<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Artificial Intelligence Archives - INDONESIAWATCH</title>
	<atom:link href="https://indonesiawatch.id/tag/artificial-intelligence/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://indonesiawatch.id/tag/artificial-intelligence/</link>
	<description>Melihat Indonesia Dalam Berita</description>
	<lastBuildDate>Wed, 23 Jul 2025 09:21:21 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0</generator>

<image>
	<url>https://indonesiawatch.id/wp-content/uploads/2024/06/cropped-logo-IW-1-e1719970085662-32x32.png</url>
	<title>Artificial Intelligence Archives - INDONESIAWATCH</title>
	<link>https://indonesiawatch.id/tag/artificial-intelligence/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Dari Batik ke Panggung Dunia: Miklos Sunario Bicara Masa Depan AI di Istana Presiden Republik Ceko</title>
		<link>https://indonesiawatch.id/dari-batik-ke-panggung-dunia-miklos-sunario-bicara-masa-depan-ai-di-istana-presiden-republik-ceko/</link>
					<comments>https://indonesiawatch.id/dari-batik-ke-panggung-dunia-miklos-sunario-bicara-masa-depan-ai-di-istana-presiden-republik-ceko/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 23 Jul 2025 09:21:21 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Teknologi]]></category>
		<category><![CDATA[Artificial Intelligence]]></category>
		<category><![CDATA[Breaking News]]></category>
		<category><![CDATA[Miklos Sunario]]></category>
		<category><![CDATA[Presiden Ceko]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://indonesiawatch.id/?p=7260</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta, Indonesiawatch.id &#8211; Mengenakan batik dan membawa semangat Indonesia, Miklos Sunario—pemuda Indonesia yang tiga kali...</p>
<p>The post <a href="https://indonesiawatch.id/dari-batik-ke-panggung-dunia-miklos-sunario-bicara-masa-depan-ai-di-istana-presiden-republik-ceko/">Dari Batik ke Panggung Dunia: Miklos Sunario Bicara Masa Depan AI di Istana Presiden Republik Ceko</a> appeared first on <a href="https://indonesiawatch.id">INDONESIAWATCH</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><b>Jakarta, Indonesiawatch.id</b> &#8211; Mengenakan batik dan membawa semangat Indonesia, Miklos Sunario—pemuda Indonesia yang tiga kali tampil di forum global PBB—kembali menorehkan jejak bersejarah. Kali ini, ia hadir sebagai pembicara terpilih di <i>Moonshot Youth Innovation Summit</i> yang digelar di Istana Kepresidenan Republik Ceko, sebuah ajang bergengsi yang tahun ini menerima aplikasi dari 135 negara.</p>
<p>Acara tersebut turut dihadiri Presiden Republik Ceko, Petr Pavel, yang menyampaikan pesan inspiratif: generasi muda harus berani mencipta, menjunjung nilai, dan siap berkolaborasi. Dihadiri investor global dan institusi strategis, forum ini menjadi panggung langka tempat ide, teknologi, dan kepemimpinan berpadu.</p>
<p>Dalam pidatonya, Miklos menegaskan kecerdasan buatan atau <i>Artificial Intelligence</i> (AI) bukanlah akhir dari pekerjaan manusia, melainkan awal dari peran yang lebih bernilai.</p>
<p>Mengutip data <i>World Economic Forum</i> (2025), ia menyebut bahwa meski 92 juta pekerjaan diperkirakan tergantikan oleh AI sebelum 2030, akan muncul 170 juta peluang kerja baru—jika manusia memilih untuk memimpin, bukan takut.</p>
<p>&#8220;Kita bisa menjadi generasi yang tunduk pada AI, atau generasi yang membentuknya demi kebaikan umat manusia,&#8221; tegas Miklos, yang kini menjabat sebagai Youth Mentor Moonshot.</p>
<p>Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, atas dukungan yang diberikan, sekaligus menegaskan komitmennya membangun AI yang berpihak pada rakyat—dari personalisasi pendidikan hingga pemenuhan gizi bagi 82 juta anak dan ibu hamil/menyusui di Indonesia.</p>
<p>Perjalanan Miklos bersama <i>Moonshot</i> dimulai pada 2022, saat ia dan timnya di Edubeyond menjuarai kompetisi startup global dari 1.500 peserta di 88 negara. Sejak itu, ia bertransformasi dari pendidik dan teknolog menjadi integrator AI humanis di panggung global.</p>
<p>Kini, ia memimpin <i>Futurity Technologies</i>—bukan sekadar menghadirkan inovasi AI untuk hari ini, tetapi merancang visi strategis jangka panjang di mana kecerdasan buatan dan kemanusiaan tumbuh berdampingan. Teknologi <i>Futurity</i> menempatkan manusia sebagai pusat, bukan objek. AI bukan untuk menggantikan, melainkan memperkuat kemampuan manusia dalam berpikir, bekerja, dan berinovasi.</p>
<p>Di tengah dunia yang memasuki era baru—di mana AI menjadi fondasi pendidikan, pemerintahan, dan tenaga kerja—<i>Futurity</i> membuka jalan bagi negara-negara berkembang seperti Indonesia untuk tidak sekadar mengadopsi, tetapi merancang AI-nya sendiri: yang berdaulat, berpihak, dan berpijak pada nilai-nilai lokal.</p>
<p>Selama sepekan di Praha, Miklos tak hanya berbicara—ia berdialog, membangun jejaring, dan meraih dukungan nyata dari tokoh-tokoh dunia. Ia duduk berdampingan dengan Presiden Pavel, berdiskusi dengan investor dan inovator lintas benua, dan membawa suara Indonesia ke tengah perbincangan global tentang masa depan AI.</p>
<p>Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Yemi A.D., pendiri <i>Moonshot Platform</i>, atas keberhasilannya membangun ekosistem pemuda global yang kini mencakup 135 negara. Miklos berharap Indonesia dapat menjadi tuan rumah <i>Moonshot Summit</i> di masa mendatang—sebuah langkah strategis untuk menarik talenta dan investasi global serta menegaskan posisi Indonesia di peta inovasi dunia.</p>
<p>&#8220;Kita tidak bersaing dengan AI. Kita membimbing ke mana ia melangkah. Jangan hanya bertanya apa yang bisa dilakukan AI, tapi tanyakan apa yang seharusnya kita lakukan dengan AI. Dengan imajinasi dan empati, kita bisa membentuk masa depan yang bukan hanya cerdas—tetapi juga adil dan manusiawi,&#8221; tutup Miklos.</p>
<p><b>[red]</b></p>
<p>The post <a href="https://indonesiawatch.id/dari-batik-ke-panggung-dunia-miklos-sunario-bicara-masa-depan-ai-di-istana-presiden-republik-ceko/">Dari Batik ke Panggung Dunia: Miklos Sunario Bicara Masa Depan AI di Istana Presiden Republik Ceko</a> appeared first on <a href="https://indonesiawatch.id">INDONESIAWATCH</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://indonesiawatch.id/dari-batik-ke-panggung-dunia-miklos-sunario-bicara-masa-depan-ai-di-istana-presiden-republik-ceko/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Komdigi Rumuskan Aturan AI yang Lebih Detail</title>
		<link>https://indonesiawatch.id/komdigi-rumuskan-aturan-ai-yang-lebih-detail/</link>
					<comments>https://indonesiawatch.id/komdigi-rumuskan-aturan-ai-yang-lebih-detail/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 07 Jan 2025 02:39:26 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[News Update]]></category>
		<category><![CDATA[Teknologi]]></category>
		<category><![CDATA[Artificial Intelligence]]></category>
		<category><![CDATA[Breaking News]]></category>
		<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Komdigi]]></category>
		<category><![CDATA[Regulasi AI]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://indonesiawatch.id/?p=6398</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta, Indonesiawatch.id –‎ Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) tengah mengkaji bentuk dan dasar kebijakan agar...</p>
<p>The post <a href="https://indonesiawatch.id/komdigi-rumuskan-aturan-ai-yang-lebih-detail/">Komdigi Rumuskan Aturan AI yang Lebih Detail</a> appeared first on <a href="https://indonesiawatch.id">INDONESIAWATCH</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Indonesiawatch.id –</strong>‎ Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) tengah mengkaji bentuk dan dasar kebijakan agar pengaturan teknologi kecerdasan artifisial atau Artificial Intelligence (AI) lebih detail.</p>
<p>&#8220;Ada tentang Engine Technologies dalam Undang-Undang PDP (Pelindungan Data Pribadi),” kata<br />
Nezar Patria, Wakil Menteri (Wamen) Komdigi ‎dalam keterangan pada Selasa, (6/1).</p>
<blockquote>
<h6><strong>Baca juga:</strong><br />
<strong><span style="color: #ff6600;"><a style="color: #ff6600;" href="https://indonesiawatch.id/vida-100-bisnis-di-indonesia-khawatir-penipuan-berbasis-ai/">VIDA: 100% Bisnis di Indonesia Khawatir Penipuan Berbasis AI</a></span></strong></h6>
</blockquote>
<p>‎Ia menyampaikan, Komdigi nantinya mungkin menjadikan aturan turunan dalam bentuk Peraturan Presiden (Perpres) atau Permen (Peraturan Menteri (Permen) untuk menjabarkannya lebih detail.</p>
<p>Guna merumuskan aturan pengelolaan teknologi kecerdasan artifisial atau AI tersebut, Komdigi akan ‎melibatkan seluruh pemangku kepentingan untuk perumusan regulasi yang lebih komprehensif.</p>
<p>Upaya tersebut dilakukan setelah sebelumnya Komdigi merilis Surat Edaran Menteri Komunikasi dan Informatika Nomor 9 Tahun 2023 tentang Etika Kecerdasan Artifisial.</p>
<p>Nezar menyatakan, pengaturan lebih rinci merupakan upaya untuk memenuhi kebutuhan masyarakat berkaitan dengan kebijakan dan tata kelola pemanfaatan teknologi AI.</p>
<p>“Sambutan masyarakat cukup positif terhadap Surat Edaran Menteri tersebut,” katanya.</p>
<p>Namun, lanjut dia saat menerima Staf Khusus (Stafsus) Presiden Bidang Ekonomi Kreatif, Yovie Widiyanto, pemerintah perlu memberlakukan peraturan yang lebih merinci seiring perkembangan pengunaannya di Indonesia.<br />
‎<br />
Nezar mengajak Yovie Widiyanto bersama jajaran bergabung dalam perencanaan pembahasan regulasi teknologi AI tersebut. Menurutnya, pembahasan akan berlangsung serial hingga mendapatkan bentuk pengaturan yang sesuai.</p>
<p>&#8220;Awal bulan Januari ini kita coba akan running diskusi ini, dengan harapan kita bisa menyusun satu draft. Bentuknya belum tahu, apakah Permen, apakah yang lebih tinggi dari itu,” katanya.</p>
<p>Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Komdigi, Mira Tayyiba, mengatakan Kementerian Komdigi biasa menerapkan pendekatan horizontal untuk mengatur pemanfaatan teknologi seperti dalam Undang-Undang (UU) No. 11 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik dan UU No. 27 Tahun 2022 tentang Pelindungan Data Pribadi.</p>
<p>Ia menjelaskan, pendekatan ini dipilih karena permasalahan yang diatur sudah melekat dalam kehidupan sehari-hari masyarakat.</p>
<p>“Namun untuk masalah yang bersifat teknis, akan menggunakan use case yang bersifat teknikal. Seperti halnya teknologi AI untuk kesehatan serta untuk pendidikan,” katanya.</p>
<p>Mira menyatakan, peraturan mengenai adopsi teknologi AI memerlukan sinergi dan kolaborasi dengan lembaga dan kementerian lain.</p>
<p>&#8220;Kami pikir tidak bisa hanya satu kementerian saja, karena yang dihadapi itu agak raksasa,” ujarnya.</p>
<p>Kolaborasi dengan berbagai pihak harus dilakukan, misalnya dengan UU Hak Cipta yang mau direvisi. Komdigi bisa dilibatkan dalam proses pembahasan revisi UU tersebut di DPR.<br />
<strong>[red]</strong></p>
<p>The post <a href="https://indonesiawatch.id/komdigi-rumuskan-aturan-ai-yang-lebih-detail/">Komdigi Rumuskan Aturan AI yang Lebih Detail</a> appeared first on <a href="https://indonesiawatch.id">INDONESIAWATCH</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://indonesiawatch.id/komdigi-rumuskan-aturan-ai-yang-lebih-detail/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Dengan AI, HR Berpeluang Meningkatkan Produktivitas Bisnis Perusahaan</title>
		<link>https://indonesiawatch.id/dengan-ai-hr-berpeluang-meningkatkan-produktivitas-bisnis-perusahaan/</link>
					<comments>https://indonesiawatch.id/dengan-ai-hr-berpeluang-meningkatkan-produktivitas-bisnis-perusahaan/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 04 Sep 2024 10:48:48 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[News Update]]></category>
		<category><![CDATA[Teknologi]]></category>
		<category><![CDATA[Artificial Intelligence]]></category>
		<category><![CDATA[Breaking News]]></category>
		<category><![CDATA[HR]]></category>
		<category><![CDATA[IBM]]></category>
		<category><![CDATA[Roy Kosasih]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://indonesiawatch.id/?p=3442</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta, Indonesiawatch.id – Kecerdasan Buatan atau Artificial Intelligence (AI) tengah mendorong transformasi dalam operasional dan...</p>
<p>The post <a href="https://indonesiawatch.id/dengan-ai-hr-berpeluang-meningkatkan-produktivitas-bisnis-perusahaan/">Dengan AI, HR Berpeluang Meningkatkan Produktivitas Bisnis Perusahaan</a> appeared first on <a href="https://indonesiawatch.id">INDONESIAWATCH</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Indonesiawatch.id</strong> – Kecerdasan Buatan atau <em>Artificial Intelligence</em> (AI) tengah mendorong transformasi dalam operasional dan strategi bisnis perusahaan, termasuk pada departemen Sumber Daya Manusia atau <em>Human Resources (HR)</em>. Organisasi yang inovatif menyadari potensi besar AI dalam memperbaiki model bisnis, dinamika proses kerja, serta pengalaman pelanggan dan karyawan.</p>
<p>Pada mulanya, departemen HR bersifat administratif dan berfokus pada pencatatan dan tugas-tugas klerikal seperti: mengelola <em>file</em> tenaga kerja, mengatur gaji karyawan, serta memastikan bahwa perusahaan telah mengimplementasi peraturan ketenagakerjaan. Meskipun departemen HR berperan penting dalam mengelola operasional para tenaga kerja, kontribusi strategisnya terhadap pertumbuhan bisnis dan inovasi sering kali terlupakan.</p>
<p>Teknologi telah mendorong efisiensi dan memungkinkan departemen HR untuk melakukan tugas-tugas yang ada lebih cepat dan hemat biaya lewat kontribusi yang lebih strategis, seperti mempercepat proses perekrutan dengan mencocokkan keterampilan karyawan dengan jabatan, memprediksi kesuksesan masa depan, dan memperkirakan waktu untuk mengisi lowongan pekerjaan.</p>
<p>Kemampuan ini bisa mengubah departemen HR dari fungsi administratif menjadi mitra strategis yang dapat mengatasi berbagai tantangan bisnis, seperti yang dirasakan IBM ketika menjadi “<em>Client Zero</em>.”</p>
<p>Presiden Direktur IBM Indonesia, Roy Kosasih mengatakan, AI bukan hanya sekedar tentang otomatisasi pekerjaan, namun juga untuk meningkatkan kemampuan manusia dan mendorong fungsi strategis perusahaan. Di IBM, pihaknya berkomitmen untuk membantu perusahaan menyusun ulang peran departemen HR dengan cara mengintegrasikan AI untuk meningkatkan efisiensi, mendorong inovasi, dan mendukung pertumbuhan karier para karyawan.</p>
<p>“Pengalaman kami sendiri menunjukkan bahwa AI dapat membantu departemen HR menjadi mitra strategis yang handal, meningkatkan produktivitas dan menghemat biaya secara signifikan. IBM akan terus memanfaatkan AI secara bertanggung jawab untuk menciptakan peluang baru, mengurangi bias, dan memastikan tempat kerja yang inklusif dan transparan di mana teknologi dan talenta manusia dapat berkembang bersamaan,” kata<strong> </strong>Roy Kosasih.</p>
<p>Dengan menjadi &#8220;<em>Client Zero,</em>&#8221; IBM berhasil merealisasi potensi transformasi AI dalam HR. Integrasi AI generatif dan otomatisasi telah berhasil memangkas biaya operasional HR hingga 40% dan menangani 94% permintaan karyawan melalui asisten digital perusahaan AskHR. Secara keseluruhan, investasi IBM pada AI telah menghasilkan peningkatan produktivitas senilai US$1,6 miliar</p>
<p>Peran inovatif Kecerdasan Buatan dalam departemen HR dapat memberikan perubahan positif di antaranya:</p>
<p><strong>Menciptakan Fungsi Penting dalam HR</strong></p>
<p>AI dapat menciptakan fungsi penting dalam departemen HR, seperti contohnya, &#8220;<em>Talent Scientist</em>” yang bisa menggabungkan peran <em>sourcing</em>, psikologi industri-organisasi, dan AI dalam menganalisis data, mengidentifikasi kandidat terbaik, dan memprediksi keberhasilan. Peran ini merupakan gabungan dari <em>the science of data</em> dengan proses tradisional dari departemen HR untuk mencapai hasil perekrutan yang dapat diprediksi.</p>
<p>Selain itu, ada juga “<em>Talent Influencers</em>,” yang berperan mengembangkan sektor digital dan platform media sosial untuk menarik kandidat terbaik. Para perekrut ini memiliki reputasi yang kuat dan keahlian di bidang mereka, sehingga sangat efektif dalam menarik kandidat.</p>
<p>Menurut Studi Global tahunan yang dilakukan terhadap 3.000 CEO di lebih dari 30 negara dan 26 industri, di wilayah ASEAN, 47% CEO yang disurvei mengatakan bahwa mereka sedang dalam tahap mengadopsi peran AI generatif yang belum ada tahun lalu</p>
<p><strong>Mengoptimalkan Waktu Profesional HR</strong></p>
<p>Dengan mengotomatisasi tugas-tugas repetitif seperti menjawab pertanyaan-pertanyaan rutin, <em>chatbot</em> AI menjadikan tenaga HR lebih efisien dan efektif dalam memberikan dukungan kepada karyawan. Hal ini tidak hanya meningkatkan produktivitas, tetapi juga memungkinkan HR mengambil peran yang lebih strategis dalam pengembangan organisasi, serta membuka peluang karier baru di bidang pengembangan AI.</p>
<p><strong>Menjamin Tidak ada Bias</strong></p>
<p>AI dapat memastikan adanya pengurangan bias jika proses implementasi dan desainnya dilakukan secara benar. Sebagai contoh, aplikasi AI dalam bidang rekrutmen kandidat berpotensi dapat mengubah pola pikir kandidat terkait dengan cara merekomendasikan peran-peran dasar tanpa menyentuh faktor demografi seperti gender dan etnis.</p>
<p>Membangun Aplikasi Kecerdasan Buatan yang efektif dan tanpa bias memerlukan kolaborasi antara ahli konten dan tim <em>machine learning</em>. Keberagaman dalam pola pikir merupakan hal yang penting untuk memastikan bahwa solusi AI dapat terhindar dari potensi bias. Seiring sistem AI yang semakin terintegrasi dalam operasional sehari-hari, tata kelola yang proaktif merupakan faktor yang sangat penting untuk memastikan pengambilan keputusan yang beretika, bertanggung jawab, transparan, dan rasional.</p>
<p>AI dapat mentransformasi departemen HR dengan memberikan peluang baru meskipun juga akan membawa tantangan yang besar. Untuk organisasi bisnis, kunci pemanfaatan AI merupakan mengimbangi kekuatan dan potensi pengawasan yang diperlukan agar proses eksekusi dapat dipercaya. Kombinasi dari AI dan pemahaman strategis dapat membuka peluang bisnis baru serta meningkatkan kontribusi departemen HR dalam sebuah keunggulan kompetitif sebuah organisasi.</p>
<p><strong>[red]</strong></p>
<p>The post <a href="https://indonesiawatch.id/dengan-ai-hr-berpeluang-meningkatkan-produktivitas-bisnis-perusahaan/">Dengan AI, HR Berpeluang Meningkatkan Produktivitas Bisnis Perusahaan</a> appeared first on <a href="https://indonesiawatch.id">INDONESIAWATCH</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://indonesiawatch.id/dengan-ai-hr-berpeluang-meningkatkan-produktivitas-bisnis-perusahaan/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>

<!--
Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: https://www.boldgrid.com/w3-total-cache/


Served from: indonesiawatch.id @ 2026-06-19 04:41:55 by W3 Total Cache
-->