Menu

Dark Mode
Aktor Pelaku Kasus Andrie Yunus tidak Terungkap, Kepercayaan Publik pada Prabowo Bisa Turun PBH AAI Jakarta Timur Kecam Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus Komisi I DPR Dukung Pemberlakuan PP Tunas untuk Perlindungan Anak Pembangunan Gerai Koperasi Merah Putih di Aceh Perlu Evaluasi Transparansi Pemerhati Militer: Siaga 1 TNI Sebagai Antisipasi Dampak Gejolak Timur Tengah Klarifikasi Berita RKAB 2026, APNI Bantah Pemangkasan Kuota Picu Tiga Smelter Kolaps

Politik

Prabowo Kunjungi Australia, Kerja Sama Keamanan Maritim Jadi Fokus

Avatarbadge-check


					Prabowo Kunjungi Australia (Doc. Kedubes Australia) Perbesar

Prabowo Kunjungi Australia (Doc. Kedubes Australia)

Jakarta, Indonesiawatch.id – Menteri Pertahanan RI sekaligus presiden terpilih, Prabowo Subianto mengunjungi Australia pada 19-20 Agustus 2024. Kedatangan Prabowo ke Negeri Kangguru disambut langsung oleh Perdana Menteri (PM) Australia Anthony Albanese, dan Wakil Perdana Menteri dan Menteri Pertahanan Australia Richard Marles MP.

Australia dan Indonesia memiliki komitmen bersama untuk mewujudkan kawasan yang damai, stabil, aman, dan sejahtera di mana kedaulatan kedua negara dihormati. “Kita memiliki visi positif dan pandangan konstruktif untuk kawasan kita dengan ASEAN sebagai pusatnya, yang memberikan pengaruh stabilisasi yang penting,” demikian pernyataan bersama tingkat menteri mengenai kerja sama pertahanan Australia-Indonesia yang diterima Indonesiawatch.id.

Dalam pertemuan di Canberra pada 20 Agustus 2024, Wakil Perdana Menteri dan Menteri Pertahanan Australia, Richard Marles MP, dan Menteri Pertahanan Indonesia, Prabowo Subianto mengumumkan rampungnya negosiasi untuk meningkatkan Kerja Sama Pertahanan Australia-Indonesia menjadi kesepakatan tingkat traktat.

Merujuk pada pertemuan baru-baru ini, kedua menteri membahas kemajuan dalam memperkuat hubungan pertahanan bilateral di berbagai aspek dan bidang kerja sama, termasuk hubungan pendidikan yang lebih dalam serta kerja sama yang lebih erat di bidang keamanan maritim.

Mengikuti proses persetujuan domestik, Richard Marles MP dan Prabowo Subianto sepakat bahwa Defence Cooperation Agreement (DCA) akan melengkapi Perjanjian antara Australia dan Indonesia tentang Kerangka Kerja Sama Keamanan (Lombok Treaty) (2006) dan Deklarasi Bersama tentang Kemitraan Strategis Komprehensif (2018) dan memperkuat hubungan bilateral kedua negara.

“Tonggak sejarah ini mencerminkan kedalaman kepercayaan strategis, rasa saling menghormati, dan persahabatan antara Australia dan Indonesia,” tulis pernyataan bersama para menteri.

Setelah diimplementasikan, DCA akan mendukung kerja sama pertahanan Australia-Indonesia yang kuat dan kokoh dengan memperdalam dialog, memperkuat interoperabilitas, dan meningkatkan pengaturan praktis untuk keuntungan bersama kedua negara, serta menyoroti komitmen bersama untuk bekerja sama dalam memajukan perdamaian, stabilitas, dan kemakmuran di kawasan ini.

“Kedua menteri sepakat untuk menyelesaikan pengaturan implementasi untuk lebih mengefektifkan kerja sama pertahanan kita,” ucap rilis tersebut.

[red]

Berita Terbaru

PBH AAI Jakarta Timur Kecam Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus

15 March 2026 - 13:44 WIB

AKtivis KontraS, Andrie Yunus (Sumber: Kompas.id)

Komisi I DPR Dukung Pemberlakuan PP Tunas untuk Perlindungan Anak

11 March 2026 - 21:19 WIB

Perayaan Imlek 2026 di Kota Depok Berjalan Aman, Kapolres Turun Langsung

18 February 2026 - 02:45 WIB

Kapolres Metro Depok Kombes Pol Abdul Waras (tengah) dan jajaran bersama pengurus Kong Miao Genta Kebajikan Pancoran Mas. (Sumber: Diskominfo Depok)

OJK Soroti Maraknya Fraud Pencairan Klaim Asuransi Jiwa, Pelakunya Terorganisir

20 January 2026 - 05:45 WIB

Ilustrasi Gedung OJK.

Dugaan Pembiaran Kejahatan Wilmar, Bukti Negara Abai Terhadap Hak Rakyat

16 January 2026 - 17:12 WIB

Logo perusahaan Wilmar (Sumber: infosawit.com)
Populer Berita News Update