<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>vale indonesia Archives - INDONESIAWATCH</title>
	<atom:link href="https://indonesiawatch.id/tag/vale-indonesia/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://indonesiawatch.id/tag/vale-indonesia/</link>
	<description>Melihat Indonesia Dalam Berita</description>
	<lastBuildDate>Sun, 10 Nov 2024 23:24:40 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.4</generator>

<image>
	<url>https://indonesiawatch.id/wp-content/uploads/2024/06/cropped-logo-IW-1-e1719970085662-32x32.png</url>
	<title>vale indonesia Archives - INDONESIAWATCH</title>
	<link>https://indonesiawatch.id/tag/vale-indonesia/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Rekanan Grup Tsingshan Kolaborasi dengan Vale Indonesia, China Semakin Kuasai Nikel Indonesia</title>
		<link>https://indonesiawatch.id/rekanan-grup-tsingshan-kolaborasi-dengan-vale-indonesia-china-semakin-kuasai-nikel-indonesia/</link>
					<comments>https://indonesiawatch.id/rekanan-grup-tsingshan-kolaborasi-dengan-vale-indonesia-china-semakin-kuasai-nikel-indonesia/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 10 Nov 2024 23:24:40 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[Internasional]]></category>
		<category><![CDATA[Minerba]]></category>
		<category><![CDATA[News Update]]></category>
		<category><![CDATA[Breaking News]]></category>
		<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[kementerian ESDM]]></category>
		<category><![CDATA[nikel]]></category>
		<category><![CDATA[tsingshan]]></category>
		<category><![CDATA[vale indonesia]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://indonesiawatch.id/?p=4597</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta, Indonesiawatch.id &#8211; Produsen bahan baterai asal Tiongkok GEM Co Ltd menandatangani kesepakatan dengan PT...</p>
<p>The post <a href="https://indonesiawatch.id/rekanan-grup-tsingshan-kolaborasi-dengan-vale-indonesia-china-semakin-kuasai-nikel-indonesia/">Rekanan Grup Tsingshan Kolaborasi dengan Vale Indonesia, China Semakin Kuasai Nikel Indonesia</a> appeared first on <a href="https://indonesiawatch.id">INDONESIAWATCH</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Indonesiawatch.id &#8211;</strong> Produsen bahan baterai asal Tiongkok <a href="https://en.gem.com.cn/">GEM Co Ltd</a> menandatangani kesepakatan dengan PT Vale Indonesia Tbk (INCO) di China. Kedua perusahaan terbuka tersebut sepakat kerjasama dalam hal pembangunan pabrik pengolahan nikel dengan teknologi teknologi High-Pressure Acid Leaching (HPAL).</p>
<p>Nilai proyek tersebut sebesar USD 1,4 miliar atau sekitar Rp22 triliun yang akan berlokasi di Sulawesi Tengah. Pabrik tersebut diklaim, nantinya dapat mengolah 60.000 nikel ore menjadi Mixed Hydroxide Precipitate (MHP) setiap tahun.</p>
<blockquote>
<h6>Baca juga:<br />
<span style="color: #ff6600;"><a style="color: #ff6600;" href="https://indonesiawatch.id/walhi-minta-prabowo-moratorium-izin-tambang-nikel-pltu-industri-batalkan-proyek-sulawesi-palm-oil-belt/">Walhi Minta Prabowo Moratorium Izin Tambang Nikel, PLTU Industri &amp; Batalkan Proyek Sulawesi Palm Oil Belt</a></span></h6>
</blockquote>
<p>MHP merupakan salah satu komponen penting untuk baterai sistem penyimpanan energi (ESS). Dikutip dari Reuters, produksi nikel Vale akan digunakan sebagai pengaman pasokan untuk pabrik yang akan dibangun GEM.</p>
<p>GEM sendiri merupakan perusahaan swasta dengan nama sebelumnya Shenzhen Green-Eco-Manufacture Hi-Tech Co, Ltd. GEM merupakan rekanan perusahaan Tsingshan Grup, penguasa Kawasan Industri Morowali.</p>
<p>GEM dan Tsingshan sebagai pemegang saham di PT. QMB New Energy Materials, perusahaan pengeruk nikel Indonesia. GEM sebesar 63% dan Tsingshan (10% saham).</p>
<p>Penandantangan kerjasama GEM dan Vale tersebut, dihadiri langsung oleh Presiden RI Prabowo Subianto. Kegiatan tersebut merupakan rangkaian dari lawatan Prabowo ke China.</p>
<p>&#8220;Kita harus memberi contoh bahwa di era ini, perlu kerja sama, bukan konfrontasi, adalah jalan menuju perdamaian dan kesejahteraan,&#8221; kata Prabowo seraya menambahkan Indonesia berkomitmen mendukung investor Tiongkok, seperti dikutip dari Reuters, (11/11).</p>
<p>Kerjasama untuk mendukung pembangunan pabrik pengolahan nikel GEM tersebut pun semakin mengukuhkan perusahaan China mengusai bisnis nikel, baik hulu maupun mid-hilir di Indonesia.</p>
<p><strong>[red]</strong></p>
<p>The post <a href="https://indonesiawatch.id/rekanan-grup-tsingshan-kolaborasi-dengan-vale-indonesia-china-semakin-kuasai-nikel-indonesia/">Rekanan Grup Tsingshan Kolaborasi dengan Vale Indonesia, China Semakin Kuasai Nikel Indonesia</a> appeared first on <a href="https://indonesiawatch.id">INDONESIAWATCH</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://indonesiawatch.id/rekanan-grup-tsingshan-kolaborasi-dengan-vale-indonesia-china-semakin-kuasai-nikel-indonesia/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Laba 3 Anggota MIND ID Anjlok Semester 1 2024</title>
		<link>https://indonesiawatch.id/laba-3-anggota-mind-id-anjlok-semester-1-2024/</link>
					<comments>https://indonesiawatch.id/laba-3-anggota-mind-id-anjlok-semester-1-2024/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 04 Aug 2024 10:34:13 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ekonomi]]></category>
		<category><![CDATA[Minerba]]></category>
		<category><![CDATA[News Update]]></category>
		<category><![CDATA[Breaking News]]></category>
		<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[hendi prio santoso]]></category>
		<category><![CDATA[kementerian bumn]]></category>
		<category><![CDATA[mind id]]></category>
		<category><![CDATA[Pt antam]]></category>
		<category><![CDATA[Pt bukit asam]]></category>
		<category><![CDATA[vale indonesia]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://indonesiawatch.id/?p=2589</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta, Indonesiawatch.id – Laba tiga perusahaan di bawah kendali Mining Industry Indonesia (MIND ID), anjlok...</p>
<p>The post <a href="https://indonesiawatch.id/laba-3-anggota-mind-id-anjlok-semester-1-2024/">Laba 3 Anggota MIND ID Anjlok Semester 1 2024</a> appeared first on <a href="https://indonesiawatch.id">INDONESIAWATCH</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Jakarta, Indonesiawatch.id –</strong> Laba tiga perusahaan di bawah kendali Mining Industry Indonesia (MIND ID), anjlok di Semester 1 tahun 2024. PT Bukit Asam tbk (PTBA) misalnya. Laba berjalan semester 1 tahun 2024 sebesar Rp2,05 triliun turun 29% dari periode yang sama tahun lalu, yakni sebesar Rp2,88 triliun.</p>
<p>Penurunan ini disebabkan lonjakan beban pokok yang tidak diikuti oleh pendapatan perusahaan. Posisi nilai aset PTBA saat ini sebesar Rp38,39 triliun.</p>
<div class="flourish-embed flourish-chart" data-src="visualisation/18954010"><script src="https://public.flourish.studio/resources/embed.js"></script></div>
<p>Perusahaan anggota MIND ID lain yang labanya turun di Semester 1 tahun 2024 adalah PT Aneka Tambang tbk (ANTM). Pada paruh tahun 2024 ini, laba berjalan ANTM sebesar Rp1,51 triliun turun 20% dari periode yang sama tahun lalu yaitu sebesar Rp1,89 triliun.</p>
<p>Mirip dengan PTBA, laba ANTM turun karena beban pokok penjualan melonjak lebih tinggi sebanyak 21,58% (YoY). Kinerja penjualan ANTM sendiri, sebenarnya meningkat 7%, dari sebelumnya Rp21,66 triliun menjadi Rp 23,18 triliun pada semester I-2024.</p>
<p>Laba PT Vale Indonesia Tbk (INCO), perusahaan yang baru diakuisisi MIND ID, juga turun sebesar 82% selama 1 semester di 2024. Di semester 1 tahun 2023, INCO bisa meraup laba Rp3.36 triliun. Semester 1 tahun ini anjlok 82% menjadi Rp603,13 miliar.</p>
<p>Penyebabnya karena terjadi penurunan penjualan nikel ke Vale Canada Limited, yang merosot 27,3% (yoy). Penurunan penjualan juga terjadi, ke Sumitomo Metal Mining. Angkanya turun 27,4%(yoy).</p>
<p>Padahal, produksi Vale Indonesia pada semester I 2024 meningkat 3% dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Dengan anjloknya laba 3 perusahaan tesebut, berdampak pada konsolidasi keuangan MIND ID.</p>
<p>MIND ID merupakan perusahaan holding industri pertambangan yang beranggotakan PT Aneka Tambang tbk, PT Bukit Asam Tbk dan PT Timah Tbk. Lalu ada PT Indonesia Asahan Aluminium (Inalum), PT Freeport Indonesia, dan terakhir PT Vale Indonesia Tbk.<br />
<strong>[red]</strong></p>
<p>The post <a href="https://indonesiawatch.id/laba-3-anggota-mind-id-anjlok-semester-1-2024/">Laba 3 Anggota MIND ID Anjlok Semester 1 2024</a> appeared first on <a href="https://indonesiawatch.id">INDONESIAWATCH</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://indonesiawatch.id/laba-3-anggota-mind-id-anjlok-semester-1-2024/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>

<!--
Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: https://www.boldgrid.com/w3-total-cache/


Served from: indonesiawatch.id @ 2026-04-16 08:33:29 by W3 Total Cache
-->