<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Insannul Kamil Archives - INDONESIAWATCH</title>
	<atom:link href="https://indonesiawatch.id/tag/insannul-kamil/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://indonesiawatch.id/tag/insannul-kamil/</link>
	<description>Melihat Indonesia Dalam Berita</description>
	<lastBuildDate>Sat, 02 Aug 2025 02:36:43 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.4</generator>

<image>
	<url>https://indonesiawatch.id/wp-content/uploads/2024/06/cropped-logo-IW-1-e1719970085662-32x32.png</url>
	<title>Insannul Kamil Archives - INDONESIAWATCH</title>
	<link>https://indonesiawatch.id/tag/insannul-kamil/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>KADIN-PII Gelar Dialog  Nasional Penguatan Ekosistem SDM Kompeten dan Profesional</title>
		<link>https://indonesiawatch.id/kadin-pii-gelar-dialog-nasional-penguatan-ekosistem-sdm-kompeten-dan-profesional/</link>
					<comments>https://indonesiawatch.id/kadin-pii-gelar-dialog-nasional-penguatan-ekosistem-sdm-kompeten-dan-profesional/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 02 Aug 2025 02:36:43 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[BKM PII]]></category>
		<category><![CDATA[BNSP]]></category>
		<category><![CDATA[Breaking News]]></category>
		<category><![CDATA[Insannul Kamil]]></category>
		<category><![CDATA[KADIN Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[PII]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://indonesiawatch.id/?p=7294</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta, Indonesiawatch.id – Kamar Dagang dan Industri Indonesia (KADIN) Bidang Kerjasama Pengembangan Profesi SDM Teknik...</p>
<p>The post <a href="https://indonesiawatch.id/kadin-pii-gelar-dialog-nasional-penguatan-ekosistem-sdm-kompeten-dan-profesional/">KADIN-PII Gelar Dialog  Nasional Penguatan Ekosistem SDM Kompeten dan Profesional</a> appeared first on <a href="https://indonesiawatch.id">INDONESIAWATCH</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Indonesiawatch.id</strong> – Kamar Dagang dan Industri Indonesia (KADIN) Bidang Kerjasama Pengembangan Profesi SDM Teknik dan Industri bekerja sama dengan Badan Kejuruan Mesin Persatuan Insinyur Indonesia (BKM-PII) menyelenggarakan dialog nasional dengan tema “<em>Menciptakan Ekosistem Peningkatan SDM Profesi dan Industri Nasional yang Kompeten dan Profesional</em>”.</p>
<p>Kegiatan yang berlangsung pada Rabu, 30 Juli 2025 di Ballroom Lancang Kuning Hotel Furaya, Kota Pekanbaru itu menghimpun peserta dari Persatuan Insinyur Indonesia (PII) Wilayah Provinsi Riau, Wilayah Provinsi DKI Jakarta, Wilayah Provinsi Jawa Tengah dan Wilayah Provinsi Sumatera Barat.</p>
<p>Acara dialog ini didukung oleh Pusat Pembinaan Pelatihan &amp; Sertifikasi Mandiri (P3SM) serta dihadiri oleh lebih 300 peserta di ruangan acara dan ratusan peserta ikut secara online, yang terdiri dari kalangan industri, profesional, asosiasi profesi dan badan usaha, pemerintahan, mahasiswa dan pers.</p>
<p>Wakil Ketua Umum (KADIN) Bidang Kerjasama Pengembangan Profesi SDM Teknik dan Industri, Insannul Kamil mengatakan, dialog nasional tersebut secara strategis bertujuan untuk mendiagnosis tantangan  fundamental dan peluang  pengembangan SDM profesi dan industri berbasis kondisi ekonomi, industri dan teknologi maju.</p>
<p>Kegiatan juga bertujuan merumuskan kerangka kerja kolaboratif yang terintegrasi multi pihak industri, pemerintah, perguruan tinggi dan masyarakat/ komunitas profesi untuk menciptakan sinergi yang produktif.</p>
<p>“Kita berupaya menjembatani kesenjangan antara output pendidikan vokasi dan perguruan tinggi dan kompleksitas kebutuhan industri melalui aksi kolaborasi yang konkret, relevan, dan berkelanjutan,” kata Insannul Kamil dalam orasinya.</p>
<p>Dosen Teknik Industri Universitas Andalas (UNAND) itu menyatakan, dihelatnya dialog nasional bertujuan untuk menggagas rancangan rekomendasi kebijakan dan rencana aksi yang terukur untuk menjadi panduan bagi pemerintah dan pemangku kepentingan lainnya dalam jangka menengah (lima tahun) dan jangka panjang (20 tahun).</p>
<p>Dialog Nasional turut menghadirkan pembicara Ketua Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) Syamsi Hari, Wakil Ketua Umum Persatuan Insinyur Indonesia (PII) Agus Taufik Mulyono, dan Wakil Ketua Umum KADIN Indonesia Bidang Kerjasama Pengembangan Profesi Sumber Daya Manusia Teknik dan Industri, Insannul Kamil yang juga sebagai Ketua Umum Insinyur Teknik Mesin seluruh Indonesia (BKM-PII).</p>
<p>Acara dibuka secara resmi oleh Gubernur Provinsi Riau, Abdul Wahid sebagai keynote speaker Dialog Nasional yang digagas KADIN Indonesia bersama Pengurus Pusat Badan Kejuruan Mesin Persatuan Insinyur Indonesia (BKM-PII).</p>
<p><strong>[red]</strong></p>
<p>The post <a href="https://indonesiawatch.id/kadin-pii-gelar-dialog-nasional-penguatan-ekosistem-sdm-kompeten-dan-profesional/">KADIN-PII Gelar Dialog  Nasional Penguatan Ekosistem SDM Kompeten dan Profesional</a> appeared first on <a href="https://indonesiawatch.id">INDONESIAWATCH</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://indonesiawatch.id/kadin-pii-gelar-dialog-nasional-penguatan-ekosistem-sdm-kompeten-dan-profesional/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kembalikan Semen Padang untuk Kemajuan Ekonomi Daerah  </title>
		<link>https://indonesiawatch.id/kembalikan-semen-padang-untuk-kemajuan-ekonomi-daerah/</link>
					<comments>https://indonesiawatch.id/kembalikan-semen-padang-untuk-kemajuan-ekonomi-daerah/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 21 Feb 2025 03:57:20 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[News Update]]></category>
		<category><![CDATA[Opini]]></category>
		<category><![CDATA[Breaking News]]></category>
		<category><![CDATA[Insannul Kamil]]></category>
		<category><![CDATA[kadin]]></category>
		<category><![CDATA[Semen Indonesia Group]]></category>
		<category><![CDATA[Semen Padang]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas Andalas]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://indonesiawatch.id/?p=6838</guid>

					<description><![CDATA[<p>Kembalikan Semen Padang untuk Kemajuan Ekonomi Daerah   Oleh: Insannul Kamil* &#160; Sebagai satu-satunya industri...</p>
<p>The post <a href="https://indonesiawatch.id/kembalikan-semen-padang-untuk-kemajuan-ekonomi-daerah/">Kembalikan Semen Padang untuk Kemajuan Ekonomi Daerah  </a> appeared first on <a href="https://indonesiawatch.id">INDONESIAWATCH</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Kembalikan Semen Padang untuk Kemajuan Ekonomi Daerah </strong><strong> </strong></p>
<p>Oleh: Insannul Kamil*</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Sebagai satu-satunya industri besar yang menjadi kebanggaan rakyat Sumatera yaitu Semen Padang pernah menjadi primadona dalam mendukung perekonomian di Sumbar. Mungkin salah satu puncaknya adalah pada tahun 2013 saat pertumbuhan ekonomi mencapai 6,35%. Ketika itu dan jauh sebelumnya juga Semen Padang telah menjadi tuan di rumahnya dan tentu menjadi salah satu instrumen utama motor penggerak perekonomian di Sumatera Barat. Pabrik semen yang dinasionalisasi oleh pemerintah Indonesia pada tahun 1959 adalah pabrik semen pertama yang ada di Indonesia. Pabrik semen tertua di bumi pertiwi ini memiliki sejarah yang sangat panjang, mulai dari pertama kali didirikan pada 18 Maret 1910 dengan nama NV <em>Nederlandsch Indische Portland Cement Maatschappij</em> sampai saat ini makin kehilangan tanduknya sebagai anak perusahaan Semen Indonesia Group dengan status <em>operating holding</em>.</p>
<p>Dengan status <em>operating holding</em>, anak perusahaan Semen Indonesia Group (Semen Tonasa, Semen Padang, Semen Baturaja, Semen Gresik, SBI (Solusi Bangun Indonesia) tidak lagi memiliki kewenangan dan fleksibilitas karena <em>holding</em> terlibat langsung dalam operasi bisnis anak Perusahaan. Semen Padang yang telah lebih seratus tahun telah digunakan untuk membangun apapun di Sumatera Barat saat ini tidak lagi menjadi pilihan bagi rakyat Sumatera Barat karena harganya memang lebih mahal dibandingkan dengan semen lain yang juga dijual di Sumatera Barat. Sangat ironis semen dengan bahan baku paling dekat dijual dengan harga yang lebih mahal daripada semen yang diproduksi menggunakan sumber bahan baku yang lebih jauh sumbernya.</p>
<p>Dengan kondisi yang seperti itu Semen Padang tidak lagi menjadi tuan di rumahnya dan tanduk kerbau itu sudah mulai rapuh dan mungkin akan segera patah kalau tidak dioperasi secara besar-besaran. Pilihan model holding yang disematkan kepada Semen Padang sudah seharusnya tidak hanya berorientasi kepada kepentingan holding Semen Indonesia Group (SIG), tapi yang jauh lehih tinggi dari itu adalah menjaga dan merawat kebanggaan masyarakat  terhadap industri kebanggaannya dan telah menjadi bukti menjadi bagian yang tak terpisahkan dari kemajuan industri di Indonesia. Operational holding yang dipilih untuk Semen Padang telah gagal mempertahankan kebanggaan Rakyat Sumatera Barat lebih dari seratus tahun dan mulai tidak memberikan dampak terhadap pertumbuhan ekonomi Sumatera Barat. Kegagalan percobaan operational holding yang diterapkan SIG di mana induk perusahaan Semen Indonesia Group mengambil alih semua peran strategis anak perusahaan telah sangat membatasi fleksibilitas Semen Padang untuk makin bertumbuh, berkembang dan memberi dampak terhadap Masyarakat tetapi juga mempersempit ruang kreativitas dan inovasi untuk meningkatkan kinerja dan pengembangan strategis perusahaan.</p>
<p>Fakta lain yang tentu berkaitan dengan <em>operating holding</em> yang gagal adalah kinerja keuangan holding Semen Indonesia Group, di mana diinformasikan bahwa terjadi penurunan laba PT Semen Indonesia Tbk (SIG) hingga September 2024 turun signifikan pada angka 44%, hanya sebesar Rp1,88 triliun dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya yang mencapai angka Rp3,36 triliun. Penjualan semen produksi Semen Indonesia Group secara keseluruhan turun sebesar 4%, dari 29.203 juta ton pada tahun 2023 menjadi 28.001 juta ton pada tahun 2024. Kondisi beban operasional perusahaan dan biaya transportasi yang secara keseluruhan mengalami kenaikan dari Rp4,07 triliun pada 2023 menjadi Rp4,13 triliun pada 2024 (naik 1%) yang pada akhirnya menyebabkan perusahaan diluar usaha sepanjang Januari-September 2024 mengalami penurunan sebesar Rp87 miliar rupiah, menjadi Rp121 miliar rupiah pada tahun 2024 dibandingkan dari sebelumnya sebesar Rp208 miliar rupiah  pada periode yang sama tahun 2023 di mana nilai ini turun hingga 42%.</p>
<p>Gagasan untuk mengakhiri model <em>operating holding</em> oleh Semen Indonesia Group terhadap anak perusahaan (Semen Padang, Semen Tonasa, Semen Baturaja, Semen Gresik, SBI (Solusi Bangun Indonesia) untuk digantikan dengan <em>strategic holding</em> dapat menjadi sebuah solusi mengurai kompleksitas persoalan dan kinerja Semen Indonesia Group (SIG). Alasannya adalah pada model <em>strategic holding</em>, holding Semen Indonesia Group (SIG)  sebagai pemegang saham memiliki peranan dalam  memberikan arahan dan pengawasan, dan anak perusahaan memiliki kewenangan dan fleksibilitas dalam  menjalankan operasional secara mandiri.</p>
<p>Dengan menerapkan model <em>strategic holding</em> kepada Semen Padang akan memberikan berbagai manfaat yang sangat signifikan, di antaranya adalah  konsolidasi strategi dan utilisasi sumber daya yang lebih efisien, terjadinya penguatan posisi pasar dan daya saing, peningkatan kinerja keuangan, terjadi peningkatan otonomi dan fleksibilitas anak perusahan, upaya efisiensi operasional yang lebih tinggi dan  pengelolaan sumber daya manusia yang lebih terspesialisasi dan fokus. Tantangan yang akan dihadapi dalam menerapkan <em>strategic holding</em> di Semen Padang oleh Semen Indonesia Group (SIG)  adalah formula dan taktik untuk menciptakan keseimbangan antara otonomi atau desentralisasi Semen Padang (anak perusahaan) dan pengawasan dari holding SIG, sehingga salah satu solusi terbaik dapat dilakukan dengan  pembuatan sistem mekanisme komunikasi dan koordinasi yang baik antara <em>holding company </em>dengan Semen Padang sebagai anak perusahaan.</p>
<p>Holding SIG harus memastikan, setiap anak perusahaan SIG harus tetap berada pada jalur yang tepat dalam hal visi dan misi perusahaan secara keseluruhan, sementara memberikan ruang untuk pengambilan keputusan yang lebih independen kepada Semen Padang sebagai anak perusahaan.</p>
<p>*<em>Penulis adalah Akademisi Universitas Andalas (Unand) yang juga menjabat Wakil Ketua Umum KADIN Indonesia Bidang Pekerjaan Umum, Perumahan Rakyat, dan Infrastruktur.</em></p>
<p>The post <a href="https://indonesiawatch.id/kembalikan-semen-padang-untuk-kemajuan-ekonomi-daerah/">Kembalikan Semen Padang untuk Kemajuan Ekonomi Daerah  </a> appeared first on <a href="https://indonesiawatch.id">INDONESIAWATCH</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://indonesiawatch.id/kembalikan-semen-padang-untuk-kemajuan-ekonomi-daerah/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>KADIN Susun White Paper Kebijakan Ekonomi buat Pemerintahan Baru</title>
		<link>https://indonesiawatch.id/kadin-susun-white-paper-kebijakan-ekonomi-buat-pemerintahan-baru/</link>
					<comments>https://indonesiawatch.id/kadin-susun-white-paper-kebijakan-ekonomi-buat-pemerintahan-baru/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 16 Aug 2024 14:18:29 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[News Update]]></category>
		<category><![CDATA[Breaking News]]></category>
		<category><![CDATA[Insannul Kamil]]></category>
		<category><![CDATA[KADIN Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[White Paper]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://indonesiawatch.id/?p=2817</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta, Indonesiawatch.id &#8211; Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Indonesia mengadakan Focus Group Discussion (FGD) “Penyusunan...</p>
<p>The post <a href="https://indonesiawatch.id/kadin-susun-white-paper-kebijakan-ekonomi-buat-pemerintahan-baru/">KADIN Susun White Paper Kebijakan Ekonomi buat Pemerintahan Baru</a> appeared first on <a href="https://indonesiawatch.id">INDONESIAWATCH</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Indonesiawatch.id</strong> &#8211; Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Indonesia mengadakan Focus Group Discussion (FGD) “Penyusunan <em>White Paper</em> Arah Pembangunan dan Kebijakan Bidang Ekonomi” tahun 2024-2029 di Jakarta pada Selasa, 13 Agustus 2024. FGD tersebut dipimpin oleh Ir. Insannul Kamil selaku Wakil Ketua Umum (Waketum) KADIN Indonesia Bidang PUPR dan Infrastruktur.</p>
<p>FGD tersebut merupakan pembahasan tindak lanjut dari penyusunan <em>White Paper</em> Arah Pembangunan dan Kebijakan Bidang Ekonomi Tahun 2024-2029 di sektor Konstruksi, Infrastruktur, Perumahan dan Properti, dan diikuti oleh pemangku kepentingan dari KADIN Indonesia mulai dari Waketum Bidang PUPR &amp; Infrastruktur, Waketum Bidang ATR &amp; Kawasan Industri dan Waketum Badan Pengembangan Kawasan Properti Terpadu.</p>
<p>Selain itu, juga turut hadir pengurus Bidang PUPR &amp; Infrastruktur, pengurus Bidang ATR &amp; Kawasan, pengurus bidang Pengembangan Kawasan Properti Terpadu, KADIN Daerah Provinsi seluruh Indonesia  dan asosiasi/himpunan terkait seperti: HKI, Gapensi, Perkindo, AKI, HJKI, Perkonindo, Aspeknas, REI, Himperra, ISI, Apersi, serta perwakilan mitra dari INDEF, Boston Consulting Grup (BCG), McKinsey, dan Hukumonline.</p>
<p>Dalam kesempatan itu, para pemangku kepentingan industri Konstruksi, Infrastruktur, dan Properti membahas tantangan dan solusi untuk mencapai pertumbuhan ekonomi. &#8220;Usulan konkret diberikan kepada pemerintahan baru Prabowo-Gibran, termasuk menyusun target jangka pendek dan menengah serta memfasilitasi saran dan masukan dari berbagai pihak untuk mencapai pertumbuhan ekonomi sebesar 8%,&#8221; ucap Insannul Kamil dalam keterangan yang diterima <strong><em>Indonesiawatch.id</em></strong>.</p>
<p>Menurut lelaki yang karib disapa Nanuk itu, konteks dan objektif draft <em>White Paper</em> menekankan pada percepatan pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan dan inklusif, dengan fokus terhadap pentingnya partisipasi dunia usaha.</p>
<p>Diskusi kelompok terfokus meliputi transformasi ekonomi dalam sektor-sektor tersebut, meliputi keamanan air dan peningkatan sanitasi, kontribusi sektor konstruksi dan infrastruktur, penerapan hunian berimbang, serta masalah regulasi dan legalitas perizinan yang masih memerlukan penyesuaian dan adaptasi terhadap perubahan yang terjadi.</p>
<p>&#8220;Tantangan seperti <em>backlog</em> perumahan, ketidakstabilan material dan harga bahan baku, kualitas dan jumlah SDM kompeten, dan tumpang tindih kebijakan kawasan industri juga menjadi fokus,&#8221; pungkas Insannul.</p>
<p><strong>[red]</strong></p>
<p>The post <a href="https://indonesiawatch.id/kadin-susun-white-paper-kebijakan-ekonomi-buat-pemerintahan-baru/">KADIN Susun White Paper Kebijakan Ekonomi buat Pemerintahan Baru</a> appeared first on <a href="https://indonesiawatch.id">INDONESIAWATCH</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://indonesiawatch.id/kadin-susun-white-paper-kebijakan-ekonomi-buat-pemerintahan-baru/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>

<!--
Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: https://www.boldgrid.com/w3-total-cache/


Served from: indonesiawatch.id @ 2026-05-03 17:21:20 by W3 Total Cache
-->