<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Republik Archives - INDONESIAWATCH</title>
	<atom:link href="https://indonesiawatch.id/tag/republik/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://indonesiawatch.id/tag/republik/</link>
	<description>Melihat Indonesia Dalam Berita</description>
	<lastBuildDate>Tue, 05 Nov 2024 00:54:35 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.4</generator>

<image>
	<url>https://indonesiawatch.id/wp-content/uploads/2024/06/cropped-logo-IW-1-e1719970085662-32x32.png</url>
	<title>Republik Archives - INDONESIAWATCH</title>
	<link>https://indonesiawatch.id/tag/republik/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Pilpres AS Makin Panas! Elektabilitas Trump dan Harris Terpaut 0,9 Persen</title>
		<link>https://indonesiawatch.id/pilpres-as-makin-panas-elektabilitas-trump-dan-harris-terpaut-09-persen/</link>
					<comments>https://indonesiawatch.id/pilpres-as-makin-panas-elektabilitas-trump-dan-harris-terpaut-09-persen/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 05 Nov 2024 00:54:35 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Internasional]]></category>
		<category><![CDATA[News Update]]></category>
		<category><![CDATA[Breaking News]]></category>
		<category><![CDATA[Demokrat]]></category>
		<category><![CDATA[Donald Trump]]></category>
		<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Kamala Harris]]></category>
		<category><![CDATA[Pilpres AS]]></category>
		<category><![CDATA[Raymond La Raja]]></category>
		<category><![CDATA[Republik]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://indonesiawatch.id/?p=4341</guid>

					<description><![CDATA[<p>Washington D.C, Indonesiawatch.id &#8211; Dua kandidat presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump dan Kamala Harris...</p>
<p>The post <a href="https://indonesiawatch.id/pilpres-as-makin-panas-elektabilitas-trump-dan-harris-terpaut-09-persen/">Pilpres AS Makin Panas! Elektabilitas Trump dan Harris Terpaut 0,9 Persen</a> appeared first on <a href="https://indonesiawatch.id">INDONESIAWATCH</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>W</strong><strong>ashington D.C, Indonesiawatch.id</strong> &#8211; Dua kandidat presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump dan Kamala Harris masih bersaing ketat menjelang Pemilihan Presiden (Pilpres) AS yang akan digelar pada Selasa, 5 November 2024. Bahkan, elektabilitas Trump dan Harris hanya terpaut tipis 0,9 persen.</p>
<p>Berdasarkan data survei terkini yang dihimpun <em>FiveThirtyEight</em>, Harris sedikit unggul dari Trump dengan elektabilitas 47,9 persen per Minggu (3/11). Trump membuntuti dengan elektabilitas 47 persen.</p>
<p>Persentase tersebut adalah elektabilitas umum secara nasional yang dihimpun dari lembaga-lembaga survei kredibel di AS. Sebagai catatan, AS tidak menggunakan persentase suara secara nasional untuk menentukan pemenang pilpres.</p>
<p>AS menganut sistem <em>electoral college</em> yang menentukan pemenang melalui banyaknya <em>electoral votes</em> (dewan elektoral) yang dimenangkan. Jumlah dewan elektoral di setiap negara bagian di AS berbeda-beda tergantung populasi.</p>
<p>Diketahui, terdapat 538 dewan elektoral di 50 negara bagian AS. Kandidat presiden perlu mengamankan setidaknya 50+1 suara atau 270 dewan elektoral untuk memenangkan pemilihan.</p>
<p>Ketatnya elektabilitas Trump dan Harris membuat Pilpres AS 2024 akan ditentukan oleh suara dari negara bagian mengambang (<em>swing states</em>). Negara bagian mengambang adalah daerah dengan mayoritas pemilih yang tidak didominasi oleh Partai Demokrat ataupun Republikan.</p>
<p>Terdapat tujuh negara bagian yang disebut sebagai negara bagian mengambang di AS, yakni Pennsylvania, Georgia, North Caroina, Michigan, Arizona, Wisconsin, dan Nevada. Ketujuh negara bagian tersebut memiliki total 93 dewan elektoral yang diperebutkan.</p>
<p>Sementara itu, 43 negara bagian lain diketahui menjadi basis suara Demokrat dan Republikan dan diperkirakan menghasilkan suara yang tidak berbeda jauh dari hasil survei.</p>
<p>Profesor ilmu politik di University of Massachusetts Amherst, Raymond La Raja menilai suara negara bagian Pennsylvania akan krusial untuk menentukan hasil Pilpres AS 2024.</p>
<p>Trump diperkirakan dapat memenuhi ambang batas 270 suara dewan elektoral jika berhasil memenangkan suara Pennsylvania. Negara bagian ini tercatat memiiki 19 dewan elektoral.</p>
<p>Di sisi lain, Harris harus menembus “tembok biru” untuk mencapai ambang batas menang pemilu. &#8220;Tembok biru&#8221; yang dimaksud adalah tiga negara bagian yang menjadi basis suara capres Demokrat hingga Pilpres AS 2016 yakni Pennsylvania, Michigan, dan Wisconsin.</p>
<p>“Jika Harris ingin menang tipis, dia harus mengamankan apa yang kita sebut sebagai tembok biru, Pennsylvania dan Wisconsin,” kata Raymond La Raja dikutip <strong><em>Al Jazeera</em></strong>.</p>
<p>Ketiga negara bagian &#8220;tembok biru&#8221; masih menjadi arena persaingan ketat antara Harris dan Trump jelang pemilihan. Berdasarkan survei terkini, Trump unggul tipis 0,7 poin di Pennsylvania, sedangkan Harris unggul tipis 0,6 poin di Wisconsin dan 0,8 poin di Michigan.</p>
<p><strong>[red]</strong></p>
<p>The post <a href="https://indonesiawatch.id/pilpres-as-makin-panas-elektabilitas-trump-dan-harris-terpaut-09-persen/">Pilpres AS Makin Panas! Elektabilitas Trump dan Harris Terpaut 0,9 Persen</a> appeared first on <a href="https://indonesiawatch.id">INDONESIAWATCH</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://indonesiawatch.id/pilpres-as-makin-panas-elektabilitas-trump-dan-harris-terpaut-09-persen/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kamala Harris Ungguli Trump dalam Polling Capres Terbaru</title>
		<link>https://indonesiawatch.id/kamala-harris-ungguli-trump-dalam-polling-capres-terbaru/</link>
					<comments>https://indonesiawatch.id/kamala-harris-ungguli-trump-dalam-polling-capres-terbaru/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 01 Sep 2024 04:10:50 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Internasional]]></category>
		<category><![CDATA[News Update]]></category>
		<category><![CDATA[Breaking News]]></category>
		<category><![CDATA[Demokrat]]></category>
		<category><![CDATA[Donald Trump]]></category>
		<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Kamala Harris]]></category>
		<category><![CDATA[Pilpres AS]]></category>
		<category><![CDATA[Republik]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://indonesiawatch.id/?p=3310</guid>

					<description><![CDATA[<p>Washington DC, Indonesiawatch.id – Wakil Presiden Amerika Serikat (AS) Kamala Harris, yang maju sebagai calon...</p>
<p>The post <a href="https://indonesiawatch.id/kamala-harris-ungguli-trump-dalam-polling-capres-terbaru/">Kamala Harris Ungguli Trump dalam Polling Capres Terbaru</a> appeared first on <a href="https://indonesiawatch.id">INDONESIAWATCH</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Washington DC, Indonesiawatch.id</strong> – Wakil Presiden Amerika Serikat (AS) Kamala Harris, yang maju sebagai calon presiden (capres) Partai Demokrat mengungguli Donald Trump, mantan presiden sekaligus capres dari Partai Republik dalam polling pilpres terbaru.</p>
<p>Kamala Harris memimpin empat poin, suara di atas Trump yang menunjukkan antusiasme baru di kalangan pemilih AS. <strong><em>Reuters</em></strong> mengabarkan, hasil jajak pendapat <em>Reuters</em>/Ipsos yang dirilis 29 Agustus 2024 menunjukkan Harris unggul dengan 45% suara melawan Trump yang hanya meraih 41% suara. Hasil ini semakin mengguncang persaingan menjelang Pilpres AS pada 5 November mendatang.</p>
<p>Keunggulan empat poin di kalangan pemilih terdaftar itu lebih besar dibandingkan keunggulan satu poin yang diraih Harris atas Trump dalam jajak pendapat <em>Reuters</em>/Ipsos pada akhir Juli. Jajak pendapat terbaru menunjukkan Harris memperoleh dukungan besar dari kalangan perempuan dan warga Hispanik di AS.</p>
<p>Menurut jajak pendapat <em>Reuters</em>/Ipsos, Harris unggul atas Trump dengan perolehan 49% suara berbanding 36% suara –atau selisih 13 poin persentase— baik di kalangan pemilih perempuan maupun pemilih Hispanik.</p>
<p>Dari empat jajak pendapat yang digelar <em>Reuters</em>/Ipsos pada Juli lalu, Harris unggul 9 poin di kalangan pemilih perempuan dan unggul 6 poin di kalangan pemilih Hispanik di AS.</p>
<p>Sementara, Trump memimpin di antara pemilih berkulit putih dan pemilih laki-laki, dengan <em>margin of error</em> yang sama seperti jajak pendapat pada Juli lalu. Namun, keunggulan Trump atas Harris di kalangan pemilih tanpa gelar sarjana menyusut menjadi 7 poin, turun dari sebelumnya 14 poin pada Juli lalu.</p>
<p>Para responden memilih Trump sebagai sosok yang memiliki pendekatan yang lebih baik untuk mengelola ekonomi AS, 45% berbanding 36%, <em>margin</em> yang lebih lebar dari yang diraih Trump dalam jajak pendapat <em>Reuters</em>/Ipsos lainnya pekan ini.</p>
<p>Sebaliknya, Harris memiliki keunggulan 47% berbanding 31% dalam kebijakan aborsi. Isu ini menonjol bagi Demokrat setelah Mahkamah Agung AS yang konservatif pada 2022 mencabut hak nasional perempuan untuk melakukan aborsi.</p>
<p>Hasil jajak pendapat terbaru itu menggambarkan betapa terguncangnya pilpres AS selama musim panas. Presiden Joe Biden mundur dari pencalonan pada 21 Juli usai penampilannya yang buruk dalam debat melawan Trump. Hal ini memicu seruan luas dari kalangan Partai Demokrat agar ia membatalkan pencapresan.</p>
<p>“Kami melihat dalam jajak pendapat ini bahwa orang-orang lebih termotivasi tentang masa depan daripada masa lalu,” kata pendiri She the People, Aimee Allison, seperti dikutip <strong><em>Reuters</em></strong>.</p>
<p>“Mereka melihat Kamala Harris sebagai masa depan, dan Partai Republik melihat pemilihan ini hanya tentang Trump. Para pemilih lebih cenderung terlibat ketika diberi pilihan untuk lebih dari sekadar mengalahkan Trump,” ia menambahkan.</p>
<p>Sejak menjadi capres dari Partai Demokrat bulan lalu, popularitas Harris dalam sejumlah jajak pendapat menanjak. Ia juga berhasil mengumpulkan ratusan juta dolar sumbangan kampanye, dan menyampaikan serangkaian pidato kampanye yang solid.</p>
<p>Harris mengungguli Trump dengan selisih 45% berbanding 41% dalam jajak pendapat terbaru yang diterbitkan <em>Reuters</em>/Ipsos yang menggambarkan wakil presiden tersebut memicu antusiasme baru di kalangan pemilih AS.</p>
<p><strong>[red]</strong></p>
<p>The post <a href="https://indonesiawatch.id/kamala-harris-ungguli-trump-dalam-polling-capres-terbaru/">Kamala Harris Ungguli Trump dalam Polling Capres Terbaru</a> appeared first on <a href="https://indonesiawatch.id">INDONESIAWATCH</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://indonesiawatch.id/kamala-harris-ungguli-trump-dalam-polling-capres-terbaru/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>

<!--
Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: https://www.boldgrid.com/w3-total-cache/


Served from: indonesiawatch.id @ 2026-04-19 16:29:22 by W3 Total Cache
-->