Menu

Dark Mode
Aktor Pelaku Kasus Andrie Yunus tidak Terungkap, Kepercayaan Publik pada Prabowo Bisa Turun PBH AAI Jakarta Timur Kecam Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus Komisi I DPR Dukung Pemberlakuan PP Tunas untuk Perlindungan Anak Pembangunan Gerai Koperasi Merah Putih di Aceh Perlu Evaluasi Transparansi Pemerhati Militer: Siaga 1 TNI Sebagai Antisipasi Dampak Gejolak Timur Tengah Klarifikasi Berita RKAB 2026, APNI Bantah Pemangkasan Kuota Picu Tiga Smelter Kolaps

Energi

KPPU Mulai Penyelidikan tentang Pelanggaran Tender Proyek Cisem di Kementerian ESDM

Avatarbadge-check


					Pipa Transmisi Gas Bumi Cirebon – Semarang (Cisem) (Kementerian ESDM). Perbesar

Pipa Transmisi Gas Bumi Cirebon – Semarang (Cisem) (Kementerian ESDM).

Jakarta, Indonesiawatch.id – Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) memulai penyelidikan awal proyek Cisem tanpa tedeng aling-aling. KPPU ingin mendalami dugaan pelanggaran UU No. 5 tahun 1999 terkait pengerjaan konstruksi terintegrasi Rancang dan Bangun Pipa Transmisi Gas Bumi Cirebon – Semarang (Cisem) di Kementerian ESDM.

Para pihak sudah mulai dijadwalkan untuk dimintai keterangan. Berdasarkan sumber di KPPU, beberapa pihak yang akan dipanggil mulai dari pelapor hingga pihak Kementerian ESDM.

Kepala Biro Hubungan Masyarakat dan Kerja Sama KPPU Deswin Nur membenarkan bahwa saat ini KPPU sedang menangani dugaan pelanggaran persaingan usaha dalam proyek Cisem. “KPPU memang menangani Cisem,” katanya ketika dikonfirmasi Indonesiawatch.id (11/07).

Meski demikian, Deswin menegaskan, bahwa perkara tersebut masih tahap penyelidikan awal. “Sifatnya masih penyelidikan awal, belum ke penyelidikan,” ujar Deswin.

Berdasarkan penelusuran Indonesiawatch.id, proses tahap evaluasi administrasi dan teknis tender proyek Cisem tahap 2 yang diumumkan Kementerian ESDM beberapa waktu lalu, diduga kuat bermasalah. Dalam tahapan itu hanya Kerja Sama Operasi (KSO) PT Timas Suplindo dan PT Pratiwi Putri Sulung yang lolos.

Peserta lain seperti KSO PT PP (Persero) Tbk dan PT Nindya Karya dianggap gagal karena persoalan belum mengunggah dokumen. Hal ini janggal bagi perusahaan sekelas PT PP.

PT PP sendiri merupakan perusahaan BUMN konstruksi yang malang melintang dalam proses tender nasional hingga luar negeri. Kejanggalan semakin menguat setelah Indonesiawatch.id menemukan bahwa PT PP mengajukan surat sanggahan pengumuman seleksi tender proyek Cisem II ke kantor UKPBJ Kementerian ESDM pada Selasa kemarin (09/07).
[red]

Berita Terbaru

PBH AAI Jakarta Timur Kecam Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus

15 March 2026 - 13:44 WIB

AKtivis KontraS, Andrie Yunus (Sumber: Kompas.id)

Komisi I DPR Dukung Pemberlakuan PP Tunas untuk Perlindungan Anak

11 March 2026 - 21:19 WIB

Perayaan Imlek 2026 di Kota Depok Berjalan Aman, Kapolres Turun Langsung

18 February 2026 - 02:45 WIB

Kapolres Metro Depok Kombes Pol Abdul Waras (tengah) dan jajaran bersama pengurus Kong Miao Genta Kebajikan Pancoran Mas. (Sumber: Diskominfo Depok)

OJK Soroti Maraknya Fraud Pencairan Klaim Asuransi Jiwa, Pelakunya Terorganisir

20 January 2026 - 05:45 WIB

Ilustrasi Gedung OJK.

Dugaan Pembiaran Kejahatan Wilmar, Bukti Negara Abai Terhadap Hak Rakyat

16 January 2026 - 17:12 WIB

Logo perusahaan Wilmar (Sumber: infosawit.com)
Populer Berita News Update