Menu

Dark Mode
Eksepsi Ditolak Hakim, Perkara Rp500 Ribu Buruh Pabrik di Jakut Lanjut ke Pembuktian Aceh, Kemarahan, dan Defisit Mendengar Jakarta Boyamin: Permintaan Pengembalian Aset Justru Menguatkan Dugaan Kepemilikan Febrie Adriansyah Daftar Kekayaan 7 Kandidat Kapolri Pengganti Listyo Sigit Prabowo Isu Ganti Kapolri Kian Kencang, Ini Kriteria Pengganti Listyo Sigit Prabowo LBH Peradi Profesional: Polisi Dilarang Pakai Teknik Investigasi Terselubung di Tindak Pidana Migas

Ekonomi

Sri Mulyani Sebut Pertumbuhan Ekonomi di 2024 Cuma 5%, Melambat Sejak 2022

Avatarbadge-check


					Sri Mulyani Sebut Pertumbuhan Ekonomi 2024 Cuma 5%, Melambat sejak 2022 Perbesar

Sri Mulyani Sebut Pertumbuhan Ekonomi 2024 Cuma 5%, Melambat sejak 2022

Jakarta, Indonesiawatch.id – Menteri Keuangan Sri Mulyani menyebutkan bahwa pertumbuhan ekonomi 2024 akan berada di level 5%. Angka ini ternyata lebih rendah daripada pertumbuhan ekonomi 2023 yaitu di level 5,05%.

Dan juga lebih rendah dari pertumbuhan ekonomi 2022 sebesar 5,31%. Artinya, sejak 2022 – 2024, pertumbuhan ekonomi nasional konsisten melambat.

Baca juga:
Ekonomi Lesu, Prabowo Diminta Benahi Manufaktur sebagai Lokomotif Pertumbuhan

Sri Mulyani memproyeksi pertumbuhan ekonomi nasional gagal target ABPN 2024 yaitu sebesar 5,2% year on year. “Target Pertumbuhan ekonomi sebesar 5,2% yoy dan outlooknya 5,0% yoy,” ujarnya, (06/01).

Sri Mulyani menjelaskan bahwa di Kuartal I tahun 2024, ekonomi tumbuh sebesar 5,11%. Kemudian di Kuartal II ekonomi tumbuh 5,05%.

Lalu di Kuartal III pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 4,95%. “Di kuartal IV tumbuh sekitar 5%. Sehingga keseluruhan tahun, untuk pertumbuhan ekonomi, kita perkirakan masih ada di 5%,” ujarnya.

Sri Mulyani menambahkan untuk target nilai tukar dan yield Surat Berharga Negara (SBN) 10 tahun juga meleset dari target ABPN 2024. Realisasi nilai tukar Rupiah misalnya, berada di level Rp16.162 per US dolar.

Sementara target di APBN, ditahan di level Rp15 ribu US dolar. “Nilai tukar terus mengalami tekanan karena berbagai faktor global termasuk policy dari fed fund rate, penguatan dolar, capital outflow. Tadinya kita asumsikan Rp15 ribu per dolar, realisasinya di Rp16.162 per US dolar,” ujarnya.

Sedangkan target Yield SBN 10 tahun, ditargetkan hanya 6,7%. Realisasinya ternyata lebih tinggi di angka 7%. Jika yield SBN semakin tinggi, maka pengembalian investasi oleh negara ke investor semakin besar.

“Lebih tinggi, namun pembiayaan tetap prudent, aman dan terkendali. Yield SBN 10 tahun, yang sempat mengalami tekanan di atas 7% pada pertengahan tahun 2024, kembali bisa distabilkan meskipun di atas asumsi. Asumsinya, 6,7% yieldnya per tahun, untuk realisasinya yiled mencapai 7% untuk SBN 10 tahun,” ujarnya.

[red]

Berita Terbaru

Eksepsi Ditolak Hakim, Perkara Rp500 Ribu Buruh Pabrik di Jakut Lanjut ke Pembuktian

4 September 2026 - 15:08 WIB

Tim kuasa hukum dari LBH Peradi Profesional (Ist.)

Aceh, Kemarahan, dan Defisit Mendengar Jakarta

21 August 2026 - 08:15 WIB

Ilustrasi kemiskinan di Aceh di tengah kekayaan Sumber Daya Alam (Sumber: Pembuatan gambar ilustrasi didukung AI).

Boyamin: Permintaan Pengembalian Aset Justru Menguatkan Dugaan Kepemilikan Febrie Adriansyah

20 August 2026 - 11:51 WIB

Masyarakat Antikorupsi Indonesia (MAKI), Boyamin Saiman.

Isu Ganti Kapolri Kian Kencang, Ini Kriteria Pengganti Listyo Sigit Prabowo

3 August 2026 - 15:43 WIB

Kapolri terlama sejak tahun 1960 (Sumber: museumpolri.org; diolah)

LBH Peradi Profesional: Polisi Dilarang Pakai Teknik Investigasi Terselubung di Tindak Pidana Migas

1 August 2026 - 07:58 WIB

Suasana sidang praperadilan Nomor 13/Pid.Pra/2026/PN.Jkt.Utr yang diajukan atas nama Gabriel Lumbantoruan (Ist.)
Populer Berita Hukum