<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>CPO Archives - INDONESIAWATCH</title>
	<atom:link href="https://indonesiawatch.id/tag/cpo/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://indonesiawatch.id/tag/cpo/</link>
	<description>Melihat Indonesia Dalam Berita</description>
	<lastBuildDate>Tue, 20 Aug 2024 10:02:11 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.4</generator>

<image>
	<url>https://indonesiawatch.id/wp-content/uploads/2024/06/cropped-logo-IW-1-e1719970085662-32x32.png</url>
	<title>CPO Archives - INDONESIAWATCH</title>
	<link>https://indonesiawatch.id/tag/cpo/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Bioavtur Mau Dipasarkan Pertamina di Bali, Tapi Jadwal Komersial Produk Belum Tahu</title>
		<link>https://indonesiawatch.id/bioavtur-mau-dipasarkan-pertamina-di-bali-tapi-jadwal-komersial-produk-belum-tahu/</link>
					<comments>https://indonesiawatch.id/bioavtur-mau-dipasarkan-pertamina-di-bali-tapi-jadwal-komersial-produk-belum-tahu/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 20 Aug 2024 10:02:11 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[Energi]]></category>
		<category><![CDATA[News Update]]></category>
		<category><![CDATA[bioavtur]]></category>
		<category><![CDATA[Breaking News]]></category>
		<category><![CDATA[CPO]]></category>
		<category><![CDATA[fame]]></category>
		<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[kementerian ESDM]]></category>
		<category><![CDATA[pertamina]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://indonesiawatch.id/?p=2898</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta, Indonesiawatch.id &#8211; PT Pertamina (Persero) mengklaim sudah berhasil memproduksi bahan bakar jenis Sustainable Aviation...</p>
<p>The post <a href="https://indonesiawatch.id/bioavtur-mau-dipasarkan-pertamina-di-bali-tapi-jadwal-komersial-produk-belum-tahu/">Bioavtur Mau Dipasarkan Pertamina di Bali, Tapi Jadwal Komersial Produk Belum Tahu</a> appeared first on <a href="https://indonesiawatch.id">INDONESIAWATCH</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Indonesiawatch.id &#8211;</strong> PT Pertamina (Persero) mengklaim sudah berhasil memproduksi bahan bakar jenis Sustainable Aviation Fuel (SAF) atau bioavtur untuk pesawat. Bahkan, produknya mau dipasarkan pada Bulan September 2024.</p>
<p>&#8220;Kita mau pasarkan SAF dalam event Bali International Airshow,&#8221; ujar Wakil Direktur Utama PT Pertamina Wiko Migantoro, di acara Press Conference Bali International Airshow, Jakarta, Senin (19/9).</p>
<p>Wakil Direktur Utama Pertamina Wiko Migantoro mengatakan SAF tersebut diproduksi di Kilang Cilacap. Kata Wiko, bioavtur Pertamina sudah pernah diujicoba oleh Garuda Indonesia untuk penerbangan dari Bandara Soekarno-Hatta (Tangerang) menuju Bandara Adi Soemarmo (Surakarta) pada Oktober 2023.</p>
<p>Dikutip dari website Pertamina.com, SAF telah diinisiasi sejak tahun 2010 melalui Research &amp; Technology Innovation Pertamina. Pada tahun 2021, PT Kilang Pertamina Internasional berhasil memproduksi SAF J2.4 di Refinery Pertamina Unit IV Cilacap dengan teknologi Co-Processing dari bahan baku Refined Bleached Deodorized Palm Kernel Oil (RBDPKO).</p>
<p>RBDPKO merupakan minyak inti sawit yang telah mengalami proses pengolahan pemucatan, penghilangan asam lemak bebas dan bau. Kapasitasnya mencapai 1.350 kilo liter (KL) per hari.</p>
<p>Ketika dikonfirmasi batas ketinggian uji coba bioavtur, VP Corporate Communication PT Pertamina (Persero), Fadjar Djoko Santoso meminta menanyakan ke pihak Garuda. &#8220;Tanya Garuda mungkin,&#8221; ujarnya kepada <strong>Indonesiawatch.id</strong>, (20/08).</p>
<p>Meskipun diklaim sudah bisa digunakan untuk pesawat, hanya saja bioavtur tersebut belum bisa dikomersilkan. Sejauh ini belum ada aturan teknis untuk komersialisasi bioavtur, sehingga belum wajib digunakan maskapai.</p>
<p>Ketika dikonfirmasi mengenai jadwal komersil bioavtur Pertamina, Fadjar enggan berkomentar. &#8220;Belum dikomersialkan,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Dia meminta agar menanyakannya ke regulator, yakni Kementerian ESDM. &#8220;Tanya ESDM, supaya ada sudut pandang pemerintah. Karena kita kan produsen sekaligus operator saja,&#8221; katanya.</p>
<p>Ketika dikonfirmasi tentang biaya pokok produksi Bioavtur, Fadjar melemparnya ke pihak Pertamina Patra Niaga. Lalu redaksi Indonesiawatch.id berupaya mengkonfirmasi ke Direktur Utama Pertamina Patra Niaga, Riva Siahaan.</p>
<p>Sayangnya pria yang pernah didemo aktivis karena pembangunan Depot Mini LPG Pressurized di Lombok NTB, bungkam. Begitu juga dengan Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga Heppy Wulansari, tidak merespon konfirmasi Indonesiawatch.id.<br />
<strong>[red]</strong></p>
<p>The post <a href="https://indonesiawatch.id/bioavtur-mau-dipasarkan-pertamina-di-bali-tapi-jadwal-komersial-produk-belum-tahu/">Bioavtur Mau Dipasarkan Pertamina di Bali, Tapi Jadwal Komersial Produk Belum Tahu</a> appeared first on <a href="https://indonesiawatch.id">INDONESIAWATCH</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://indonesiawatch.id/bioavtur-mau-dipasarkan-pertamina-di-bali-tapi-jadwal-komersial-produk-belum-tahu/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>

<!--
Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: https://www.boldgrid.com/w3-total-cache/


Served from: indonesiawatch.id @ 2026-04-19 17:29:53 by W3 Total Cache
-->