Menu

Dark Mode
Aktor Pelaku Kasus Andrie Yunus tidak Terungkap, Kepercayaan Publik pada Prabowo Bisa Turun PBH AAI Jakarta Timur Kecam Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus Komisi I DPR Dukung Pemberlakuan PP Tunas untuk Perlindungan Anak Pembangunan Gerai Koperasi Merah Putih di Aceh Perlu Evaluasi Transparansi Pemerhati Militer: Siaga 1 TNI Sebagai Antisipasi Dampak Gejolak Timur Tengah Klarifikasi Berita RKAB 2026, APNI Bantah Pemangkasan Kuota Picu Tiga Smelter Kolaps

Daerah

Heboh Mba Rara di PON Aceh, Iskada: Kami Tak Terima Pawang Kemusyrikan!

Avatarbadge-check


					Ketua Umum Iskada Aceh, Azwir Nazar (Istimewa) Perbesar

Ketua Umum Iskada Aceh, Azwir Nazar (Istimewa)

Banda Aceh, Indonesiawatch.id – Masyarakat Aceh digegerkan dengan kabar kehadiran pawang hujan Rara Istiati Wulandari, atau beken dikenal Mba Rara, dalam rangka persiapan hajatan Pekan Olahraga Nasional (PON) di Provinsi Aceh.

Kabar itu tersiar lewat surat nomor: 400.4/10492 yang dikeluarkan Pj Gubernur Aceh Safrizal Za tertanggal 28 Agustus 2024. Surat tersebut ditujukan kepada Ditujukan Pimpinan PT Wijaya Karya Gedung (Persero) dan PT Nindya Karya (Persero) dengan judul surat: Keberadaan Pawang Hujan di Stadion Harapan Bangsa.

Tak main-main surat tersebut ditembuskan ke sejumlah pihak mulai dari Wali Nanggroe Aceh, Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Aceh, Pangdam Iskandar Muda, Kapolda Aceh, Kajati Aceh, dan Ketua MPU (Majelis Permusyawaratan Ulama) Aceh.

Dalam surat tersebut, Pj Gubernur Aceh Safrizal Za menyampaikan tiga imbauan terkait praktik pawang hujan Mba Rara di Stadion Harapan Bangsa (SHB). Pertama, mengklarifikasi keberadaan aktivitas tersebut kepada Pemprov Aceh. Kedua, menyampaikan permohonan maaf kepada publik karena kegiatan tersebut bertentangan dengan nilai-nilai syariat Islam.

Terakhir, segera memulangkan Mba Rara agar tidak menimbulkan kegaduhan di masyarakat sekaligus mempublikasikan kepulangannya. Sejumlah pihak mengapresiasi langkah tegas Safrizal Za dalam menyetop potensi polemik Mba Rara di Negeri Serambi Mekkah.

Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat (DPP) Iskada Aceh, Azwir Nazar menyebut, kehadiran Pawang Hujan Mba Rara dalam persiapan perhelatan PON di Aceh tidak sesuai dengan kearifan lokal di Aceh dan berpotensi menjadi tontonan kesyirikan.

“Kita melihat dari video yang beredar, sangat kita sayangkan. Karena Aceh daerah syariat dan kita punya adat sendiri dalam menggelar even yang besar. Seperti zikir dan doa,” ujar Azwir Nazar alias Tgk Turki dalam keterangannya kepada Indonesiawatch.id.

Iskada juga mengapresiasi tindakan cepat Pj Gubernur untuk meminta klarifikasi, permohonan maaf serta memulangkan Mba Rara. Iskada menyebut, nama Mba Rara popular saat bertindak sebagai pawang hujan di even MotoGP Mandalika. Namun, di Aceh peranannya dinilai kurang cocok karena tidak relevan dengan adat budaya Aceh yang berlandaskan syariat Islam.

“Hati hati sekali, jangan nanti pawang hujan justru menjadi pawang kemusyrikan,” tutup Azwir yang mantan Presiden PPI Turki dan Sekjen Panglima Laot Aceh ini.

[red]

Berita Terbaru

PBH AAI Jakarta Timur Kecam Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus

15 March 2026 - 13:44 WIB

AKtivis KontraS, Andrie Yunus (Sumber: Kompas.id)

Komisi I DPR Dukung Pemberlakuan PP Tunas untuk Perlindungan Anak

11 March 2026 - 21:19 WIB

Perayaan Imlek 2026 di Kota Depok Berjalan Aman, Kapolres Turun Langsung

18 February 2026 - 02:45 WIB

Kapolres Metro Depok Kombes Pol Abdul Waras (tengah) dan jajaran bersama pengurus Kong Miao Genta Kebajikan Pancoran Mas. (Sumber: Diskominfo Depok)

OJK Soroti Maraknya Fraud Pencairan Klaim Asuransi Jiwa, Pelakunya Terorganisir

20 January 2026 - 05:45 WIB

Ilustrasi Gedung OJK.

Dugaan Pembiaran Kejahatan Wilmar, Bukti Negara Abai Terhadap Hak Rakyat

16 January 2026 - 17:12 WIB

Logo perusahaan Wilmar (Sumber: infosawit.com)
Populer Berita News Update