<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>4 Juta Archives - INDONESIAWATCH</title>
	<atom:link href="https://indonesiawatch.id/tag/4-juta/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://indonesiawatch.id/tag/4-juta/</link>
	<description>Melihat Indonesia Dalam Berita</description>
	<lastBuildDate>Tue, 10 Dec 2024 15:22:11 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.4</generator>

<image>
	<url>https://indonesiawatch.id/wp-content/uploads/2024/06/cropped-logo-IW-1-e1719970085662-32x32.png</url>
	<title>4 Juta Archives - INDONESIAWATCH</title>
	<link>https://indonesiawatch.id/tag/4-juta/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Kejati Lampung Sita Uang US$1,4 Juta terkait Korupsi Dana PI WK OSES</title>
		<link>https://indonesiawatch.id/kejati-lampung-sita-uang-us14-juta-terkait-korupsi-dana-pi-wk-oses/</link>
					<comments>https://indonesiawatch.id/kejati-lampung-sita-uang-us14-juta-terkait-korupsi-dana-pi-wk-oses/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 10 Dec 2024 15:17:20 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum]]></category>
		<category><![CDATA[News Update]]></category>
		<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[4 Juta]]></category>
		<category><![CDATA[Breaking News]]></category>
		<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Kejati Lampung]]></category>
		<category><![CDATA[Korupsi Dana PI]]></category>
		<category><![CDATA[Sita Uang US$ 1]]></category>
		<category><![CDATA[WK OSES]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://indonesiawatch.id/?p=5503</guid>

					<description><![CDATA[<p>Bandar Lampung, Indonesiawatch.id – Kejaksaan Tinggi (Kejati) Lampung menyita uang US$1.483.497,78‎ atau sekitar Rp23.559.799.118‎ (Rp23,5...</p>
<p>The post <a href="https://indonesiawatch.id/kejati-lampung-sita-uang-us14-juta-terkait-korupsi-dana-pi-wk-oses/">Kejati Lampung Sita Uang US$1,4 Juta terkait Korupsi Dana PI WK OSES</a> appeared first on <a href="https://indonesiawatch.id">INDONESIAWATCH</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Bandar Lampung, Indonesiawatch.id –</strong> Kejaksaan Tinggi (Kejati) Lampung menyita uang US$1.483.497,78‎ atau sekitar Rp23.559.799.118‎ (Rp23,5 miliar) terkait kasus dugaan korupsi di sektor minyak dan gas (migas).</p>
<p>“Penyidik telah melakukan pemblokiran dan penyitaan mata uang asing sebesar US$1.483.497,78,” kata Armen Wijaya,‎ Asisten Pidana Khusus (Adpidsus) <span style="color: #ff6600;"><a style="color: #ff6600;" href="https://kejati-lampung.kejaksaan.go.id/">Kejati Lampung</a></span>.</p>
<blockquote>
<h6><strong>Baca juga:</strong></h6>
<h6><strong><span style="color: #ff6600;"><a style="color: #ff6600;" href="https://indonesiawatch.id/medco-energi-bungkam-penjualan-kondensatnya-dilaporkan-ke-kpk/">Medco Energi Bungkam, Penjualan Kondensatnya Dilaporkan ke KPK</a></span></strong></h6>
</blockquote>
<p>Armen dalam konferensi pers Senin malam (9/12), di Kejati Lampung, mengatakan, uang lebih dari US$1,4 juta atau puluhan miliar rupiah tesebut disita dari Direktur Utama (Dirut) PT Lampung Energi Berjaya (LEB), HE.</p>
<p>Uang tersebut terkait kasus dugaan korupsi ‎pengelolaan dana participating interest (PI) 10% pada Wilayah Kerja Offshore South East Sumatera (WK OSES) senilai US$17.286.000.</p>
<p>Lebih lanjut Armen mengungkapkan, Tim Jaksa Penyidik Pidana Khusus (Pidsus) Kejati Lampung menyita uang tersebut karena terindikasi dihapus dalam laporan keuangan oleh PT LEB.</p>
<p>“Tindakan yang dilakukan ‎penyidik tesebut guna meminimalisir kerugian yang lebih besar,” ujarnya.</p>
<p>Ia menjelaskan, ‎penerimaan dan penggunaan dana PI 10% oleh PT Lampung Jaya Usaha (LJU) dan induk perusahaannya, PT LEB diduga tidak sesuai aturan dan ketentuan yang berlaku.<br />
‎<br />
“Maka uang ini disita karena dikhawatirkan membuat kerugian lebih besar bagi negara,” katanya.</p>
<p>Armen mengungkapkan, penyidik telah memeriksa 27 orang saksi untuk membongkar kasus ini dan menentukan pihak yang harus dimintai pertanggungjawaban hukum untuk kemudian ditetapkan sebagai tersangka.</p>
<p>‎“Saksi terdiri dari PT LEB bersama PT LJU, PDAM Way Guru Lampung Timur, Pemerintah Provinsi Lampung, dan Pemerintah Kabupaten Lampung Timur,” katanya.</p>
<p>Penyidik Kejati Lampung sudah 3 kali melakukan penyitaan sejumlah uang. Pertama, Rp2.176.433.589 (Rp2,1 miliar) pada 31 Oktober 2024. Kedua, Rp59.027.894.797 ‎(Rp59 milir) pada 12 November 2024 dan ketiga, US$1.483.497,78 US atau sekitar setara Rp23.559.799.118 (Rp23,5 miliar).<br />
‎<br />
Total uang yang telah disita dalam kasus korupsi ini adalah Rp84.764.127.504 (Rp84,7 miliar) dari dana PI sebesar 10% pada WK OSES terkait pengeboran minyak bumi di Provinsi Lampung tersebut.</p>
<p>Dana PI yang diterima Pemprov Lampung melalui PT LEB, anak usaha dari PT LJU tersebut adalah sebesar US$‎17.268.000 atau sekitr setara dengan Rp271.557.614.910 (Rp271,5 miliar).</p>
<p>The post <a href="https://indonesiawatch.id/kejati-lampung-sita-uang-us14-juta-terkait-korupsi-dana-pi-wk-oses/">Kejati Lampung Sita Uang US$1,4 Juta terkait Korupsi Dana PI WK OSES</a> appeared first on <a href="https://indonesiawatch.id">INDONESIAWATCH</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://indonesiawatch.id/kejati-lampung-sita-uang-us14-juta-terkait-korupsi-dana-pi-wk-oses/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>

<!--
Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: https://www.boldgrid.com/w3-total-cache/


Served from: indonesiawatch.id @ 2026-04-16 08:35:35 by W3 Total Cache
-->