<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>suku bunga bank indonesia Archives - INDONESIAWATCH</title>
	<atom:link href="https://indonesiawatch.id/tag/suku-bunga-bank-indonesia/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://indonesiawatch.id/tag/suku-bunga-bank-indonesia/</link>
	<description>Melihat Indonesia Dalam Berita</description>
	<lastBuildDate>Wed, 18 Dec 2024 01:44:56 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0</generator>

<image>
	<url>https://indonesiawatch.id/wp-content/uploads/2024/06/cropped-logo-IW-1-e1719970085662-32x32.png</url>
	<title>suku bunga bank indonesia Archives - INDONESIAWATCH</title>
	<link>https://indonesiawatch.id/tag/suku-bunga-bank-indonesia/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Bank Indonesia Mau Umumkan BI Rate Saat Diterpa Isu Korupsi</title>
		<link>https://indonesiawatch.id/bank-indonesia-mau-umumkan-bi-rate-saat-diterpa-isu-korupsi/</link>
					<comments>https://indonesiawatch.id/bank-indonesia-mau-umumkan-bi-rate-saat-diterpa-isu-korupsi/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 18 Dec 2024 01:44:56 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[Hukum]]></category>
		<category><![CDATA[News Update]]></category>
		<category><![CDATA[Bank Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[BI rate]]></category>
		<category><![CDATA[Breaking News]]></category>
		<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Perry Warjiyo]]></category>
		<category><![CDATA[suku bunga bank indonesia]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://indonesiawatch.id/?p=5784</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta, Indonesiawatch.id &#8211; Sesuai jadwal, di bulan ini Bank Indonesia mengadakan Rapat Dewan Gubernur (RDG)...</p>
<p>The post <a href="https://indonesiawatch.id/bank-indonesia-mau-umumkan-bi-rate-saat-diterpa-isu-korupsi/">Bank Indonesia Mau Umumkan BI Rate Saat Diterpa Isu Korupsi</a> appeared first on <a href="https://indonesiawatch.id">INDONESIAWATCH</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Indonesiawatch.id &#8211;</strong> Sesuai jadwal, di bulan ini Bank Indonesia mengadakan Rapat Dewan Gubernur (RDG) BI tanggal 17 – 18 Desember 2024. Artinya, hari ini bos-bos BI akan mengumumkan suku bunga acuan.</p>
<p>Putusan ini krusial. Pasalnya saat ini Rupiah tidak baik-baik saja. Ditambah dengan pengumuman resmi pemerintah atas kenaikan PPN menjadi 12% per Januari 2025.</p>
<blockquote>
<h6>Baca juga:<br />
<span style="color: #ff6600;"><a style="color: #ff6600;" href="https://indonesiawatch.id/segini-harta-kekayaan-gubernur-bank-indonesia-yang-kantornya-digeledah-kpk/">Segini Harta Kekayaan Gubernur Bank Indonesia Yang Kantornya Digeledah KPK</a></span></h6>
</blockquote>
<p>Jika pro pertumbuhan, BI seharusnya memiliki ramuan ciamik demi menyeimbangkan kebijakan fiskal yang memberatkan tersebut.</p>
<p>Ekonom dari Lembaga Penyelidikan Ekonomi dan Masyarakat, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (LPEM FEB UI) Teuku Riefky menilai, Bank Indonesia atau BI perlu mempertahankan suku bunga acuan di level 6 persen.</p>
<p>Meski ada ruang bagi BI untuk memangkas suku bunga acuannya, kata Riefky, rupiah sedang mengalami tekanan depresiasi yang cukup signifikan.Menurut dia, pemotongan BI rate dapat memperburuk tekanan tersebut.</p>
<p>&#8220;Mengingat besarnya tekanan pada rupiah, kami memandang BI perlu menahan suku bunga acuannya di 6 persen dalam rapat Dewan Gubernur (RDG) bulan ini,&#8221; kata Teuku, (17/12).</p>
<p>Di tengah pengumuman suku bunga acuan, BI juga sedang diterpa isu korupsi. Senin malam (16/12), KPK menggeledah ruang kerja Gubernur Bank Indonesia(BI) dan ruangan lainnya.</p>
<p>KPK menggeledah BI dan berhasil menyita sejumlah barang. Penggeledahan itu berkaitan dengan dugaan korupsi penggunaan dana corporate social responsibility (CSR) BI dan OJK. Dari penggeledahan itu, KPK menyita sejumlah barang.</p>
<p><strong>[red]</strong></p>
<p>The post <a href="https://indonesiawatch.id/bank-indonesia-mau-umumkan-bi-rate-saat-diterpa-isu-korupsi/">Bank Indonesia Mau Umumkan BI Rate Saat Diterpa Isu Korupsi</a> appeared first on <a href="https://indonesiawatch.id">INDONESIAWATCH</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://indonesiawatch.id/bank-indonesia-mau-umumkan-bi-rate-saat-diterpa-isu-korupsi/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Dewan Gubernur Bank Indonesia Mau Rapat, BI Rate Stagnan atau Turun?</title>
		<link>https://indonesiawatch.id/dewan-gubernur-bank-indonesia-mau-rapat-bi-rate-stagnan-atau-turun/</link>
					<comments>https://indonesiawatch.id/dewan-gubernur-bank-indonesia-mau-rapat-bi-rate-stagnan-atau-turun/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 19 Nov 2024 04:20:36 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[News Update]]></category>
		<category><![CDATA[Bank Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Breaking News]]></category>
		<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[inflasi]]></category>
		<category><![CDATA[nilai tukar rupiah]]></category>
		<category><![CDATA[suku bunga bank indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[the fed]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://indonesiawatch.id/?p=4957</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta, Indonesiawatch.id &#8211; Bank Indonesia (BI) hari ini akan memulai Rapat Dewan Gubernur. Hasilnya akan...</p>
<p>The post <a href="https://indonesiawatch.id/dewan-gubernur-bank-indonesia-mau-rapat-bi-rate-stagnan-atau-turun/">Dewan Gubernur Bank Indonesia Mau Rapat, BI Rate Stagnan atau Turun?</a> appeared first on <a href="https://indonesiawatch.id">INDONESIAWATCH</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Indonesiawatch.id &#8211;</strong> Bank Indonesia (BI) hari ini akan memulai Rapat Dewan Gubernur. Hasilnya akan diumumkan pada 20 November 2024, pukul 14.00 WIB. Para pelaku pasar sedang menanti keputusan <a href="https://www.bi.go.id/id/default.aspx">BI</a> atas penentuan suku bunga acuan (BI Rate).</p>
<blockquote class="twitter-tweet" data-media-max-width="560">
<p dir="ltr" lang="in">Yuk, <a href="https://twitter.com/hashtag/BeriMakna?src=hash&amp;ref_src=twsrc%5Etfw">#BeriMakna</a> dengan ketahui info lengkapnya, 3 HARI LAGI!</p>
<p>Saksikan:<br />
📢Pengumuman Hasil Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia November 2024<br />
🗓️Rabu, 20 November 2024<br />
⏰14.00 WIB</p>
<p>di Media sosial Bank Indonesia<br />
YouTube<a href="https://t.co/vAk8SEbdnL">https://t.co/vAk8SEbdnL</a><br />
Instagram<a href="https://t.co/Fosu6wqpfp">https://t.co/Fosu6wqpfp</a></p>
<p>— Bank Indonesia (@bank_indonesia) <a href="https://twitter.com/bank_indonesia/status/1857937691620552857?ref_src=twsrc%5Etfw">November 17, 2024</a></p></blockquote>
<p><script async src="https://platform.twitter.com/widgets.js" charset="utf-8"></script></p>
<p>Di Oktober kemarin, BI menahan suku bunga acuan pada level 6%, suku bunga Deposit Facility sebesar 5,25%, dan suku bunga Lending Facility sebesar 6,75%. &#8220;Keputusan ini konsisten dengan arah kebijakan moneter untuk memastikan tetap terkendalinya inflasi,” kata Gubernur BI Perry Warjiyo dalam konferensi pers usai RDG, 16 Oktober lalu.</p>
<blockquote>
<h6>Baca juga:<br />
<span style="color: #ff6600;"><a style="color: #ff6600;" href="https://indonesiawatch.id/wah-jelang-pemerintahan-baru-bi-pangkas-suku-bunga-acuan/">Wah! Jelang Pemerintahan Baru, BI Pangkas Suku Bunga Acuan</a></span></h6>
</blockquote>
<p>Meski demikian, saat ini selain faktor internal, BI juga akan mempertimbangkan faktor eksternal dalam penentuan suku bunga acuan. Salah satunya adalah terpilih kembalinya Donald Trump menjadi presiden Amerika Serikat.</p>
<p>Menariknya, sehari setelah Trump menang berdasarkan hitung cepat, Bank Sentralnya Amerika Serikat, yaitu Federal Reserve (The Fed) langsung menurunkan suku bunga acuannya. Kesepakatan itu disampaikan setelah pimpinan The Fed melakukan pertemuan Federal Open Market Committee (FOMC) yang berakhir pada Kamis (7/11) waktu setempat.</p>
<p>The Fed memutuskan untuk menurunkan suku bunga federal fund rate (FFR) pada level 4,50%-4,75%. &#8220;Komite memutuskan untuk menurunkan kisaran target suku bunga sebesar seperempat poin menjadi 4,5% hingga 4,75%,&#8221; kata Ketua The Fed, Jerome Powell.</p>
<p>Terpilihnya Trump dan penurunan suku bunga the Fed akan menjadi pertimbangan bagi dewan gubernur BI untuk menetapkan suku bunga acuan BI.</p>
<p>Direktur Pengembangan Big Data Indef Eko Listiyanto seperti dikutip dari bisnis.com, mengatakan bahwa BI mempunyai cukup ruang untuk menurunkan suku bunga acuan. Menurutnya, inflasi nasional masih terjaga rendah. Di samping itu, The Fed juga sudah menurunkan suku bunga acuannya terlebih dahulu.</p>
<p>The post <a href="https://indonesiawatch.id/dewan-gubernur-bank-indonesia-mau-rapat-bi-rate-stagnan-atau-turun/">Dewan Gubernur Bank Indonesia Mau Rapat, BI Rate Stagnan atau Turun?</a> appeared first on <a href="https://indonesiawatch.id">INDONESIAWATCH</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://indonesiawatch.id/dewan-gubernur-bank-indonesia-mau-rapat-bi-rate-stagnan-atau-turun/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>3,5 Tahun Tahan BI Rate tanpa Relaksasi, INDEF: BI Jangan Susah-susah Turunin Suku Bunga</title>
		<link>https://indonesiawatch.id/35-tahun-tahan-bi-rate-tanpa-relaksasi-indef-bi-jangan-susah-susah-turunin-suku-bunga/</link>
					<comments>https://indonesiawatch.id/35-tahun-tahan-bi-rate-tanpa-relaksasi-indef-bi-jangan-susah-susah-turunin-suku-bunga/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 06 Sep 2024 06:06:44 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[News Update]]></category>
		<category><![CDATA[BI rate]]></category>
		<category><![CDATA[Breaking News]]></category>
		<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[INDEF]]></category>
		<category><![CDATA[moneter]]></category>
		<category><![CDATA[suku bunga bank indonesia]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://indonesiawatch.id/?p=3497</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta, Indonesiawatch.id – Selama 3,5 tahun, dari 18 Februari 2021 – 21 Agustus 2024, suku...</p>
<p>The post <a href="https://indonesiawatch.id/35-tahun-tahan-bi-rate-tanpa-relaksasi-indef-bi-jangan-susah-susah-turunin-suku-bunga/">3,5 Tahun Tahan BI Rate tanpa Relaksasi, INDEF: BI Jangan Susah-susah Turunin Suku Bunga</a> appeared first on <a href="https://indonesiawatch.id">INDONESIAWATCH</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Indonesiawatch.id –</strong> Selama 3,5 tahun, dari 18 Februari 2021 – 21 Agustus 2024, suku bunga acuan <a href="http://www.bi.go.id/id">Bank Indonesia</a> (BI Rate) tak pernah turun. Bahkan BI Rate sudah naik 275 basi poin (bps), dari 3,5% menjadi 6,25%.</p>
<p>Padahal sejak 21 Juni 2023, status pandemi Covid-19 sudah dicabut. Alih-alih turun, sejak pencabutan pandemi, suku bunga BI malah naik 50 basis poin (bps).</p>
<p><iframe id="datawrapper-chart-fAV5Y" style="width: 0; min-width: 100% !important; border: none;" title="Suku Bunga Acuan Bank Indonesia (%)" src="https://datawrapper.dwcdn.net/fAV5Y/1/" height="480" frameborder="0" scrolling="no" aria-label="Interactive line chart" data-external="1"></iframe><script type="text/javascript">!function(){"use strict";window.addEventListener("message",(function(a){if(void 0!==a.data["datawrapper-height"]){var e=document.querySelectorAll("iframe");for(var t in a.data["datawrapper-height"])for(var r=0;r<e.length;r++)if(e[r].contentWindow===a.source){var i=a.data["datawrapper-height"][t]+"px";e[r].style.height=i}}}))}();
</script></p>
<p>Peneliti Institute for Development of Economics and Finance (INDEF), Abdul Manap Pulungan menilai karena ulah Dewan Gubernur BI tersebut, ekonomi menjadi lesu. Kondisi ini bisa mengancam pertumbuhan ekonomi Indonesia.</p>
<p>Pasalnya, suku bunga tinggi dapat menghambat kredit, sehingga penyerapan tenaga kerja bisa menurun. Kondisi ini berdampak pada konsumsi masyarakat yang lesu.</p>
<p>“Kita kan di tahun 2022 itu suku bunga 3,5% sekarang 6,25%. Sudah terlalu ketat ekonomi. Kalau nggak turun-turun, apa yang bisa mem-boosting konsumsi,” ujarnya kepada <strong>Indonesiawatch.id</strong>, beberapa waktu lalu.</p>
<div id="attachment_3503" style="width: 595px" class="wp-caption aligncenter"><img fetchpriority="high" decoding="async" aria-describedby="caption-attachment-3503" class="wp-image-3503 size-full" src="https://indonesiawatch.id/wp-content/uploads/2024/09/pulungann.jpg" alt="Peneliti INDEF Abdul Manap Pulungan." width="585" height="389" /><p id="caption-attachment-3503" class="wp-caption-text">Peneliti INDEF Abdul Manap Pulungan.</p></div>
<p>Menurutnya, pemerintah tidak bisa hanya mengandalkan konsumi dan belanja pemerintah untuk menggenjot ekonomi.</p>
<blockquote>
<h6>Baca juga:<br />
<span style="color: #ff6600;"><a style="color: #ff6600;" href="https://indonesiawatch.id/ekonom-bhima-yudistira-menyayangkan-respon-menko-pmk-ketika-banyak-kelas-menengah-jatuh-miskin/">Ekonom Bhima Yudistira Menyayangkan Respon Menko PMK ketika Banyak Kelas Menengah Jatuh Miskin</a></span></h6>
</blockquote>
<p>Kontribusi paling besar terhadap terhadap produk domestik bruto (PDB) Indonesia masih berasal dari pengeluaran rumah tangga, yakni sekitar 50an persen.</p>
<p>“Kan nggak mungkin belanja pemerintah semua. Moneter ini juga harusnya bisa berperanlah [dalam pertumbuhan]. Jangan seenaknya saja,” ujarnya mengomentari rezim moneter pro stabilitas dibandingkan pertumbuhan.</p>
<p>Abdul mengatakan pengetatan BI Rate juga mempengaruhi kegiatan ekspansi bisnis, karena produksi yang turun efek dari permintaan yang lesu. Nah, jika konsumsi rumah tangga tidak maksimal, pertumbuhan ekonomi bisa terseok-seok.</p>
<blockquote>
<h6><strong>Baca juga:</strong><br />
<span style="color: #ff6600;"><a style="color: #ff6600;" href="https://indonesiawatch.id/eks-menkeu-jokowi-sebut-air-minum-galon-buat-orang-miskin-ekonom-peps-tidak-masuk-akal/">Eks Menkeu Jokowi Sebut Air Minum Galon Buat Orang Miskin, Ekonom PEPS: Tidak Masuk Akal!</a></span></h6>
</blockquote>
<p>“Makanya BI jangan susah-susah turunin suku bunga. nahan atau naikin suku bunga. Potong saja, dulu suku bunganya. Jangan hanya memperhatikan dirinya sendiri. Dia [BI] mempertahankan suku bunga pengennya,” ujarnya.</p>
<p>Menurut Abdul, pada April 2024 misalnya, sempat terjadi gejolak ekonomi global. “Tapi hanya Bank Indonesia yang menaikkan suku bunga acuan, kan aneh. Orang negara lain tidak menaikkan suku bunga acuan,” ujarnya.</p>
<p>Sayangnya, ketika BI menaikkan suku bunga acuan dari 5,75% menjadi 6% di April 2024, ternyata nilai Rupiah tidak membaik.</p>
<p>“Rupiah juga nggak baik-baik saja. Tetap saja depresiasi 8% sampai 9%. Sementara negara lain misalnya kayak Thailand, Malaysia, mereka depresiasi, tapi tidak sedalam Indonesia. Padahal mereka tidak menaikkan suku bunga acuannya,” ujarnya.</p>
<p>Keberadaan instrumen Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI) di tengah pengetatan BI Rate, turut menyedot uang dari perbankan.</p>
<p>“Ini semakin berat. Jadi duitnya nggak mutar. Di BI itu punya namanya SRBI. Itu salah satu instrumen bagi bank menempatkan likuiditas yang berlebih. Itu suku bunganya tinggi,” ujarnya.</p>
<blockquote>
<h6><strong>Baca juga:</strong><br />
<span style="color: #ff6600;"><a style="color: #ff6600;" href="https://indonesiawatch.id/dirut-pertamina-kecele-awalnya-puji-deal-kontrak-suplai-lng-pgn-dengan-gunvor/">Dirut Pertamina Kecele, Awalnya Sempat Puji Deal Kontrak Suplai LNG PGN dengan Gunvor</a></span></h6>
</blockquote>
<p>Akibatnya, kata Abdul, perbankan lebih tertarik memarkir likuiditasnya di Bank Indonesia daripada mengucurkannya ke sektor konsumsi dan produksi.</p>
<p><em><strong>Bersambung ke halaman selanjutnya</strong></em></p>
<p>The post <a href="https://indonesiawatch.id/35-tahun-tahan-bi-rate-tanpa-relaksasi-indef-bi-jangan-susah-susah-turunin-suku-bunga/">3,5 Tahun Tahan BI Rate tanpa Relaksasi, INDEF: BI Jangan Susah-susah Turunin Suku Bunga</a> appeared first on <a href="https://indonesiawatch.id">INDONESIAWATCH</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://indonesiawatch.id/35-tahun-tahan-bi-rate-tanpa-relaksasi-indef-bi-jangan-susah-susah-turunin-suku-bunga/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>

<!--
Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: https://www.boldgrid.com/w3-total-cache/


Served from: indonesiawatch.id @ 2026-06-16 01:21:38 by W3 Total Cache
-->