<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>breaking news. konstitusi Archives - INDONESIAWATCH</title>
	<atom:link href="https://indonesiawatch.id/tag/breaking-news-konstitusi/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://indonesiawatch.id/tag/breaking-news-konstitusi/</link>
	<description>Melihat Indonesia Dalam Berita</description>
	<lastBuildDate>Mon, 09 Dec 2024 04:07:34 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1.4</generator>

<image>
	<url>https://indonesiawatch.id/wp-content/uploads/2024/06/cropped-logo-IW-1-e1719970085662-32x32.png</url>
	<title>breaking news. konstitusi Archives - INDONESIAWATCH</title>
	<link>https://indonesiawatch.id/tag/breaking-news-konstitusi/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Timnas Indonesia Vs Myanmar, Shin tae-yong Sampaikan Ini soal Tim Rival</title>
		<link>https://indonesiawatch.id/timnas-indonesia-vs-myanmar-shin-tae-yong-sampaikan-ini-soal-tim-rival/</link>
					<comments>https://indonesiawatch.id/timnas-indonesia-vs-myanmar-shin-tae-yong-sampaikan-ini-soal-tim-rival/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 09 Dec 2024 04:07:34 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[News Update]]></category>
		<category><![CDATA[Olahraga]]></category>
		<category><![CDATA[AMEC 2024]]></category>
		<category><![CDATA[breaking news. konstitusi]]></category>
		<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Piala AFF]]></category>
		<category><![CDATA[PSSI]]></category>
		<category><![CDATA[Shin Tae Yong]]></category>
		<category><![CDATA[Timnas Indonesia Vs Myanmar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://indonesiawatch.id/?p=5425</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta, Indonesiawatch.id –‎ Pelatih Timnas Indonesia, ‎Shin Tae-yong, menyebut Timnas Myanmar yang akan dihadapi Marcelino...</p>
<p>The post <a href="https://indonesiawatch.id/timnas-indonesia-vs-myanmar-shin-tae-yong-sampaikan-ini-soal-tim-rival/">Timnas Indonesia Vs Myanmar, Shin tae-yong Sampaikan Ini soal Tim Rival</a> appeared first on <a href="https://indonesiawatch.id">INDONESIAWATCH</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Indonesiawatch.id –‎</strong> Pelatih Timnas Indonesia, ‎Shin Tae-yong, menyebut Timnas Myanmar yang akan dihadapi Marcelino dkk di Piala AFF atau AMEC 2024 pada Senin petang, (9/12), merupakan lawan berat.</p>
<p>Shin Tae-yong menyampaikan keterangan tersebut ‎dalam konferensi pers jelang laga Timnas Indonesia vs Myanmar di Stadion Thuwunna, Yangon, pada akhir pekan kemarin.</p>
<blockquote>
<h6><strong>Baca juga:</strong></h6>
<h6><strong><span style="color: #ff6600;"><a style="color: #ff6600;" href="https://indonesiawatch.id/timnas-indonesia-vs-myanmar-ini-hiutang-poin-fifa-bagi-timnas-jika-menang-seri-dan-kalah/">Timnas Indonesia Vs Myanmar, Ini Hitungan Poin FIFA bagi Timnas jika Menang, Seri, dan Kalah</a></span></strong></h6>
</blockquote>
<p>Pela</p>
<p>tih asal Korea Selatan (Korsel) tersebut menyebut demikian karena Timnas Myanmar dihuni para pemain senior yang tentunya telah memiliki pengalaman dan jam bermain lebih lama.</p>
<p>“Tidak mudah bagi kami untuk berhadapan dengan tim nasional senior [Myanmar],” ujarnya.</p>
<p>Sedangkan Timnas Indonesia mayoritas berusia 22 tahun. “Kami membawa pemain-pemain yang sangat muda bukan hanya untuk pertandingan ini, tetapi juga untuk kualifikasi Piala Asia tahun depan serta SEA Games,” ucapnya.</p>
<p>Ia menjelaskan, menurunkan para pemain muda agar mereka dapat pengalaman dan menambah jam bertanding untuk persiapan kualifikasi Piala Asia dan SEA Games mendatang.</p>
<p>“Maka saya sangat ingin segenap anggota tim mendapat pengalaman bagus dan juga berkembang,” ujarnya.</p>
<p>Meski <span style="color: #ff6600;"><a style="color: #ff6600;" href="https://www.pssi.org/">PSSI</a></span> tidak memberikan target menjadi juara AFF yang belum pernah diraih Indonesia, setelah 6 kali menjadi finalis. Namun demikian, Shin Tae-yong menyatakan, pihaknya akan mengerhkan kemampuan untuk meraih hasil terbaik.</p>
<p>‎Terlebih lagi, sejumlah pemain seperti Arkhan Kaka, M. Rayhan Hannan, Sulthan Zaky, hingga Kadek Arel sebelumnya tampil bersama Timnas Indonesia U-22. “Sejauh ini kami memiliki persiapan yang sangat bagus,” katanya.</p>
<p>Indonesia berada di Grup B dalam<br />
Pada Piala AFF 2024 bersama Laos, Myanmar, Filipina, dan Vietnam. Pascamenghadapi Myanmar, Timnas Indonesia bakal menjamu Laos di ‎Stadion Manahan, Solo, pada 12 Desember.</p>
<p>Setelah menjamu Laos, pasukan Shin Tae-yong akan memainkan satu laga tandang melawan Vietnam pada 15 Desember, dan mengakhiri fase grup dengan menjamu Filipina pada Kamis, 21 Desember.</p>
<p><strong>Daftar Pemain Timnas Indonesia di Piala AFF 2024</strong></p>
<p>Kiper: Cahya Supriadi, Erlangga Setyo, Daffa Fasya.</p>
<p>Belakang: Achmad Maulana, Muhammad Ferarri, Asnawi Mangkualam Bahar, Dony Tri Pamungkas, Kakang Rudianto, Pratama Arhan, Kadek Arel, Mikael Tata, Sulthan Zaky.</p>
<p>Tengah: Robi Darwis, M Rayhan Hannan, Arkhan Fikri, Marselino Ferdinan, Rivaldo Pakpahan, Zanadin Fariz.</p>
<p>Depan: Hokky Caraka, Afriyanto Nico, Ronaldo Kwateh, Rafael Struick, Victor Dethan, Arkhan Kaka.<br />
<strong>[red]</strong></p>
<p>The post <a href="https://indonesiawatch.id/timnas-indonesia-vs-myanmar-shin-tae-yong-sampaikan-ini-soal-tim-rival/">Timnas Indonesia Vs Myanmar, Shin tae-yong Sampaikan Ini soal Tim Rival</a> appeared first on <a href="https://indonesiawatch.id">INDONESIAWATCH</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://indonesiawatch.id/timnas-indonesia-vs-myanmar-shin-tae-yong-sampaikan-ini-soal-tim-rival/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Ketika Konstitusi Diingkari oleh Penyelenggara Negara Sendiri</title>
		<link>https://indonesiawatch.id/ketika-konstitusi-diingkari-oleh-penyelenggara-negara-sendiri/</link>
					<comments>https://indonesiawatch.id/ketika-konstitusi-diingkari-oleh-penyelenggara-negara-sendiri/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 20 Jul 2024 03:37:54 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum]]></category>
		<category><![CDATA[News Update]]></category>
		<category><![CDATA[Opini]]></category>
		<category><![CDATA[breaking news. konstitusi]]></category>
		<category><![CDATA[demokrasi]]></category>
		<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[pelanggaran HAM]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://indonesiawatch.id/?p=2269</guid>

					<description><![CDATA[<p>Ketika konstitusi negara dilanggar penyelenggara negara itu sendiri, maka sama saja negara itu tidak punya...</p>
<p>The post <a href="https://indonesiawatch.id/ketika-konstitusi-diingkari-oleh-penyelenggara-negara-sendiri/">Ketika Konstitusi Diingkari oleh Penyelenggara Negara Sendiri</a> appeared first on <a href="https://indonesiawatch.id">INDONESIAWATCH</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><em>Ketika konstitusi negara dilanggar penyelenggara negara itu sendiri, maka sama saja negara itu tidak punya konstitusi. Akhirnya kita bernegara tanpa konstitusi, alias bernegara dengan brutal.</em></p>
<p><strong>Jakarta, Indonesiawatch.id &#8211;</strong> Pekik merdeka di tahun empat lima, telah melambungkan harga diri bangsa ini, untuk hidup berdampingan dan sejajar dengan bangsa lain di dunia. Romantika pekik merdeka, kini tersapu awan kelabu ketidakadilan.</p>
<p>Keadilan tinggal sepenggal kata tanpa makna dan tak pernah dapat diraih oleh rakyat kecil. Dalam sejarah perjuangan bangsa, tidak ada sedikitpun tercatat ada peran oligarki, konglomerat maupun penegak hukum. Kemerdekaan direbut dengan darah rakyat.</p>
<p>Lalu mengapa hari ini rakyat pemberi sumbangsih terbesar terhadap berdirinya Indonesia sebagai negara berdaulat, terus disisihkan secara politik, ekonomi dan hukum? Kita tidak perlu lagi berbasa basi atau takut untuk menuding biang kerok dari carut marutnya negara ini adalah para penyelenggara negara yang berprilaku bagai monster terhadap rakyatnya.</p>
<p>Semangat nasionalisme dan gotong royong serta kesetiakawanan sosial, telah tergerus oleh prilaku hedonisme dan ultra capitalism dari para penyelenggara negara. Mereka tak sungkan untuk mensiasati Undang-undang, demi pemenuhan nafsu kekuasaan.</p>
<p>Bahkan mereka tak perduli, perbuatannya dapat mengakibatkan Indonesia suatu masa tinggal sejarah. Mari kita jujur mencermati prestasi para penyelenggara negara pada periode kedua pemerintahan Jokowi.</p>
<p>Indeks demokrasi misalnya. Berdasarkan data Freedom House, indeks demokrasi Indonesia turun dari 62 poin pada 2019 menjadi 53 poin pada 2023. Bahkan menurut Economist Intelligence Unit (EUI), indeks demokrasi Indonesia masih tergolong Flawed Democracy (cacat), jika ditelaah berdasarkan lima indikator besar, yaitu proses pemilu dan pluralisme politik, tata kelola pemerintahan, tingkat partisipasi politik masyarakat, budaya politik, dan kebebasan sipil.</p>
<p>Selanjutnya dalam indeks penegakan HAM. Setara Institute menyusun Indeks HAM dengan mengacu kepada UU No. 12 Tahun 2005 (Pengesahan Kovenan Internasional Hak Sipil dan Politik), serta UU No.11 Tahun 2005 (Pengesahan Kovenan Internasional Hak Ekonomi, Sosial, Budaya).</p>
<p>Mereka menilai kinerja pemerintah dalam melaksanakan amanat UU/kovenan tersebut berdasarkan laporan lembaga negara, laporan organisasi masyarakat, riset lembaga penelitian, dan referensi media. Hasilnya pada 2023, indeks penegakan HAM Indonesia mendapat skor Indeks HAM yaitu 3,2, turun dibanding tahun lalu yang skornya 3,3. Penilaiannya dirumuskan dengan skor berskala 1-7. Skor 1 menggambarkan perlindungan, penghormatan, dan pemenuhan HAM paling buruk, sedangkan skor 7 paling baik.</p>
<p>Di bidang pemberantasan korupsi, Transparency International meluncurkan Indeks Persepsi Korupsi 2023 atau Corruption Perception Index (CPI). Pada tahun 2019 CPI Indonesia dengan skor 40 dan kemudian terjun bebas menjadi 34 pada tahun 2022 lalu, kemudian mengalami stagnan pada tahun 2023.</p>
<p>Demokrasi Indonesia sedang berjalan mundur secara cepat. Padahal kita amat paham, bahwa mundurnya upaya konkrit pemberantasan korupsi, mustahil penegakan demokrasi dan HAM dapat terwujud.</p>
<p>Kemudian, kita amati potret Polri hari ini. Index Mundi sebuah portal data yang berbasis di North Carolina, Amerika Serikat, menyajikan data berdasarkan Perceptions Index, menunjukkan Polri menduduki peringkat teratas polisi paling korupsi di Asia Tenggara. Sementara untuk peringkat dunia Polri menduduki posisi ke 18.</p>
<p>Fenomena menurunnya secara masif indeks sektor-sektor yang menjadi pilar utama bagi terwujudnya kesejahteraan dan keadilan rakyat, menjadi suatu sinyalemen para penyelenggara negara telah ingkar terhadap konstitusi negara secara sistemik. Alih-alih melayani rakyat untuk memperoleh akses terhadap kekayaan alam, sebagai komitmen negara terhadap rakyat dalam mengisi kemerdekaan, ternyata mereka lebih nyaman menjadi antek asing.</p>
<p>Demi mengejar rente, kekayaan alam digadai secara brutal. Harapan rakyat tidak muluk-muluk, semoga Presiden terpilih punya nyali untuk “bersih-bersih” dipekarangan rumahnya sendiri.</p>
<p><strong>Sri Radjasa MBA</strong><br />
<em>-Pengamat Intelijen</em></p>
<p>The post <a href="https://indonesiawatch.id/ketika-konstitusi-diingkari-oleh-penyelenggara-negara-sendiri/">Ketika Konstitusi Diingkari oleh Penyelenggara Negara Sendiri</a> appeared first on <a href="https://indonesiawatch.id">INDONESIAWATCH</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://indonesiawatch.id/ketika-konstitusi-diingkari-oleh-penyelenggara-negara-sendiri/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>

<!--
Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: https://www.boldgrid.com/w3-total-cache/


Served from: indonesiawatch.id @ 2026-11-07 15:27:46 by W3 Total Cache
-->