Menu

Dark Mode
Sempat Ditolak Ajang Pencarian Bakat, Maki Kini jadi Musisi Filipina Paling Bersinar di Asia Tenggara Tak Kunjung Melunasi Pembayaran, Direktur PT Adi Artha Karya Menghilang Food Estate, Oligarki Sawit, dan Krisis Keadilan di Indonesia Pemulihan Limbah Kontaminasi B3 Blok Rokan Dinilai Lamban, CERI Sebut Kejahatan Negara Aktivis Dorong KPK Usut Tuntas Dugaan Korupsi Muhammad Suryo Maruli Rajagukguk: Permenaker Alih Daya Inkonstitusional, Ancaman Baru Buruh

Sains & Edukasi

60 Siswa SMA Indonesia Terbang ke AS Selama Setahun Dapat Orang Tua Angkat

Avatarbadge-check


					Dubes AS terpilih Kamala Lakhdhir berfoto bersama siswa YES dalam acara pelepasan pada hari Sabtu. (Foto oleh: Erik Kurniawan/Kedubes AS Jakarta) Perbesar

Dubes AS terpilih Kamala Lakhdhir berfoto bersama siswa YES dalam acara pelepasan pada hari Sabtu. (Foto oleh: Erik Kurniawan/Kedubes AS Jakarta)

Jakarta, Indonesiawatch.id – Pada 3 Agustus, Duta Besar AS terpilih untuk Indonesia Kamala Lakhdhir melepas 60 siswa SMA Indonesia, berangkat ke Amerika Serikat. Para siswa ini akan tinggal dan belajar selama satu tahun di AS.

Mereka terpilih sebagai peserta Program Pertukaran Kennedy-Lugar Youth Exchange and Study (KL-YES). Program ini disponsori oleh Departemen Luar Negeri AS.

Para siswa yang terpilih berasal dari seluruh Indonesia—termasuk Aceh, Sumatra Selatan, Kalimantan Timur, Nusa Tenggara Timur, Maluku, dan Papua. Mereka akan ditempatkan dengan keluarga angkat di setidaknya 24 negara bagian AS yang berbeda.

Dalam sebuah acara pelepasan yang diselenggarakan oleh administrator program KL-YES Indonesia, Bina Antarbudaya-AFS Indonesia, di Universitas Indonesia, Lakhdhir mengucapkan selamat kepada para siswa. Dia mendorong para siswa untuk menjalankan peran sebagai duta budaya dengan sepenuh hati.

“Para siswa YES akan menjembatani hubungan antara Amerika Serikat dan Indonesia yang akan mendukung kerja sama kedua negara di tahun-tahun yang akan datang,” ujar Duta Besar terpilih Lakhdhir.

Program KL-YES merupakan beasiswa pemerintah AS yang berbasis prestasi. Dimana siswa sekolah menengah atas yang berusia 15-17 tahun mengikuti satu tahun akademik di Amerika Serikat.

Para Siswa tersebut tinggal bersama keluarga angkat, belajar di sekolah menengah atas, membangun keterampilan kepemimpinan, dan berkontribusi terhadap terbentuknya rasa saling memahami. Program ini diluncurkan di Indonesia pada tahun 2003.

Sejak saat itu, hampir 2.000 siswa Indonesia telah mengikutinya. Pendaftaran beasiswa KL-YES untuk tahun 2025-2026 saat ini dibuka mulai tanggal 5-23 Agustus 2024 untuk siswa kelas 10-11 yang lahir antara tanggal 15 Januari 2008–15 Agustus 2009.
[red]

Berita Terbaru

Tak Kunjung Melunasi Pembayaran, Direktur PT Adi Artha Karya Menghilang

11 June 2026 - 14:25 WIB

Direktur PT Adi Artha Karya, Bambang Adi S. (Sumber: Instagram)

Food Estate, Oligarki Sawit, dan Krisis Keadilan di Indonesia

28 May 2026 - 09:06 WIB

Pemerhati Intelijen, Sri Radjasa MBA.

Aktivis Dorong KPK Usut Tuntas Dugaan Korupsi Muhammad Suryo

14 May 2026 - 18:14 WIB

Aktivis Dorong KPK Usut Tuntas Dugaan Korupsi Muhammad Suryo.

Maruli Rajagukguk: Permenaker Alih Daya Inkonstitusional, Ancaman Baru Buruh

13 May 2026 - 14:11 WIB

Praktisi hukum Maruli Rajagukguk

Praktisi Hukum Ini Desak Presiden Prabowo Nonaktifkan Dirut KAI atas Peristiwa Duka Bekasi Timur

5 May 2026 - 07:04 WIB

Kecelakaan KRL Commuterline dan KA Argo Bromo Anggrek. Sumber: ANTARA FOTO/Galih Pradipta
Populer Berita Hukum