<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>hari ibu Archives - INDONESIAWATCH</title>
	<atom:link href="https://indonesiawatch.id/tag/hari-ibu/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://indonesiawatch.id/tag/hari-ibu/</link>
	<description>Melihat Indonesia Dalam Berita</description>
	<lastBuildDate>Tue, 24 Dec 2024 00:18:01 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.2</generator>

<image>
	<url>https://indonesiawatch.id/wp-content/uploads/2024/06/cropped-logo-IW-1-e1719970085662-32x32.png</url>
	<title>hari ibu Archives - INDONESIAWATCH</title>
	<link>https://indonesiawatch.id/tag/hari-ibu/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Salah Kaprah dalam Memperingati Hari Ibu</title>
		<link>https://indonesiawatch.id/salah-kaprah-dalam-memperingati-hari-ibu/</link>
					<comments>https://indonesiawatch.id/salah-kaprah-dalam-memperingati-hari-ibu/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 24 Dec 2024 00:18:01 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[News Update]]></category>
		<category><![CDATA[Opini]]></category>
		<category><![CDATA[Sains & Edukasi]]></category>
		<category><![CDATA[Breaking News]]></category>
		<category><![CDATA[hari ibu]]></category>
		<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://indonesiawatch.id/?p=6014</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta, Indonesiawatch.id – Antusiasme masyarakat Indonesia dalam memperingati Hari Ibu 22 Desember, telihat dari bertebarannya...</p>
<p>The post <a href="https://indonesiawatch.id/salah-kaprah-dalam-memperingati-hari-ibu/">Salah Kaprah dalam Memperingati Hari Ibu</a> appeared first on <a href="https://indonesiawatch.id">INDONESIAWATCH</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Indonesiawatch.id –</strong> Antusiasme masyarakat Indonesia dalam memperingati Hari Ibu 22 Desember, telihat dari bertebarannya baliho dan poster besar, dengan gambar seorang anak memberikan hadiah kepada sang ibu dan beredar berbagai ucapan hari ibu yang berisi ungkapan cinta kepada ibu.</p>
<p>Entah bagaimana mulanya peringatan hari ibu, menjadi sebuah momen ungkapan cinta kepada ibu. Bahkan hari ibu, adanya yang menyamakan dengan mother day di luar negeri. Hal ini telah menuai kritik kalangan ulama yang mengatakan bid`ah memperingati hari ibu.</p>
<p>Buya Yahya mengatakan tidak ada konsep Hari Ibu dalam Islam, karena ajaran Islam menempatkan ibu sebagai sosok mulia yang harus dihormati setiap saat, bukan setahun sekali.</p>
<p>Terjadinya pro kontra peringatan hari ibu 22 Desember, sesungguhnya karena sikap pemerintah yang tidak tegas, untuk meluruskan sejarah yang telah dimanipulasi. Mari kita kembali menengok kebelakang tentang apa yang terjadi pada 22 Desember.</p>
<p>Sejarah menulis pada 22 Desember 1928, telah diselenggarakan Kongres Perempuan Indonesia I. di Jogjakarta. Kongres dihadiri oleh sekitar 1000 orang yang mewakili 30 organisasi perempuan. Tujuan kongres perempuan Indonesia yang pertama kali diselenggarakan, dalam rangka memperjuangkan hak-hak perempuan.</p>
<p>Pada kongres perempuan tersebut, juga dihadiri oleh tokoh pergerakan nasional seperti Mr. Singgih dan Dr. Soepomo dari Boedi Oetomo, Mr. Soejoedi (PNI), Dr. Soekiman (PSI), dan A. D. Haani (Walfadjri).</p>
<p>Fakta sejarah membuktikan bahwa 22 Desember, adalah untuk memperingati perjuangan perempuan Indonesia untuk memperoleh hak-haknya dibidang pendidikan, politik, ekonomi, social dan budaya. Oleh karena itu pada awalnya 22 Desember diperingati sebagai Hari Juang Perempuan Indonesia.</p>
<p>Salah kaprah peringatan Hari Ibu, sudah saatnya menjadi perhatian pemerintah, untuk meluruskan sejarah yang benar, agar generasi muda tidak dijejali oleh penulisan sejarah yang direkayasa dan dimanipulasi.</p>
<p>Karena penulisan sejarah yang benar, akan semakin memperkokoh jati diri bangsa dan sejarah dapat dijadikan senjata menghadapi konflik non militer.</p>
<p><strong>Sri Radjasa MBA</strong><br />
<em>Pemerhati Intelijen</em></p>
<p>The post <a href="https://indonesiawatch.id/salah-kaprah-dalam-memperingati-hari-ibu/">Salah Kaprah dalam Memperingati Hari Ibu</a> appeared first on <a href="https://indonesiawatch.id">INDONESIAWATCH</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://indonesiawatch.id/salah-kaprah-dalam-memperingati-hari-ibu/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>

<!--
Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: https://www.boldgrid.com/w3-total-cache/


Served from: indonesiawatch.id @ 2026-07-29 01:26:19 by W3 Total Cache
-->