Menu

Dark Mode
Eksepsi Ditolak Hakim, Perkara Rp500 Ribu Buruh Pabrik di Jakut Lanjut ke Pembuktian Aceh, Kemarahan, dan Defisit Mendengar Jakarta Boyamin: Permintaan Pengembalian Aset Justru Menguatkan Dugaan Kepemilikan Febrie Adriansyah Daftar Kekayaan 7 Kandidat Kapolri Pengganti Listyo Sigit Prabowo Isu Ganti Kapolri Kian Kencang, Ini Kriteria Pengganti Listyo Sigit Prabowo LBH Peradi Profesional: Polisi Dilarang Pakai Teknik Investigasi Terselubung di Tindak Pidana Migas

Minerba

Laba 3 Anggota MIND ID Anjlok Semester 1 2024

Avatarbadge-check


					Logo MIND ID dan anggota-anggotanya. Perbesar

Logo MIND ID dan anggota-anggotanya.

Jakarta, Indonesiawatch.id – Laba tiga perusahaan di bawah kendali Mining Industry Indonesia (MIND ID), anjlok di Semester 1 tahun 2024. PT Bukit Asam tbk (PTBA) misalnya. Laba berjalan semester 1 tahun 2024 sebesar Rp2,05 triliun turun 29% dari periode yang sama tahun lalu, yakni sebesar Rp2,88 triliun.

Penurunan ini disebabkan lonjakan beban pokok yang tidak diikuti oleh pendapatan perusahaan. Posisi nilai aset PTBA saat ini sebesar Rp38,39 triliun.

Perusahaan anggota MIND ID lain yang labanya turun di Semester 1 tahun 2024 adalah PT Aneka Tambang tbk (ANTM). Pada paruh tahun 2024 ini, laba berjalan ANTM sebesar Rp1,51 triliun turun 20% dari periode yang sama tahun lalu yaitu sebesar Rp1,89 triliun.

Mirip dengan PTBA, laba ANTM turun karena beban pokok penjualan melonjak lebih tinggi sebanyak 21,58% (YoY). Kinerja penjualan ANTM sendiri, sebenarnya meningkat 7%, dari sebelumnya Rp21,66 triliun menjadi Rp 23,18 triliun pada semester I-2024.

Laba PT Vale Indonesia Tbk (INCO), perusahaan yang baru diakuisisi MIND ID, juga turun sebesar 82% selama 1 semester di 2024. Di semester 1 tahun 2023, INCO bisa meraup laba Rp3.36 triliun. Semester 1 tahun ini anjlok 82% menjadi Rp603,13 miliar.

Penyebabnya karena terjadi penurunan penjualan nikel ke Vale Canada Limited, yang merosot 27,3% (yoy). Penurunan penjualan juga terjadi, ke Sumitomo Metal Mining. Angkanya turun 27,4%(yoy).

Padahal, produksi Vale Indonesia pada semester I 2024 meningkat 3% dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Dengan anjloknya laba 3 perusahaan tesebut, berdampak pada konsolidasi keuangan MIND ID.

MIND ID merupakan perusahaan holding industri pertambangan yang beranggotakan PT Aneka Tambang tbk, PT Bukit Asam Tbk dan PT Timah Tbk. Lalu ada PT Indonesia Asahan Aluminium (Inalum), PT Freeport Indonesia, dan terakhir PT Vale Indonesia Tbk.
[red]

Berita Terbaru

Eksepsi Ditolak Hakim, Perkara Rp500 Ribu Buruh Pabrik di Jakut Lanjut ke Pembuktian

4 September 2026 - 15:08 WIB

Tim kuasa hukum dari LBH Peradi Profesional (Ist.)

Aceh, Kemarahan, dan Defisit Mendengar Jakarta

21 August 2026 - 08:15 WIB

Ilustrasi kemiskinan di Aceh di tengah kekayaan Sumber Daya Alam (Sumber: Pembuatan gambar ilustrasi didukung AI).

Boyamin: Permintaan Pengembalian Aset Justru Menguatkan Dugaan Kepemilikan Febrie Adriansyah

20 August 2026 - 11:51 WIB

Masyarakat Antikorupsi Indonesia (MAKI), Boyamin Saiman.

Isu Ganti Kapolri Kian Kencang, Ini Kriteria Pengganti Listyo Sigit Prabowo

3 August 2026 - 15:43 WIB

Kapolri terlama sejak tahun 1960 (Sumber: museumpolri.org; diolah)

LBH Peradi Profesional: Polisi Dilarang Pakai Teknik Investigasi Terselubung di Tindak Pidana Migas

1 August 2026 - 07:58 WIB

Suasana sidang praperadilan Nomor 13/Pid.Pra/2026/PN.Jkt.Utr yang diajukan atas nama Gabriel Lumbantoruan (Ist.)
Populer Berita Hukum