Menu

Dark Mode
Sempat Ditolak Ajang Pencarian Bakat, Maki Kini jadi Musisi Filipina Paling Bersinar di Asia Tenggara Tak Kunjung Melunasi Pembayaran, Direktur PT Adi Artha Karya Menghilang Food Estate, Oligarki Sawit, dan Krisis Keadilan di Indonesia Pemulihan Limbah Kontaminasi B3 Blok Rokan Dinilai Lamban, CERI Sebut Kejahatan Negara Aktivis Dorong KPK Usut Tuntas Dugaan Korupsi Muhammad Suryo Maruli Rajagukguk: Permenaker Alih Daya Inkonstitusional, Ancaman Baru Buruh

Daerah

Banjir dan Longsor Sukabumi: 5 Orang Meninggal dan 7 Hilang

Avatarbadge-check


					Sejumlah nelayan sedang merapikan kapal pascabanjir di Sukabumi. (Indonesiawatch.id/Dok. BNPB) Perbesar

Sejumlah nelayan sedang merapikan kapal pascabanjir di Sukabumi. (Indonesiawatch.id/Dok. BNPB)

Sukabumi, Indonesiawatch.id –‎ Korban meninggal akibat banjir dan longsor di Sukabumi, Jawa Barat (Jabar), telah mencapai 5 orang dan 7 orang dinyatakan hilang.

Plt Kepala BPBD Jabar, Anne Heramdianne, kepada wartawan pada Jumat, (6/12), menyampaikan, jumlah tersebut berdasarkan data sementara yang dirilis Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi.

Baca juga:
Sepuluh Jembatan di Sukabumi Terputus Akibat Banjir dan Longsor

Tim SAR gabungan terdiri dari BPBD, Basarnas, TNI, Polri, dan relawan setempat terus berupaya melakukan pencarian dan evakuasi korban.

Ane mengungkapkan, upaya pencarian terkendala kondisi sulitnya medan dan adanya potensi longsor susulan. Namun demikian, Tim SAR terus berupaya maksimal untuk menemukan para korban.

“Dengan curah hujan yang masih tinggi, kami harus ekstra hati-hati demi keselamatan tim di lapangan,” ujarnya.

Sebelumnya, Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB‎, Abdul Muhari, menyampaikan, Dermaga Pelabuhan Perikanan Nusantara Pelabuhan Ratu banjir dari luapan Sungai Cipabuluhan yang terjadi pada Rabu, (4/12).

Pemilik kapal berusaha menyelamatkan perahu yang tenggelam usai limpasan banjir yang deras hingga membalikan perahu mereka yang sedang terparkir di pelabuhan.

‎Berikut korban meninggal dunia:

1. Aden Dafa (11)

Warga Kampung Cisarakan, Desa Loji, Kecamatan Simpenan. Korban longsor.

2. Ade Wahyu (11)

Warga Kampung Cisarakan, Desa Loji, Kecamatan Simpenan. Korban longsor.

3. Elma Ayunda (27)

Warga Kampung Cisarakan, Desa Loji, Kecamatan Simpenan. Korban longsor.

4. Sahroni (47)

Warga Kampung Ciawi Tali, Desa Loji, Kecamatan Simpenan. Korban longsor.

5. Dadang (65)

Warga Kampung Ciemas, Desa Ciemas, Kecamatan Ciemas. Korban meninggal terbawa arus banjir.

Korban hilang:

1. Siti Hamidah (8)

Warga Kampung Cisarakan, Desa Loji, Kecamatan Simpenan, korban longsor.

2. Ros (63)

Warga Kampung Cipari, Desa Rambay, Kecamatan Tegalbuleud, baru ditemukan potongan tubuh bagian paha kanan usai tertimbun longsor

3. Satu orang

Warga Desa Bangbayang, Tegalbuleud belum ditemukan dan identitas belum diketahui

4. Satu orang

Warga Desa Bangbayang, Tegalbuleud belum ditemukan dan identitas belum diketahui

5. Euis (80)

Warga Kampung Cibeureum, Desa Rambay, Kecamatan Tegalbuleud belum ditemukan usai terkena bencana longsor

6. Ojan (52)

Warga Kampung Darmawangi, Desa Sirnasari, Kecamatan Pabuaran belum ditemukan usai tertimbun longsor

7. Emah (50)

Warga Kampung Gunung Baen, Kecamatan Gegerbitung, Kabupaten Sukabumi belum ditemukan usai tertimbun longsor.

[red]

Berita Terbaru

Tak Kunjung Melunasi Pembayaran, Direktur PT Adi Artha Karya Menghilang

11 June 2026 - 14:25 WIB

Direktur PT Adi Artha Karya, Bambang Adi S. (Sumber: Instagram)

Food Estate, Oligarki Sawit, dan Krisis Keadilan di Indonesia

28 May 2026 - 09:06 WIB

Pemerhati Intelijen, Sri Radjasa MBA.

Aktivis Dorong KPK Usut Tuntas Dugaan Korupsi Muhammad Suryo

14 May 2026 - 18:14 WIB

Aktivis Dorong KPK Usut Tuntas Dugaan Korupsi Muhammad Suryo.

Maruli Rajagukguk: Permenaker Alih Daya Inkonstitusional, Ancaman Baru Buruh

13 May 2026 - 14:11 WIB

Praktisi hukum Maruli Rajagukguk

Praktisi Hukum Ini Desak Presiden Prabowo Nonaktifkan Dirut KAI atas Peristiwa Duka Bekasi Timur

5 May 2026 - 07:04 WIB

Kecelakaan KRL Commuterline dan KA Argo Bromo Anggrek. Sumber: ANTARA FOTO/Galih Pradipta
Populer Berita Hukum