Menu

Dark Mode
Eksepsi Ditolak Hakim, Perkara Rp500 Ribu Buruh Pabrik di Jakut Lanjut ke Pembuktian Aceh, Kemarahan, dan Defisit Mendengar Jakarta Boyamin: Permintaan Pengembalian Aset Justru Menguatkan Dugaan Kepemilikan Febrie Adriansyah Daftar Kekayaan 7 Kandidat Kapolri Pengganti Listyo Sigit Prabowo Isu Ganti Kapolri Kian Kencang, Ini Kriteria Pengganti Listyo Sigit Prabowo LBH Peradi Profesional: Polisi Dilarang Pakai Teknik Investigasi Terselubung di Tindak Pidana Migas

Politik

Prabowo Kunjungi Australia, Kerja Sama Keamanan Maritim Jadi Fokus

Avatarbadge-check


					Prabowo Kunjungi Australia (Doc. Kedubes Australia) Perbesar

Prabowo Kunjungi Australia (Doc. Kedubes Australia)

Jakarta, Indonesiawatch.id – Menteri Pertahanan RI sekaligus presiden terpilih, Prabowo Subianto mengunjungi Australia pada 19-20 Agustus 2024. Kedatangan Prabowo ke Negeri Kangguru disambut langsung oleh Perdana Menteri (PM) Australia Anthony Albanese, dan Wakil Perdana Menteri dan Menteri Pertahanan Australia Richard Marles MP.

Australia dan Indonesia memiliki komitmen bersama untuk mewujudkan kawasan yang damai, stabil, aman, dan sejahtera di mana kedaulatan kedua negara dihormati. “Kita memiliki visi positif dan pandangan konstruktif untuk kawasan kita dengan ASEAN sebagai pusatnya, yang memberikan pengaruh stabilisasi yang penting,” demikian pernyataan bersama tingkat menteri mengenai kerja sama pertahanan Australia-Indonesia yang diterima Indonesiawatch.id.

Dalam pertemuan di Canberra pada 20 Agustus 2024, Wakil Perdana Menteri dan Menteri Pertahanan Australia, Richard Marles MP, dan Menteri Pertahanan Indonesia, Prabowo Subianto mengumumkan rampungnya negosiasi untuk meningkatkan Kerja Sama Pertahanan Australia-Indonesia menjadi kesepakatan tingkat traktat.

Merujuk pada pertemuan baru-baru ini, kedua menteri membahas kemajuan dalam memperkuat hubungan pertahanan bilateral di berbagai aspek dan bidang kerja sama, termasuk hubungan pendidikan yang lebih dalam serta kerja sama yang lebih erat di bidang keamanan maritim.

Mengikuti proses persetujuan domestik, Richard Marles MP dan Prabowo Subianto sepakat bahwa Defence Cooperation Agreement (DCA) akan melengkapi Perjanjian antara Australia dan Indonesia tentang Kerangka Kerja Sama Keamanan (Lombok Treaty) (2006) dan Deklarasi Bersama tentang Kemitraan Strategis Komprehensif (2018) dan memperkuat hubungan bilateral kedua negara.

“Tonggak sejarah ini mencerminkan kedalaman kepercayaan strategis, rasa saling menghormati, dan persahabatan antara Australia dan Indonesia,” tulis pernyataan bersama para menteri.

Setelah diimplementasikan, DCA akan mendukung kerja sama pertahanan Australia-Indonesia yang kuat dan kokoh dengan memperdalam dialog, memperkuat interoperabilitas, dan meningkatkan pengaturan praktis untuk keuntungan bersama kedua negara, serta menyoroti komitmen bersama untuk bekerja sama dalam memajukan perdamaian, stabilitas, dan kemakmuran di kawasan ini.

“Kedua menteri sepakat untuk menyelesaikan pengaturan implementasi untuk lebih mengefektifkan kerja sama pertahanan kita,” ucap rilis tersebut.

[red]

Berita Terbaru

Eksepsi Ditolak Hakim, Perkara Rp500 Ribu Buruh Pabrik di Jakut Lanjut ke Pembuktian

4 September 2026 - 15:08 WIB

Tim kuasa hukum dari LBH Peradi Profesional (Ist.)

Aceh, Kemarahan, dan Defisit Mendengar Jakarta

21 August 2026 - 08:15 WIB

Ilustrasi kemiskinan di Aceh di tengah kekayaan Sumber Daya Alam (Sumber: Pembuatan gambar ilustrasi didukung AI).

Boyamin: Permintaan Pengembalian Aset Justru Menguatkan Dugaan Kepemilikan Febrie Adriansyah

20 August 2026 - 11:51 WIB

Masyarakat Antikorupsi Indonesia (MAKI), Boyamin Saiman.

Isu Ganti Kapolri Kian Kencang, Ini Kriteria Pengganti Listyo Sigit Prabowo

3 August 2026 - 15:43 WIB

Kapolri terlama sejak tahun 1960 (Sumber: museumpolri.org; diolah)

LBH Peradi Profesional: Polisi Dilarang Pakai Teknik Investigasi Terselubung di Tindak Pidana Migas

1 August 2026 - 07:58 WIB

Suasana sidang praperadilan Nomor 13/Pid.Pra/2026/PN.Jkt.Utr yang diajukan atas nama Gabriel Lumbantoruan (Ist.)
Populer Berita Hukum