Menu

Dark Mode
Komisi I DPR Dukung Pemberlakuan PP Tunas untuk Perlindungan Anak Pembangunan Gerai Koperasi Merah Putih di Aceh Perlu Evaluasi Transparansi Pemerhati Militer: Siaga 1 TNI Sebagai Antisipasi Dampak Gejolak Timur Tengah Klarifikasi Berita RKAB 2026, APNI Bantah Pemangkasan Kuota Picu Tiga Smelter Kolaps Larangan Dagang Daging Babi di Medan, GAMKI: Walikota Jangan Diskriminatif Beda Nyali & Komitmen Komisi III DPR Mengusut PT Hasana dan Wilmar Grup

Internasional

Rusia Aktifkan Jet Super Su-57 Generasi Kelima, NATO Keder, Ukraina Makin Ngos-ngosan

Avatarbadge-check


					Jet Tempur Su-57 (Istimewa) Perbesar

Jet Tempur Su-57 (Istimewa)

Jakarta, Indonesiawatch.id – Perusahaan pesawat terbang United Aircraft Corporation (UAC), anak perusahaan dari konglomerasi industri militer Rostec milik Rusia, mengumumkan kalau mereka telah mengirimkan jet-jet tempur terbaru ke Angkatan Udara Rusia pada Senin, 11 November 2024.

Jet tempur dimaksud adalah jet Sukhoi Su-57 (nama pelaporan NATO Felon) dan Sukhoi Su-35S (NATO melaporkan nama Flanker-M).

Penulis, Peter Suciu dalam ulasannya di National Interest secara blak-blakan menyebut jet-jet baru Rusia ini akan membuat NATO berkeringat dengan memberi judul ulasan “NATO Is Freaked: Russia Is Getting New Su-57 and Su-35 Fighter Jets“.

Jumlah pasti pesawat tempur dalam batch pengiriman terbaru ini tidak diungkapkan, tetapi menurut laporan dari media pemerintah Rusia, Tass, pesawat-pesawat tempur tersebut telah berhasil menyelesaikan uji coba pabrik, dan telah dikirim ke pangkalan-pangkalan udara.

“Perusahaan UAC terus beroperasi berirama untuk memenuhi komitmen. Batch lain dari Su-57 generasi kelima dan Su-35S multirole jet tempur generasi 4 ++ akan dikirimkan pada akhir tahun. Pesawat berada di berbagai tahap produksi dan uji,” kata CEO UAC Vadim Badekha dikutip TribunNews.

Karena sanksi yang diberlakukan Barat, Kremlin kesulitan memproduksi pesawat canggihnya dalam jumlah yang signifikan.

Namun, Rusia tak kehabisan akal dan terus menemukan cara untuk mendapatkan sumber komponen, termasuk melalui perusahaan cangkang serta lewat Cina.

Meski begitu, tetap saja jumlah produksi tidak berbanding dengan kerugian tinggi yang mereka hadapi dalam perang melawan Ukraina yang disokong NATO.

Selain itu, bahkan sebelum sanksi terbaru diberlakukan pada 2022, Rusia sebagian besar gagal mencapai target produksi Su-57.

Moskow bahkan mengurangi perkiraan berapa banyak jet-jet tempur canggih ini bisa diproduksi.

[red]

Berita Terbaru

Komisi I DPR Dukung Pemberlakuan PP Tunas untuk Perlindungan Anak

11 March 2026 - 21:19 WIB

Perayaan Imlek 2026 di Kota Depok Berjalan Aman, Kapolres Turun Langsung

18 February 2026 - 02:45 WIB

Kapolres Metro Depok Kombes Pol Abdul Waras (tengah) dan jajaran bersama pengurus Kong Miao Genta Kebajikan Pancoran Mas. (Sumber: Diskominfo Depok)

OJK Soroti Maraknya Fraud Pencairan Klaim Asuransi Jiwa, Pelakunya Terorganisir

20 January 2026 - 05:45 WIB

Ilustrasi Gedung OJK.

Dugaan Pembiaran Kejahatan Wilmar, Bukti Negara Abai Terhadap Hak Rakyat

16 January 2026 - 17:12 WIB

Logo perusahaan Wilmar (Sumber: infosawit.com)

Bandung Masih Terjadi Intoleransi, Mahasiswa Turun Demonstrasi

15 January 2026 - 12:27 WIB

Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Cabang Bandung bersama Persekutuan Mahasiswa Kristen (PMK) se-Kota Bandung serta Pemuda/i Kristen Kota Bandung pada hari ini melaksanakan aksi damai.
Populer Berita Daerah