Menu

Dark Mode
Aceh, Kemarahan, dan Defisit Mendengar Jakarta Boyamin: Permintaan Pengembalian Aset Justru Menguatkan Dugaan Kepemilikan Febrie Adriansyah Daftar Kekayaan 7 Kandidat Kapolri Pengganti Listyo Sigit Prabowo Isu Ganti Kapolri Kian Kencang, Ini Kriteria Pengganti Listyo Sigit Prabowo LBH Peradi Profesional: Polisi Dilarang Pakai Teknik Investigasi Terselubung di Tindak Pidana Migas Jampidsus Febrie Diminta Mundur Demi Jaga Marwah Kejagung dan Pemerintahan Prabowo

Politik

Bahlil atau Hasto, Mana yang Lebih Layak Jadi Doktor?

Avatarbadge-check


					Grafis perbandingan studi doktor Bahlil Lahadalia (Ketum Golkar) dan Hasto Kristiyanto (Sekjen PDIP). (IW Grafis) Perbesar

Grafis perbandingan studi doktor Bahlil Lahadalia (Ketum Golkar) dan Hasto Kristiyanto (Sekjen PDIP). (IW Grafis)

Jakarta, Indonesiawatch.id – Sepekan ini ada dua politisi nasional yang baru saja mendapat gelar Doktor setelah menempuh studi S-3. Keduanya adalah Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia dan Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto.

Sidang promosi Doktor Bahlil berlangsung pada Rabu 16 Oktober 2024 dan sidang promosi Doktor Hasto pada jumat 18 Oktober 2024. Uniknya keduanya lulus dari program dan universitas yang sama, yaitu Program Sekolah Kajian Strategik dan Global, Universitas Indonesia.

Baca juga:
Foto Viral Bahlil di Samping Whisky! Gaya Pejabat yang Super Kebangetan

Meskipun programnya sama, tetapi Bahlil menempuh studi S-3 lebih cepat yaitu hanya 4 semester, sedangkan Hasto yaitu 7 semester.

Disertasi Bahlil berjudul, Kebijakan, Kelembagaan, dan Tata Kelola Hilirisasi Nikel yang Berkeadilan dan Berkelanjutan di Indonesia. Bahlil mengangkat persoalan hilirasi nikel di Kabupaten Morowali dan Kabupaten Halmahera Tengah.

Kebaruan (novelty) yang ditawarkan Bahlil dalam disertasinya berupa kajian-kajian. Seperti kajian hilirisasi nikel di tingkat daerah, dampak hilirisasi secara komprehensif, dengan melihat seluruh aspek pembangunan berkelajnjutan secara holistik, serta kajian solusi yang dapat mendukung penyelesaian permasalahan hilirisasi nikel.

Sementara itu, judul disertasi Hasto yaitu, Kepemimpinan Strategis Politik, Ideologi, dan Pelembagaan, serta Relevansinya terhadap Ketahanan partai Studi pada PDI Perjuangan. Dari penelitiannya, Hasto menghasilkan teori Avantgrade Party Institutionalization (API) dan Strategi Kepemimpinan Politik model Megawati Seven Principles (MSP).

Dikutip dari buku berjudul Disertasi yang Benar (Lily Montarchi, dkk.: 2014), disertasi harus ditulis berdasarkan metodologi penelitian yang mengandung filosofi keilmuan yang tinggi. Disertasi umumnya menggambarkan penguasaan ilmiah atau akademik sehingga luarannya, lulusan program doktor bisa menghasilkan temuan atau teori baru.

[red]

Berita Terbaru

Aceh, Kemarahan, dan Defisit Mendengar Jakarta

21 August 2026 - 08:15 WIB

Ilustrasi kemiskinan di Aceh di tengah kekayaan Sumber Daya Alam (Sumber: Pembuatan gambar ilustrasi didukung AI).

Boyamin: Permintaan Pengembalian Aset Justru Menguatkan Dugaan Kepemilikan Febrie Adriansyah

20 August 2026 - 11:51 WIB

Masyarakat Antikorupsi Indonesia (MAKI), Boyamin Saiman.

Isu Ganti Kapolri Kian Kencang, Ini Kriteria Pengganti Listyo Sigit Prabowo

3 August 2026 - 15:43 WIB

Kapolri terlama sejak tahun 1960 (Sumber: museumpolri.org; diolah)

LBH Peradi Profesional: Polisi Dilarang Pakai Teknik Investigasi Terselubung di Tindak Pidana Migas

1 August 2026 - 07:58 WIB

Suasana sidang praperadilan Nomor 13/Pid.Pra/2026/PN.Jkt.Utr yang diajukan atas nama Gabriel Lumbantoruan (Ist.)

Jampidsus Febrie Diminta Mundur Demi Jaga Marwah Kejagung dan Pemerintahan Prabowo

10 July 2026 - 09:12 WIB

Jampidsus Febrie Diminta Mundur (Sumber: Center of Energy and Resources Indonesia/ CERI)
Populer Berita Hukum