<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>UGM Archives - INDONESIAWATCH</title>
	<atom:link href="https://indonesiawatch.id/tag/ugm/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://indonesiawatch.id/tag/ugm/</link>
	<description>Melihat Indonesia Dalam Berita</description>
	<lastBuildDate>Sat, 28 Dec 2024 07:24:31 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.3</generator>

<image>
	<url>https://indonesiawatch.id/wp-content/uploads/2024/06/cropped-logo-IW-1-e1719970085662-32x32.png</url>
	<title>UGM Archives - INDONESIAWATCH</title>
	<link>https://indonesiawatch.id/tag/ugm/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Laptop Merah Putih, Tonggak Sejarah Industri Elektronik Nasional</title>
		<link>https://indonesiawatch.id/laptop-merah-putih-tonggak-sejarah-industri-elektronik-nasional/</link>
					<comments>https://indonesiawatch.id/laptop-merah-putih-tonggak-sejarah-industri-elektronik-nasional/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 28 Dec 2024 07:21:42 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Sains & Edukasi]]></category>
		<category><![CDATA[Breaking News]]></category>
		<category><![CDATA[Laptop Merah Putih]]></category>
		<category><![CDATA[Timothy Siddik]]></category>
		<category><![CDATA[UGM]]></category>
		<category><![CDATA[Xacti Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Zyrex Indonesia]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://indonesiawatch.id/?p=6111</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta, Indonesiawatch.id – Zyrex Indonesia, Universitas Gadjah Mada (UGM), dan Xacti Indonesia secara resmi menjalin...</p>
<p>The post <a href="https://indonesiawatch.id/laptop-merah-putih-tonggak-sejarah-industri-elektronik-nasional/">Laptop Merah Putih, Tonggak Sejarah Industri Elektronik Nasional</a> appeared first on <a href="https://indonesiawatch.id">INDONESIAWATCH</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, </strong><strong>Indonesiawatch.id</strong> – Zyrex Indonesia, Universitas Gadjah Mada (UGM), dan Xacti Indonesia secara resmi menjalin kerja sama strategis yang bertujuan mendorong kemajuan industri teknologi nasional. Kemitraan tersebut mempertemukan Zyrex Indonesia sebagai produsen perangkat teknologi hilir, Xacti Indonesia sebagai mitra manufaktur elektronik (Electronic Manufacturing Services), dan UGM sebagai institusi pendidikan yang berperan aktif dalam penelitian dan pengembangan teknologi.</p>
<p>Sebagai bagian dari kerja sama, tim peneliti dari UGM dan Xacti Indonesia melakukan kunjungan ke fasilitas produksi Zyrex Indonesia, menyaksikan langsung proses manufaktur barang jadi, yakni laptop berbasis prosesor Intel Core i5. <em>Motherboard</em> laptop tersebut diproduksi menggunakan teknologi <em>Surface Mount Technology</em> (SMT) <em>Printed Circuit Board</em> (PCB) oleh Xacti Indonesia dan dirakit di pabrik milik Zyrex Indonesia di Jakarta Barat.</p>
<p>Kerja sama tersebut didukung oleh pendanaan Kedaireka dari Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi sebagai bagian dari pengembangan inisiatif “Laptop Merah Putih”. Program ini bertujuan meningkatkan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) pada perangkat laptop nasional. Dengan memanfaatkan <em>motherboard</em> produksi dalam negeri, TKDN laptop diproyeksikan meningkat dari yang sebelumnya berada di bawah 40 persen.</p>
<p>Target jangka panjang dari kolaborasi ini adalah menciptakan kemampuan <em>Original Design Manufacturing</em> (ODM) di Indonesia. Melalui model bisnis ODM, seluruh proses desain hingga produksi diharapkan dapat dilakukan sepenuhnya di dalam negeri, dengan melibatkan pihak industri dan peneliti dari perguruan tinggi.</p>
<p>Inisiatif tersebut menjadikan program Laptop Merah Putih tidak hanya sebagai simbol kemajuan teknologi dalam negeri, tetapi juga sebagai tonggak sejarah bagi industri elektronik nasional. Dukungan dari pemerintah, industri, serta Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi sangat diperlukan untuk mewujudkan cita-cita kemandirian teknologi.</p>
<p>“Kami bangga menjadi bagian dari inisiatif yang bertujuan untuk mendorong industri teknologi Indonesia ke tingkat yang lebih tinggi. Dengan kolaborasi antara pelaku industri dan institusi pendidikan, kami optimis mampu menghasilkan produk berkualitas yang dapat bersaing secara global,” kata CEO Zyrex Indonesia, Timothy Siddik.</p>
<p>Business Development EMS Business Deputy General Manager Xacti Indonesia, Budi Raharjo menyatakan, kolaborasi tersebut menjadi bukti nyata komitmen pihaknya untuk mendukung perkembangan teknologi di Indonesia.</p>
<p>Sementara itu, Deputi Direktur UGM, Sigit Priyanta menyatakan, pihaknya menyambut baik kerja sama dengan Zyrex Indonesia dan Xacti Indonesia dalam proyek pengembangan teknologi tersebut. “Sinergi antara industri dan perguruan tinggi akan menjadi pendorong utama untuk menciptakan inovasi yang berdampak nyata bagi bangsa,” ujarnya.</p>
<p>Melalui langkah konkret tersebut, Laptop Merah Putih diharapkan menjadi kebanggaan teknologi nasional dan pilar utama kemandirian industri elektronik di Indonesia.</p>
<p><strong>[red]</strong></p>
<p>The post <a href="https://indonesiawatch.id/laptop-merah-putih-tonggak-sejarah-industri-elektronik-nasional/">Laptop Merah Putih, Tonggak Sejarah Industri Elektronik Nasional</a> appeared first on <a href="https://indonesiawatch.id">INDONESIAWATCH</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://indonesiawatch.id/laptop-merah-putih-tonggak-sejarah-industri-elektronik-nasional/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Skandal Plagiarisme, Babak Baru Peter Carey Vs UGM</title>
		<link>https://indonesiawatch.id/skandal-plagiarisme-babak-baru-peter-carey-vs-ugm/</link>
					<comments>https://indonesiawatch.id/skandal-plagiarisme-babak-baru-peter-carey-vs-ugm/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 09 Nov 2024 11:25:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Edukasi]]></category>
		<category><![CDATA[News Update]]></category>
		<category><![CDATA[Breaking News]]></category>
		<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Kuasa Ramalan]]></category>
		<category><![CDATA[Peter Carey]]></category>
		<category><![CDATA[Prof. Setiadi]]></category>
		<category><![CDATA[UGM]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://indonesiawatch.id/?p=4570</guid>

					<description><![CDATA[<p>Sleman, Indonesiawatch.id – Kasus dugaan plagiat atau plagiarisme salah satu buku karya sejarawan dan penulis...</p>
<p>The post <a href="https://indonesiawatch.id/skandal-plagiarisme-babak-baru-peter-carey-vs-ugm/">Skandal Plagiarisme, Babak Baru Peter Carey Vs UGM</a> appeared first on <a href="https://indonesiawatch.id">INDONESIAWATCH</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Sleman, Indonesiawatch.id</strong> – Kasus dugaan plagiat atau plagiarisme salah satu buku karya sejarawan dan penulis Inggris Peter Carey mencuat di permukaan. Kasus tersebut menyeret sejumlah nama dosen dari Departemen Sejarah, Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Universitas Gadjah Mada (UGM).</p>
<p>Sebelumnya dugaan plagiarism ini viral di media sosial. Hal itu berawal dari postingan akun media sosial X @<em>_bje</em>. Dalam postingan itu diunggah tangkapan layar komentar Peter Carey yang menceritakan adanya kasus plagiat yang dilakukan sejumlah dosen terhadap salah satu bab di buku karyanya berjudul “Kuasa Ramalan”.</p>
<p>Peter dalam postingannya menyebutkan peristiwa terjadi pada awal tahun 2020. Peter menyebut, sejumlah sejarawan universitas terkemuka di Indonesia itu telah “melahap” habis sejumlah penelitiannya mengenai pemberintakan pemberontakan Bupati Wedana Madiun, Raden Ronggo Prawirodirjo III (1779-1810).</p>
<p>“<em>Pada hakekatnya menemukan integritas di dunia akademik Indonesia Sangat jarang. Pada ujung 2019 Awal 2020 saya diberi tahu oleh teman saya di Madiun bahwa baru2 ini terjadi sebuah plagiat terstruktur dan massif atas Bab 6 dari buku saya Kuasa Ramalan. Sederet sejarawan di universitas paling mentereng di Jawa tengah selatan telah menggendol semua penelitian saya mengenai pemberontakan Bupati Wedana Madiun, Raden Ronggo Prawirodirjo III (1779-1810) untuk meraih sebuah kontrak dari Pemda Madiun untuk menulis sebuah biografi baru tentang Raden Ronggo dan sebuah sejarah Baru Madiun sejak abad ke-17</em>,” cuit Peter dalam postingan tersebut seperti dikutip <strong><em>Indonesiawatch.id</em></strong>.</p>
<p>Masih dalam postingan yang sama, sejarawan yang mengkhususkan diri dalam sejarah modern Indonesia terutama Jawa, menyebut tindakan plagiat itu merugikan dirinya berikut dengan penerbit dan sponsor. Bahkan, hingga saat ini pihak FIB tidak mau meminta maaf dan mengakui bahwa telah terjadi aksi plagiat.</p>
<p>“<em>Tindakan demikian tidak hanya merugikan saya sebagai pengarang tapi juga penerbit saya (KPG) dan sponsor untuk cetakan pertama dan kedua buku tiga jilid itu (Yayasan Arsari dan PERTAMINA). Universitas tersebut dalam diri dekan FIB dan atasan tidak mau mengakui kesalahan berupa plagiat massif itu yang meraih ratusan juta IDR untuk sejarawan yang terlibat menulis kembali sejarah Madiun. Sejak itu saya menjadi persona maxima non grata di universitas tersebut sebab tidak mau memberi maaf kepada suatu tindakan yang curang itu</em>,” tulis Peter.</p>
<p>Menanggapi hal tersebut, Dekan FIB UGM Prof. Setiadi angkat bicara. Dirinya menyebut, beberapa bagian dalam buku yang ditulis oleh sejumlah dosen FIB UGM termasuk Sri Margana telah menuliskan menyadur dari buku karya Peter Carey. Hal itu sudah sesuai dengan etika dan kaidah akademik penulisan riset.</p>
<p>“Berkenaan dengan diskusi yang berkembang di media sosial mengenai tuduhan plagiarisme yang dilakukan oleh Dosen Departemen Sejarah FIB UGM pada buku sejarah yang berjudul &#8216;Madiun: Sejarah Politik dan Transformasi Kepemerintahan dari Abad XIV ke Abad XXI&#8217; dan &#8216;Raden Rangga Prawiradirdja III Bupati Madiun 1796-1810: Sebuah Biografi Politik&#8217;, yang ditulis oleh Dr. Sri Margana, dkk. disampaikan bahwa beberapa bagian dari kedua buku ini menyadur dari buku Kuasa Ramalan (2019) yang ditulis oleh Peter Carey,” ujar Setiadi dalam keterangan tertulisnya.</p>
<p>Dirinya menyebut, pimpinan fakultas UGM menaruh perhatian serius dalam polemik tersebut. Karena itu, pihak fakultas membentuk tim investigasi untuk melakukan pendalaman. Ia menjanjikan dalam waktu dekat UGM akan mengumumkan hasilnya.</p>
<p>“Pimpinan Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Universitas Gadjah Mada menanggapi sangat serius terhadap persoalan tersebut. Oleh karena itu, Dekan FIB UGM membentuk tim untuk mendalami tuduhan itu dan hasilnya akan disampaikan dalam waktu secepatnya,” pungkasnya</p>
<p>Diketahui, dugaan plagiarisme ini pertama kali muncul pada akhir 2019 ketika Peter Carey diberitahu oleh seorang teman mengenai dua buku yang diduga memplagiat karyanya. Ia kemudian menerima salinan buku tersebut dari salah satu penulis Sri Margana pada 2018.</p>
<p>Pada Februari 2020, penerbit “Kuasa Ramalan”, Kepustakaan Populer Gramedia (KPG), melakukan mediasi antara Carey dan tim penulis UGM.  Namun, hasil mediasi tersebut dianggap tidak memuaskan oleh Carey, karena pihak UGM menyangkal adanya plagiarisme dan menyebut buku yang dicetak sebagai versi<em> dummy</em>.</p>
<p>Sementara itu, Carey mengungkapkan bahwa ada bagian dari bab 6 bukunya yang dikutip secara utuh, mencakup tujuh halaman yang diambil langsung dari &#8220;Kuasa Ramalan&#8221;.</p>
<p><strong>[red]</strong></p>
<p>The post <a href="https://indonesiawatch.id/skandal-plagiarisme-babak-baru-peter-carey-vs-ugm/">Skandal Plagiarisme, Babak Baru Peter Carey Vs UGM</a> appeared first on <a href="https://indonesiawatch.id">INDONESIAWATCH</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://indonesiawatch.id/skandal-plagiarisme-babak-baru-peter-carey-vs-ugm/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kolaborasi Korporasi-Perguruan Tinggi, Membangun Indonesia Cerdas Melalui Teknologi</title>
		<link>https://indonesiawatch.id/kolaborasi-korporasi-perguruan-tinggi-membangun-indonesia-cerdas-melalui-teknologi/</link>
					<comments>https://indonesiawatch.id/kolaborasi-korporasi-perguruan-tinggi-membangun-indonesia-cerdas-melalui-teknologi/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 29 Oct 2024 10:32:32 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[EduTek]]></category>
		<category><![CDATA[News Update]]></category>
		<category><![CDATA[Breaking News]]></category>
		<category><![CDATA[Sigit Priyanta]]></category>
		<category><![CDATA[Timothy Siddik]]></category>
		<category><![CDATA[UGM]]></category>
		<category><![CDATA[Xacti Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Zyrex Indonesia]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://indonesiawatch.id/?p=4120</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta, Indonesiawatch.id – Kemitraan swasta dan perguruan tinggi dibutuhkan untuk kerja sama strategis memperkuat kemajuan...</p>
<p>The post <a href="https://indonesiawatch.id/kolaborasi-korporasi-perguruan-tinggi-membangun-indonesia-cerdas-melalui-teknologi/">Kolaborasi Korporasi-Perguruan Tinggi, Membangun Indonesia Cerdas Melalui Teknologi</a> appeared first on <a href="https://indonesiawatch.id">INDONESIAWATCH</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Indonesiawatch.id</strong> – Kemitraan swasta dan perguruan tinggi dibutuhkan untuk kerja sama strategis memperkuat kemajuan industri teknologi di Indonesia. Karena itu, <strong><a href="https://zyrex.com/v3/">Zyrex Indonesia</a></strong> dan Xacti Indonesia menggandeng Universitas Gadjah Mada (UGM) untuk membangun Indonesia cerdas melalui teknologi.</p>
<p>Inisiatif ini sejalan dengan arahan pemerintah dalam memperkuat industri dalam negeri agar Indonesia dapat berperan dalam ekosistem industri secara menyeluruh (<em>end-to-end</em>). Kerja sama ini diharapkan memberikan dampak signifikan bagi peningkatan daya saing produk lokal di pasar global secara berkelanjutan.</p>
<p>Dalam sinergi tersebut, Zyrex Indonesia berperan sebagai produsen perangkat teknologi, Xacti Indonesia sebagai mitra manufaktur elektronik (EMS) di Indonesia, dan UGM sebagai institusi pendidikan yang berperan dalam riset dan pengembangan teknologi.</p>
<p>Lewat dukungan dari UGM, proyek kolaboratif ini diharapkan dapat menjadi wadah bagi mahasiswa dan peneliti untuk mengembangkan inovasi teknologi yang dapat dikomersialisasikan dan dipatenkan serta memberikan nilai tambah bagi seluruh pihak yang terlibat.</p>
<p>Dengan menggabungkan peran masing-masing, ketiga institusi akan menciptakan produk-produk yang tidak hanya inovatif tetapi juga sesuai dengan kebutuhan pendalaman industri, sebagaimana diarahkan oleh pemerintah Indonesia.</p>
<p>CEO Zyrex Indonesia, Timothy Siddik menyampaikan bahwa kerja sama tersebut merupakan langkah penting dalam mendukung visi Zyrex untuk menjadi pelopor kemajuan teknologi di Indonesia.</p>
<p>“Kami percaya bahwa teknologi memiliki kekuatan untuk mengubah dunia. Kemitraan ini adalah langkah konkret untuk mendukung visi kami sekaligus memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan bangsa dan memperkuat ekosistem teknologi dalam negeri,” ujar Timothy.</p>
<p>Business Development Group EMS Business Deputy General Manager Xacti Indonesia Budi Raharjo, turut menyampaikan optimismenya terhadap program kolaboratif ini. “Kolaborasi ini menjadi bukti nyata komitmen kami untuk mendukung perkembangan teknologi di Indonesia,” kata Budi Raharjo.</p>
<p>“Bersama Zyrex Indonesia, UGM, dan Xacti, kami ingin mendorong transfer pengetahuan dan teknologi yang akan menghasilkan produk-produk unggulan. Kami yakin bahwa dengan pendekatan kolaboratif ini, kami dapat memberikan kontribusi signifikan bagi pertumbuhan industri teknologi di Indonesia,” Budi menambahkan.</p>
<p>Sementara itu, Deputi Direktur UGM, Sigit Priyanta menyambut baik kolaborasi dalam proyek pengembangan teknologi tersebut. “Kami berharap inisiatif ini dapat menjadi jembatan antara dunia akademik dan industri, serta memberikan peluang bagi para mahasiswa untuk terlibat dalam riset untuk menghasilkan produk yang inovatif dan berguna bagi masyarakat,” ujar Sigit.</p>
<p>Sigit menerangkan, proyek kolaboratif ini mencakup tiga aspek utama. Pertama, pengembangan produk teknologi. Cara ini dilakukan dengan menciptakan perangkat inovatif yang sesuai dengan kebutuhan pasar Indonesia dan global, serta memanfaatkan kekuatan masing-masing pihak dalam desain, manufaktur, dan teknologi.</p>
<p>Kedua, riset dan pengembangan (R&amp;D). R&amp;D dilakukan dengan melibatkan mahasiswa dan dosen UGM dalam proses penelitian untuk menghasilkan produk yang inovatif dan solutif bagi masyarakat. Ketiga, Perlindungan Hak Kekayaan Intelektual (HAKI). Perlindungan HAKI dilakukan dengan menjaga dan mematenkan setiap hasil inovasi agar terlindungi dari segi hukum dan memiliki nilai komersial yang dapat bersaing di pasar.</p>
<p>Melalui kerja sama ini, seluruh pihak berharap dapat memberikan kontribusi signifikan bagi pengembangan industri teknologi di Indonesia, sekaligus memperkuat posisi produk lokal di pasar global.</p>
<p>Inisiatif kolaboratif ini diharapkan mampu menciptakan ekosistem inovasi yang berkelanjutan dan berperan dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi Indonesia secara keseluruhan. “Kerja sama ini menjadi langkah nyata dalam memajukan industri teknologi nasional dan membuka peluang baru bagi generasi muda untuk berkarya di bidang inovasi dan teknologi,” pungkas Sigit.</p>
<p><strong>[red]</strong></p>
<p>The post <a href="https://indonesiawatch.id/kolaborasi-korporasi-perguruan-tinggi-membangun-indonesia-cerdas-melalui-teknologi/">Kolaborasi Korporasi-Perguruan Tinggi, Membangun Indonesia Cerdas Melalui Teknologi</a> appeared first on <a href="https://indonesiawatch.id">INDONESIAWATCH</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://indonesiawatch.id/kolaborasi-korporasi-perguruan-tinggi-membangun-indonesia-cerdas-melalui-teknologi/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>

<!--
Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: https://www.boldgrid.com/w3-total-cache/


Served from: indonesiawatch.id @ 2026-08-07 22:50:47 by W3 Total Cache
-->