<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Save Semen Indonesia Archives - INDONESIAWATCH</title>
	<atom:link href="https://indonesiawatch.id/tag/save-semen-indonesia/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://indonesiawatch.id/tag/save-semen-indonesia/</link>
	<description>Melihat Indonesia Dalam Berita</description>
	<lastBuildDate>Thu, 05 Dec 2024 08:48:24 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.1</generator>

<image>
	<url>https://indonesiawatch.id/wp-content/uploads/2024/06/cropped-logo-IW-1-e1719970085662-32x32.png</url>
	<title>Save Semen Indonesia Archives - INDONESIAWATCH</title>
	<link>https://indonesiawatch.id/tag/save-semen-indonesia/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>DPR: Semen Indonesia Jangan Sampai Pailit</title>
		<link>https://indonesiawatch.id/dpr-semen-indonesia-jangan-sampai-pailit/</link>
					<comments>https://indonesiawatch.id/dpr-semen-indonesia-jangan-sampai-pailit/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 05 Dec 2024 08:48:24 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[News Update]]></category>
		<category><![CDATA[Breaking News]]></category>
		<category><![CDATA[DPR]]></category>
		<category><![CDATA[Rieke Diah Pitaloka]]></category>
		<category><![CDATA[Save Semen Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Tidak Boleh Pailit]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://indonesiawatch.id/?p=5240</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta, Indonesiawatch.id – Anggota Komisi VI DPR, Rieke Diah Pitaloka, mengatakan, PT Semen Indonesia yang...</p>
<p>The post <a href="https://indonesiawatch.id/dpr-semen-indonesia-jangan-sampai-pailit/">DPR: Semen Indonesia Jangan Sampai Pailit</a> appeared first on <a href="https://indonesiawatch.id">INDONESIAWATCH</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div id="attachment_5202" style="width: 660px" class="wp-caption alignnone"><img fetchpriority="high" decoding="async" aria-describedby="caption-attachment-5202" class="size-full wp-image-5202" src="https://indonesiawatch.id/wp-content/uploads/2024/12/IMG_20241205_100233.jpg" alt="Anggota Komisi VI DPR, Rieke Diah Pitaloka, mendesak pemerintah moratorium izin pembangunan pabrik semen. (Indonesiawatch.id/ist)" width="650" height="433" srcset="https://indonesiawatch.id/wp-content/uploads/2024/12/IMG_20241205_100233.jpg 650w, https://indonesiawatch.id/wp-content/uploads/2024/12/IMG_20241205_100233-600x400.jpg 600w" sizes="(max-width: 650px) 100vw, 650px" /><p id="caption-attachment-5202" class="wp-caption-text">Anggota Komisi VI DPR, Rieke Diah Pitaloka, mendesak pemerintah moratorium izin pembangunan pabrik semen. (Indonesiawatch.id/ist)</p></div>
<p><strong>Jakarta, Indonesiawatch.id –</strong> Anggota Komisi VI DPR, Rieke Diah Pitaloka, mengatakan, PT Semen Indonesia yang telah mewarnai perjalanan panjang pembangunan negeri ini jangan sampai pailit.</p>
<p>“Saya tidak ingin perusahaan Semen Indonesia dan seluruh holding yang berada di bawahnya ini pailit dan sebagainya. Jangan sampai,” ujarnya.</p>
<blockquote>
<h6><span style="color: #ff6600;">Baca juga:</span><br />
<span style="color: #ff6600;"><a style="color: #ff6600;" href="https://indonesiawatch.id/dpr-kalau-ada-impor-berarti-ada-mafia-semen/">DPR: Kalau Ada Impor, Berarti Ada Mafia‎ Semen</a></span></h6>
</blockquote>
<p>Legislator dari Fraksi PDI-Perjuanghan (PDI-P) ini, dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi VI DPR dengan Direksi PT Semen Indonesia di Gedung DPR, Jakarta, pada Rabu, (4/12),‎ menegaskan, Semen Indonesia harus diselamatkan.</p>
<p>“Kita memiliki semangat yang sama. Save Semen Indonesia, selamatkan Semen Indonesia,” tandasnya.</p>
<p>Rieke menyampaikan, berdasarkan sejarah perjalan pabrik semen, khususnya Semen Padang merupakan perusahaan semen pertama di Asia‎ hasil dari nasionalisasi dari Belanda pada 1958.</p>
<p>“Produksi semen Indonesia ini yang membuat infrastruktur-infrastruktur penting di Belanda itu dibangun, seperti di Rotterdam, Amsterdam,” katanya.</p>
<p>Kemudian, lanjut Rieke, beberapa bangunan bersejarah di Singapura. Selain itu, tentu saja awal-awal pembangunan Indonesia, parik semen Indonesia mempunyai andil penting.</p>
<p>“Mau itu Monas, mau gedung DPR ini, itu adalah Semen Padang, benar. Indarun,” ujarnya.</p>
<p>Bangsa Indonesia berjuang agar Indarung ditetapkan sebagai world heritage, sebagai memory of the world atas pencapaian-pencapaiannya yang luar biasa.</p>
<p>“Harus kita sadari bersama, pembangunan infrastruktur makanan pokoknya salah satunya adalah semen. Selama terjadi pembangunan infrastruktur, maka selama itu juga dibutuhkan semen,” tandasnya.</p>
<p>Adapun yang menjadi persoalan, ujar Rieke, apakah semen yang digunakan untuk membangun infrastruktur ini merupakan hasil dari kekuatan industri semen nasional Indonesia yang sempat berjaya.</p>
<p>Industri semen Tanah Air, merupakan salah satu kebanggaan bangsa Indonesia. “Semen Indonesia harus kita pertahankan. Mari kita buat komitmen bersama,” katanya.</p>
<p>Untuk petinggi PT Semen Indonesia d‎an seluruh jajarannya, Rieke meminta untuk terus meningkatkan tata kelola perusahaan, termasuk memperhatikan hak-hak pegawai.</p>
<p>“Lalu tanggung jawab terhadap perbaikan lingkungan dengan adanya industri semen itu juga mohon menjadi perhatian,” katanya.</p>
<p>Selanjutnya, tanggung jawab sosial perusahaan atau corporate social responsibility (CSR). “Ini juga penting untuk dihitung ulang. Kita akan dorong agar ada perbaikan,” tandasnya.</p>
<p>DPR juga mendesak pemerintah untuk menyiapkan peraturan dan kebijakan yang positif untuk memajukan industri semen Tanah Air.‎ Pasalnya, tanpa ini siapapun direksinya tidak akan sangguh.<br />
‎<br />
“Dalam tanda kutip tidak adanya keberpihakan kebijakan terhadap penguatan semen, perusahaan semen dalam negeri ini enggak akan sanggup,” ujarnya.</p>
<p>Kemudian, harus dibelakukan SNI untuk semen. “Saya kira wajib begitu dengan maraknya semen-semen di luar produksi Indonesia‎,” ucapnya.</p>
<p>Rieke lantas mengungkapkan bahwa terjadi penurunan profit yang cukup signifikan pada kuartal III tahun 2024.‎</p>
<p>‎“PT Semen Indonesia membukukan penurunan profitabilitas kuartal ketiga 2024 sebanyak 58,66% atau ekuivalen dengan Rp741,45 miliar dibanding periode yang sama di tahun 2023 senilai Rp1,79 triliun,” katanya.</p>
<p>Kemudian, lanjut Rieke, berdasarkan laporan keuangan 30 September 2024, ada penurunan pendapatan yang cukup signifikan, yakni sebesr 4,93%.</p>
<p>“Ini ekuivalen dengan Rp26,29 triliun kalau dibandingkan dengan periode yang sama di tahun 2023 senilai Rp27,66 triliun,” ujarnya.</p>
<p>Atas dasar itu, Rieke mendesak pemerintah memortorium pemberian izin membangun pabrik semen baru serta mengkaji Permendang agar tidak ada impor semen. Pasalnya, saat ini Indonesi ‎over produksi.</p>
<p>‎“Saya tidak mau Semen Indonesia bangkrut. Kalau ada pembangunan infrastruktur, maka sudah seharusnya Semen Indonesia bisa kembali tegak sebagai supplier semen, minimal untuk pembangunan infrastruktur di Tanah Air.”</p>
<p><strong>[red]</strong></p>
<p>The post <a href="https://indonesiawatch.id/dpr-semen-indonesia-jangan-sampai-pailit/">DPR: Semen Indonesia Jangan Sampai Pailit</a> appeared first on <a href="https://indonesiawatch.id">INDONESIAWATCH</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://indonesiawatch.id/dpr-semen-indonesia-jangan-sampai-pailit/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Save Semen Indonesia: DPR Desak Pemerintah Moratorium Izin Pembangunan Pabrik Semen</title>
		<link>https://indonesiawatch.id/save-semen-indonesia-dpr-desak-pemerintah-moratorium-izin-pembangunan-pabrik-semen/</link>
					<comments>https://indonesiawatch.id/save-semen-indonesia-dpr-desak-pemerintah-moratorium-izin-pembangunan-pabrik-semen/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 05 Dec 2024 03:06:28 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[News Update]]></category>
		<category><![CDATA[Breaking News]]></category>
		<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Komisi VI DPR]]></category>
		<category><![CDATA[Moratorium izin pabrik semen]]></category>
		<category><![CDATA[Rieke Diah Pitaloka]]></category>
		<category><![CDATA[Save Semen Indonesia]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://indonesiawatch.id/?p=5201</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta, Indonesiawatch.id – Anggota Komisi VI DPR, Rieke Diah Pitaloka, mendesak pemerintah untuk melakukan moratorium...</p>
<p>The post <a href="https://indonesiawatch.id/save-semen-indonesia-dpr-desak-pemerintah-moratorium-izin-pembangunan-pabrik-semen/">Save Semen Indonesia: DPR Desak Pemerintah Moratorium Izin Pembangunan Pabrik Semen</a> appeared first on <a href="https://indonesiawatch.id">INDONESIAWATCH</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Indonesiawatch.id –</strong> Anggota Komisi VI DPR, Rieke Diah Pitaloka, mendesak pemerintah untuk melakukan moratorium pemberian izin pembangunan pabrik semen.“</p>
<p>Kami mendesak pemerintah untuk tetap bersikap tegas dengan memberikan pembatasan atau moratorium terhadap izin pembangunan pabrik semen,” kata Rieke.</p>
<p>Legislator dari Fraksi PDI-Perjuanghan (PDI-P) ini, dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi VI DPR dengan Direksi PT Semen Indonesia di Gedung DPR, Jakarta, pada Rabu, (4/12), tegas menyatakan, tidak perlu lagi membangun pabrik semen.</p>
<p>“Sudah cukup lah, enggak usah bangun pabrik semen lagi!” ujar legislator yang juga kerap disapa Oneng gegara perannya di “Bajaj Bajuri” ini.</p>
<p>Rieke ‎lebih lanjut menyampaikan, desakan moratorium atau penghentian pemberian izin pembangunan pabrik semen di Indonesia ini sangat penting. “Ini over produksi,” ucapnya lantang.</p>
<p>Rieke yang sewaktu kecil kerap mencari uang jajan di toko material, mempersilakan untuk mengecek ke toko-toko bangunan guna membuktikan bahwa saat ini terjadi over produksi semen di Tanah Air.</p>
<p>“Nah, di toko bangunan itu semen-semennya sebagian sudah jadi batu,” ucapnya.</p>
<p>Karena itu, ia mengharapkan agar moratorium atau penghentian pemberian izin membangun pabrik semen baru ini masuk menjadi poin kesimpulan RDP.</p>
<p>“Agar moratorium izin pembangunan pabrik semen baru itu menjadi salah satu dukungan keputusan dari Komisi VI,” katanya.</p>
<p>Ia menegaskan, moratorium ini harus dilakukan karena over produksi telah menggerus pendapatan perusahaan semen Indonesia. ‎Moratorium ini demi menyelamatkan pabrik semen di Indonesia, termasuk perusahaan BUMN, PT Semen Indonesia (Persero) Tbk dan sejumlah anak usahanya.</p>
<p>“Save semen Indonesia. Selamatkan Semen Indonesia,” ujar Rieke.</p>
<p>Ia menegaskan, sama seperti para anggota Komisi VI DPR lainnya, ‎tidak ingin pabrik semen Indonesia, khususnya PT Semen Indonesia yang mengiri sejarah perjalanan Republik Indonesia ini sampai tutup.</p>
<p>‎“Saya tidak ingin perusahaan Semen Indonesia dan seluruh holding yang berada di bawahnya ini pailit dan sebagainya. Jangan sampai,” tandasnya.</p>
<p>“Ini adalah salah satu industri kebanggaan kita. Semen Indonesia harus kita pertahankan. Mari kita buat komitmen bersama,” ujarnya.</p>
<p>Ia mengungkapkan, produksi semen Indonesia sebesar 120 juta ton per tahun. Adapun kebutuhan semen secara nasional yakni sekitar 67 juta ton pada tahun 2023.</p>
<p>“Ada surplus yang begitu besar, over produksi atau sebenarnya ada permainan di dalam industri semen ini?” ujarnya.</p>
<p>Menurut Rieke,‎ over produksi semen Indonesia ini telah menurunkan pendapatan PT Semen Indonesia yang cukup signifikan pada kuartal III tahun 2024.</p>
<p>‎“PT Semen Indonesia membukukan penurunan profitabilitas kuartal ketiga 2024 sebanyak 58,66% atau ekuivalen dengan Rp741,45 miliar dibanding periode yang sama di tahun 2023 senilai Rp1,79 triliun,” katanya.</p>
<p>Kemudian, lanjut Rieke, berdasarkan laporan keuangan pda 30 September 2024, ada penurunan pendapatan yang cukup signifikan, yakni sebesar 4,93%.</p>
<p>“Ini ekuivalen dengan Rp26,29 triliun kalau dibandingkan dengan periode yang sama di tahun 2023 senilai Rp27,66 triliun,” ujarnya.<br />
<strong>[Red]</strong></p>
<p>The post <a href="https://indonesiawatch.id/save-semen-indonesia-dpr-desak-pemerintah-moratorium-izin-pembangunan-pabrik-semen/">Save Semen Indonesia: DPR Desak Pemerintah Moratorium Izin Pembangunan Pabrik Semen</a> appeared first on <a href="https://indonesiawatch.id">INDONESIAWATCH</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://indonesiawatch.id/save-semen-indonesia-dpr-desak-pemerintah-moratorium-izin-pembangunan-pabrik-semen/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>

<!--
Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: https://www.boldgrid.com/w3-total-cache/


Served from: indonesiawatch.id @ 2026-07-29 07:07:48 by W3 Total Cache
-->