Menu ✖

Dark Mode
Perkara Isi Ulang Gas Portable, Gabriel Sihombing Divonis 6 Bulan Penjara Dosen UPN Veteran Jakarta Latih Petani Depok Olah Rambut Jagung Jadi Kombucha MSI Desak Polda Sumsel Ungkap 20 Perusahaan yang Terindikasi Terlibat Karhutla Asosiasi Driver Online Pertanyakan Perlindungan Pengemudi di Balik Kepastian Kemitraan Penasehat Khusus Presiden Sempat Datangi Sidang Gabriel, Minta Hakim Pertimbangkan Kemanusiaan Talkshow “Ada Apa dengan Negeriku” Soroti Kasus Ijazah dan Skandal Jiwasraya

News Update

Tak Sampai 1 Bulan Letjend Nugroho Jabat Kepala BSSN, Kapuspen TNI: Tidak Ada Nuansa Politis

Avatarbadge-check


					Kepala Pusat Penerangan TNI Mayjend Hariyanto (FOTO/Puspen). Perbesar

Kepala Pusat Penerangan TNI Mayjend Hariyanto (FOTO/Puspen).

Jakarta, Indonesiawatch.id – Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto mencopot Letjend TNI Nugroho Sulistyo Budi sebagai Kepala Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN). Meskipun, Letjend TNI Nugroho belum ada sebulan menjabat.

Kepala Pusat Penerangan TNI Mayjend Hariyanto menjelaskan bahwa TNI memandang rotasi dan mutasi jabatan sebagai bagian dari mekanisme organisasi yang rutin dilakukan untuk menjaga dinamika, regenerasi, dan efektivitas organisasi.

Baca juga:
Tak Sampai 1 Bulan Menjabat Kepala BSSN Diganti Lagi, Ada Apa?

“Proses ini dilakukan sesuai aturan dan prosedur yang berlaku, dengan tujuan meningkatkan profesionalisme serta kinerja TNI dalam melaksanakan tugas pokok dalam menjaga kedaulatan negara,” kata Jenderal Bintang Dua tersebut kepada Indonesiawatch.id, (04/01).

Menurutnya, rotasi kilat Letjend Nugroho tidak ada kaitannya dengan unsur politis. “Terkait anggapan bahwa rotasi ini terlalu cepat atau bernuansa politis, saya tegaskan bahwa setiap keputusan rotasi di tubuh TNI didasarkan pada kebutuhan organisasi, penilaian kinerja, dan pertimbangan strategis,” ujarnya.

Mantan Kepala Staf Kodam (Kasdam) XVII/Cendrawasih ini mengatakan bahwa TNI selalu menjunjung tinggi prinsip netralitas dan profesionalisme dalam setiap kebijakan, termasuk rotasi jabatan.

“Kami memastikan bahwa kebijakan ini dilakukan secara transparan, obyektif, dan sesuai dengan peraturan yang berlaku, sehingga tidak ada ruang untuk kepentingan di luar tugas pokok TNI,” ujarnya.

Sebagai informasi, pencopotan Letjend TNI Nugroho Sulistyo Budi sebagai Kepala BSSN tertuang di dalam Keputusan Panglima TNI Nomor Kep/7/I/2025 tentang Pemberhentian dari dan Pengangkatan dalam Jabatan di Lingkungan Tentara Nasional Indonesia.

Keputusan pencopotan ini ditetapkan Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto pada tanggal 3 Januari 2025 di Jakarta. Sementara Letjend TNI Nugroho baru saja ditetapkan menjadi Kepala BSSN pada 6 Desember 2024.

Artinya, Letjend Nugroho menjabat Kepala BSSN tak sampai 1 bulan. Nugroho menjadi Kepala BSSN atau Lembaga Sandi Negara (Lemsaneg) tercepat sepanjang sejarah berdirinya lembaga tersebut sejak tahun 1946.

Letjend Nugroho pernah menjabat sebagai Inspektur Utama Badan Intelijen Negara (BIN) pada 29 November 2024. Lalu Pada 6 Desember 2024, pangkatnya naik dari Mayjend menjadi Letjend. Lalu, setelah Jenderal Bintang 3, Nugroho promosi jadi Kepala BSSN.

[red]

Berita Terbaru

Perkara Isi Ulang Gas Portable, Gabriel Sihombing Divonis 6 Bulan Penjara

29 October 2026 - 11:18 WIB

Pengadilan Negeri Jakarta Utara menjatuhkan vonis enam bulan penjara terhadap Gabriel Lumbantoruan alias Gabriel Sihombing dalam perkara pengisian ulang gas portabel. (Fot: Ist.)

MSI Desak Polda Sumsel Ungkap 20 Perusahaan yang Terindikasi Terlibat Karhutla

29 October 2026 - 10:07 WIB

Founder Milenial Silampari Institut (MSI), Aqil Maulidan (Dok. Indonesiawatch.id)

Asosiasi Driver Online Pertanyakan Perlindungan Pengemudi di Balik Kepastian Kemitraan

24 October 2026 - 01:36 WIB

Ilustrasi para pengemudi ojek online.

Talkshow “Ada Apa dengan Negeriku” Soroti Kasus Ijazah dan Skandal Jiwasraya

18 October 2026 - 13:09 WIB

Talkshow bertajuk “Ada Apa dengan Negeriku” yang digelar di Menja Resto & Lounge, Pondok Indah, Jakarta Selatan, Sabtu (17/10/2026) (Ist.)

Eksepsi Ditolak Hakim, Perkara Rp500 Ribu Buruh Pabrik di Jakut Lanjut ke Pembuktian

4 September 2026 - 15:08 WIB

Tim kuasa hukum dari LBH Peradi Profesional (Ist.)
Populer Berita Hukum