<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Kemendikbudristek Archives - INDONESIAWATCH</title>
	<atom:link href="https://indonesiawatch.id/tag/kemendikbudristek/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://indonesiawatch.id/tag/kemendikbudristek/</link>
	<description>Melihat Indonesia Dalam Berita</description>
	<lastBuildDate>Tue, 15 Oct 2024 17:15:09 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.4</generator>

<image>
	<url>https://indonesiawatch.id/wp-content/uploads/2024/06/cropped-logo-IW-1-e1719970085662-32x32.png</url>
	<title>Kemendikbudristek Archives - INDONESIAWATCH</title>
	<link>https://indonesiawatch.id/tag/kemendikbudristek/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Musik Generasi Baru, Pentas Nominasi AMI Awards ke-27</title>
		<link>https://indonesiawatch.id/musik-generasi-baru-pentas-nominasi-ami-awards-ke-27/</link>
					<comments>https://indonesiawatch.id/musik-generasi-baru-pentas-nominasi-ami-awards-ke-27/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 15 Oct 2024 17:15:09 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hiburan]]></category>
		<category><![CDATA[News Update]]></category>
		<category><![CDATA[Ahmad Mahendra]]></category>
		<category><![CDATA[AMI Awards 2024]]></category>
		<category><![CDATA[Breaking News]]></category>
		<category><![CDATA[Candra Darusman]]></category>
		<category><![CDATA[Kemendikbudristek]]></category>
		<category><![CDATA[Syaharani]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://indonesiawatch.id/?p=4006</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta, Indonesiawatch.id – Yayasan Anugerah Musik Indonesia (YAMI) menggelar ajang penghargaan musik prestisius Anugerah Musik...</p>
<p>The post <a href="https://indonesiawatch.id/musik-generasi-baru-pentas-nominasi-ami-awards-ke-27/">Musik Generasi Baru, Pentas Nominasi AMI Awards ke-27</a> appeared first on <a href="https://indonesiawatch.id">INDONESIAWATCH</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Indonesiawatch.id</strong> – Yayasan Anugerah Musik Indonesia (YAMI) menggelar ajang penghargaan musik prestisius Anugerah Musik Indonesia (AMI) Awards 2024. Ini merupakan perayaan AMI Awards ke-27 sejak masa kelahirannya. Penghargaan AMI bertumbuh dengan pesat dan memberikan pengaruh yang besar buat penikmat musik di Tanah Air.</p>
<p>Di saat tranformasi dari rilisan fisik menjadi rilisan digital—sejak AMI Awards ke-20 tahun 2017 hingga saat ini—menghadirkan nama-nama baru dari belahan Nusantara yang sanggup bersaing dengan musisi senior mereka. Nominasi AMI Awards 2024 mengambil tema “Musik Generasi Baru” sebagai bentuk apresiasi dari perkembangan pesat industri musik nasional dengan berbagai genre dan referensi, sekaligus terjadinya transformasi rilisan lagu dari fisik ke digital.</p>
<p>Ketua Umum AMI Candra Darusman menyatakan, dalam perayaan ke-27, AMI menjadi wadah yang berkesinambungan  bagi perkembangan musik dan musisi baru tanpa pernah melupakan pionirnya terdahulu.</p>
<p>“Kita semua berperan menjadikan AMI relevan sampai saat ini. Indikatornya terlihat dengan semakin banyaknya <em>entry</em> di mana karya musisi yang terdaftar di AMI Awards mencapai lebih dari 5.000. Kita melihat musik berperan dalam kehidupan di mana dengan musik, hati kita menjadi berseri,” kata Candra Darusman dalam paparannya di Konferensi Pers Pengumuman Nominasi AMI Awards ke-27 di Plaza Senayan, Jakarta pada Selasa, 15 Oktober 2024.</p>
<div id="attachment_4008" style="width: 660px" class="wp-caption aligncenter"><img fetchpriority="high" decoding="async" aria-describedby="caption-attachment-4008" class="wp-image-4008 size-full" src="https://indonesiawatch.id/wp-content/uploads/2024/10/2.jpg" alt="" width="650" height="433" /><p id="caption-attachment-4008" class="wp-caption-text"><em><strong>Sesi Foto Konpers Pengumuman Nominasi AMI Awards ke-27 di Plaza Senayan, Jakarta (Doc. AMI)</strong></em></p></div>
<p>Menurut Candra, pemilihan tema “Generasi Baru” menjadi bukti bahwa AMI relevan bagi semua generasi. Ia berharap, kehadiran AMI Awards 2024 dapat memotivasi dan menjadi suntikan semangat kepada para musisi untuk tetap terus berkarya.</p>
<p>“Di ajang AMI Awards, semua memiliki kesempatan yang sama, baik dari berbagai macam genre dan daerah. AMI selalu terbuka untuk semua peserta. Hasilnya tidak bisa diatur, semua tergantung pada anggota AMI,” ucap Candra.</p>
<p>Ia menjelaskan, antusiasme musisi dengan perayaan AMI Awards tahun ini dimulai sejak dibukanya pendaftaran lagu secara online pada 6 Mei-6 Juli 2024. Terdapat sebanyak 5.046 lagu yang terdaftar tahun ini berupa karya produksi single ataupun album yang dirilis secara komersil dalam periode rilis 1 Juli 2023-30 Juni 2024.</p>
<p>Hal itu menandai bahwa dalam kondisi apapun semangat dan daya kreativitas para musisi tetap menyala demi eksistensi industri musik Indonesia. “Kami sangat mengapresiasi antusiasme dari para label, musisi dan artis yang memiliki daya kreativitas tinggi dengan semangat merilis karya terbaru dan menyediakan waktunya untuk mendaftarkan karya terbaiknya tersebut ke AMI Awards tahun ini,” tutur Candra.</p>
<p>Di kesempatan yang sama, Perwakilan Tim Sidang Kategorisasi AMI, Syaharani membeberkan, Sidang Kategorisasi dan Sidang Penunjang Produksi AMI yang berlangsung pada 15 Juli-24 September 2024 menghasilkan sebanyak 62 Kategori AMI Awards tahun ini.</p>
<p>“Bermunculan banyak genre musik baru yang menguasai industri, menyajikan warna yang berbeda dengan referensi musik yang <em>fresh</em> sehingga membuat industri musik Indonesia jadi semakin beragam,” kata Syaharani.</p>
<p>Hal itu yang melatarbelakangi AMI menambah jumlah kategori baru dalam penilaiannya sejak 2017 hingga sekarang. Kategori baru tersebut di antaranya Jazz Alternatif, Soul R&amp;B Alternatif, Dangdut Elektro, Koplo, Orkestra, Teater Musikal, Film Scoring, Blues, Rearansemen dan Video Musik.</p>
<p>Syaharani menyebut, dalam AMI Awards 2024 kali ini terdapat 5.046 karya musik yang dinilai. Jumlah tersebut naik 8% dari sekitar 4.700-an karya musik pada tahun lalu. “Ada genre yang ternyata belum memenuhi kuota seperti musik kontemporer yang belum pernah ada sebelumnya. Tahun ini banyak karya yang <em>Lyrical Based</em> karena banyak pujangga di Indonesia. Pendatang baru banyak, pendatang baru anak-anak juga banyak, ini antusias yang luar biasa”.</p>
<p>Direktur Perfilman, Musik, dan Media Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek), Ahmad Mahendra mengatakan, para musisi Indonesia dari lintas generasi telah berkontribusi memperkaya khazanah genre musik nasional.</p>
<p>“Kontribusi para musisi nasional melalui karya dan kreasinya tentu saja berdampak besar pada penguatan ekosistem musik Indonesia. Oleh sebab itulah, pemerintah berkomitmen terus mendukung para musisi dan segala bentuk perhelatan musik di Indonesia,” kata Mahendra.</p>
<p>Dirinya menyebut, keterlibatan serta dukungan Kemendikbudristek dalam AMI Awards menunjukkan adanya kehadiran negara terhadap kerja keras musisi yang telah berusaha menciptakan karya terbaiknya. Fasilitasi dan dukungan tersebut juga dilandasi landasan hukum yakni UU Nomor 5 Tahun 2017 tentang Pemajuan Kebudayaan.</p>
<p>“Talenta dan karya dari para musisi Indonesia menjadi fondasi memajukan seni musik nasional untuk kepentingan masa depan. Sejak masa lampau hingga generasi baru kini, musik membuka ruang ekspresi hidup ke semua kalangan masyarakat,” ucap Mahendra.</p>
<p>Ia berharap agar AMI Awards dapat terus meningkatkan potensi musisi Indonesia untuk mengembangkan industri musik Tanah Air. Acara Konferensi Pers Pengumuman Nominasi AMI Awards ke-27 dihadiri musisi senior Tantowi Yahya dan Dwiki Darmawan. Acara ini turut menampilkan talenta musisi Sal Priadi, Bernadya Ribka, Giant Jay, dan Rahmania Astrini yang kesemuanya masuk dalam daftar nominasi AMI Awards ke-27 tahun ini.</p>
<p><strong>[red] </strong></p>
<p>The post <a href="https://indonesiawatch.id/musik-generasi-baru-pentas-nominasi-ami-awards-ke-27/">Musik Generasi Baru, Pentas Nominasi AMI Awards ke-27</a> appeared first on <a href="https://indonesiawatch.id">INDONESIAWATCH</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://indonesiawatch.id/musik-generasi-baru-pentas-nominasi-ami-awards-ke-27/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Keren! Ribuan Anak di India Nobar Animasi Wayang dari Indonesia</title>
		<link>https://indonesiawatch.id/keren-ribuan-anak-di-india-nobar-animasi-wayang-dari-indonesia/</link>
					<comments>https://indonesiawatch.id/keren-ribuan-anak-di-india-nobar-animasi-wayang-dari-indonesia/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 07 Sep 2024 10:58:07 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hiburan]]></category>
		<category><![CDATA[News Update]]></category>
		<category><![CDATA[Ahmad Mahendra]]></category>
		<category><![CDATA[Animasi Wayang]]></category>
		<category><![CDATA[Breaking News]]></category>
		<category><![CDATA[Daud Nugraha]]></category>
		<category><![CDATA[Desa Timun]]></category>
		<category><![CDATA[Kemendikbudristek]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://indonesiawatch.id/?p=3545</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta, Indonesiawatch.id – Animasi wayang pertama di Indonesia, Desa Timun, diputar pertama kalinya di 7th...</p>
<p>The post <a href="https://indonesiawatch.id/keren-ribuan-anak-di-india-nobar-animasi-wayang-dari-indonesia/">Keren! Ribuan Anak di India Nobar Animasi Wayang dari Indonesia</a> appeared first on <a href="https://indonesiawatch.id">INDONESIAWATCH</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Indonesiawatch.id</strong> – Animasi wayang pertama di Indonesia, <em>Desa Timun</em>, diputar pertama kalinya di 7th Aryan International Children’s Film Festival of Jaipur-ICFF, India, pada 28-30 Agustus 2024. Lebih dari 4.500 anak di Jaipur antusias menonton salah satu episode serial animasi Desa Timun bertajuk BOLA.</p>
<p>Film pendek tersebut memborong penghargaan “Special Jury Mention Award for Short Animation”. Ini menambahkan daftar penghargaan yang pernah diraih sebelumnya, antara lain: Nominasi Film Animasi Pendek Terbaik Festival Film Indonesia (FFI) 2022, Kineko International Children’s Film Festival 2022 (Jepang) dan San Diego International Children’s Film Festival 2023 di San Diego Comic Con (Amerika Serikat).</p>
<p>“Ini pertama kalinya saya pergi ke India, dan saya sangat terkejut dengan antusiasme anak-anak yang begitu banyak. Mereka begitu terkesima dengan film <em>Desa Timun</em> dan sangat ingin tahu tentang animasi wayang ini,” kata Founder <em>Desa Timun</em> Daud Nugraha dalam keterangan resmi yang diterima <strong><em>Indonesiawatch.id</em></strong>.</p>
<div id="attachment_3547" style="width: 660px" class="wp-caption aligncenter"><img decoding="async" aria-describedby="caption-attachment-3547" class="wp-image-3547 size-full" src="https://indonesiawatch.id/wp-content/uploads/2024/09/Animasi-Wayang1.jpg" alt="Pemutaran Animasi Wayang Desa Timun (Doc. Desa Timun)" width="650" height="433" /><p id="caption-attachment-3547" class="wp-caption-text"><em><strong>Pemutaran Animasi Wayang Desa Timun (Doc. Desa Timun)</strong></em></p></div>
<p>Menurutnya, animasi wayang <em>Desa Timun</em> memang berbeda dengan kebanyakan animasi yang sudah ada. Karena itu, Daud memadukan teknik mendalang dengan sentuhan animasi ekspresi secara digital. Sehingga wayang yang digerakkan oleh dalang tampak lebih hidup karena adanya ekspresi di masing-masing karakter.</p>
<p>Di sisi lain, animasi untuk anak-anak sangat populer di India. Melihat populasi penduduk India mencapai 1,4 miliar jiwa, sehingga pasar animasinya jadi sangat luas. Daud ingin <em>Desa Timun </em>bisa dinikmati secara lebih luas lagi oleh anak-anak di India.</p>
<p>“India merupakan pasar yang sangat baik untuk industri animasi, dan melihat antusiasme anak-anak di India untuk Desa Timun, saya melihat ada peluang memasarkan Aniwayang Desa Timun di India, mungkin dimulai dengan membuat versi Dubbing dalam bahasa Hindi,” ujar Daud.</p>
<p>Aniwayang –singkatan dari animasi wayang— <em>Desa Timun</em> cukup dikenal di Indonesia. Serial <em>Desa Timun</em> sudah memiliki 2 season dengan 48 episode yang bisa ditonton di Kanal Budaya Indonesiana TV. Karena antusiasme penonton semakin tinggi, Aniwayang Studio yang memproduksi Desa Timun sekarang sedang memproduksi season yang ke-3 yang akan tayang di 2025.</p>
<p>Direktur Perfilman, Musik, dan Media <a href="https://www.kemdikbud.go.id/"><strong>Kemendikbudristek</strong></a> Ahmad Mahendra mengungkapkan rasa bangganya terhadap keberhasilan aniwayang Desa Timun di India. Menurutnya, pencapaian ini berdampak positif bagi ekosistem perfilman, khususnya bagi film anak-anak.</p>
<p>“Ini membuktikan bahwa ekosistem perfilman dunia anak masih eksis dan mampu berprestasi, sekaligus menjadi medium pemajuan kebudayaan nasional. Oleh karenanya, kami (Kemendikbudristek) akan selalu mendukung langkah-langkah strategis ini,” ujar Mahendra.</p>
<p><strong>[red]</strong></p>
<p>The post <a href="https://indonesiawatch.id/keren-ribuan-anak-di-india-nobar-animasi-wayang-dari-indonesia/">Keren! Ribuan Anak di India Nobar Animasi Wayang dari Indonesia</a> appeared first on <a href="https://indonesiawatch.id">INDONESIAWATCH</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://indonesiawatch.id/keren-ribuan-anak-di-india-nobar-animasi-wayang-dari-indonesia/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>

<!--
Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: https://www.boldgrid.com/w3-total-cache/


Served from: indonesiawatch.id @ 2026-05-06 02:58:53 by W3 Total Cache
-->