<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>china Archives - INDONESIAWATCH</title>
	<atom:link href="https://indonesiawatch.id/tag/china/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://indonesiawatch.id/tag/china/</link>
	<description>Melihat Indonesia Dalam Berita</description>
	<lastBuildDate>Tue, 12 Nov 2024 07:34:47 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.4</generator>

<image>
	<url>https://indonesiawatch.id/wp-content/uploads/2024/06/cropped-logo-IW-1-e1719970085662-32x32.png</url>
	<title>china Archives - INDONESIAWATCH</title>
	<link>https://indonesiawatch.id/tag/china/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Hikmahanto Juwana: Pejabat Penyusun Joint Statement Indonesia-China Harus Mengundurkan Diri sebagai Damage Control</title>
		<link>https://indonesiawatch.id/hikmahanto-juwana-pejabat-penyusun-joint-statement-indonesia-china-harus-mengundurkan-diri-sebagai-damage-control/</link>
					<comments>https://indonesiawatch.id/hikmahanto-juwana-pejabat-penyusun-joint-statement-indonesia-china-harus-mengundurkan-diri-sebagai-damage-control/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 12 Nov 2024 07:34:47 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[Hukum]]></category>
		<category><![CDATA[Internasional]]></category>
		<category><![CDATA[News Update]]></category>
		<category><![CDATA[Opini]]></category>
		<category><![CDATA[Breaking News]]></category>
		<category><![CDATA[china]]></category>
		<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[hikmahanto juwana]]></category>
		<category><![CDATA[joint statement]]></category>
		<category><![CDATA[Laut Cina Selatan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://indonesiawatch.id/?p=4681</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta, Indonesiawatch.id &#8211; Juru Bicara Kementerian Luar Negeri China pada tanggal 11 November menyatakan China...</p>
<p>The post <a href="https://indonesiawatch.id/hikmahanto-juwana-pejabat-penyusun-joint-statement-indonesia-china-harus-mengundurkan-diri-sebagai-damage-control/">Hikmahanto Juwana: Pejabat Penyusun Joint Statement Indonesia-China Harus Mengundurkan Diri sebagai Damage Control</a> appeared first on <a href="https://indonesiawatch.id">INDONESIAWATCH</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Indonesiawatch.id &#8211;</strong> Juru Bicara Kementerian Luar Negeri China pada tanggal 11 November menyatakan China siap untuk menindaklanjuti <em>Joint Statement</em> Presiden Indonesia dan Presiden China terkait kerja sama di area tumpang tindih.</p>
<p>Pernyataan di atas seolah merujuk pada Sembilan Garis Putus yang diklaim oleh China yang tidak memiliki basis berdasarkan <a href="https://www.un.org/depts/los/convention_agreements/texts/unclos/unclos_e.pdf">UNCLOS</a> yang beririsan dengan Zona Ekonomi Eksklusif dan Landas Kontinen Indonesia di Natuna Utara.</p>
<blockquote>
<h6>Baca juga:<br />
<span style="color: #ff6600;"><a style="color: #ff6600;" href="https://indonesiawatch.id/hikmahanto-juwana-jika-joint-development-indonesia-china-di-natuna-harus-konsultasi-dengan-dpr/">Hikmahanto Juwana: Jika Joint Development Indonesia-China di Natuna, Harus Konsultasi dengan DPR</a></span></h6>
</blockquote>
<p>Hal di atas disampaikan oleh Kemenlu China meski Kemenlu Indonesia telah membuat klarifikasi pada tanggal 11 November bahwa yang dimaksud dalam Joint Statement tidak terkait dengan pengakuan Sembilan Garis Putus sehingga tidak ada klaim tumpang tindih (overlapping claims) di Natuna Utara.</p>
<p>Klarifikasi yang disampaikan mungkin memadai bagi publik dan masyarakat di Indonesia namun tidak memadai bagi masyarakat internasional.</p>
<p>Negara-negara yang selama ini mengapresiasi posisi Indonesia yang tidak mengakui Sembilan Garis Putus dan dikuatkan dengan putusan PCA pada tahun 2016 terus mempertanyakan posisi Indonesia.</p>
<p>Pemerintah harus mengakui bahwa kerusakan telah terjadi (damage has been done) dan tidak harus mengelak dengan berputar-putar melalui penafsiran kata atau kalimat.</p>
<p>Kesalahan fatal harus dilakukan mitigasi atas kerusakan (damage control).</p>
<p>Salah satu bentuk mitigasi kerusakan adalah Indonesia melalui pejabat yang berwenang secara jelas dan tegas menyatakan kesalahannya dalam pembuatan Joint Statement.</p>
<p>Namun pernyataan salah ini tentu tidak cukup. Pernyataan ini harus ditindak-lanjuti dengan keberanian pejabat tertinggi yang memilki kewenangan untuk berani mengundurkan diri dalam jabatannya.</p>
<p>The post <a href="https://indonesiawatch.id/hikmahanto-juwana-pejabat-penyusun-joint-statement-indonesia-china-harus-mengundurkan-diri-sebagai-damage-control/">Hikmahanto Juwana: Pejabat Penyusun Joint Statement Indonesia-China Harus Mengundurkan Diri sebagai Damage Control</a> appeared first on <a href="https://indonesiawatch.id">INDONESIAWATCH</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://indonesiawatch.id/hikmahanto-juwana-pejabat-penyusun-joint-statement-indonesia-china-harus-mengundurkan-diri-sebagai-damage-control/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Hikmahanto Juwana: Jika Joint Development Indonesia-China di Natuna, Harus Konsultasi dengan DPR</title>
		<link>https://indonesiawatch.id/hikmahanto-juwana-jika-joint-development-indonesia-china-di-natuna-harus-konsultasi-dengan-dpr/</link>
					<comments>https://indonesiawatch.id/hikmahanto-juwana-jika-joint-development-indonesia-china-di-natuna-harus-konsultasi-dengan-dpr/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 10 Nov 2024 23:48:04 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum]]></category>
		<category><![CDATA[Internasional]]></category>
		<category><![CDATA[News Update]]></category>
		<category><![CDATA[Opini]]></category>
		<category><![CDATA[Breaking News]]></category>
		<category><![CDATA[china]]></category>
		<category><![CDATA[DPR]]></category>
		<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[laut natuna]]></category>
		<category><![CDATA[Prabowo Subianto]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://indonesiawatch.id/?p=4600</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta, Indonesiawatch.id &#8211; Presiden Prabowo dan Presiden Xi Jinping telah mengeluarkan Joint Statement pada tanggal...</p>
<p>The post <a href="https://indonesiawatch.id/hikmahanto-juwana-jika-joint-development-indonesia-china-di-natuna-harus-konsultasi-dengan-dpr/">Hikmahanto Juwana: Jika Joint Development Indonesia-China di Natuna, Harus Konsultasi dengan DPR</a> appeared first on <a href="https://indonesiawatch.id">INDONESIAWATCH</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Indonesiawatch.id &#8211;</strong> Presiden Prabowo dan Presiden Xi Jinping telah mengeluarkan Joint Statement pada tanggal 9 November lalu. Dalam butir 9 dengan judul <em>The two sides will jointly create more bright spots in maritime cooperation,</em> disebutkan bahwa <em>The two sides reached important common understanding on joint development in areas of overlapping claims.</em></p>
<p>Menjadi pertanyaan mendasar apakah yang dimaksud dengan <em>overlapping claims</em> ini terkait klaim sepuluh garis putus oleh China yang bertumpang tindih dengan klaim Zona Ekonomi Eksklusif  (ZEE) Indonesia di Natuna Utara?</p>
<blockquote>
<h6>Baca juga:<br />
<span style="color: #ff6600;"><a style="color: #ff6600;" href="https://indonesiawatch.id/lawatan-prabowo-ke-sejumlah-negara-politik-bebas-aktif-kiblat-pertahanan/">Lawatan Prabowo ke Sejumlah Negara, Politik Bebas Aktif, Kiblat Pertahanan</a></span></h6>
</blockquote>
<p>Bila memang benar, berarti kebijakan Indonesia terkait klaim sepihak China atas Sepuluh Garis Putus telah berubah secara drastis dan merupakan perubahan yang sangat fundamental dan berdampak pada geopolitik di kawasan.</p>
<p>Untuk diketahui hingga berakhirnya pemerintahan Jokowi, Indonesia memilki kebijakan untuk tidak mengakui klaim sepihak Sepuluh (dahulu Sembilan) Garis Putus dari China. Hal ini karena klaim Sepuluh Garis Putus tidak dikenal dalam UNCLOS dimana Indonesia dan China adalah negara peserta.</p>
<p>Terlebih lagi Permanent Court of Arbitration pada tahun 2016 telah menegaskan klaim sepihak China tersebut memang tidak dikenal dalam <a href="https://www.un.org/depts/los/convention_agreements/texts/unclos/unclos_e.pdf">UNCLOS</a>.</p>
<p>Namun dengan adanya joint statement 9 November lalu berarti Indonesia telah mengakui klaim sepihak China atas Sepuluh Garis Putus. Perlu dipahami joint development hanya terjadi bila masing-masing negara saling mengakui adanya zona maritim yang saling berktumpang tindih.</p>
<p>Pengakuan klaim sepihak Sepuluh Garis Putus jelas tidak sesuai dengan perundingan perbatasan zona maritim yang selama ini dilakukan oleh Indonesia. Dimana Indonesia tidak pernah melakukan perundingan maritim dengan China.</p>
<p>Hal ini karena dalam peta Indonesia dan dalam Undang-undang Wilayah Negara tidak dikenal Sepuluh Garis Putus yang diklaim secara sepihak oleh China. Pemerintah pun selama ini konsisten untuk tidak mau melakukan perundingan terlebih lagi memunculkan ide joint development dengan China.</p>
<p>Bila memang benar area yang akan dikembangkan bersama berada di wilayah Natuna Utara maka Presiden Prabowo seharusnya melakukan konsultasi dengan Dewan Perwakilan Rakyat.</p>
<p>Terlebih lagi bila joint development ini benar-benar direalisasikan maka banyak peraturan perundang-undangan di Indonesia yang dilanggar.</p>
<p>Bila memang benar Indonesia hendak melakukan joint development dengan pemerintah China maka ini akan berdampak pada situasi geopolitik di kawasan.</p>
<p>The post <a href="https://indonesiawatch.id/hikmahanto-juwana-jika-joint-development-indonesia-china-di-natuna-harus-konsultasi-dengan-dpr/">Hikmahanto Juwana: Jika Joint Development Indonesia-China di Natuna, Harus Konsultasi dengan DPR</a> appeared first on <a href="https://indonesiawatch.id">INDONESIAWATCH</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://indonesiawatch.id/hikmahanto-juwana-jika-joint-development-indonesia-china-di-natuna-harus-konsultasi-dengan-dpr/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Ini Produk Impor China yang Paling Besar ke Indonesia</title>
		<link>https://indonesiawatch.id/ini-produk-impor-china-yang-paling-besar-ke-indonesia/</link>
					<comments>https://indonesiawatch.id/ini-produk-impor-china-yang-paling-besar-ke-indonesia/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 05 Jul 2024 12:38:17 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[News Update]]></category>
		<category><![CDATA[BPS]]></category>
		<category><![CDATA[Breaking News]]></category>
		<category><![CDATA[china]]></category>
		<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[kemendag]]></category>
		<category><![CDATA[neraca perdagangan]]></category>
		<category><![CDATA[produk impor]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://indonesiawatch.id/?p=1957</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta, Indonesiawatch.id – China masih menjadi negara pengimpor paling besar ke Indonesia. Nilai impornya mencapai...</p>
<p>The post <a href="https://indonesiawatch.id/ini-produk-impor-china-yang-paling-besar-ke-indonesia/">Ini Produk Impor China yang Paling Besar ke Indonesia</a> appeared first on <a href="https://indonesiawatch.id">INDONESIAWATCH</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Indonesiawatch.id –</strong> China masih menjadi negara pengimpor paling besar ke Indonesia. Nilai impornya mencapai USD62,88 miliar. Nilai tersebut turun sekitar 7,15% dari USD67,72 miliar di tahun 2022.</p>
<p>Meskipun turun, tetapi berat bersih impor dari China meningkat 14,25% dari 31.073.656.019 Kg tahun 2022 menjadi 35.419.996.151 Kg di tahun 2023. Hal ini menunjukkan secara kuantitas, barang yang masuk dari China ke Indonesia meningkat.</p>
<p>Badan Pusat Statistik baru saja mempublikasi Laporan tentang Statistik Perdagangan Luar Negeri INdonesia pada 5 Juli 2024. Publikasi tersebut menunjukkan bahwa, barang yang paling banyak diimpor dari China bukanlah barang tambang, energi, sayuran atau buah-buahan, melainkan barang elektronik, komunikasi, serta mesin-mesin kelistrikan.</p>
<p><iframe id="datawrapper-chart-HGUXy" style="width: 0; min-width: 100% !important; border: none;" title="Barang Impor Asal China Paling Besar ke Indonesia" src="https://datawrapper.dwcdn.net/HGUXy/1/" height="718" frameborder="0" scrolling="no" aria-label="Table" data-external="1"></iframe><script type="text/javascript">!function(){"use strict";window.addEventListener("message",(function(a){if(void 0!==a.data["datawrapper-height"]){var e=document.querySelectorAll("iframe");for(var t in a.data["datawrapper-height"])for(var r=0;r<e.length;r++)if(e[r].contentWindow===a.source){var i=a.data["datawrapper-height"][t]+"px";e[r].style.height=i}}}))}();</script></p>
<p>Nilai barang impor yang paling besar sepanjang 2023, yaitu alat komunikasi dan suku cadangnya. Nilai impornya mencapai USD6 miliar. Angka tersebut turun dari USD6,01 miliar pada tahun 2022.</p>
<p>Berdasarkan Standard International Trade Classification (SITC) 3 digit, ada sekitar 10 barang yang nilai impornya di atas USD1 miliar selama tahun 2023. Jika ditotal, nilai impor 10 barang ini mencapai USD19,37 miliar atau setara dengan 30,8% dari total nilai barang impor dari China.<br />
<strong>[red]</strong></p>
<p>The post <a href="https://indonesiawatch.id/ini-produk-impor-china-yang-paling-besar-ke-indonesia/">Ini Produk Impor China yang Paling Besar ke Indonesia</a> appeared first on <a href="https://indonesiawatch.id">INDONESIAWATCH</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://indonesiawatch.id/ini-produk-impor-china-yang-paling-besar-ke-indonesia/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>

<!--
Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: https://www.boldgrid.com/w3-total-cache/


Served from: indonesiawatch.id @ 2026-05-02 12:14:30 by W3 Total Cache
-->