Menu

Dark Mode
Eksepsi Ditolak Hakim, Perkara Rp500 Ribu Buruh Pabrik di Jakut Lanjut ke Pembuktian Aceh, Kemarahan, dan Defisit Mendengar Jakarta Boyamin: Permintaan Pengembalian Aset Justru Menguatkan Dugaan Kepemilikan Febrie Adriansyah Daftar Kekayaan 7 Kandidat Kapolri Pengganti Listyo Sigit Prabowo Isu Ganti Kapolri Kian Kencang, Ini Kriteria Pengganti Listyo Sigit Prabowo LBH Peradi Profesional: Polisi Dilarang Pakai Teknik Investigasi Terselubung di Tindak Pidana Migas

Ekonomi

Lion Group Bidik Investasi di Aceh

Avatarbadge-check


					Ilustrasi Lion Group. Perbesar

Ilustrasi Lion Group.

Jakarta, Indonesiawatch.id – Ketua Komite Peralihan Aceh (KPA) Lua Nanggroe, Teuku Emi Syamsyumi, mengatakan Lion Group berkeinginan untuk berinvestasi di Aceh.

Perusahaan itu membidik empat sektor, yaitu pertambangan emas, minyak dan gas bumi, kelautan dan perikanan (termasuk garam), serta perkebunan (gandum dan jagung).Demikian dikatakan Abu Salam usai pertemuan lanjutan bersama Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda Aceh) dan delegasi investor dalam rangka mendiskusikan rencana investasi di Banda Aceh, Selasa, 7 Januari 2025.

Dalam kesempatan yang sama, Chairman of Lion Group Malaysia, Tan Sri William Cheng, mengatakan rencana investasi itu dilakukan dalam jangka waktu yang panjang. Paling singkat, kata dia, 10 tahun atau telah melawati satu siklus masa payback period.

Untuk itu, menurut dia, dibutuhkan ketersediaan sumber daya yang mencukupi, serta dukungan infrastruktur. Di antaranya lahan dengan luas minimal 5.000 hektare dan status tanah yang jelas, akses jalan dan transportasi, ketersediaan energi yang murah, serta kemudahan dalam pengurusan perizinan.

Pihaknya berjanji akan patuh terhadap ketentuan pembayaran pajak, royalty, dan juga penggunaan tenaga kerja lokal. Ia berharap agar investasi ini dapat menguntungkan kedua belah pihak, yaitu: investor dan pemerintah atau rakyat Aceh.

Pertemuan ini juga menghadirkan para kepala Satuan Kerja Perangkat Aceh (SKPA) terkait. Yaitu Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Dinas Pertanian dan Perkebunan, Dinas Penanaman modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP), Dinas Kelautan dan Perikanan, serta Biro Perekonomian Setda Aceh.Pertemuan yang berlangsung secara hybrid ini dipimpin langsung oleh Kepala Bappeda, Ahmad Dadek.

Dalam sambutannya Kepala Bappeda Aceh menyampaikan bahwa Pemerintah Aceh menyambut baik kehadiran investor dan meminta kepada Kepala SKPA agar dapat memberikan informasi yang lebih clear tentang potensi investasi di Aceh serta memberi kemudahan kepada para investor agar tertarik untuk merealisasikan investasinya di Aceh.

[red]

Berita Terbaru

Eksepsi Ditolak Hakim, Perkara Rp500 Ribu Buruh Pabrik di Jakut Lanjut ke Pembuktian

4 September 2026 - 15:08 WIB

Tim kuasa hukum dari LBH Peradi Profesional (Ist.)

Aceh, Kemarahan, dan Defisit Mendengar Jakarta

21 August 2026 - 08:15 WIB

Ilustrasi kemiskinan di Aceh di tengah kekayaan Sumber Daya Alam (Sumber: Pembuatan gambar ilustrasi didukung AI).

Boyamin: Permintaan Pengembalian Aset Justru Menguatkan Dugaan Kepemilikan Febrie Adriansyah

20 August 2026 - 11:51 WIB

Masyarakat Antikorupsi Indonesia (MAKI), Boyamin Saiman.

Isu Ganti Kapolri Kian Kencang, Ini Kriteria Pengganti Listyo Sigit Prabowo

3 August 2026 - 15:43 WIB

Kapolri terlama sejak tahun 1960 (Sumber: museumpolri.org; diolah)

LBH Peradi Profesional: Polisi Dilarang Pakai Teknik Investigasi Terselubung di Tindak Pidana Migas

1 August 2026 - 07:58 WIB

Suasana sidang praperadilan Nomor 13/Pid.Pra/2026/PN.Jkt.Utr yang diajukan atas nama Gabriel Lumbantoruan (Ist.)
Populer Berita Hukum