Menu

Dark Mode
Sempat Ditolak Ajang Pencarian Bakat, Maki Kini jadi Musisi Filipina Paling Bersinar di Asia Tenggara Tak Kunjung Melunasi Pembayaran, Direktur PT Adi Artha Karya Menghilang Food Estate, Oligarki Sawit, dan Krisis Keadilan di Indonesia Pemulihan Limbah Kontaminasi B3 Blok Rokan Dinilai Lamban, CERI Sebut Kejahatan Negara Aktivis Dorong KPK Usut Tuntas Dugaan Korupsi Muhammad Suryo Maruli Rajagukguk: Permenaker Alih Daya Inkonstitusional, Ancaman Baru Buruh

Uncategorized

Misi Kemanusiaan Tak Kenal Kamus Menyerah, 4 Relawan MER-C Terobos Jalur Gaza

Avatarbadge-check


					Ilustrasi RS Indonesia (Doc. MER-C) Perbesar

Ilustrasi RS Indonesia (Doc. MER-C)

Gaza, Indonesiawatch.id – Misi kemanusiaan di daerah konflik selalu tidak mudah. Perjuangan tersebut harus dibayar dengan sejumlah pengorbanan termasuk kesiapan menghadapi risiko terburuk sekalipun. Terlebih, medan yang dituju adalah daerah konflik yang tengah menjadi sorotan dunia internasional, yakni Jalur Gaza, Palestina.

Dikabarkan sebanyak empat  relawan Medical Emergency Rescue Committee (MER-C) yang tergabung dalam Emergency Medical Team (EMT) ke-5 kembali berhasil memasuki Jalur Gaza, pada Rabu, 7 Agustus 2024.

Tim seharusnya dijadwalkan masuk ke Gaza pada 6 Agustus 2024. Namun, perbatasan Karem Abu Salem sempat ditutup sehingga para relawan terpaksa kembali ke Yordania.

“Tujuan kita masuk bergabung bersama teman-teman yang sudah ada di sana. Kita akan menyebar, melakukan misi-misi ke berbagai rumah sakit sesuai dengan penugasannya,” ujar Ketua Tim EMT 5, dr. Dany K. Ramdhan dalam keterangan yang diterima Indonesiawatch.id.

Dany mengatakan, pihaknya akan berupaya maksimal menunaikan tugas kemanusiaan kali ini, terutama menjangkau rumah sakit Indonesia untuk memberikan layanan kepada semua warga di Gaza.

“Kemudian kita akan berusaha ke arah utara apabila dimungkinkan, ke arah Rumah Sakit Indonesia,” tuturnya.

Ia berharap Tim EMT 5 ini bisa bekerja dengan baik menyalurkan amanah dan kontribusi bantuan dari masyarakat Indonesia. Hal yang lebih penting Tim EMT 5 berharap bisa kembali dalam keadaan selamat.

Diketahui, Tim EMT 5 berjumlah empat orang, yang terdiri dari satu dokter spesialis bedah syaraf, satu dokter spesialis bedah plastik dan rekonstruksi, satu dokter spesialis anastesi, serta satu dokter spesialis penyakit dalam.

Dengan masuknya Tim EMT 5, saat ini terdapat sembilan relawan MER-C yang berada di Jalur Gaza. Lima relawan lainnya terdiri dari satu relawan medis, tiga relawan non-medis, dan satu Liaison Officer Tim EMT yang berhasil kembali masuk Gaza pada 16 Juli 2024.

[red]

Berita Terbaru

Tak Kunjung Melunasi Pembayaran, Direktur PT Adi Artha Karya Menghilang

11 June 2026 - 14:25 WIB

Direktur PT Adi Artha Karya, Bambang Adi S. (Sumber: Instagram)

Food Estate, Oligarki Sawit, dan Krisis Keadilan di Indonesia

28 May 2026 - 09:06 WIB

Pemerhati Intelijen, Sri Radjasa MBA.

Aktivis Dorong KPK Usut Tuntas Dugaan Korupsi Muhammad Suryo

14 May 2026 - 18:14 WIB

Aktivis Dorong KPK Usut Tuntas Dugaan Korupsi Muhammad Suryo.

Maruli Rajagukguk: Permenaker Alih Daya Inkonstitusional, Ancaman Baru Buruh

13 May 2026 - 14:11 WIB

Praktisi hukum Maruli Rajagukguk

Praktisi Hukum Ini Desak Presiden Prabowo Nonaktifkan Dirut KAI atas Peristiwa Duka Bekasi Timur

5 May 2026 - 07:04 WIB

Kecelakaan KRL Commuterline dan KA Argo Bromo Anggrek. Sumber: ANTARA FOTO/Galih Pradipta
Populer Berita Hukum