<link>https://indonesiawatch.id/bnpb-semua-jalan-sudah-bisa-dilalui-jangan-ada-warga-terisilir/</link>
					<comments>https://indonesiawatch.id/bnpb-semua-jalan-sudah-bisa-dilalui-jangan-ada-warga-terisilir/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 09 Dec 2024 05:55:31 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[News Update]]></category>
		<category><![CDATA[Banjir dan Longsor]]></category>
		<category><![CDATA[Bencana Hidrometrolog]]></category>
		<category><![CDATA[Breaking News]]></category>
		<category><![CDATA[Sukabumi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://indonesiawatch.id/?p=5431</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta, Indonesiawatch.id –‎ Kepala ‎Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Suharyanto, mengatakan, semua jalan...</p>
<p>The post <a href="https://indonesiawatch.id/bnpb-semua-jalan-sudah-bisa-dilalui-jangan-ada-warga-terisilir/">BNPB: ‎Semua Jalan di Sukabumi Sudah Bisa Dilalui, Jangan Ada Warga Terisolir</a> appeared first on <a href="https://indonesiawatch.id">INDONESIAWATCH</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: left;"><strong>Jakarta, Indonesiawatch.id –</strong>‎ Kepala ‎Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Suharyanto, mengatakan, semua jalan yang tertup di Sukabumi, Jabar, sudah kembali bisa dilalui.</p>
<p>“Saya mencatat, alhamdulillah, kondisi jalan sudah bisa dilewati semua, meskipun perlu kehati-hatian,” ujarnya dalam keterangan pada Senin, (9/12).</p>
<blockquote>
<h6><strong>Baca juga:</strong></h6>
<h6><strong><span style="color: #ff6600;"><a style="color: #ff6600;" href="https://indonesiawatch.id/sepuluh-jembatan-di-sukabumi-terputus-akibat-banjir-dan-longsor/">Sepuluh Jembatan di Sukabumi Terputus Akibat Banjir dan Longsor</a></span></strong></h6>
</blockquote>
<p>Ia menyampaikan, sejumlah jalan sempat tertutup longsor atau rusak pascabanjir akibat bencana hidrometrologiyang menerjang sejumlah wilayah Sukabumi.</p>
<p>“Ini nanti, tolong semua untuk fokus ke situ, jangan sampai masih ada rakyat yang terisolir,” katanya.</p>
<p>‎Suharyanto juga menekankan agar pendistribusian pasokan BBM yang sudah berjalan dengan baik jangan sampai tersendat.</p>
<p>“Tolong ini diikuti terus jangan sampai ketersediaan dan pasokan BBM ini tersendat,” katanya.</p>
<p>Suharyanto saat memimpin Rapat Koordinas (Rakor) di Pendopo Kabupaten Sukabumi, pada Minggu, (8/12), menyampaikan terima kasih kepada bupati, Petamina, dan pihak terkait sehingga distribusi BBM kembali berjalan.<br />
‎<br />
“Pendistribusian pasokan BBM yang alhamdulillah sudah ada, terima kasih Pak Bupati beserta Pertamina dan jajaran,” katanya.</p>
<p>Ia lantas mengingatkan agar penanganan rumah warga yang rusak berat sebanyak 682 unit dan tersebar di sejumlah wilayah harus ditangani secara tepat karena tidak semua rumah harus direlokasi.</p>
<p>“Sebanyak 628 rumah rusak berat ini, tidak semuanya harus direlokasi karena mengalami dampak dari bencana yang berbeda-beda,” katanya.</p>
<p>Dalam lawatannya yang kedua di Sukabumi pasca bencana banjir dan tanah longsor di Sukabumi, Suharyanto mengunjungi pos pengungsian di Desa Ciengang, Kecamatan Gegerbitung, Sukabumi‎.</p>
<p>Ia menenumui para pengungsi dan berbincang dengan warga serta memastikan kebutuhan logistik warga pengungsi sudah terpenuhi dan tidak kekurangan suatu apapun.</p>
<p>The post <a href="https://indonesiawatch.id/bnpb-semua-jalan-sudah-bisa-dilalui-jangan-ada-warga-terisilir/">BNPB: ‎Semua Jalan di Sukabumi Sudah Bisa Dilalui, Jangan Ada Warga Terisolir</a> appeared first on <a href="https://indonesiawatch.id">INDONESIAWATCH</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://indonesiawatch.id/bnpb-semua-jalan-sudah-bisa-dilalui-jangan-ada-warga-terisilir/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Sukabumi Diminta Segera Aktivasi Posko Tanggap Darurat Bencana</title>
		<link>https://indonesiawatch.id/sukabumi-diminta-segera-aktivasi-posko-tanggap-darurat-bencana/</link>
					<comments>https://indonesiawatch.id/sukabumi-diminta-segera-aktivasi-posko-tanggap-darurat-bencana/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 07 Dec 2024 07:13:24 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[News Update]]></category>
		<category><![CDATA[Banjir dan Longsor]]></category>
		<category><![CDATA[BNPB]]></category>
		<category><![CDATA[Breaking News]]></category>
		<category><![CDATA[Posko Darurat Bencana]]></category>
		<category><![CDATA[Sukabumi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://indonesiawatch.id/?p=5340</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta, Indonesiawatch.id – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) meminta agar Sukabumi segera mengaktivasi posko tanggap...</p>
<p>The post <a href="https://indonesiawatch.id/sukabumi-diminta-segera-aktivasi-posko-tanggap-darurat-bencana/">Sukabumi Diminta Segera Aktivasi Posko Tanggap Darurat Bencana</a> appeared first on <a href="https://indonesiawatch.id">INDONESIAWATCH</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Indonesiawatch.id –</strong> Badan Nasional Penanggulangan Bencana (<span style="color: #ff6600;"><a style="color: #ff6600;" href="https://www.bnpb.go.id/">BNPB</a></span>) meminta agar Sukabumi segera mengaktivasi posko tanggap darurat bencana.</p>
<p>“Segera saja untuk mengaktivasi posko tanggap darurat bencana di wilayah Sukabumi,” kata Suharyato, Kepala BNPB dalam keterangan pada Sabtu, (7/12).</p>
<blockquote>
<h6><strong>Baca juga:<br />
</strong><span style="color: #ff6600;"><strong><a style="color: #ff6600;" href="https://indonesiawatch.id/bmkg-lakukan-operasi-modifikasi-cuaca-di-sukabumi/">BNPB Lakukan Operasi Modifikasi Cuaca di Sukabumi</a></strong></span></h6>
</blockquote>
<p>Ia menyampaikan, aktivasi posko darurat bencana tersebut ‎supaya lebih mudah koordinasi dan fungsi komando bisa berjalan efektif.</p>
<p>Melihat kondisi terdampak bencana di Sukabumi, Suharyanto menyarankan untuk dibuat dua posko, yakni posko utama berada di Pendopo Sukabumi dan posko taktis berada di Pelabuhan Ratu.</p>
<p>“Posko utama bisa dibuat di Pendopo Sukabumi, untuk posko taktis berada di Pelabuhan Ratu karena di sana banyak titik bencana,” ujarnya.</p>
<p>Suharyanto menyampaikan arahan tersebut ketika memimpin rapat koordinasi (Rakor) penanganan darurat bencana di wilayah Kabupaten Sukabumi di Pendopo Sukabumi pada Jumat, (6/12).</p>
<p>Dalam kondisi tanggap darurat, BNPB akan terus mendampingi pemerintah daerah dalam upaya percepatan penanganan. Namun apabila dirasa situasi sudah mulai kondusif, maka lambat laun akan diserahterimakan kembali kepada pemerintah daerah.</p>
<p>“Besok [Sabtu] sudah harus terbentuk, buat juga organisasi logistiknya,” ujarnya.</p>
<p>Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia ( DPR RI), Cucun Ahmad Syamsurijal, mengapresiasi respons cepat penanganan bencana di Sukabumi.</p>
<p>“Saya apresiasi kinerja BNPB dalam penanganan bencana Sukabumi, sudah cukup optimal, sinergitas pemerintah pusat dan daerah sudah berjalan baik,” katanya.</p>
<p><strong>[red]</strong></p>
<p>The post <a href="https://indonesiawatch.id/sukabumi-diminta-segera-aktivasi-posko-tanggap-darurat-bencana/">Sukabumi Diminta Segera Aktivasi Posko Tanggap Darurat Bencana</a> appeared first on <a href="https://indonesiawatch.id">INDONESIAWATCH</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://indonesiawatch.id/sukabumi-diminta-segera-aktivasi-posko-tanggap-darurat-bencana/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>BNPB Lakukan Operasi Modifikasi Cuaca di Sukabumi</title>
		<link>https://indonesiawatch.id/bmkg-lakukan-operasi-modifikasi-cuaca-di-sukabumi/</link>
					<comments>https://indonesiawatch.id/bmkg-lakukan-operasi-modifikasi-cuaca-di-sukabumi/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 07 Dec 2024 06:15:39 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[News Update]]></category>
		<category><![CDATA[banjir]]></category>
		<category><![CDATA[BMKG]]></category>
		<category><![CDATA[BNPB]]></category>
		<category><![CDATA[Breaking News]]></category>
		<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Hujan]]></category>
		<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Operasi Modifikasi Cuaca]]></category>
		<category><![CDATA[Sukabumi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://indonesiawatch.id/?p=5332</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta, Indonesiawatch.id – ‎‎Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) akan melakukan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) di...</p>
<p>The post <a href="https://indonesiawatch.id/bmkg-lakukan-operasi-modifikasi-cuaca-di-sukabumi/">BNPB Lakukan Operasi Modifikasi Cuaca di Sukabumi</a> appeared first on <a href="https://indonesiawatch.id">INDONESIAWATCH</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Indonesiawatch.id –</strong> ‎‎Badan Nasional Penanggulangan Bencana (<a href="https://www.bnpb.go.id/">BNPB</a>) akan melakukan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) di sekitar wilayah Sukabumi, Jawa Barat (Jabar).</p>
<p>Kepala BNPB, Suharyanto, dalam keterangan pers pada Sabtu, (7/12), menyampaikan, modifikasi cuaca ini untuk mengantisipasi bencana susulan, khususnya banjir akibat hujan lebat.</p>
<blockquote>
<h6><strong>Baca juga:<br />
</strong><strong><span style="color: #ff6600;"><a style="color: #ff6600;" href="https://indonesiawatch.id/banjir-dan-longsor-sukabumi-5-orang-meninggal-dan-7-hilang/">Banjir dan Longsor Sukabumi: 5 Orang Meninggal dan 7 Hilang</a></span></strong></h6>
</blockquote>
<p>‎Dalam Rapat Koordinasi (Rakor) penanganan darurat bencana di wilayah Kabupaten Sukabumi pada Jumat, (6/12), Suharyato menyampaikan, OMC ini dilakukan untuk mengurangi intensitas cuaca di wilayah terdampak bencana.<br />
‎<br />
‎“Kami berupaya untuk meminimalisir atau mengurangi jumlah debit hujan yang turun di wilayah Sukabumi dengan Operasi Modifikasi Cuaca,” katanya.</p>
<p>Terebih, lanjut Suharyanto, ‎Berdasarkan informasi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (<a href="https://www.bmkg.go.id/">BMKG</a>) wilayah Sukabumi masih berpotensi diguyur hujan.</p>
<p>Lebih lanjut Suharyanto menyampikan, ‎meskipun hujan tidak bisa dihentikan, OMC ini diharapkan dapat mengurangi intensitas hujan yang turun.</p>
<p>Selain untuk mempermudah proses pencarian korban hilang dilapangan, kata dia, OMC ini juga sebagai bentuk tindakan prefentif dalam mengantisipasi adanya potensi bencana susulan.</p>
<p><strong>[red]</strong></p>
<p>The post <a href="https://indonesiawatch.id/bmkg-lakukan-operasi-modifikasi-cuaca-di-sukabumi/">BNPB Lakukan Operasi Modifikasi Cuaca di Sukabumi</a> appeared first on <a href="https://indonesiawatch.id">INDONESIAWATCH</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://indonesiawatch.id/bmkg-lakukan-operasi-modifikasi-cuaca-di-sukabumi/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>

<!--
Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: https://www.boldgrid.com/w3-total-cache/


Served from: indonesiawatch.id @ 2026-04-19 21:13:59 by W3 Total Cache
-->