Menu

Dark Mode
Ada Apa dengan Rencana RUPSLB Bank Mandiri Bayang Kekuasaan yang Tak Kunjung Usai Pemko Tangerang Diduga Diskriminasi Sekolah PAUD yang Raih Prestasi Nasional Hampir 3 Tahun Pemekaran Papua, Anggota DPD RI: Belum Ada Perubahan Signifikan Presiden Harus Belajar dari Sultan Iskandar Muda Jejak Dua Tokoh Nasional di Era SBY, Diduga Menitip MRC ke Mantan Dirut Pertamina

Daerah

BNPB: ‎Semua Jalan di Sukabumi Sudah Bisa Dilalui, Jangan Ada Warga Terisolir

Avatarbadge-check


					Kepala BNPB, Suharyanto, mengatakan, semua jalan di Sukabumi sudah bisa dilalui dan jangan ada warga yang masih terisolir. (Indonesiawatch.id/Dok. BNPB) Perbesar

Kepala BNPB, Suharyanto, mengatakan, semua jalan di Sukabumi sudah bisa dilalui dan jangan ada warga yang masih terisolir. (Indonesiawatch.id/Dok. BNPB)

Jakarta, Indonesiawatch.id –‎ Kepala ‎Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Suharyanto, mengatakan, semua jalan yang tertup di Sukabumi, Jabar, sudah kembali bisa dilalui.

“Saya mencatat, alhamdulillah, kondisi jalan sudah bisa dilewati semua, meskipun perlu kehati-hatian,” ujarnya dalam keterangan pada Senin, (9/12).

Baca juga:
Sepuluh Jembatan di Sukabumi Terputus Akibat Banjir dan Longsor

Ia menyampaikan, sejumlah jalan sempat tertutup longsor atau rusak pascabanjir akibat bencana hidrometrologiyang menerjang sejumlah wilayah Sukabumi.

“Ini nanti, tolong semua untuk fokus ke situ, jangan sampai masih ada rakyat yang terisolir,” katanya.

‎Suharyanto juga menekankan agar pendistribusian pasokan BBM yang sudah berjalan dengan baik jangan sampai tersendat.

“Tolong ini diikuti terus jangan sampai ketersediaan dan pasokan BBM ini tersendat,” katanya.

Suharyanto saat memimpin Rapat Koordinas (Rakor) di Pendopo Kabupaten Sukabumi, pada Minggu, (8/12), menyampaikan terima kasih kepada bupati, Petamina, dan pihak terkait sehingga distribusi BBM kembali berjalan.

“Pendistribusian pasokan BBM yang alhamdulillah sudah ada, terima kasih Pak Bupati beserta Pertamina dan jajaran,” katanya.

Ia lantas mengingatkan agar penanganan rumah warga yang rusak berat sebanyak 682 unit dan tersebar di sejumlah wilayah harus ditangani secara tepat karena tidak semua rumah harus direlokasi.

“Sebanyak 628 rumah rusak berat ini, tidak semuanya harus direlokasi karena mengalami dampak dari bencana yang berbeda-beda,” katanya.

Dalam lawatannya yang kedua di Sukabumi pasca bencana banjir dan tanah longsor di Sukabumi, Suharyanto mengunjungi pos pengungsian di Desa Ciengang, Kecamatan Gegerbitung, Sukabumi‎.

Ia menenumui para pengungsi dan berbincang dengan warga serta memastikan kebutuhan logistik warga pengungsi sudah terpenuhi dan tidak kekurangan suatu apapun.

Berita Terbaru

Hampir 3 Tahun Pemekaran Papua, Anggota DPD RI: Belum Ada Perubahan Signifikan

10 November 2025 - 05:30 WIB

Anggota DPD RI asal Papua Barat, Lamek Dowansiba (Foto: sinpo.id)

Boyamin Saiman Apresiasi Penyidik PMJ, Temukan Ponsel Kacab BRI

23 September 2025 - 16:22 WIB

Koordinator Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) Boyamin Bin Saiman mencari Riza Chalid di Malaysia (Foto: Ist.)

Dilema Bayangan Jokowi yang Masih Membekas di Pemerintahan

30 August 2025 - 11:45 WIB

Serakahnomic & Tamaknomic

23 August 2025 - 14:19 WIB

Ilustrasi Serakahnomic & Tamaknomic (Gambar: istockphoto.com)

Wawancara Ketua PHRI: Efek Efisiensi APBN, Jasa Pekerja Harian Hotel & Restoran Banyak Diputus

23 August 2025 - 14:01 WIB

Ketua Umum Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) (Foto: Instagram hippindo)
Populer Berita Ekonomi