Menu

Dark Mode
Sempat Ditolak Ajang Pencarian Bakat, Maki Kini jadi Musisi Filipina Paling Bersinar di Asia Tenggara Tak Kunjung Melunasi Pembayaran, Direktur PT Adi Artha Karya Menghilang Food Estate, Oligarki Sawit, dan Krisis Keadilan di Indonesia Pemulihan Limbah Kontaminasi B3 Blok Rokan Dinilai Lamban, CERI Sebut Kejahatan Negara Aktivis Dorong KPK Usut Tuntas Dugaan Korupsi Muhammad Suryo Maruli Rajagukguk: Permenaker Alih Daya Inkonstitusional, Ancaman Baru Buruh

Opini

Menebak Dukungan Jokowi: Pramono atau Ridwan Kamil

Avatarbadge-check


					Ilustrasi Pilgub DKI Jakarta. Perbesar

Ilustrasi Pilgub DKI Jakarta.

Jakarta, Indonesiawatch.id – Pramono Anung Wibowo, Calon Gubernur DKI Jakarta pada pilkada 2024 ini, sudah lebih 25 tahun menjadi kader PDI-Perjuangan. Ketua Umum PDI-Perjuangan menunjuknya untuk maju di Pilgub DKI Jakarta.

Meskipun demikian, Pramono membutuhkan dukungan dari pihak lain agar menang. Apalagi, tingkat popularitasnya di DKI Jakarta masih cetek.

Baca juga:
Calon Tunggal Menjamur, Fenomena Kotak Kosong, Dilema Pilkada Ulang

Karena itu salah satu strategi agar mampu mendongkel elektabilitas Pramono adalah mendapat dukungan Presiden Joko Widodo. Efek Jokowi, meski telah berkurang di Jakarta, masih signifikan mengangkat suara untuk Pramono.

Dukungan Jokowi ke Pramono bukanlah sesuatu yang sulit. Hubungan Pramono dan Jokowi selama ini cukup dekat. Menjadi Sekretaris Kabinet selama 9 tahun di era Jokowi, adalah indikator bahwa Jokowi percaya terhadap Pramono.

Pramono juga menjadi jembatan komunikasi antara Jokowi dan Megawati selama ini. Dikenal sebagai sosok mediator, Pramono tetap menjadi orang kepercayaan Jokowi. Walaupun beberapa bulan terakhir, perseteruan PDI-Perjuangan dan Jokowi semakin meruncing.

Baca juga:
Anies Batal Melenggang di Jakarta, PDIP Putuskan Usung Pramono-Rano

Dikutip dari Majalah Tempo, arah dukungan Jokowi mulai berubah di Pilgub DKI Jakarta. Tadinya Jokowi mendorong Ridwan Kamil menjadi Gubernur DKI Jakarta. “Jokowi kini condong mendukung Pramono Anung,” seperti dilaporkan Majalah Tempo.

Dibandingkan Ridwan Kamil, tentu secara personal Jokowi lebih dekat dengan Pramono. Apalagi selama hampir 10 tahun memerintah, Jokowi beberapa kali dikritik Ridwan Kamil.

Pada tahun 2015 misalnya, ketika menjabat sebagai Walikota Bandung, Ridwan Kamil pernah mengkritik 100 hari Jokowi sebagai Presiden. Ridwan Kamil juga pernah mengkritik pembaungunan ibukota nusantaraa (IKN).
[red]

Berita Terbaru

Food Estate, Oligarki Sawit, dan Krisis Keadilan di Indonesia

28 May 2026 - 09:06 WIB

Pemerhati Intelijen, Sri Radjasa MBA.

Tagar, Kekuasaan, dan Defisit Mendengar

3 May 2026 - 19:19 WIB

Ilustrasi tagar.

Pembangunan Gerai Koperasi Merah Putih di Aceh Perlu Evaluasi Transparansi

9 March 2026 - 10:54 WIB

Koordinator TTI Nasruddin Bahar. (Sumber: AJNN)

Larangan Dagang Daging Babi di Medan, GAMKI: Walikota Jangan Diskriminatif

2 March 2026 - 00:17 WIB

Ketua Umum DPP Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) Sahat Martin Philip Sinurat meninjau langsung ke pedangang daging babi, dan jauh lebih bersih daripada pedagang daging ayam. (Sumber: DPP Gamki)

Beda Nyali & Komitmen Komisi III DPR Mengusut PT Hasana dan Wilmar Grup

28 February 2026 - 15:24 WIB

Pemerintah Pusat Wajib Kembalikan Kewenangan Aceh Dalam Pengelolaan Minerba
Populer Berita Opini