<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Surya Paloh Archives - INDONESIAWATCH</title>
	<atom:link href="https://indonesiawatch.id/tag/surya-paloh/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://indonesiawatch.id/tag/surya-paloh/</link>
	<description>Melihat Indonesia Dalam Berita</description>
	<lastBuildDate>Mon, 11 Nov 2024 03:32:53 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.4</generator>

<image>
	<url>https://indonesiawatch.id/wp-content/uploads/2024/06/cropped-logo-IW-1-e1719970085662-32x32.png</url>
	<title>Surya Paloh Archives - INDONESIAWATCH</title>
	<link>https://indonesiawatch.id/tag/surya-paloh/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Di HUT NasDem, Surya Paloh Senggol Politik Transaksional</title>
		<link>https://indonesiawatch.id/di-hut-nasdem-surya-paloh-senggol-politik-transaksional/</link>
					<comments>https://indonesiawatch.id/di-hut-nasdem-surya-paloh-senggol-politik-transaksional/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 11 Nov 2024 03:32:53 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[News Update]]></category>
		<category><![CDATA[Politik]]></category>
		<category><![CDATA[Akademi Bela Negara]]></category>
		<category><![CDATA[Breaking News]]></category>
		<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[HUT NasDem]]></category>
		<category><![CDATA[kabinet merah putih]]></category>
		<category><![CDATA[Surya Paloh]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://indonesiawatch.id/?p=4621</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta, Indonesiawatch.id – Dengan orasi berapi-api, Ketua Umum (Ketum) Partai NasDem Surya Paloh menegaskan praktik-praktik...</p>
<p>The post <a href="https://indonesiawatch.id/di-hut-nasdem-surya-paloh-senggol-politik-transaksional/">Di HUT NasDem, Surya Paloh Senggol Politik Transaksional</a> appeared first on <a href="https://indonesiawatch.id">INDONESIAWATCH</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Indonesiawatch.id</strong> – Dengan orasi berapi-api, Ketua Umum (Ketum) Partai NasDem Surya Paloh menegaskan praktik-praktik negatif dalam politik harus disingkirkan. Surya mencontohkan politik transaksional sebagai musuh yang harus diberangus dalam tatanan berbangsa dan bernegara.</p>
<p>“Ada praktik-praktik yang harus kita singkirkan yaitu praktik-praktik transaksional dan inilah yang merusuh bersama kita,” kata Surya Paloh saat memimpin Apel Siaga dalam Rangka Hari Ulang Tahun (HUT) ke-13 Partai NasDem di Akademi Bela Negara (ABN), Jakarta Selatan, pada Senin, 11 November 2024.</p>
<p>Surya menegaskan hal-hal tersebut perlu dikesampingkan untuk menguatkan bangsa. Khususnya dalam membangun kekuatan karakter. Dirinya menyentil politisi yang hipokrit yang lebih mengedepankan kepentingan partai dan golongan di atas kepentingan negara.</p>
<p>“Maka keterusterangan adalah merupakan karakter yang harus kita kedepankan daripada kepura-puraan,” ujar Surya.</p>
<p>Dirinya menjelaskan, legalitas dan peraturan formal saja tidak cukup dalam menjalankan politik yang sehat. Surya menekankan tentang pendekatan politik yang saat ini berfokus pada transaksional sehingga melemahkan pembangunan karakter bangsa yang kuat dan bermoral.</p>
<p>“Kita tahu dalam realisme kehadiran yang ada pada saat ini, seluruh aspek pendekatan, baik itu berdasarkan pemahaman atas dasar-dasar legalitas formalitas yang kita miliki, Undang-undang dan seluruh peraturan yang ada,” tegasnya.</p>
<p>Surya menuturkan NasDem ingin memberikan pembelajaran sebagai partai politik (parpol). Sehingga, kemajuan bangsa yang tertata dapat tercapai.</p>
<p>“Kita ingin memberikan sesuatu yang berarti bukan hanya pada generasi yang kita miliki pada saat ini. Tapi kita juga harus mempersiapkan sungguh-sungguh dengan seluruh kekuatan dan kemampuan yang kita miliki,” kata Surya.</p>
<p>Dirinya juga menyampaikan harapan agar pemerintahan Prabowo-Gibran di Kabinet Merah Putih berjalan dengan baik. Soliditas jajaran kabinet menurutnya penting agar pemerintahan berjalan sukses.</p>
<p>Pernyataan itu diutarakan Paloh saat mengomentari ihwal Prabowo yang mengumpulkan Ketua Umum partai koalisi di Istana Negara pada awal November lalu. “Saya tetap ingin memberikan katakanlah kesempatan di bawah pemerintahan Pak Prabowo ini untuk berjalan sebagaimana mestinya. Dengan harapan kita juga agar <em>success story</em> bisa kita mulai lagi dari apa yang kita capai,&#8221; pungkasnya.</p>
<p><strong>[red]</strong></p>
<p>The post <a href="https://indonesiawatch.id/di-hut-nasdem-surya-paloh-senggol-politik-transaksional/">Di HUT NasDem, Surya Paloh Senggol Politik Transaksional</a> appeared first on <a href="https://indonesiawatch.id">INDONESIAWATCH</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://indonesiawatch.id/di-hut-nasdem-surya-paloh-senggol-politik-transaksional/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Salam Pisah NasDem, Anies Berpotensi Gagal Nyagub?</title>
		<link>https://indonesiawatch.id/salam-pisah-nasdem-anies-berpotensi-gagal-nyagub/</link>
					<comments>https://indonesiawatch.id/salam-pisah-nasdem-anies-berpotensi-gagal-nyagub/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 18 Aug 2024 02:59:17 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[News Update]]></category>
		<category><![CDATA[Politik]]></category>
		<category><![CDATA[Anies Baswedan]]></category>
		<category><![CDATA[Breaking News]]></category>
		<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[NasDem]]></category>
		<category><![CDATA[Surya Paloh]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://indonesiawatch.id/?p=2849</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta, Indonesiawatch.id – Partai NasDem memberikan sinyal untuk tidak mendukung Anies Baswedan di kontestasi Pilkada...</p>
<p>The post <a href="https://indonesiawatch.id/salam-pisah-nasdem-anies-berpotensi-gagal-nyagub/">Salam Pisah NasDem, Anies Berpotensi Gagal Nyagub?</a> appeared first on <a href="https://indonesiawatch.id">INDONESIAWATCH</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Indonesiawatch.id</strong> – Partai NasDem memberikan sinyal untuk tidak mendukung Anies Baswedan di kontestasi Pilkada Jakarta 2024. Sinyalemen tersebut diungkap Ketua Umum (Ketum) NasDem Surya Paloh. Paloh yang baru saja menerima Tanda Jasa dan Tanda Kehormatan berupa Medali Kepeloporan dari Presiden Jokowi di Istana Negara, Jakarta pada Rabu (14/8) menyampaikan keputusan penting itu di hadapan awak media.</p>
<p>Paloh mengatakan, ia juga telah bertemu Anies Baswedan dan membahas terkait pencalonannya di Pilkada Jakarta di NasDem Tower, Jakarta. “Iya. Jelas itu. Saya sudah beritahu Pak Anies. Anda sebagai adik, ini bukan momen anda maju di Pilkada Jakarta. Kita cari nanti momentumnya yang tepat. Ada pemahaman itu,” ucap Surya Paloh dalam keterangannya di kediaman Prabowo Subianto, Jalan Kertanegara, Jakarta, pada Kamis (15/8).</p>
<p>Surya Paloh menyebut sulit bagi Anies untuk maju di Pilkada Jakarta. Menurutnya, NasDem tidak bisa sendiri mengusung Anies sebagai persyaratan pencalonan kepala daerah di Jakarta. “Pak Anies ya, kalian tahu situasi yang ada. Barangkali susah beliau untuk maju pada Pilkada Jakarta ini,” kata Paloh.</p>
<p>Dirinya menyebut, keputusan NasDem mengalihkan dukungan merupakan keputusan realistis. Pasalnya, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) yang menjadi sekutu NasDem di Pilkada Jakarta membuka opsi untuk meninggalkan Anies Baswedan dan bergabung dengan Koalisi Indonesia Maju (KIM) yang akan mengusung Ridwan Kamil untuk maju sebagai bakal calon gubernur pada Pilkada Jakarta 2024.</p>
<p>Pasca keluarnya PKS dari koalisi pendukung Anies, NasDem mengikuti langkah yang sama. NasDem memutuskan untuk sejalan dengan PKS bergabung dalam kubu KIM. “Yang jelas, Anies adalah sahabat NasDem. Saya sudah katakan tadi berulangkali bahwa di dalam pencalonan, ini enggak hanya NasDem sendiri. Ini harus ada kelengkapan, yang saling melengkapi, saling pengertian. Saya berpikir positif semuanya tentu berpikir bagaimana yang terbaik yang bisa diberikan suatu institusi partai politik dalam peran bersama,” ujar Paloh.</p>
<p>Paloh memastikan partainya akan memosisikan diri berada dalam koalisi pemerintahan baru mendatang. Dirinya juga tidak membantah partainya akan bergabung ke KIM untuk Pilkada Jakarta 2024. “Saya pikir itu sudah jelas. itu sudah saya jelaskan dari sejak awal, artinya terlepas koalisi siapa, NasDem memposisikan diri langsung untuk berada dalam pemerintahan,” kata Paloh.</p>
<p>Terpisah, Sekretaris Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) DPP Partai NasDem, Willy Aditya, mengatakan pihaknya tak kecewa batal mengusung Anies Baswedan di Pilkada Jakarta 2024. Willy mengatakan keputusan itu tidak dibuat mendadak. “Tidak ada yang kecewa, teman teman bisa tanya ke Mas Anies dan ini bukan keputusan yang ujug-ujug,” kata Willy di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (16/8).</p>
<p>Wakil Ketua Badan Legislasi (Baleg) DPR itu menyebut, ada dinamika politik yang terjadi. Dan situasi tersebut juga sudah dibicarakan Ketum NasDem bersama Anies. “Ada banyak dinamika, ada banyak variabel yang semua diambil, dan dibicarakan secara bersama sama dengan Mas Anies,” ucap Willy.</p>
<p>Sebelumnya, NasDem merupakan salah satu partai yang mengusung dan mengorbitkan pasangan Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar dalam Pilpres 2024 lalu. NasDem menjadi partai yang paling awal membeberkan arah dukungan Pilpresnya dengan mengusung mantan Gubernur Jakarta itu. Setelah pasangan Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar kalah dalam Pilpres 2024, Anies kembali berencana maju di Pilkada Jakarta sebagai inkumben.</p>
<p>Semula, partai yang mendukung Anies pada pilpres yang lalu, kembali akan pasang badan untuk memberi dukungannya pada pertarungan pilkada Jakarta. Namun, dinamika politik terjadi. PKS dan NasDem menarik dukungannya pada Anies pada Agustus ini.</p>
<p>Sesaat setelah menyampaikan pernyataan batal mendukung Anies Baswedan, Ketum NasDem Surya Paloh dan jajaran petinggi NasDem berkunjung ke kediaman Ketua Umum Partai Gerindra sekaligus presiden terpilih Prabowo Subianto pada Kamis, 15 Agustus 2024. Prabowo menerima langsung kedatangan Surya Paloh. Pertemuan itu juga dihadiri Sekjen Gerindra Ahmad Muzani dan Waketum Gerindra Sugiono.</p>
<p><strong>[red]</strong></p>
<p>The post <a href="https://indonesiawatch.id/salam-pisah-nasdem-anies-berpotensi-gagal-nyagub/">Salam Pisah NasDem, Anies Berpotensi Gagal Nyagub?</a> appeared first on <a href="https://indonesiawatch.id">INDONESIAWATCH</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://indonesiawatch.id/salam-pisah-nasdem-anies-berpotensi-gagal-nyagub/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>

<!--
Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: https://www.boldgrid.com/w3-total-cache/


Served from: indonesiawatch.id @ 2026-04-23 04:07:49 by W3 Total Cache
-->