<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Candra Darusman Archives - INDONESIAWATCH</title>
	<atom:link href="https://indonesiawatch.id/tag/candra-darusman/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://indonesiawatch.id/tag/candra-darusman/</link>
	<description>Melihat Indonesia Dalam Berita</description>
	<lastBuildDate>Sun, 22 Jun 2025 13:17:00 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.4</generator>

<image>
	<url>https://indonesiawatch.id/wp-content/uploads/2024/06/cropped-logo-IW-1-e1719970085662-32x32.png</url>
	<title>Candra Darusman Archives - INDONESIAWATCH</title>
	<link>https://indonesiawatch.id/tag/candra-darusman/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Pentingnya Royalti dan Hak Moral Karya Musik Tradisional</title>
		<link>https://indonesiawatch.id/pentingnya-royalti-dan-hak-moral-karya-musik-tradisional/</link>
					<comments>https://indonesiawatch.id/pentingnya-royalti-dan-hak-moral-karya-musik-tradisional/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 22 Jun 2025 13:17:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hiburan]]></category>
		<category><![CDATA[Breaking News]]></category>
		<category><![CDATA[Candra Darusman]]></category>
		<category><![CDATA[LKB]]></category>
		<category><![CDATA[LMKN]]></category>
		<category><![CDATA[Shatria Dharma]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://indonesiawatch.id/?p=7140</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta, Indonesiawatch.id – Musik tradisi nusantara sebagai khazanah lokalitas membutuhkan perlindungan kelestarian terhadap karya musisi....</p>
<p>The post <a href="https://indonesiawatch.id/pentingnya-royalti-dan-hak-moral-karya-musik-tradisional/">Pentingnya Royalti dan Hak Moral Karya Musik Tradisional</a> appeared first on <a href="https://indonesiawatch.id">INDONESIAWATCH</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Indonesiawatch.id</strong> – Musik tradisi nusantara sebagai khazanah lokalitas membutuhkan perlindungan kelestarian terhadap karya musisi. Hal tersebut menjadi tema utama dalam acara “<em>Sosialisasi &amp; Diskusi Lembaga Manajemen Kolektif Berbasis Musik Tradisi Nusantara Langgam Kreasi Budaya</em>” di Taman Ismail Marzuki Jakarta pada Jumat, 20 Juni 2025.</p>
<p>Hadir sebagai narasumber acara, yakni musisi yang juga pengawas Lembaga Manajemen Kolektif Nasional (LMKN), Candra Darusman; Ketua Langgam Kreasi Budaya (LKB) Shatria Dharma; beserta dosen dan peneliti di Institut Kesenian Jakarta (IKJ) Jabatin Bangun.</p>
<p>Peserta acara terdiri dari insan musik nasional yang terdiri dari pencipta musik tradisional, pemain musik tradisional, penyelenggara event musik tradisional, akademisi musik tradisional, dan budayawan.</p>
<p>LMK Berbasis Musik Tradisi Nusantara dibentuk berdasarkan pada salah satu rekomendasi Kongres Musik Indonesia (KAMI) yang dilaksanakan pada 7-9 Maret 2018 di Kota Ambon, Maluku.</p>
<p>Rekomendasi tersebut antara lain mendorong perlindungan dan pengembangan ekosistem musik etnik melalui pertukaran musisi antar daerah, kepastian berkelanjutan lingkungan dan sumberdaya alam serta pemberlakuan mekanisme pembagian manfaat yang layak atas segala bentuk pemanfaatan musik etnik.</p>
<p>Pembentukan lembaga ini juga merupakan rekomendasi Kongres Musik Tradisi Nusantara yang diselenggarakan pada 20-30 Agustus 2021, yaitu mendorong pembentukan LMK Musik Tradisi Nusantara, antara lain LMK Hak Cipta dan Hak Terkait.</p>
<p>Pengawas Lembaga Manajemen Kolektif Nasional (LMKN), Candra Darusman mengatakan, kegiatan sosialisasi memiliki tiga tujuan utama. Pertama, memperkenalkan LMK Berbasis Musik Tradisi Nusantara kepada pelaku dan pengguna karya musik Tradisi Nusantara sebagai salah satu bentuk upaya penguatan ekosistem musik tradisi.</p>
<p>Kedua, memperkenalkan LMK Berbasis Musik Tradisi Nusantara kepada pelaku dan pengguna karya musik tradisi Nusantara sebagai salah satu wadah pelindungan karya cipta musik tradisional.</p>
<p>“Kemudian perlu bagi kita memperkenalkan LMK Berbasis Musik Tradisi Nusantara kepada pelaku dan pengguna karya musik tradisi nusantara sebagai salah satu wadah pelindungan hak ekonomi, khususnya <em>performing</em> royalti dan hak moral karya musik tradisional,” kata Candra.</p>
<p>Diketahui, LMK Berbasis Musik Tradisi Nusantara merupakan institusi berbentuk badan hukum nirlaba yang bertujuan melindungi dan mengelola hak ekonomi Pencipta, Pemegang Hak Cipta, dan/atau pemilik Hak Terkait karya musik tradisi nusantara. Lembaga ini berbentuk atas kolaborasi antara Ditjen Kebudayaan Kemendikbudristek dan Ditjen Kekayaan Intelektual Kemenkumham sebagai wujud komitmen melindungi kebudayaan dan kekayaan karya seni tradisi bangsa Indonesia.</p>
<p><strong>[red]</strong></p>
<p>The post <a href="https://indonesiawatch.id/pentingnya-royalti-dan-hak-moral-karya-musik-tradisional/">Pentingnya Royalti dan Hak Moral Karya Musik Tradisional</a> appeared first on <a href="https://indonesiawatch.id">INDONESIAWATCH</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://indonesiawatch.id/pentingnya-royalti-dan-hak-moral-karya-musik-tradisional/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pendaftaran AMI Awards 2025 Dibuka! Ruang Ekspresi Memajukan Musik Indonesia</title>
		<link>https://indonesiawatch.id/pendaftaran-ami-awards-2025-dibuka-ruang-ekspresi-memajukan-musik-indonesia/</link>
					<comments>https://indonesiawatch.id/pendaftaran-ami-awards-2025-dibuka-ruang-ekspresi-memajukan-musik-indonesia/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 18 Jun 2025 02:29:03 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hiburan]]></category>
		<category><![CDATA[AMI Awards 2025]]></category>
		<category><![CDATA[Breaking News]]></category>
		<category><![CDATA[Candra Darusman]]></category>
		<category><![CDATA[Fadli Zon]]></category>
		<category><![CDATA[Kementerian Kebudayaan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://indonesiawatch.id/?p=7121</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta, Indonesiawatch.id – Gong penghargaan Anugerah Musik Indonesia (AMI) Awards kembali ditabuh tahun ini. Menandai...</p>
<p>The post <a href="https://indonesiawatch.id/pendaftaran-ami-awards-2025-dibuka-ruang-ekspresi-memajukan-musik-indonesia/">Pendaftaran AMI Awards 2025 Dibuka! Ruang Ekspresi Memajukan Musik Indonesia</a> appeared first on <a href="https://indonesiawatch.id">INDONESIAWATCH</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Indonesiawatch.id</strong> – Gong penghargaan Anugerah Musik Indonesia (AMI) Awards kembali ditabuh tahun ini. Menandai bakal dihelatnya ajang penghargaan musik paling bergengsi di tanah air untuk ke-28 kalinya. Di penghargaan ini, Yayasan AMI bekerja sama dengan Kementerian Kebudayaan yang memasuki tahun ketiga kolaborasi.</p>
<p>Dalam taklimat media yang berlangsung di Kementerian Kebudayaan pada Kamis, 5 Juni 2025, Menteri Kebudayaan Fadli Zon mengatakan, AMI Awards kini menjelma cermin dinamika dan semangat generasi dalam memajukan industri musik Indonesia.</p>
<p>Menurut Fadli, sepanjang tiga dekade, masyarakat Indonesia telah menjadi saksi sejarah terhadap transformasi besar dalam lanskap musik tanah air, dari era kaset dan CD, era digital, dan platform media sosial.</p>
<p>“Satu hal yang tidak pernah berubah adalah kekuatan musik sebagai bahasa yang melampaui batas: menyatukan kita dalam keberagaman, menyalurkan ekspresi, sekaligus memperkuat identitas kita sebagai bangsa,” ujar Fadli Zon.</p>
<p>Hampir tiga dekade, AMI Awards telah mencatatkan peningkatan yang cukup signifikan. Hingga tahun 2024, tercatat 5.049 lagu yang didaftarkan dalam Anugerah Musik Indonesia. Peningkatan ini menjadi bukti nyata terbukanya ruang ekspresi untuk semua genre, kelompok, dan identitas budaya.</p>
<p>Merespons ekosistem musik tanah air yang terus bertumbuh, Menbud menggarisbawahi potensi musik sebagai salah satu instrumen utama dalam <em>soft power </em>Indonesia. Diplomasi <em>soft power</em> telah terbukti mencetak peradaban, mendorong perdamaian, ketahanan sosial, dan pertumbuhan ekonomi.</p>
<p>“AMI yang berjalan selama 28 tahun ini adalah Grammy Awards versi Indonesia, AMI telah melahirkan apresiasi dan stimulus bagi musisi Indonesia dengan mewadahi berbagai genre musik,” tuai mantan Wakil Ketua DPR ini.</p>
<p>Fadli Zon juga menggarisbawahi pentingnya ruang untuk musik tradisi dan <em>musical play</em>. Menbud menyinggung di antaranya keroncong dan dangdut yang banyak diminati dan dinikmati masyarakat internasional. Ia menegaskan akan pentingnya musik khas Indonesia ini mendapatkan perhatian dipandu dengan tempat pertunjukan yang lebih memadai.</p>
<p>Ketua Umum Yayasan AMI, Candra Darusman menyatakan, terdapat dua kategori baru dalam penyelenggaraan AMI Awards 2025, yakni musik kontemporer dan <em>vocal director</em>. Kehadiran dua kategori baru itu berangkat dari pertumbuhan musik kontemporer dewasa ini dan peran para guru dan pelatih vokal yang belum terangkat masif.</p>
<p>“Melalui dua kategori tambahan ini, diharapkan dapat meningkatkan perhatian kita atas perkembangan musik kontemporer. Melalui kerja sama yang baik dengan Kementerian Kebudayaan, kita harapkan dapat menghasilkan luaran dan pendaftar yang eksponensial,” ujar Candra Darusman.</p>
<p>Sementara itu, Tim Sidang Kategorisasi AMI, Syaharani memuji pentingnya kerja sama antara AMI dengan Kementerian Kebudayaan. Menurutnya, kerja sama sinergis bersama Kementerian Kebudayaan akan membawa musik Indonesia lebih maju dan berkembang. “Kehadiran AMI memicu kreativitas para musisi agar dapat berkarya lebih giat dan memiliki mutu musik yang mewakili wajah Indonesia, baik di negara sendiri maupun internasional,” ucap Syaharani.</p>
<p>Kementerian Kebudayaan terus berupaya memperkuat ekosistem musik nasional sebagai <em>binding power </em>atau kekuatan yang mempersatukan bangsa. Kontribusi para musisi nasional melalui karya dan kreasi, berdampak besar dalam memperkuat ekosistem musik tanah air. Dukungan Kementerian Kebudayaan atas AMI Awards menjadi bukti nyata kehadiran negara dalam mengapresiasi kerja keras musisi nasional dalam merintis karya terbaiknya.</p>
<p>Penyelenggaraan AMI Award diharapkan dapat makin memperluas akses masyarakat terhadap produksi dan distribusi musik, baik melalui platform digital maupun media sosial serta makin kuatnya kesadaran kolektif bahwa karya musik adalah bagian dari kebudayaan yang harus diapresiasi dan dilestarikan.</p>
<p>Pendaftaran lagu AMI 2025 sudah dibuka mulai 27 Mei hingga 5 Juli 2025 dengan periode rilis 1 Juli 2024 sampai 30 Juni 2025.</p>
<p><strong>[red]</strong></p>
<p>The post <a href="https://indonesiawatch.id/pendaftaran-ami-awards-2025-dibuka-ruang-ekspresi-memajukan-musik-indonesia/">Pendaftaran AMI Awards 2025 Dibuka! Ruang Ekspresi Memajukan Musik Indonesia</a> appeared first on <a href="https://indonesiawatch.id">INDONESIAWATCH</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://indonesiawatch.id/pendaftaran-ami-awards-2025-dibuka-ruang-ekspresi-memajukan-musik-indonesia/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Musik Generasi Baru, Pentas Nominasi AMI Awards ke-27</title>
		<link>https://indonesiawatch.id/musik-generasi-baru-pentas-nominasi-ami-awards-ke-27/</link>
					<comments>https://indonesiawatch.id/musik-generasi-baru-pentas-nominasi-ami-awards-ke-27/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 15 Oct 2024 17:15:09 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hiburan]]></category>
		<category><![CDATA[News Update]]></category>
		<category><![CDATA[Ahmad Mahendra]]></category>
		<category><![CDATA[AMI Awards 2024]]></category>
		<category><![CDATA[Breaking News]]></category>
		<category><![CDATA[Candra Darusman]]></category>
		<category><![CDATA[Kemendikbudristek]]></category>
		<category><![CDATA[Syaharani]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://indonesiawatch.id/?p=4006</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta, Indonesiawatch.id – Yayasan Anugerah Musik Indonesia (YAMI) menggelar ajang penghargaan musik prestisius Anugerah Musik...</p>
<p>The post <a href="https://indonesiawatch.id/musik-generasi-baru-pentas-nominasi-ami-awards-ke-27/">Musik Generasi Baru, Pentas Nominasi AMI Awards ke-27</a> appeared first on <a href="https://indonesiawatch.id">INDONESIAWATCH</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Indonesiawatch.id</strong> – Yayasan Anugerah Musik Indonesia (YAMI) menggelar ajang penghargaan musik prestisius Anugerah Musik Indonesia (AMI) Awards 2024. Ini merupakan perayaan AMI Awards ke-27 sejak masa kelahirannya. Penghargaan AMI bertumbuh dengan pesat dan memberikan pengaruh yang besar buat penikmat musik di Tanah Air.</p>
<p>Di saat tranformasi dari rilisan fisik menjadi rilisan digital—sejak AMI Awards ke-20 tahun 2017 hingga saat ini—menghadirkan nama-nama baru dari belahan Nusantara yang sanggup bersaing dengan musisi senior mereka. Nominasi AMI Awards 2024 mengambil tema “Musik Generasi Baru” sebagai bentuk apresiasi dari perkembangan pesat industri musik nasional dengan berbagai genre dan referensi, sekaligus terjadinya transformasi rilisan lagu dari fisik ke digital.</p>
<p>Ketua Umum AMI Candra Darusman menyatakan, dalam perayaan ke-27, AMI menjadi wadah yang berkesinambungan  bagi perkembangan musik dan musisi baru tanpa pernah melupakan pionirnya terdahulu.</p>
<p>“Kita semua berperan menjadikan AMI relevan sampai saat ini. Indikatornya terlihat dengan semakin banyaknya <em>entry</em> di mana karya musisi yang terdaftar di AMI Awards mencapai lebih dari 5.000. Kita melihat musik berperan dalam kehidupan di mana dengan musik, hati kita menjadi berseri,” kata Candra Darusman dalam paparannya di Konferensi Pers Pengumuman Nominasi AMI Awards ke-27 di Plaza Senayan, Jakarta pada Selasa, 15 Oktober 2024.</p>
<div id="attachment_4008" style="width: 660px" class="wp-caption aligncenter"><img fetchpriority="high" decoding="async" aria-describedby="caption-attachment-4008" class="wp-image-4008 size-full" src="https://indonesiawatch.id/wp-content/uploads/2024/10/2.jpg" alt="" width="650" height="433" /><p id="caption-attachment-4008" class="wp-caption-text"><em><strong>Sesi Foto Konpers Pengumuman Nominasi AMI Awards ke-27 di Plaza Senayan, Jakarta (Doc. AMI)</strong></em></p></div>
<p>Menurut Candra, pemilihan tema “Generasi Baru” menjadi bukti bahwa AMI relevan bagi semua generasi. Ia berharap, kehadiran AMI Awards 2024 dapat memotivasi dan menjadi suntikan semangat kepada para musisi untuk tetap terus berkarya.</p>
<p>“Di ajang AMI Awards, semua memiliki kesempatan yang sama, baik dari berbagai macam genre dan daerah. AMI selalu terbuka untuk semua peserta. Hasilnya tidak bisa diatur, semua tergantung pada anggota AMI,” ucap Candra.</p>
<p>Ia menjelaskan, antusiasme musisi dengan perayaan AMI Awards tahun ini dimulai sejak dibukanya pendaftaran lagu secara online pada 6 Mei-6 Juli 2024. Terdapat sebanyak 5.046 lagu yang terdaftar tahun ini berupa karya produksi single ataupun album yang dirilis secara komersil dalam periode rilis 1 Juli 2023-30 Juni 2024.</p>
<p>Hal itu menandai bahwa dalam kondisi apapun semangat dan daya kreativitas para musisi tetap menyala demi eksistensi industri musik Indonesia. “Kami sangat mengapresiasi antusiasme dari para label, musisi dan artis yang memiliki daya kreativitas tinggi dengan semangat merilis karya terbaru dan menyediakan waktunya untuk mendaftarkan karya terbaiknya tersebut ke AMI Awards tahun ini,” tutur Candra.</p>
<p>Di kesempatan yang sama, Perwakilan Tim Sidang Kategorisasi AMI, Syaharani membeberkan, Sidang Kategorisasi dan Sidang Penunjang Produksi AMI yang berlangsung pada 15 Juli-24 September 2024 menghasilkan sebanyak 62 Kategori AMI Awards tahun ini.</p>
<p>“Bermunculan banyak genre musik baru yang menguasai industri, menyajikan warna yang berbeda dengan referensi musik yang <em>fresh</em> sehingga membuat industri musik Indonesia jadi semakin beragam,” kata Syaharani.</p>
<p>Hal itu yang melatarbelakangi AMI menambah jumlah kategori baru dalam penilaiannya sejak 2017 hingga sekarang. Kategori baru tersebut di antaranya Jazz Alternatif, Soul R&amp;B Alternatif, Dangdut Elektro, Koplo, Orkestra, Teater Musikal, Film Scoring, Blues, Rearansemen dan Video Musik.</p>
<p>Syaharani menyebut, dalam AMI Awards 2024 kali ini terdapat 5.046 karya musik yang dinilai. Jumlah tersebut naik 8% dari sekitar 4.700-an karya musik pada tahun lalu. “Ada genre yang ternyata belum memenuhi kuota seperti musik kontemporer yang belum pernah ada sebelumnya. Tahun ini banyak karya yang <em>Lyrical Based</em> karena banyak pujangga di Indonesia. Pendatang baru banyak, pendatang baru anak-anak juga banyak, ini antusias yang luar biasa”.</p>
<p>Direktur Perfilman, Musik, dan Media Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek), Ahmad Mahendra mengatakan, para musisi Indonesia dari lintas generasi telah berkontribusi memperkaya khazanah genre musik nasional.</p>
<p>“Kontribusi para musisi nasional melalui karya dan kreasinya tentu saja berdampak besar pada penguatan ekosistem musik Indonesia. Oleh sebab itulah, pemerintah berkomitmen terus mendukung para musisi dan segala bentuk perhelatan musik di Indonesia,” kata Mahendra.</p>
<p>Dirinya menyebut, keterlibatan serta dukungan Kemendikbudristek dalam AMI Awards menunjukkan adanya kehadiran negara terhadap kerja keras musisi yang telah berusaha menciptakan karya terbaiknya. Fasilitasi dan dukungan tersebut juga dilandasi landasan hukum yakni UU Nomor 5 Tahun 2017 tentang Pemajuan Kebudayaan.</p>
<p>“Talenta dan karya dari para musisi Indonesia menjadi fondasi memajukan seni musik nasional untuk kepentingan masa depan. Sejak masa lampau hingga generasi baru kini, musik membuka ruang ekspresi hidup ke semua kalangan masyarakat,” ucap Mahendra.</p>
<p>Ia berharap agar AMI Awards dapat terus meningkatkan potensi musisi Indonesia untuk mengembangkan industri musik Tanah Air. Acara Konferensi Pers Pengumuman Nominasi AMI Awards ke-27 dihadiri musisi senior Tantowi Yahya dan Dwiki Darmawan. Acara ini turut menampilkan talenta musisi Sal Priadi, Bernadya Ribka, Giant Jay, dan Rahmania Astrini yang kesemuanya masuk dalam daftar nominasi AMI Awards ke-27 tahun ini.</p>
<p><strong>[red] </strong></p>
<p>The post <a href="https://indonesiawatch.id/musik-generasi-baru-pentas-nominasi-ami-awards-ke-27/">Musik Generasi Baru, Pentas Nominasi AMI Awards ke-27</a> appeared first on <a href="https://indonesiawatch.id">INDONESIAWATCH</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://indonesiawatch.id/musik-generasi-baru-pentas-nominasi-ami-awards-ke-27/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>

<!--
Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: https://www.boldgrid.com/w3-total-cache/


Served from: indonesiawatch.id @ 2026-05-02 20:37:28 by W3 Total Cache
-->