Menu ✖

Dark Mode
Perkara Isi Ulang Gas Portable, Gabriel Sihombing Divonis 6 Bulan Penjara Dosen UPN Veteran Jakarta Latih Petani Depok Olah Rambut Jagung Jadi Kombucha MSI Desak Polda Sumsel Ungkap 20 Perusahaan yang Terindikasi Terlibat Karhutla Asosiasi Driver Online Pertanyakan Perlindungan Pengemudi di Balik Kepastian Kemitraan Penasehat Khusus Presiden Sempat Datangi Sidang Gabriel, Minta Hakim Pertimbangkan Kemanusiaan Talkshow “Ada Apa dengan Negeriku” Soroti Kasus Ijazah dan Skandal Jiwasraya

Energi

Fakta Pertamina Untung Jualan LNG Corpus Christi 2016-2023, Tapi Karen Masuk Penjara

Avatarbadge-check


					Kapal LNG (Antara). Perbesar

Kapal LNG (Antara).

Jakarta, Indonesiawatch.id – Gara-gara beli LNG dari perusahaan Amerika Serikat, Corpus Christi, Mantan Direktur Utama PT Pertamina (persero), Karen Agustiawan dibui 9 tahun oleh Hakim Pengadilan Negeri Tipikor Jakarta Pusat. KPK sebagai penegak hukum yang menangani kasus ini, ngotot Karen adalah koruptor.

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menganggap Karen telah lalai, karena membeli LNG dari Corpus, hingga menyebabkan kerugian negara. Padahal jika melihat dari data resmi Pertamina, LNG dari Corpus ternyata membuat untung Pertamina.

LNG Corpus membuat Pertamina meraup gross profit paling tinggi dibandingkan LNG dari Chevron Rapak Ltd., But Eni Muara Bakau B.V, Woodside Energy Trading Singapore dan Total Gas & Power Asia Private Limited. Bahkan sampai November 2023, Pertamina memperoleh gross profit sekitar USD190 juta atau setara Rp3 triliun.

Masih dari data Pertamina, LNG Corpus memang dijual murah dari produsen. Harganya USD7,12 per MMBtu. Paling murah diantara 4 suplier tadi. Karena murah, Pertamina bisa untung lebih banyak ketika dijual ke konsumen.

Bandingkan saja dengan LNG dari IDD Bangka dan Muara Bakau PSC, harganya lebih mahal sebesar USD8,63 per MMBtu. Apalagi jika dibandingkan LNG dari Woodside, yang harganya USD10,17 per MMBtu.

Lalu kenapa kerjasama dengan Corpus Christi dalam pembelian LNG dianggap merugikan negara, padahal kontraknya belum selesai?
[red]

Berita Terbaru

Perkara Isi Ulang Gas Portable, Gabriel Sihombing Divonis 6 Bulan Penjara

29 October 2026 - 11:18 WIB

Pengadilan Negeri Jakarta Utara menjatuhkan vonis enam bulan penjara terhadap Gabriel Lumbantoruan alias Gabriel Sihombing dalam perkara pengisian ulang gas portabel. (Fot: Ist.)

MSI Desak Polda Sumsel Ungkap 20 Perusahaan yang Terindikasi Terlibat Karhutla

29 October 2026 - 10:07 WIB

Founder Milenial Silampari Institut (MSI), Aqil Maulidan (Dok. Indonesiawatch.id)

Asosiasi Driver Online Pertanyakan Perlindungan Pengemudi di Balik Kepastian Kemitraan

24 October 2026 - 01:36 WIB

Ilustrasi para pengemudi ojek online.

Penasehat Khusus Presiden Sempat Datangi Sidang Gabriel, Minta Hakim Pertimbangkan Kemanusiaan

23 October 2026 - 12:36 WIB

Penasehat Khusus Presiden Datangi Sidang Gabriel di PN Jakarta Utara (Ist.)

Eksepsi Ditolak Hakim, Perkara Rp500 Ribu Buruh Pabrik di Jakut Lanjut ke Pembuktian

4 September 2026 - 15:08 WIB

Tim kuasa hukum dari LBH Peradi Profesional (Ist.)
Populer Berita Hukum