<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Kementan Archives - INDONESIAWATCH</title>
	<atom:link href="https://indonesiawatch.id/tag/kementan/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://indonesiawatch.id/tag/kementan/</link>
	<description>Melihat Indonesia Dalam Berita</description>
	<lastBuildDate>Fri, 13 Dec 2024 05:58:52 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0</generator>

<image>
	<url>https://indonesiawatch.id/wp-content/uploads/2024/06/cropped-logo-IW-1-e1719970085662-32x32.png</url>
	<title>Kementan Archives - INDONESIAWATCH</title>
	<link>https://indonesiawatch.id/tag/kementan/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Ini 21 Lokasi Usulan Kementan untuk PSN Sapi Perah dan Potong</title>
		<link>https://indonesiawatch.id/ini-21-lokasi-usulan-kementan-untuk-psn-sapi-perah-dan-potong/</link>
					<comments>https://indonesiawatch.id/ini-21-lokasi-usulan-kementan-untuk-psn-sapi-perah-dan-potong/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 13 Dec 2024 05:58:52 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[News Update]]></category>
		<category><![CDATA[Breaking News]]></category>
		<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Kementan]]></category>
		<category><![CDATA[Lokasi PSN]]></category>
		<category><![CDATA[Sapi Perah]]></category>
		<category><![CDATA[Sapi Potong]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://indonesiawatch.id/?p=5603</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta, Indonesiawatch.id – Kementerian Pertanian (Kementan) mengusulkan 21 lokasi untuk ‎Proyek Strategis Nasional (PSN) guna...</p>
<p>The post <a href="https://indonesiawatch.id/ini-21-lokasi-usulan-kementan-untuk-psn-sapi-perah-dan-potong/">Ini 21 Lokasi Usulan Kementan untuk PSN Sapi Perah dan Potong</a> appeared first on <a href="https://indonesiawatch.id">INDONESIAWATCH</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: left;"><strong>Jakarta, Indonesiawatch.id –</strong> Kementerian Pertanian (Kementan) mengusulkan 21 lokasi untuk ‎Proyek Strategis Nasional (PSN) guna mempermudah masukya investasi sapi perah dan potong.</p>
<p>Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementan, Agung Suganda, dalam keteragan dikutip pada Jumat, (13/12), menyampaikan, ‎ke-21 lokasi tersebut merupakan hasil dari hasil rapat dengan Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Badan Gizi Nasional, dan berbagai <em>stakeholder</em>.</p>
<blockquote>
<h6><strong>Baca juga:</strong></h6>
<h6><strong><span style="color: #ff6600;"><a style="color: #ff6600;" href="https://indonesiawatch.id/proyek-pik-2-dikaji-ulang-jadi-psn-oleh-pemerintahan-prabowo/">Proyek PIK 2 Dikaji Ulang Jadi PSN Oleh Pemerintahan Prabowo</a></span></strong></h6>
</blockquote>
<p>Ia mengungkapkan, dengan masuknya 21 lokasi ‎tersebut dalam PSN, diharapkan dapat mempermudah masuknya investasi sehinga Indonesia dapat segera memenuhi kebutuhan susu dan daging‎ nasional.</p>
<p>“Kita bisa mengurangi ketergantungan untuk impor susu dan daging sapi,” ujar Agung.</p>
<p>Lebih lanjut ia menyampaikan, PSN ini juga dapat mendorong ‎percepatan lahan-lahan yang ditetapkan sebagai lokasi investasi sapi perah dan sapi potong.</p>
<p>Kementan mengharapkan kementerian dan lembaga dapat mendukung langkah tersebut dengan memberikan kemudahan bagi calon investor, termasuk untuk penggunaan lahan.</p>
<p>Selain itu, perlu dukungan infrastruktur, misalnya akses jalan, pelabuhan, dan berbagai infrastruktur pendukung lainnya di 21 lokasi tersebut. Ini pun sudah dibahas di dalam rapat.</p>
<p>“Kalau ini ditetapkan menjadi proyek strategi nasional, maka dukungan untuk infrastruktur juga akan ada,” tandasnya.</p>
<p>Agung menyebut ada 211 calon investor yang mempunyai ketertarikan untuk berinvestasi di sektor sapi potong dan sapi perah. Rinciannya, sebanyak 141 perusahaan sapi perah dan 70 perusahaan atau investor untuk sapi potong.</p>
<p>‎<strong>Ini ke-21 lokasi yang diusulkan Kementan menjadi PSN:</strong></p>
<p>1. Kecamatan Giliren dan Kecamatan Sajoanging, Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan<br />
2. Savana, Seko, Kab Luwu Utara, Sulsel<br />
3. Kecamatan Parangioe dan Tinggimonco, Kab Gowa, Sulsel<br />
4. Lembah Napu di Sulawesi Tengah<br />
5. Sepaku di Kalimantan Timur<br />
6. Awang Bangkal Timur di Kalimantan Selatan<br />
7. Rantau Balai di Kalimantan Selatan<br />
8. Kabupaten Sumedang<br />
9. Cisaruni, Cikanjang Kab Garut<br />
10. Subang Jabar<br />
11. Kertajati, Kab Majalengka<br />
12. Indramayu, Jabar<br />
13. Cisereh di Banten<br />
14. Brebes, Jawa Tengah<br />
15. Blora di Jawa Tengah<br />
16. Kabupaten Blitar di Jawa Timur<br />
17. Kabupaten Deli Serdang di Sumatera Utara<br />
18. Sumba di NTT<br />
19. Sumbawa di NTB<br />
20. Kabupaten Merauke di Papua Selatan<br />
21. Lahan kedua di Kabupaten Indramayu</p>
<p><strong>[red]</strong></p>
<p>The post <a href="https://indonesiawatch.id/ini-21-lokasi-usulan-kementan-untuk-psn-sapi-perah-dan-potong/">Ini 21 Lokasi Usulan Kementan untuk PSN Sapi Perah dan Potong</a> appeared first on <a href="https://indonesiawatch.id">INDONESIAWATCH</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://indonesiawatch.id/ini-21-lokasi-usulan-kementan-untuk-psn-sapi-perah-dan-potong/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Impor Susu Melonjak! Pemerintah Diminta Perhatikan Peternak Sapi Lokal</title>
		<link>https://indonesiawatch.id/impor-susu-melonjak-pemerintah-diminta-perhatikan-peternak-sapi-lokal/</link>
					<comments>https://indonesiawatch.id/impor-susu-melonjak-pemerintah-diminta-perhatikan-peternak-sapi-lokal/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 11 Nov 2024 23:35:42 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[News Update]]></category>
		<category><![CDATA[Amran Sulaiman]]></category>
		<category><![CDATA[Breaking News]]></category>
		<category><![CDATA[DPR]]></category>
		<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Impor Susu]]></category>
		<category><![CDATA[Kementan]]></category>
		<category><![CDATA[Saan Mustopa]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://indonesiawatch.id/?p=4650</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta, Indonesiawatch.id – Politisi NasDem sekaligus Wakil Ketua DPR Saan Mustopa menyoroti aksi peternak sapi...</p>
<p>The post <a href="https://indonesiawatch.id/impor-susu-melonjak-pemerintah-diminta-perhatikan-peternak-sapi-lokal/">Impor Susu Melonjak! Pemerintah Diminta Perhatikan Peternak Sapi Lokal</a> appeared first on <a href="https://indonesiawatch.id">INDONESIAWATCH</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta</strong><strong>, Indonesiawatch.id</strong> – Politisi NasDem sekaligus Wakil Ketua DPR Saan Mustopa menyoroti aksi peternak sapi yang membuang susu di daerah Pasuruan, Jawa Timur. Hal itu dikarenakan  pembatasan jumlah pengiriman ke Industri Pengolahan Susu (IPS) dan dibukanya keran impor susu dengan sangat lebar.</p>
<p>Lelaki yang karib disapa Kang Saan itu menegaskan pemerintah harus memberikan perhatian khusus pada peternak sapi lokal agar tak lagi membuang susu hasil panen.</p>
<p>&#8220;Kita berharap <em>ya</em>, bahwa petani-petani atau peternak-peternak lokal yang terkait dengan terutama peternak sapi untuk susu, itu juga tetap mendapatkan prioritas perhatian dari pemerintah,” kata Saan dalam keterangan resminya kepada media.</p>
<p>Saan tak menampik keperluan impor susu karena kebutuhan yang besar. Namun, menurutnya, pemerintah harus tetap memberikan perhatian khusus agar alokasi pasokan susu didominasi oleh peternak lokal.</p>
<p>&#8220;Jadi tetap disamping memenuhi kebutuhan susu untuk nasional, itu tetap juga harus selain impor, karena memang tidak mencukupi, juga peternak itu harus mendapatkan perhatian khusus juga,&#8221; katanya.</p>
<p>Menurutnya, harus ada tekad agar tak ada lagi susu dari peternak lokal yang tidak laku karena tak mampu bersaing dengan kualitas susu impor. Apabila ketersediaan susu di pasar domestik sudah tak lagi bisa memenuhi kebutuhan masyarakat, kata Saan, baru lah keran impor susu bisa dibuka.</p>
<p>&#8220;Nanti sisanya kekurangan dari lokalnya berapa, baru nanti impornya berapa. Sehingga kesediaan susu secara nasional itu bisa terpenuhi,&#8221; tuturnya.</p>
<p>Diberitakan sebelumnya, peternak sapi asal Pasuruan, Jawa Timur membuang susu hasil panen karena adanya pembatasan pasokan susu lokal ke industri.</p>
<p>Peternak sekaligus pengepul susu, Bayu Aji Handayanto mengatakan, kondisi tersebut terjadi akibat kurangnya kontrol pemerintah terhadap susu impor.</p>
<p>Bayu berharap pemerintah memperhatikan pasokan susu dalam negeri. Terkait harga, Bayu yakin para peternak mau berdiskusi dengan industri.</p>
<p>Sebelumnya, Kementerian Pertanian (Kementan) mengungkapkan Indonesia perlu mengimpor 1 juta ekor sapi perah untuk kebutuhan susu program Makan Bergizi Gratis dan kebutuhan susu regular. Jumlah itu merupakan akumulasi impor sapi pada 2025 -2029.</p>
<p>Hal itu diketahui dari paparan Menteri Pertanian Amran Sulaiman dalam rapat kerja dengan Komisi IV DPR pada Selasa, 5 November 2024.</p>
<p>“Impor 1 juta ekor (2025-2029). Pelaksana yakni perusahaan swasta sebanyak 55 perusahaan,&#8221; Amran memaparkan.</p>
<p>Dalam paparan di hadapan anggota parlemen, Amran menjelaskan impor dilakukan untuk memenuhi kebutuhan 8,5 juta ton susu pada 2029. Jumlah itu terbagi atas kebutuhan susu reguler sebanyak 4,9 juta ton dan kebutuhan untuk program Makan Bergizi Gratis sebanyak 3,6 juta ton.</p>
<p><strong>[red]</strong></p>
<p>The post <a href="https://indonesiawatch.id/impor-susu-melonjak-pemerintah-diminta-perhatikan-peternak-sapi-lokal/">Impor Susu Melonjak! Pemerintah Diminta Perhatikan Peternak Sapi Lokal</a> appeared first on <a href="https://indonesiawatch.id">INDONESIAWATCH</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://indonesiawatch.id/impor-susu-melonjak-pemerintah-diminta-perhatikan-peternak-sapi-lokal/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>

<!--
Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: https://www.boldgrid.com/w3-total-cache/


Served from: indonesiawatch.id @ 2026-06-18 12:00:59 by W3 Total Cache
-->