<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>bank BNI Archives - INDONESIAWATCH</title>
	<atom:link href="https://indonesiawatch.id/tag/bank-bni/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://indonesiawatch.id/tag/bank-bni/</link>
	<description>Melihat Indonesia Dalam Berita</description>
	<lastBuildDate>Thu, 01 Aug 2024 04:38:25 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.4</generator>

<image>
	<url>https://indonesiawatch.id/wp-content/uploads/2024/06/cropped-logo-IW-1-e1719970085662-32x32.png</url>
	<title>bank BNI Archives - INDONESIAWATCH</title>
	<link>https://indonesiawatch.id/tag/bank-bni/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>KPK Masih Telaah Pelaporan Jampidsus Kejagung dan Kredit BNI di Kasus Lelang Aset Jiwasraya</title>
		<link>https://indonesiawatch.id/kpk-masih-telaah-pelaporan-jampidsus-kejagung-dan-kredit-bni-di-kasus-lelang-aset-jiwasraya/</link>
					<comments>https://indonesiawatch.id/kpk-masih-telaah-pelaporan-jampidsus-kejagung-dan-kredit-bni-di-kasus-lelang-aset-jiwasraya/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 31 Jul 2024 14:27:50 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum]]></category>
		<category><![CDATA[Minerba]]></category>
		<category><![CDATA[News Update]]></category>
		<category><![CDATA[bank BNI]]></category>
		<category><![CDATA[Breaking News]]></category>
		<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[jampidsus kejagung]]></category>
		<category><![CDATA[kejagung]]></category>
		<category><![CDATA[KPK]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://indonesiawatch.id/?p=2504</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta, Indonesiawatch.id – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus bekerja untuk mengusut laporan tentang dugaan tindak...</p>
<p>The post <a href="https://indonesiawatch.id/kpk-masih-telaah-pelaporan-jampidsus-kejagung-dan-kredit-bni-di-kasus-lelang-aset-jiwasraya/">KPK Masih Telaah Pelaporan Jampidsus Kejagung dan Kredit BNI di Kasus Lelang Aset Jiwasraya</a> appeared first on <a href="https://indonesiawatch.id">INDONESIAWATCH</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Indonesiawatch.id –</strong> Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus bekerja untuk mengusut laporan tentang dugaan tindak pidana korupsi lelang aset sitaan kasus Jiwasraya. Atas kasus ini, Koalisi Sipil Selamatkan Tambang (KSST) melaporkan Jaksa Agung Muda Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Ardiansyah ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).</p>
<p>Dalam laporannya, KSST juga menduga bahwa ada pinjaman dari PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk dengan pagu Rp2,4 triliun ke PT Indobara Utama Mandiri (IUM). PT IUM, yang saat itu baru berdiri, merupakan pemenang lelang aset.</p>
<p>Laporan KSST sendiri telah diterima KPK. KSST melaporkan kasus lelang aset kasus Jiwasraya pada 27 Mei 2024. Adapun barang rampasan benda sita kasus Jiwasraya yang dilelang, yaitu berupa satu paket saham PT Gunung Bara Utama.</p>
<p>Juru Bicara KPK Tessa Mahardhika Sugiarto enggan menjelaskan secara rinci perkembangan kasus PT IUM. Menurut Tessa, jika laporannya masuk tentu akan ditelaah lebih dahulu.</p>
<p>&#8220;Kalau posisinya baru masuk laporan, tentunya akan ditelaah terlebih dahulu. Dan saya tidak punya akses untuk kesana karena sifatnya rahasia,&#8221; ujar Tessa kepada Indonesiawatch.id, (31/07).</p>
<p>Sebelumnya, pihak Bank BNI menampik telah memberikan pinjaman kepada PT Indobara Utama Mandiri (IUM) untuk membeli objek lelang kasus Jiwasraya. Hal ini disampaikan Corporate Secretary BNI Okki Rushartomo kepada <strong>Indonesiawatch.id.</strong></p>
<p>“Kami menegaskan bahwa tidak terdapat pemberian kredit kepada PT Indobara Utama Mandiri untuk membeli objek lelang saham PT Gunung Bara Utama sehingga hal tersebut tidak sesuai dengan fakta,” ujar Okki, (29/07).</p>
<p>Menurut Okki, PT IUM bukan merupakan debitur BNI. “Oleh karena itu, kami tidak pernah memberikan kredit atau pembiayaan kepada PT Indobara Utama Mandiri dalam bentuk apapun dan untuk tujuan apapun,” katanya.<br />
<strong>[red]</strong></p>
<p>The post <a href="https://indonesiawatch.id/kpk-masih-telaah-pelaporan-jampidsus-kejagung-dan-kredit-bni-di-kasus-lelang-aset-jiwasraya/">KPK Masih Telaah Pelaporan Jampidsus Kejagung dan Kredit BNI di Kasus Lelang Aset Jiwasraya</a> appeared first on <a href="https://indonesiawatch.id">INDONESIAWATCH</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://indonesiawatch.id/kpk-masih-telaah-pelaporan-jampidsus-kejagung-dan-kredit-bni-di-kasus-lelang-aset-jiwasraya/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>BNI Bantah Kasih Kredit untuk Lelang Aset Kasus Jiwasraya, Pelapor: Serahkan ke KPK</title>
		<link>https://indonesiawatch.id/bni-bantah-kasih-kredit-untuk-lelang-aset-kasus-jiwasraya-pelapor-serahkan-ke-kpk/</link>
					<comments>https://indonesiawatch.id/bni-bantah-kasih-kredit-untuk-lelang-aset-kasus-jiwasraya-pelapor-serahkan-ke-kpk/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 30 Jul 2024 09:14:01 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum]]></category>
		<category><![CDATA[Minerba]]></category>
		<category><![CDATA[News Update]]></category>
		<category><![CDATA[bank BNI]]></category>
		<category><![CDATA[Breaking News]]></category>
		<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[KPK]]></category>
		<category><![CDATA[ksst]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://indonesiawatch.id/?p=2471</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta, Indonesiawatch &#8211; Koalisi Sipil Selamatkan Tambang (KSST) mempersilahkan PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk...</p>
<p>The post <a href="https://indonesiawatch.id/bni-bantah-kasih-kredit-untuk-lelang-aset-kasus-jiwasraya-pelapor-serahkan-ke-kpk/">BNI Bantah Kasih Kredit untuk Lelang Aset Kasus Jiwasraya, Pelapor: Serahkan ke KPK</a> appeared first on <a href="https://indonesiawatch.id">INDONESIAWATCH</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Indonesiawatch &#8211;</strong> Koalisi Sipil Selamatkan Tambang (KSST) mempersilahkan PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk membantah tentang pemberian pinjaman kepada PT Indobara Utama Mandiri (IUM). Menurut pihak KSST, BNI punya hak untuk tidak mengakuinya.</p>
<p>&#8220;Itu hak mereka untuk menjawab dan membantahnya. Setelah dua bulan baru dijawab seperti itu, yah silahkan dinilai sendiri,&#8221; kata Koordinator KSS, Ronald Loblobly kepada <strong>Indonesiawatch.id</strong> (30/07).</p>
<p>Menurut Ronald data-data yang berkaitan dengan pemberian pinjaman kepada PT IUM untuk mengikuti lelang aset Kasus Jiwasaraya, sudah disampaikan ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). &#8220;Data sudah di KPK. (Data) itu konsumsinya KPK, bukan publik,&#8221; ujar Ronald.</p>
<p>Ronald menegaskan bahwa yang dia sampaikan mengenai pinjaman dengan pagu Rp2,4 triliun dari BNI ke PT IUM bukan hanya sekedar penjelasan lisan. &#8220;Yang saya serahkan (ke KPK) bukan kata, tapi data,&#8221; katanya.</p>
<p>Menurutnya selain melaporkan Jampidsus Kejaksaan Agung Febrie Ardiansyah ke KPK, 27 Mei 2024, KSST juga melaporkan pihak-pihak lain. Mereka dilaporkan ke KPK karena diduga menimbulkan kerugian negara akibat proses lelang PT Gunung Bara Utama. &#8220;Yang terlibat kita laporkan,&#8221; katanya.</p>
<p>Deolipa Yumara, Pendamping Hukum ketika KSST membuat laporan ke KPK, menjelaskan bahwa KSST memiliki bukti kuat tentang adanya pinjaman dari BNI ke PT IUM. Menurutnya, KSST mendapatkan data dari pihak-pihak terpercaya.</p>
<p>&#8220;Ada temuan dari pelapor (KSST). Kita mendampingi. Dan sekarang itu sudah jadi wilayah kewenangan ke KPK. Karena ini kan sifatnya korupsi, biar KPK yang nilai,&#8221; ujarnya.</p>
<p>KSST pernah menggelar acara Dialog Publik <em>Membedah Lelang 1 (Satu) Paket Saham PT Gunung Bara Utama dalam Perkara Korupsi PT Asuransi Jiwasraya.</em> Kegiatan tersebut berlangsung di Restaurant Danau Sentani kawasan Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (15/5).</p>
<p>Narasumbernya terdiri dari Faisal Basri dari Indef, Ronald dari KSST, Ketua IPW Sugeng Teguh Santoso, dan Praktisi Hukum Deolipa Yumara. Ada juga Koordinator Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) Boyamin Saiman dan Koordinator Jaringan Advokasi Tambang (Jatam) Melky Nahar.</p>
<p>Dalam acara itu, Ronald dan Faisal Basri kompak mengatakan bahwa Bank BNI diduga memberikan pinjaman kepada PT IUM dengan pagu Rp2,4 triliun. Lalu kata mereka, diduga sekitar Rp1,9 triliun digunakan PT IUM untuk mengambil satu paket saham PT. Gunung Bara Utama.</p>
<p><strong>[red]</strong></p>
<p>The post <a href="https://indonesiawatch.id/bni-bantah-kasih-kredit-untuk-lelang-aset-kasus-jiwasraya-pelapor-serahkan-ke-kpk/">BNI Bantah Kasih Kredit untuk Lelang Aset Kasus Jiwasraya, Pelapor: Serahkan ke KPK</a> appeared first on <a href="https://indonesiawatch.id">INDONESIAWATCH</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://indonesiawatch.id/bni-bantah-kasih-kredit-untuk-lelang-aset-kasus-jiwasraya-pelapor-serahkan-ke-kpk/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>

<!--
Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: https://www.boldgrid.com/w3-total-cache/


Served from: indonesiawatch.id @ 2026-05-02 22:36:33 by W3 Total Cache
-->