Menu

Dark Mode
Sempat Ditolak Ajang Pencarian Bakat, Maki Kini jadi Musisi Filipina Paling Bersinar di Asia Tenggara Tak Kunjung Melunasi Pembayaran, Direktur PT Adi Artha Karya Menghilang Food Estate, Oligarki Sawit, dan Krisis Keadilan di Indonesia Pemulihan Limbah Kontaminasi B3 Blok Rokan Dinilai Lamban, CERI Sebut Kejahatan Negara Aktivis Dorong KPK Usut Tuntas Dugaan Korupsi Muhammad Suryo Maruli Rajagukguk: Permenaker Alih Daya Inkonstitusional, Ancaman Baru Buruh

Lingkungan

Rayakan Panen, Mandiri Pangan di Urban Farming Festival

Avatarbadge-check


					Kegiatan Urban Farming Festival di Sentul, Jawa Barat (Doc. IYCA) Perbesar

Kegiatan Urban Farming Festival di Sentul, Jawa Barat (Doc. IYCA)

Sentul, Indonesiawatch.id – Sejumlah anak muda berkumpul di bantaran Sungai Cikeas, sekitar Kawasan Ekoeduwisata KISUCI (Komunitas Iklim Sungai Cikeas), Cipambuan, Kecamatan Babakan Madang, Sentul, Bogor, Jawa Barat, pada Minggu, 3 November 2024.

Mereka meriung dalam kegiatan bertajuk Urban Farming Festival. Kegiatan bertema lingkungan ini sukses menarik perhatian masyarakat perkotaan, terutama generasi muda yang ingin lebih dekat dengan alam serta merasakan pengalaman langsung bertani.

Festival yang diprakarsai oleh Interfaith Youth Climate Alliance (IYCA) bersama Komunitas Iklim Sungai Cikeas (KISUCI) ini merupakan bagian dari program urban farming IYCA serta puncak dari program urban farming (pertanian perkotaan) yang telah berjalan selama 5 bulan bekerja sama dengan murid dari berbagai SMA Jakarta dan Universitas Middlebury, Vermont, USA.

Fasilitator Nasional Interfaith Rainforest Initiative (IRI) Indonesia, Hayu Prabowo mengatakan, festival tersebut mengajak masyarakat perkotaan untuk lebih dekat dengan alam, memahami pentingnya ketahanan pangan, dan antusias menghasilkan pangan sendiri.

“Kami ingin mengajak masyarakat perkotaan, khususnya yang tinggal di sekitar Sentul, untuk merasakan pengalaman berkebun dan memanen hasil tanah mereka sendiri,” ujar Hayu.

Hayu berharap kegiatan kepemudaan IYCA ini dapat menumbuhkan kesadaran akan pentingnya ketahanan pangan dan menginspirasi masyarakat untuk memulai urban farming di lingkungan mereka masing-masing.

Berbagai kegiatan menarik telah disiapkan, panen raya bersama dengan memetik  langsung sayur, jeruk, dan singkong dari kebun urban farming dan ditutup dengan  barbeque untuk menikmati hidangan lezat hasil panen dengan suasana pedesaan di pinggiran sungai yang asri dan nyaman.

Hayu berharap Urban Farming Festival dapat menginspirasi masyarakat untuk memulai urban farming di rumah mereka sendiri dan berkontribusi dalam mewujudkan ketahanan pangan yang berkelanjutan.

Di kesempatan yang sama, Koordinator IYCA Faiza Fauziah mengatakan, selain menjadi ajang edukasi, festival ini diharapkan dapat mendorong masyarakat, khususnya generasi muda untuk memulai urban farming di rumah dan berkontribusi pada kemandirian pangan.

“Dengan ketahanan pangan menjadi semakin krusial di era perubahan iklim, kegiatan ini hadir sebagai langkah nyata untuk mengajak semua orang, dari segala usia, memahami bahwa ketahanan pangan bisa dimulai dari kebun kecil di pekarangan rumah,” pungkasnya.

[red]

Berita Terbaru

Tak Kunjung Melunasi Pembayaran, Direktur PT Adi Artha Karya Menghilang

11 June 2026 - 14:25 WIB

Direktur PT Adi Artha Karya, Bambang Adi S. (Sumber: Instagram)

Food Estate, Oligarki Sawit, dan Krisis Keadilan di Indonesia

28 May 2026 - 09:06 WIB

Pemerhati Intelijen, Sri Radjasa MBA.

Aktivis Dorong KPK Usut Tuntas Dugaan Korupsi Muhammad Suryo

14 May 2026 - 18:14 WIB

Aktivis Dorong KPK Usut Tuntas Dugaan Korupsi Muhammad Suryo.

Maruli Rajagukguk: Permenaker Alih Daya Inkonstitusional, Ancaman Baru Buruh

13 May 2026 - 14:11 WIB

Praktisi hukum Maruli Rajagukguk

Praktisi Hukum Ini Desak Presiden Prabowo Nonaktifkan Dirut KAI atas Peristiwa Duka Bekasi Timur

5 May 2026 - 07:04 WIB

Kecelakaan KRL Commuterline dan KA Argo Bromo Anggrek. Sumber: ANTARA FOTO/Galih Pradipta
Populer Berita Hukum